Category Archives: Hadits

Do’a Ketika Bangkit Dari Majelis #1

‘Abdullah bin ‘Umar rodhiyallahu ‘anhu berkata, 

“Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi wa sallam seringnya apabila hendak bangkit dari majelis, beliau berdo’a dengan do’a ini untuk (diajarkan) kepada para sahabatnya :

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ ، وَمِنَ اليَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا ، وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا ، وَاجْعَلْهُ الوَارِثَ مِنَّا ، وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا ، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا ، وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا ، وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا ، وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا ، وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا

“Ya Allah, berikanlah kepada kami rasa takut kepada-Mu yang dapat menghalangi kami dari memaksiati-Mu..
Berikanlah ketaatan kepada-Mu yang dapat menyampaikan kami kepada surga-Mu..
Berikanlah keyakinan yang dapat meringankan musibah-musibah dunia..
Berikanlah kami kenikmatan dengan penglihatan, pendengaran dan kekuatan selama kami hidup..
Jadikanlah itu sebagai warisan untuk kami..
Dan jadikan pembalasan kami untuk orang-orang yang menzalimi kami..
Jangan jadikan musibah menimpa agama kami..
Jangan jadikan dunia sebagai keinginan kami yang terbesar..
Tidak juga sebagai pengetahuan kami yang paling besar..
Dan jangan kuasakan kepada kami pemimpin yang tidak menyayangi kami..”

(HR Attirmidzi dan dishohihkan oleh syaikh Al Bani)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Bersegeralah Beramal Sebelum Datangnya Fitnah

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

بَادِرُوا بِالأعْمَالِ الصَّالِحةِ ، فَسَتَكُوْنُ فِتَناً كَقِطَعِ اللَّيْلِ المُظْلِمِ ، يُصْبحُ الرَّجُلُ مُؤْمِناً وَيُمْسِي كَافِراً ، وَيُمْسِي مُؤمِناً ويُصبحُ كَافِراً ، يَبيعُ دِينَهُ بعَرَضٍ مِنَ الدُّنيا. رواه مسلم .

“Bersegeralah beramal sebelum datangnya fitnah yang bagaikan potongan malam yang amat gelap.. di pagi hari seseorang mukmin dan di sore hari ia kafir.. di sore hari ia mukmin dan di pagi hari ia kafir.. Ia menjual agamanya dengan kesenangan dunia..”

(HR Muslim)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc,  حفظه الله تعالى 

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Ucapan Ketika Ingin Memuji Seseorang

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
أَثْنَى رَجُلٌ عَلَى رَجُلٍ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وَيْلَكَ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ مِرَارًا ثُمَّ قَالَ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَادِحًا أَخَاهُ لَا مَحَالَةَ فَلْيَقُلْ أَحْسِبُ فُلَانًا وَاللَّهُ حَسِيبُهُ وَلَا أُزَكِّي عَلَى اللَّهِ أَحَدًا أَحْسِبُهُ كَذَا وَكَذَا إِنْ كَانَ يَعْلَمُ ذَلِكَ مِنْهُ

dari ‘Abdurrahman bin Abi Bakrah dari bapaknya berkata,

“Ada seseorang menyanjung orang lain di hadapan Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam maka Beliau berkata: “Celaka kamu, kamu telah memenggal leher sahabatmu, kamu telah memenggal leher sahabatmu..” kalimat ini diucapkan oleh Beliau berulang kali.

Kemudian Beliau bersabda: “Siapa diantara kalian yang ingin memuji saudaranya hendaklah ia mengucapkan, ‘Aku mengira si fulan demikian, dan Allahlah yang mengetahuinya, dan aku tidak menganggap suci seorangpun di hadapan Allah, aku mengira dia begini-begini..’ jika dia mengetahui tentang diri saudaranya itu..”

( HR. Bukhari )

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc,  حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban

Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يطلع الله تبارك وتعالى إلى خلقه ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن

“Allah Tabaroka wa ta’ala akan melihat kepada makhlukNya pada malam nishfu sya’ban, lalu mengampuni semua makhlukNya (yang beriman) kecuali musyrik dan orang yang sedang bertengkar.”

(Hadits shohih diriwayatkan oleh banyak shahabat yaitu Mu’adz bin Jabal, Abu Tsa’labah Al Khusyani, Abdullah bin Amru, Abu Musa Al Asy’ari, Abu Hurairah, Abu Bakar Ash Shidiq, Auf bin Malik dan Aisyah dan riwayat-riwayat ini saling menguatkan. Lihat silsilah shohihah no 1144).

