Category Archives: Hadits

Sunnah Yang Telah Banyak Dilupakan

Jangan lupa SELINGI OBROLAN ANDA DENGAN DZIKIR dan SHOLAWAT.. Jika tidak ingin RUGI di hari kiamat.

Ini diantara sunnah Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- yang telah banyak dilupakan dan ditinggalkan.

Padahal sebagian ulama mewajibkan hal ini, dan pendapat ini dikuatkan oleh sabda Rosul -shollallohu ‘alaihi wasallam- berikut ini:

ما جلس قوم مجلسا لم يذكروا الله فيه ولم يصلوا على نبيهم إلا كان عليهم ترة فإن شاء عذبهم وإن شاء غفر لهم

“Tidaklah suatu kaum duduk berkumpul, di dalamnya mereka TIDAK berdzikir kepada Allah dan TIDAK bersholawat kepada Nabi mereka, melainkan ada ‘tiroh’ (kerugian dan penyesalan) pada mereka. Allah akan SIKSA mereka jika berkehendak, atau mengampuni mereka jika berkehendak..”

[HR. Attirmidzi: 3380 dan yang lainnya, Attirmidzi mengatakan: hadits ini hasan shohih, lihat juga silsilah shohihah: 74].

Dalam hadits lain Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- juga bersabda:

ما قعد قوم مقعدا لم يذكروا فيه الله عز وجل ويصلوا على النبي إلا كان عليهم حسرة يوم القيامة

“Tidaklah suatu kaum duduk, di dalamnya dia tidak berdzikir kepada Allah dan tidak bersholawat kepada Nabi, melainkan ada kerugian pada mereka di hari kiamat..”

[HR. Ahmad: 9965, sanadnya shohih, lihat: silsilah shohihah: 76].

Syeikh Albani -rohimahulloh- mengatakan:

“Hadits yang mulia ini -dan yang senada dengannya- menunjukkan wajibnya berdzikir kepada Allah, begitu pula bersholawat kepada Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- di setiap majelis.

Oleh karena itu, harusnya setiap muslim waspada dalam hal ini, jangan sampai dia melalaikan dzikir kepada Allah ‘Azza wajall dan sholawat untuk Nabinya -shollallohu ‘alaihi wasallam- di setiap majelis, karena jika tidak demikian kerugian dan penyesalan akan menimpanya pada hari kiamat..”

[Lihat: Silsilah Shohihah 1/162].

Semoga bermanfaat..

Ditulis oleh,
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالى

Tidak Ada Yang Menandingi ISLAM Dalam Memuliakan WANITA

Masa kecilnya menjadi pintu surga bagi kedua orang tuanya.

Masa remajanya menjadi pelengkap agama dan perhiasan terbaik bagi suaminya.

Ketika sudah menjadi ibu, SURGA di bawah telapak kakinya.

========

Silahkan merenungkan sabda-sabda berikut:

1. “Barangsiapa menghidupi dua anak WANITAnya hingga dewasa; maka aku dan dia akan bersama-sama memasuki surga seperti dua jari ini”, dan beliau menunjuk jari telunjuk dan jari tengahnya..” [Dishohihkan oleh Syeikh Albani].

2. “Jika seorang hamba menikah, berarti dia melengkapkan SETENGAH agamanya, maka hendaklah dia takut kepada Allah dalam menjaga setengah agamanya yang lain..” [Dihasankan oleh Syeikh Albani]

3. “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita salehah..” [HR. Muslim]

4. “Jaahimah pernah mendatangi Nabi -shollallohu alaihi wasallam-, dia mengatakan: “Aku ingin berangkat PERANG, dan aku datang untuk meminta pendapatmu..”

Beliau bertanya: “Kamu memiliki IBU..?”
Dia menjawab: “Ya..”
Beliau mengatakan: “Teruslah bersamanya, karena surga di bawah kedua telapak kakinya..”

[Syeikh Albani menilai hadits ini hasan shohih]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى