SELESAI : Wakaf 4 Sumur Bor + Pembangunan 2 Musholla + Pengaliran Sungai

RABU PAGI – 08 MAR 2023 / 15 SYA’BAN 1444
.
alhamdulillah.. alladzii bini’matihi tatimmush-shoolihaat.. dengan pertolongan Allah, kami SUDAHI program wakaf kali ini..
.
➡➡ Rekening terus terbuka dan dana yang masuk setelahnya insyaa Allah akan dialokasikan untuk program wakaf berikutnya di bulan RAMADHAN 1444 insyaa Allah, yaitu :
– beberapa sumur bor
– pembangunan masjid
.
Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan ikhlas karena Allah berpartisipasi dengan sebagian hartanya, semoga menjadi amal jariyah dan naungan kelak dihari dimana tiada naungan selain naungan Allah Ta’ala..
.
===================================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣
Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣
Mengalirkan sungai
3️⃣
Menggali sumur
4️⃣
Menanamkan kurma
5️⃣
Membangun masjid
6️⃣
Mewariskan mushaf atau
7️⃣
Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

===================================
.
Pembuatan 4 sumur bor, masing-masing di wilayah krisis air bersih sbb :

1️⃣ Sumur Bor : Dusun Keroak, Lenek Daya, Lombok Timur. Lokasi sumur di Masjid Khairul Muhtar, sehingga air sumur insyaa Allah bisa dimanfatkan oleh sekitar 700 jiwa yang tinggal di sekitar masjid. Kedalaman sumur : 60 meter

2️⃣ Sumur Bor : Dasan Tundung, Sukadana, Lombok Timur. Lokasi sumur di Masjid Izharul Haq, sehingga air sumur insyaa Allah bisa dimanfatkan oleh sekitar 500 jiwa yang tinggal di sekitar masjid. Kedalaman sumur : 60 meter

3️⃣ Sumur Bor : Desa Gunung Malang, Pringgabaya, Lombok Timur. Lokasi sumur di PAUD Khaerul Ummah, sehingga air sumur insyaa Allah bisa dimanfatkan oleh puluhan santri dan sekitar 230 jiwa yang tinggal di sekitar PAUD. Kedalaman sumur : 30 meter

4️⃣ Sumur Bor : Dusun Blongas, Sekotong, Lombok Barat. Lokasi sumur di musholla Nurul Jannah, sehingga air sumur insyaa Allah bisa dimanfatkan oleh sekitar 250 jiwa yang tinggal di sekitar musholla. Kedalaman sumur : 30 meter

ke 4 sumur ini insyaa Allah akan dilengkapi dengan mesin pompa, toren, filter air dan pipa,  Pelaksana program : Assunnah Peduli.. Semoga Allah memberikan kemudahan.. 
.
===================================
.
Pembangunan dan perluasan 2 musholla (Masjid Ghoyru Jaami) dan 1 masjid jaami, masing-masing sbb :

5️⃣ Pembangunan Musholla Assunnah Al Iman, Gerung Timur, Lombok Timur – TAHAP 1

6️⃣ Perluasan Musholla SDI Imam Asy Syafi’i (assunnah), Pringgabaya, Lombok Timur. Dengan jumlah murid santri yang meningkat dan banyak kegiatan ibadah dilakukan di musholla, maka insyaa Allah musholla akan diperluas. TAHAP 1

7️⃣ Penyelesaian Pembangunan Masjid Assunnah Aisyah, Gubuk Montong, Lombok Timur

Pelaksana program : Assunnah Peduli.. Semoga Allah memberikan kemudahan.. 
.
===================================
.
8️⃣ Mengalirkan Sungai – Jaringan Pipa Air Bersih, Limbungan, Parigi, Lombok Timur – TAHAP 3 (FINAL)