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Larangan Memelihara Anjing

Bercadar tapi memelihara anjing..
=====

Mungkin dia belum tahu hadits ini:

مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ صَيْدٍ وَلا مَاشِيَةٍ وَلا أَرْضٍ فَإِنَّهُ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ قِيرَاطَانِ كُلَّ يَوْمٍ

“Barangsiapa memelihara ANJING -selain anjing untuk berburu, atau menjaga ternak, atau menjaga tanaman-, maka pahalanya akan berkurang dua Qiroth setiap harinya..” [HR Muslim: 1575]

Dalam hadits lain Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- menyebutkan:

الْقِيرَاطُ مِثْلُ أُحُدٍ

“Satu Qiroth itu seperti gunung Uhud..” [HR. Muslim: 946]

Dan dalam penjelasan tentang gunung Uhud disebutkan:

يبلغ طول الجبل 7 كيلومترات وعرضه بين 2 و 3 كيلومتر وارتفاعه يصل إلى قرابة 1077 متراً.

“Gunung Uhud ini panjangnya mencapai 7 KM, lebarnya antara 2 dan 3 KM, sedangkan tingginya mencapai 1,077 M..” ref : BACA DI SINI

Semoga setelah tahu hadits ini, dia meninggalkannya..

Mungkin ada yang bertanya, kan dia niatnya baik..!

Maka jawabannya, meski niatnya baik, namun niat baik saja tidaklah cukup, tapi harus didukung dengan baiknya perbuatan, sebagaimana dikatakan sebagian ulama salaf “Betapa banyak orang menginginkan kebaikan, tapi ia tidak mendapatkannya..” wallahu a’lam.

Silahkan dishare, semoga bermanfaat dan Allah berkahi.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://www.facebook.com/addariny.abuabdillah

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Do’a Nabi Shollallahu ‘Alayhi Wasallam Untuk ‘Aisyah Rodhiyallahu ‘Anha dan Ummatnya

عن عائشة رضي الله عنها قالت: لما رأيت من النبي صلى الله عليه وسلم طيب نفس، قلت: يا رسول الله، ادع الله لي, فقال: ((اللهم اغفر لعائشة، ما تقدم من ذنبها وما تأخَّر، ما أسرَّتْ وما أعلنَتْ))، فضحكت عائشة حتى سقط رأسها في حجرها من الضحك، قال لها رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((أيسرُّك دعائي؟)) فقالت: وما لي لا يسرني دعاؤك؟! فقال صلى الله عليه وسلم: ((والله إنها لدعائي لأُمَّتي في كل صلاة))؛ رواه ابن حبان في صحيحه (7111)، وحسَّنه الأرناؤوط والألباني في ((السلسلة الصحيحة)) (2254).

‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha berkata,

“Ketika aku melihat Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam sedang tenang, aku berkata, “Wahai Rosulullah, do’akanlah aku..”

Beliau bersabda, “Ya Allah ampunilah ‘Aisyah.. dosa-dosanya yang telah berlalu maupun yang akan datang, yang rahasia maupun yang terang-terangan..”

Maka ‘Aisyah tertawa hingga kepalanya jatuh di pangkuan beliau.

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah do’aku tadi membuatmu senang..?”

‘Aisyah menjawab, “Aku sangat senang dengan do’amu..”

Beliau bersabda, “Demi Allah, itu adalah do’aku untuk ummatku di setiap sholat..”

(HR. Ibnu Hibban dalam shohihnya no 7111 dan dihasankan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth dan Syaikh a Al Bani dalam silsilah shohihah no 2254)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

NB :
do’a yang semisal yang dipanjatkan oleh Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam untuk ‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha, telah diajarkan kepada kita ummatnya dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim rohimahullah.

 

do’a ini dibaca di dalam sholat tepatnya setelah tasyahud akhir dan sebelum salam.

jangan lupa adab sebelum berdo’a yaitu memuji Allah dengan nama-namaNya yang Agung .. lalu membaca sholawat .. setelah itu berdo’alah

ADAB # 10 –  AWALI DO’A DENGAN MEMUJI ALLAH DAN BER-SHOLAWAT BAIK DI LUAR MAUPUN DALAM SHOLAT

klik : https://bbg-alilmu.com/archives/33201

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS