Category Archives: BBG Kajian

Barokah Sahur


Oleh : Ustadz Fuad hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

Dibulan ramadhan yang penuh barokah ini, kaum muslimin menjalankan ibadah puasa sebulan lamanya, dalam rangka menjalankan perintah Allah Ta’ala.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ . أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. (QS. al-Baqarah:183-184).

Dalam melaksanakan ibadah puasa, ada beberapa adab yang hendaknya diperhatikan, dan adab-adab puasa itu banyak sekali, bisa dilihat pada penjelasan para ulama, dan asatidz dalam masalah ini.

Diantara adab puasa yang banyak diremehkan oleh sebagian kaum muslimin adalah makan sahur. Padahal makan sahur yang dilakukan pada akhir malam, atau menjelang waktu fajar adalah sunnah yang diwariskan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang padanya terdapat barokah. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً

Makan sahurlah kalian, karena pada sahur itu ada barokah. (HR. al-Bukhari & Muslim).

Dalam riwayat yang lain disebutkan:

السَّحُوْرُ كُلُّهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوْهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ

Sahur itu seluruhnya adalah barokah, maka itu janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya dengan seteguk air. (HR. Ibnu Hibban dan ath-Thabrani).

Oleh karena itu janganlah malas untuk makan sahur, walaupun hanya dengan makanan ringan. Dan makan sahur tidaklah harus dengan makanan yang berat seperti nasi ataupun makanan pokok lainnya. Makan sahur sudah terealisasi walaupun hanya dengan seteguk air, atau makanan ringan yang lainnya. Bahkan sebaik-baik sahurnya mukmin adalah dengan buah kurma, ……

Baca selengkapnya di :
Barokah Sahur

Kenalilah Dan Jauhkan Mereka..!!!

Di Antara penyimpangan dari segi ushul (pokok) dari ajaran Agama Syi’ah.
  
1. Memiliki tiga (3) kalimat syahadat (syahadat imam). Yaitu bersaksi bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah, dan bersaksi bahwa Imam Ali adalah wali (imam pilihan) Allah.

2. Membolehkan taqiyyah (berdusta/berpura-pura). Saat berdebat dan berdakwah, Syi’ah ber-taqiyyah menipu ummat Islam dengan memberi kesan bahwa ajaran mereka “sama” dengan ajaran Islam.

3. Berlebihan terhadap Imam-imam mereka dan mereka Mengatakan Imam mereka mengetahui hal ghaib.

4. Mengkafirkan seluruh sahabat Nabi صلى الله عليه وسلم Kecuali hanya beberapa orang sahabat saja diantaranya (‘Ali, Miqdad, Ammar, dan Salman)

5. Mencela dan melaknat para sahabat dan istri Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم . Di antaranya melaknat ‘Aisyah,istri Nabi, melaknat Abu Bakar, Umar bin Khatthab,Utsman bin Affan, abu hurairah dll, bahkan mereka memiliki dzikir khusus untuk melaknat dua sahabat besar yaitu abu bakar dan umar diantaranya; “Ya ALLAH la’natlah 2 berhala quraisy” yaitu abu bakar dan umar.

6. Merubah ayat-ayat Al-Qur’an. Sesuai dengan keinginan dan nafsu para ulama Syi’ah
Memiliki Al-Qur’an versi sendiri. Yaitu “Mushaf Fathimah” yang memiliki sekitar 17.000 ayat.

7. Meyakini para Imam mereka terbebas dari dosa. Sehingga semua perkataan dan perbuatannya tidak pernah salah!.

8. Menghalalkan zina dengan istilah nikah mut’ah / nikah kontrak. Yaitu datang ke seorang wanita atau laki-laki, lalu membayar “mahar” seharga sekian untuk melegalkan hubungan sex selama sekian jam, sekian hari atau sekian waktu tertentu/ hanya 1 kali berhubungan juga boleh (dgn adanya perjanjian didepan). Dan ajaran yang satu ini sangat berkembang dengan pesat yang menimpa para pemuda-pemudi islam.

Dll….semoga ALLAH menjaga diri kita dan keluarga kita dari ajaran “Agama Syiah”.

Perhatikanlah keluargamu!!
Kepada siapa mereka menuntut ilmu agamanya….

10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

Umat ini Allah muliakan dengan datangnya Ramadhan, bulan yang dapat membersihkan jiwa dari dosa dan perbuatan sia-sia.

Adapun orang yang beruntung menggunakan waktu-waktunya untuk tilawah, berbuat taat, menebar sedekah, sehingga mampu menyulap amal dan hatinya menjadi suci, meraih ampunan dan mendapatkan ridwan serta keridhoan.

Hampir – hampir bulan nan suci meninggalkan kita dan hanya tersisa 10 hari darinya. Termasuk petunjuk Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, “Apabila masuk 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, Beliau menghidupkan malamnya untuk ibadah, membangunkan keluarganya dan mengencangkan ikat pinggangnya”. (HR.Bukhary Muslim).