Jumlah penduduk di dusun Limbungan sekitar 1,200 jiwa lebih, dengan keadaan perekonomian rata-rata menengah ke bawah dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani ladang atau sawah tadah hujan yang mereka bisa bercocok tanam hanya di musim penghujan saja dikarenakan air irigasi yang sangat minim. Jarak antara dusun dan mata air di hutan adalah sekitar 6 KM (6,000 meter) dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Pemerintah desa melalui Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Limbungan sudah menyiapkan jaringan pipa PVC sepanjang 4 KM (4,000 meter), namun khusus di jalur yang melewati tebing curam dan bebatuan, mereka berharap bantuan berupa pipa air jenis HDPE yang lentur berdiameter 4” sepanjang 2 KM (2,000 meter) sehingga insyaa Allah lebih aman dan lebih kuat dari longsoran. Pelaksana program : Assunnah Peduli.. Semoga Allah memberikan kemudahan.. 
.
===================================
.
9️⃣ Pembebasan Lahan Masjid Sapit dan TPA, Suwela, Lombok Timur – TAHAP 2 (FINAL)

.
===================================
.
BANK SYARIAH INDONESIA (kode bank : 451)
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

=========

jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya, semoga menjadi amal jariyah.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Rosulullah shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
● Tentang MASJID dan MUSHOLLA, klik : https://youtu.be/JN2lbD4KMe4

 

Bersyukurlah Kepada Allah Atas Karunia Ilmu Yang Bermanfaat

Ketika Abdul Mughits bin Zuhair Al Harbi telah meninggal, ada orang yang bermimpi bertemu dengannya.

Ia bertanya kepadanya, ‘apa yang Allah lakukan terhadapmu..?’

Abdul Mughits menjawab, ‘ilmu itu menghidupkan manusia di kuburnya, dan kebodohan menjadikan orang hidup bagaikan mayat..’

(Dzail Thobaqot Hanabilah 2/354)

Saat kita susah lalu ada yang memberi harta..
Kita akan sangat berterima kasih kepadanya..

Maka bersyukurlah jika kita diberi oleh Allah ilmu yang bermanfaat..
Karena pemberian ilmu jauh lebih baik dari pemberian harta..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Syarah Kitab Tauhid : 237 – 238 – 239

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

237.

238.

239.

 

ARTIKEL TERKAIT

Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Akibat Dari Banyak Bicara

Ibnu Hazm rohimahullah berkata,

فكم شاهدنا ممن أهلكه كلامه، ولم نر قط أحدا بلغنا أنه أهلكه سكوته”.

“Berapa banyak kita menyaksikan orang yang dihancurkan oleh ucapannya. Namun belum pernah kita melihat orang yang hancur karena diamnya..”

‏ابن حزم (الرسائل: 402/1)

Banyak bicara seringkali menjatuhkan pelakunya kepada kesalahan..
Sedangkan banyak diam adalah keselamatan..

Kecuali diam dari kemungkaran padahal ia mampu mengingkarinya..


Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Menggapai Kemuliaan Dengan Iman Dan Ilmu

Yahya bin Mu’adz rohimahullah berkata,

على قدر خوفك من الله يهابك الخلق، وعلى قدر حبك لله يحبك الخلق، وعلى قدر شغلك بالله يشتغل الخلق بأمرك

– Semakin kamu takut kepada Allah, manusiapun semakin segan kepadamu..

– Semakin kamu mencintai Allah, manusiapun semakin mencintaimu..

– Semakin kamu sibuk dengan Allah, manusiapun semakin sibuk dengan urusanmu..

(Sifatush-Shofwah 3/343)

Disegani manusia itu biasanya karena kedudukan..
Atau karena keberanian dan kekuatan badan..
Atau karena kepintaran..
Itu semua tidak menjadikan pelakunya mulia..

Tetapi ketika disegani manusia karena rasa takut yang kuat kepada Allah..
Adalah kemuliaan yang Allah berikan di dunia..
Sebelum kemuliaan akherat..

Lihatlah Muhammad bin Al Auqash..
Badannya buruk, tengkuknya menonjol dan lehernya masuk..
Namun ia amat disegani karena keilmuan dan ketaqwaannya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

NB :
Ibrahim Al-Harbi rohimahullah pernah berkata,

“Muhammad bin Abdirrahman Al-Auqash adalah seorang yang lehernya sangat pendek sampai masuk ke badannya sehingga kedua bahunya menonjol keluar, seakan-akan dua mata tombak. Lalu dengan penuh perhatian dan kasih sayang ibunya berpesan,

يَا بُنَيَّ، لَا تَكُونُ فِي قَومٍ إِلَّا كُنْتَ المَضْحُوكَ مِنْهُ المَسْخُورَ بِهِ، فَعَلَيْكَ بِطَلَبِ العِلْمِ؛ فَإِنَّهُ يَرْفَعُكَ

“Wahai anakku sayang, tidaklah engkau berada di suatu kaum melainkan engkau akan selalu ditertawakan dan direndahkan, maka hendaklah engkau menuntut ilmu karena ilmu akan mengangkat derajatmu..”

