Category Archives: Mutiara Salaf

Risih Melanggar Adat Atau Risih Melanggar Syariat..?

Ibnul Jauzi rohimahullah berkata :

“Saya melihat banyak adat istiadat dan tradisi suatu kelompok masyarakat dapat mengalahkan syari’at dalam prakteknya. Mereka merasa tidak enak jika melanggar adat, namun tidak merasa risih saat melanggar syari’at.” 

[ Shaidul Khathir ]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Amalan Pelebur Dosa…

Ibnul Qoyyim rohimahullahu berkata :

المعاصي والفساد : توجب الهمّ ، والغمّ ، والخوف ، والحزن ، وضيق الصدر ، وأمراض القلب . ولا دواء لها إلا : الاستغفار ، والتوبة

“Dosa dan kerusakan menyebabkan munculnya: Kegelisahan, Kegalauan, Ketakutan, Kesedihan, Kesempitan dada, Dan berbagai penyakit kalbu, Maka tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya kecuali istighfar dan taubat.”

[Zadul Ma’ad 191]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Diantara Sebab Kekalahan…

Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafizhahullahu Ta’ala berkata :

“Jika kaum Muslimin melalaikan jihad melawan diri sendiri, mereka tidak akan mampu jihad melawan musuh-musuh mereka, sehingga dengan sebab itu terjadi kemenangan musuh terhadap mereka.”

[Khuthab wa Mawa’izh min Hajjatil-Wada halaman 53]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Menentang Kebenaran Karena…

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata:

فإن الإنسان قد يعرف أن الحق مع غيره، ومع هذا يجحد ذلك: لحسده إياه، أو لطلب علوه عليه، أو لهوى النفس. ويحمله ذلك الهوى على: أن يعتدي عليه، ويرد ما يقول بكل طريق وهو في قلبه يعلم أن الحق معه.

“Sungguh terkadang seseorang mengetahui bahwa kebenaran ada pada orang lain, bersamaan dengan itu ia menentang kebenaran itu karena ia hasad kepada orang tersebut, atau ingin lebih tinggi darinya, atau karena hawa nafsunya.

Sehingga, hawa nafsu tersebut menyebabkannya berbuat zalim kepada orang tersebut dan menolak semua ucapannya dengan segala cara. Padahal di dalam hatinya, ia mengetahui bahwa kebenaran bersama orang tersebut.”

[Majmu’ Fatawaa, juz 7, hlm. 191]

Hakekat Kehidupan Kita

Jibril ‘alaihis salam berkata kepada Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam:

‏يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئتَ فإنَّكَ مَيِّتٌ، وأحْبِبْ مَنْ شِئتَ فإنَّكَ مُفارِقُهُ،
واعْمَلْ مَا شِئتَ فإنَّكَ ﻣَﺠْﺰِﻱٌّ ﺑِﻪِ.

“Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, namun sungguh engkau pasti akan mati,
cintailah siapa saja yang engkau inginkan, namun sungguh engkau pasti akan berpisah dengannya, dan
berbuatlah semaumu, namun sungguh engkau pasti akan diberi balasan yang setimpal dengannya.”

[Silsilah ash-Shohihah, no. 831]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Kalimat Yang Membungkam..!

Zubaid bin al-Harits rohimahullah berkata:

‏أسكتتني كلمة ابن مسعود رضي الله عنه عشرين سنة “من كان كلامه لا يوافق فعله فإنما يوبخ نفسه”

“Ada sebuah kalimat Ibnu Mas’ud rodhiyallahu ‘anhu yang membuat saya terbungkam selama 20 tahun, yaitu: ‘siapa yang ucapannya tidak sesuai dengan perbuatannya, maka sesungguhnya dia hanya mengecam dirinya sendiri.’

[Uyunul Akhbar, jilid 1 hlm. 204]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Musibah Yang Hakiki…

Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata :

“Dan bila engkau melihat seorang hamba
yang mencela manusia kerena telah
mengganggunya namun dia tidak mau melihat
dirinya sendiri yang lebih pantas untuk
dicela dan meminta ampunan.
Ketahuilah bahwa musibah yang menimpanya
adalah musibah yang hakiki.”

[Jami’ul Masaail Ibnu Taimiyah, 1 : 168-174]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Penyebab Utama Orang Tidak Kenal Sunnah…

Ibnu Taimiyyah rohimahullah berkata:

«الذي يمنعُ الإنسانَ من اتّباع الرسول ﷺ شيئان: إما الجهلُ وإِما فسادُ القصد»

“Yang menghalangi seseorang dari sikap mengikuti petunjuk Rosul shollallahu ‘alaihi wasallam ada dua hal :
bisa jadi kebodohan, atau
bisa jadi tujuan yang rusak.”

[Majmu’ul Fatawa, jilid 15 hlm. 93]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Ibadah Tanpa Henti Bagi Orang Yang Berpuasa…

Ibnu Rojab al-Hanbaly rohimahullah berkata :

الصائم في ليله ونهاره في عبادة، ويُستجابُ دعاؤه في صيامه وعند فطره. فهو في نهاره صائم صابر، وفي ليله طاعمٌ شاكر.

“Orang yang berpuasa berada dalam ibadah malam dan siangnya. Doanya dikabulkan di saat sedang puasa dan ketika berbuka. Maka dia ketika siangnya adalah orang yang sabar dengan puasanya dan pada malam harinya ia bersyukur dengan makannya.”

[Lathoif Al Ma’arif 294]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Orang Jujur dan Pendusta…

Dalam kitab syarhu Al-Aqidah al-Asfahaniyyah, Ibnu Taimiyah berkata:

“الصادقون يدوم أمرهم، والكذابون ينقطع أمرهم، هذا أمر جرت به العادة وسنة الله التي لن تجد لها تبديلا”.

شرح العقيدة الأصفهانية (٢٠٣)

“Orang -orang jujur kan senantiasa berkekalan urusan mereka, sebaliknya para pendusta kan terputus segala urusan mereka , begitulah ketentuan yang telah digariskan, sunnatullah yang tidak akan pernah berubah”.

Bila anda menjumpai orang yang tidak jujur dan amanah dalam tingkah laku, maupun perkataan mereka, maka tunggulah masa kehancurannya.

Hanya orang dungu yang mau ditipu berkali-kali, Orang berakal takkan mau ditipu dua kali.

Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA,  حفظه الله تعالى.