Dan diriwayatkan, “Bila datang Ramadhan Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam ibadah tidak seperti di hari lainnya, dan bila memasuki 10 terakhir, lebih bersungguh-sungguh tidak di seperti hari Ramadhan biasanya”.( HR.Muslim).

Hasan Al-Basry berkata, “Tidaklah di suatu hari muncul fajar yang menyingsing, melainkan terdengar seruan dari langit, ‘Aku makhluk baru di hari ini, dan aku menjadi saksi atas amalmu, oleh karenanya berbekallah dengan kebajikan, sesungguhnya hari ini tidak akan terulang kembali selamanya”.

Di dalam malam yang sepuluh ini, Allah menyebutnya dengan malam yang penuh barokah, yang mana diturunkan padanya suatu surat yang terbaca hingga hari kiamat, yaitu firman-Nya, “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qodar). (QS. Al Qodr: 1).

Berkata Imam An Nakh’i, “Beramal di malamnya lebih mulia seribu bulan di waktu lainnya”.

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa menghidupkan malam Lailatul Qodar penuh keimanan dan hanya mencari pahala dari Allah semata, diampuni dosa-dosanya yang telah lampau”. (HR.Bukhary Muslim).

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Isilah Rumahmu Dengan Tilawatil Qur’an

Jangan anda biarkan rumah anda sepi dari tilawatul qur’an dari lisan anda serta keluarga anda.. Jika anda dapat melaksanakannya maka jangan tinggalakan anak atau istri anda hanya sebagai penonton.. Ajaklah mereka sering pegang mushaf bukan sering pegang bb ini..

Beberapa ulama’ salaf meninggalkan membaca hadits dan ilmu lainnya hanya karena ingin banyak membaca kalamullah di bulan romadhon..

بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

Jenis-Jenis Syukur

Saudaraku yang budiman, yang semoga selalu pandai bersyukur…

Salah satu Jenis Syukur adalah Bersyukur dengan amal perbuatan. Maksudnya membalas kenikmatan sesuai dengan haknya. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan perbuatan ketaatan dan menggunakan kenikmatan tersebut untuk taat kepada Allah dan tidak untuk memaksiati Allah. Diantara bentuknya adalah memberikan banyak kebaikan kepada orang lain.

Hal inilah yang paling penting dalam kehidupan kita sekarang ini. Sehingga Allah memerintahkan keluarga nabi Dawud untuk beramal sebagai wujud syukurnya dalam firman Allah :

Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakiNya dari gedung-gedung yang Tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih. (QS Saba’ : 13).

Para ulama tafsir menafsirkan firman Allah (Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah)) dengan pengertian kerjakanlah pekerjaan kalian sebagai wujud syukur kepada Allah.
Dalam ayat ini Allah menjelaskan dengan kata bekerjalah (اعملوا) dan tidak menyatakan: (Syukurlah) untuk menjelaskan hubungan erat antara tiga macam syukur yaitu syukur dengan hati, syukur dengan lisan dan syukur dengan seluruh anggota tubuh.

Syukur kepada Allah dengan sempurna adalah perkara sulit, oleh karena itu Allah tidak memuji hamba-hambaNya dengan syukur dalam al-Qur’an kecuali dua orang saja yaitu Nabi Ibrohim –alaihissalam- dalam firman Allah: (lagi) yang mensyukuri nikmat-nikmat Allah. Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus. (an-nahl : 121)

Baca lebih lengkap KLIK :
http://m.klikuk.com/jenis-jenis-syukur/

Nasihat Menjelang Buka

Ada apa gerangan ibadah dibulan puasa terkadang terasa berat?
Mungkinkah hati ini tertutup kegelapan dosa..?

Ya Allah berikan kami kekuatan dalam ibadah dibulan yg suci ini..

Wahai saudaraku..
Dosa dan maksiat dapat mengurangi umur dan melenyapkan keberkahannya.
Seorang yang berbuat kebaikan akan senantisa diberkahi di setiap hal yang ia kerjakan, dan sebaliknya, berbuat dosa dan maksiat tidak akan pernah mendapat keberkahan diumurnya atau di segala hal yang ia kerjakan.
seorang yang senantiasa berbuat maksiat akan di berikan penutup hitam di dalam hatinya.
Ini MEGERIKAN wahai kawan..

Rasulullah bersabda:
(( إِنَّ الْمُؤْمِنَ، إِذَا أَذْنَبَ ذَنْباً، نُكِتَ فِيْ قَلْبِهِ نُكْتَةً سَوْدَاءَ. فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ، صَقِلَ قَلْبُهُ . فَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى يَعْلُوَ قَلْبُهُ . فَذَلِكَ الرَّان الَّذِيْ ذَكَرَهُ اللهُ فِيْ كِتَابِهِ [ كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوْبِهِمْ مَاكَانُوْا يَكْسِبُوْنَ] المطففين: 44 )).