Ia pun mematuhi pesan ibunya, ia bersungguh-sungguh menuntut ilmu agama sehingga ia pun menjadi hakim agung di Makkah selama 20 tahun. Karena kemuliaannya, ketika seorang yang sedang berperkara duduk di hadapannya, orang itu akan menggigil hingga ia bangkit dari tempatnya..”

(Miftah Daris Sa’adah – Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah – 1: 501-502)

Modal Pertemanan

Ibnu Batthol rohimahullah berkata,

“Mudaroh adalah akhlak kaum mukminin, yaitu :

– rendah hati
– ucapan yang santun, dan
– tidak bersikap kasar

Itulah penyebab semakin kuat pertemanan dan hilangnya kebencian..”

(Syarah Al Bukhori 9/305)

Jiwa manusia menyukai akhlak yang mulia..
Dan tidak menyukai akhlak yang buruk..

Tawadhu..
Kata-kata yang baik dan tidak kasar..
Saling membantu dan bahu membahu..
Tidak mudah suuzhon..
Mudah memaafkan..

Itulah modal dalam pertemanan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Kesombongan Menghancurkan Kemuliaan

Ibrahim bin Al Mudzoffar Al Baghdadi rohimahullah berkata,

‏كم جاهل متواضع … ستر التواضع جهله

Banyak orang yang bodoh tapi tawadhu, tawadhunya menutupi kebodohannya..

ومميزا في علمه … هدم التكبر فضله

Sedangkan orang yang hebat ilmunya, dihancurkan oleh kesombongannya..

فالكبر عيب للفتى … أبدا يقبح فعله

Sombong itu aib selamanya bagi pemuda, dan menjadikan buruk perbuatannya..”

[ Adz-Dzail ‘alaa Thobaqot al-Hanabilah 3/319 ]

Orang yang sombong merasa akan terhormat dengan kesombongannya..
padahal hanya akan menghancurkan kemuliaannya..

Sebaliknya..
sebagian orang memandang tawadhu itu adalah kehinaan..
padahal ia adalah kemuliaan..

Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Tidaklah seseorang itu merendahkan diri kerana mengharapkan keridhoan Allah, melainkan ia akan diangkat darjatnya oleh Allah ‘Azza wajalla..”

(Hadits Riwayat Muslim)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Keberkahan Waktu Dengan Mengingat Allah

Syeikh Al-Utsaimin rohimahullah mengatakan,

الإنسان الموفق يكون دائما في يقظة، والمخذول يكون دائما في غفلة، قال الله تعالى: ( ولا تطع من أغفلنا قلبه عن ذكرنا واتبع هواه وكان أمره فرطا) ولهذا إذا رأيت من نفسك أنك لا تعمل وتمضي عليك الأيام فاتهم نفسك، فإن قلبك يكون غافلا عن ذكر الله عز وجل؛ لأن من أقبل على الله بارك له في وقته وفي عمله، وكانت ساعاته كلها معمورة بما فيه الخير

“Orang yang mendapat taufiq itu selalu dalam keadaan SADAR, sedang orang yang hina itu selalu dalam keadaan LUPA.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

“Janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami LALAIKAN dari mengingat kami, dia menuruti keinginannya, dan keadaannya sudah melewati batas..” [QS. Al-Kahfi: 28]
__

Oleh karena itu, bila engkau melihat dirimu tidak beramal, dan hari-harimu berlalu begitu saja, maka curigailah dirimu, sungguh (engkau akan dapati) hatimu selalu lupa dari MENGINGAT Allah ‘Azza wa Jalla.

Karena orang yang menghadapkan dirinya kepada Allah, tentu Allah akan MEMBERKAHI waktu dan amalnya, serta semua waktunya akan HIDUP dengan sesuatu yang ada kebaikannya..”

[Syarah al-Kafiah Asy-Syafiah 4/109]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah