Category Archives: Hadits
13 RAMADHAN 1442
12 RAMADHAN 1442
11 RAMADHAN 1442
10 RAMADHAN 1442
Pahala besar ini akan didapatkan oleh setiap orang muslim yang melakukan hal tersebut (memandikan mayit) dengan disertai dua syarat, Al-Imam Al-Albani rohimahullah menjelaskan kedua syarat tersebut beliau berkata :
“Bagi orang yang bertugas memandikan ia akan mendapatkan pahala yang sangat besar dengan dua syarat :
1). PERTAMA : Ia hendaknya menyembunyikan aib jenazah, tidak menceritakan sesuatu yang tidak disukai yang terlihat pada jenazah, berdasarkan sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa Salaam : “Barangsiapa memandikan mayit lalu menyembunyikan aib-aibnya, Allah akan mengampuninya dengan 40 kali ampunan. Dan barangsiapa menggali (kubur) untuknya maka akan diberikan pahala untuknya seperti pahala orang yang memberikan tempat tinggal hingga hari kiamat. Dan barangsiapa yang mengkafani mayit, Allah akan mengkafaninya dengan sutra halus dan bludru dari surga di hari kiamat nanti..”
Diriwayatkan oleh Hakim 1/354, 362, Baihaqi ; 3/395, dari haditsnya Abu Rafi’ Rodhiyallahu ‘anhu. Al Hakim berkata : ‘shohih atas syarat Muslim’. Lalu disetujui oleh Adz-Dzahabi dan demikian sebagaimana yang mereka katakan.
Telah diriwayatkan oleh Thobrani dalam “Al Kabiir” dengan lafadz : “40 dosa besar”. Al Mundziri (4/171) berkata, kemudian diikuti oleh Al Haitsami (3/21) : ‘Para perawinya adalah yang dijadikan hujjah dalam hadits shahih’. Al Hafidz dalam “Ad-Duriyyah : 1/40” berkata : ‘sanadnya kuat’.
2). Yang KEDUA : Hendaknya ia melakukan hal tersebut karena mengharap wajah Allah bukan mengharap balasan, ucapan terimakasih, atau hal-hal keduniaan lainnya. Berdasarkan apa yang telah paten di dalam syariat bahwa Allah tiada pernah menerima ibadah kecuali yang dilakukan ikhlas karena-Nya. Dalil atas hal ini sangat beragam di dalam Al-Kitab maupun As-Sunnah..”
(Ahkamul Jana’iz Wa Bida’uha : 69)
HADITS : Orang Yang Berbuka Puasa Tanpa Udzur
Dari Abu Umamah Al Bahili ia berkata, Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
بينا أنا نائمٌ أتاني رجلان فأخذ بضَبعي فأتيا بي جبلًا وعرًا فقالا اصعَدْ فقلتُ إنِّي لا أُطيقُه فقال إنَّا سنُسهِّلُه لك فصعِدتُ حتَّى إذا كنتُ في سواءِ الجبلِ إذا بأصواتٍ شديدةٍ قلتُ ما هذه الأصواتُ قالوا هذا عُواءُ أهلِ النَّارِ ثمَّ انطلق بي فإذا أنا بقومٍ معلَّقين بعراقيبِهم مشقَّقةٌ أشداقُهم تسيلُ أشداقُهم دمًا قال قلتُ من هولاء قال الَّذين يُفطِرون قبل تَحِلَّةِ صومِهم
“Ketika aku sedang tidur, tiba tiba datang dua orang laki laki dan memegang lenganku. Keduanya membawaku ke sebuah gunung yang terjal. Mereka berkata, “Naiklah..!”
“Aku tidak mampu..” Jawabku.
Mereka berkata, “Kami akan memudahkannya untukmu..”
Akupun naik hingga ke puncak gunung.
Tiba tiba terdengar suara suara keras yang menakutkan. Aku bertanya, “Suara apa ini..?”
Mereka menjawab, “Itu adalah suara lolongan penduduk neraka..”
Kemudian aku dibawa. Aku melihat manusia yang digantung kakinya dan rahangnya disobek dan mengalirkan darah.
Aku bertanya, “Siapa mereka..?”
Keduanya menjawab, “Mereka adalah orang orang yang berbuka puasa sebelum waktunya (tanpa udzur)..”
(HR Ibnu Khuzaimah dan dishohihkan oleh syaikh al-Albani)
Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
09 RAMADHAN 1442
ini adalah dzikir penghapus dosa di suatu majelis yang bukan majelis ilmu..
saat duduk ngobrol berdua.. bertiga..
saat sebelum bangkit berpisah, jangan lupa baca dzikir berikut..
tentu.. sering kita dengar dzikir ini sebagai penutup kajian.. lebih utama lagi ketika kita ngobrol bukan pada majelis ilmu..
HADITS : Amal Yang Lebih Utama Dari Sholat, Puasa Dan Sedekah
Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
ألا أخبرُكُم بأفضلَ من دَرجةِ الصِّيامِ والصَّلاةِ والصَّدَقةِ قالوا بلَى قال صلاحُ ذاتِ البينِ فإنَّ فسادَ ذاتِ البينِ هيَ الحالِقةُ
“Maukah aku mengabarkan kalian amal yang lebih utama dari sholat, shoum dan sedekah..? “
Mereka berkata, “Mau..”
Beliau bersabda, “Yaitu memperbaiki hubungan (sesama muslim). Karena rusaknya hubungan (sesama muslim) adalah pencukur (agama)..”
(HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi)
Bahkan selama mereka bertengkar, belum mendapat ampunan Allah hingga keduanya berdamai..
Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
تُفتَحُ أبوابُ الجنَّةِ يومَ الاثنينِ و الخميسِ، فيغفرُ اللهُ عزَّ وجلَّ لِكلِّ عبدٍ لا يُشرِكُ باللهِ شيئًا، إلَّا رجلًا كانَ بينَه وبينَ أخيهِ شحناء، فيقول: أنظروا هذينِ حتَّى يصطلحا، أنظِروا هذينِ حتَّى يصطلِحا ،أنظِروا هذينِ حتَّى يصطلِحا
“Pintu pintu surga dibuka pada hari senin dan kamis. Maka Allah Azza wajalla mengampuni semua orang yang tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Kecuali orang yang masih bertengkar dengan saudaranya. Maka Allah berfirman: Tangguhkanlah dua orang ini hingga keduanya berdamai 3x..”
(HR Muslim)
Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى
ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
08 RAMADHAN 1442
KAPAN DZIKIR AGUNG INI DIBACA..?
.
simak penjelasan Syaikh Prof DR. ‘Abdurrozaq bin ‘Abdil Muhsin al Badr hafizhohullah berikut ini (+ terjemahannya oleh Ustadz Abu Zaid, hafizhohullah mulai menit 02.30 dari audio)
.
➡️ klik : https://bbg-alilmu.com/archives/37793
.
yuuk amalkan segera..
.
Bagaimana bila muadzin nya sudah mengucapkan “hayyaa ‘alash-sholaah” sementara kita belum selesai baca dzikirnya..?
.
Tak mengapa, baca saja terus dan selesaikan dzikirnya karena tidak disebutkan di dalam hadits dan juga tidak ada penjelasan para Ulama bahwa dzikir tsb harus selesai dibaca sebelum muadzin mengucapkan hayyaa ‘alash-sholaah.. Allahu a’lam
.
Semoga Allah memberikan kemudahan kepada kita semua untuk mengamalkannya..