“Sesungguhnya seorang mukmin ketika berbuat suatu dosa, akan diberikan satu titik hitam dalam hatinya, jika dia bertaudbat, meninggalkan dosanya dan meminta ampunan kepada Allah, maka hilanglah titik hitam tersebut dari hatinya. Dan jika bertambah dosanya bertambah pula titik hitam tersebut sampai tertutuplah hati tersebut dengan noda hitam. Dan itu adalah Ar-raan (penutup) yang disebutkan dalam firman Allah:

“Sekali-kalil tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka kerjakan itu menutupi hati mereka”
QS. Al Muthaffifin: 44.

(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Semoga anda berkenan membaca..
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
Www.abu-riyadl.blogspot.com

Birrul Walidayn

Padahal ALLAH telah melarangmu berkata “ah” dan ALLAH mencelamu dgn celaan yang sangat lembut.

Dan ENGkAU akan disiksa didunia ini dg siksaan yg pedih dg sebab ENGKAU durhaka kepada IBUMU!

Dan ALLAH akan membalas diakhirat dgn dijauhkan dari ALLAH Rabbul ‘aalamin.
( Akhir perkataan imam dzahabi)

Wahai saudara-saudariku…
Lihatlah keadaan orang tuamu saat ini…
Perhatikanlah raut wajahnya yang sudah mulai berkeriput…
Yang sudah mulai melemah..
Bersegeralah berbuat baik, raihlah syurga dg berbuat baik padanya…
Tanyakanlah kabar tentang mereka…
Berikanlah kabar yang menyenangkan hati mereka dan jangan memberikan kabar yang buat hatinya sedih…
Serta doakanlah mereka diatas kebaikan…
Sayangilah mereka, dan jangan engkau kasari mereka…
Dan jangan sekali-kali engkau membuat dia menangis dengan sebab perilaku kasar engkau kepadanya…

Nabi yang mulia pernah bersabda dari jalan abdullah bin amr: “seseorang mendatangi rasulullah dan lalu berkata: “aku mendatangimu untuk berbaiat utk hijrah dan aku tinggalkan ke dua orang tuaku dalam keadaan menangis “Rasulullah bersabda: “kembalilah kamu kepada keduanya, dan buatlah mereka tertawa sebagaimana membuatnya menangis.
Riwayat an-nasai , abu dawud 2166 ibnu majah 2772

Semoga memberikan manfaat!

Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Istighfar

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

طُوبَى لِمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيرًا

“Berbahagialah orang yang mendapatkan dalam buku catatan amalnya istighfar yang banyak.” (HR Ibnu Majah, shahih).

Astaghfirullah..
Wa atuubu ilaihi..

 Ditulis oleh Ustadz Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Sholat Jama’ah

Para ulama’ telah sepakat bahwa sholat jama’ah(bagi laki-laki) adalah disyariatkan dan merupakan syiar islam yang dhohir. Kemudian terjadi khilaf diantara ulama, apakah sholat jama’ah tersebut wajib diadakan dalam sholat lima waktu?

√ Sebagian berpendapat: ini merupakan fardhu kifayah.
√ Sebagian berpendapat: ini hanya sunnah.
√ Sebagian berpendapat: ini adalah sunnah muakkadah.
√ Sebagian berpendapat: ini adalah wajib fardhu ‘ain.

Walaupun tidak berkaitan dengan sah/ tidaknya sholat, jika seseorang sholat sendiri tidak jama’ah meski mampu untuk mendatangi jama’ah ia berdosa lantaran meninggalkan jama’ah dan sholatnya sah.

Dan yang akhir ini adalah pendapat yang dirajihkan ulama’ diantaranya Imam Ahmad ibn Hanbal rahimahullah. Diantara dalilnya adalah:

~Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya seberat-berat sholat bagi munafiqin adalah sholat Isya’ dan Fajar, jikalau mereka mengetahui keutamaan yang ada padanya niscaya mereka akan datang walau dengan merangkak, dan sungguh aku berkeinginan agar sholat ditegakkan dan aku perintahkan seseorang mengimami manusia, dan aku beserta rombongan keliling membawa kayu bakar dan membakar rumah orang-orang yang tidak datang jamaah”. (HR.Bukhary-Muslim).

~Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya seseorang yang buta datang kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku tidak memiliki penuntun untuk ke masjid”. Kemudian meminta keringanan untuk tidak ke masjid, dan diberi keringanan, tatkala ia berpaling ia dipangil kembali dan ditanya, “Apakah kamu mendengar pangilan adzan?”. Ia berkata, “Iya”. Maka Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Penuhi pangilan tersebut”. (HR.Muslim).

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Apakah Mobil Kena Zakat ?

Ust. Abu Riyadl Lc

Banyak yg bertanya. Apakah mobil buat usaha kena zakat?

Jawab tidak.
Begitu juga rukonya.
atau alat alat lainnya.
Atau rumah yg disewakan gak dikenai zakat

Tp yg wajib dizakati adalah uang dan barang yg didagangkan.
Semga dipahami.

———————————————