Bersabar Ketika Sakit

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah pernah memberikan pelajaran yang sangat indah tentang sabar di kala sakit.

Beliau rohimahullah berkata,

“Sabar yang indah (yang baik) adalah seseorang bersabar tanpa mengeluh (merintih) rasa sakit pada makhluk..

Oleh karena itu, pernah dibacakan kepada Imam Ahmad bin Hambal kala ia sakit bahwa Thowus sangat tidak suka merintih tatkala sakit. Setelah itu Imam Ahmad tidak pernah mengeluh lagi (pada makhluk dengan merintih sakit) sampai waktu ia meninggal dunia..

Adapun mengeluh kepada Allah, Sang Kholiq maka itu tidak menafikan sabar yang jamil (yang indah). Bahkan Ya’qub pernah berkata,

فَصَبْرٌ جَمِيلٌ

“Bersabarlah dengan sabar yang baik..” (Qs Yusuf: 18)

Ya’qub berkata,

إنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إلَى اللَّهِ

“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku..” (Qs Yusuf: 86)

[Majmu’ al-Fatawa – 10 : 183-184]

Syarah Kitab Tauhid : 221 – 222 – 223

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

221.

222.

223.

 

ARTIKEL TERKAIT

Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Akibat Menyebarkan Kejelekan Terhadap Seorang Mukmin

Ibnu Rojab rohimahullah mengatakan,

وعقوبةُ مَنْ أشَاعَ السُّوءَ على أخيهِ المؤمنِ، وتَتبّعَ عُيوبَه، وكَشَفَ عَورتَهُ؛ أنْ يَتَّبِعَ اللهُ عَورتَه و يَفْضَحَهُ ولو في جَوفِ بَيتِهِ

Hukuman bagi orang yang :

1. menyebarkan kejelekan terhadap saudaranya yang mukmin,

2. mencari-cari berbagai kekurangannya, dan

3. menyingkap sesuatu yang tertutupi dari saudaranya,

ialah bahwa Allah akan mencari-cari kekurangan-kekurangan dirinya dan mempermalukannya walaupun dia berada di dalam rumahnya.

(Al-Farqu Baina an-Nashiihati wat Ta’yiir – 20)

Keutamaan Dzikir

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Jika keutamaan dzikir hanyalah ini (mengusir musuh), tentu seorang hamba akan terus membasahi lisannya dengan dzikir pada Allah Ta’ala dan terus teguh dengan dzikir tersebut. Karena yang dapat melindunginya dari musuh (yaitu setan) hanyalah dengan dzikir..

Musuhnya pun baru bisa menyerang ketika ia lalai dari dzikir. Musuh tersebut baru akan menangkap dan memburunya ketika ia lalai dari dzikir..

Namun jika dirinya disibukkan dengan dzikir pada Allah, musuh tersebut akan bersembunyi, menjadi kerdil dan hina. Sampai-sampai ia seperti burung pipit atau seperti lalat (binatang kecil yang tak lagi menakutkan).

Karenanya setan memiliki sifat ‘waswaasil khonnaas’. Maksudnya, menggoda hati manusia ketika manusia itu lalai. Namun ketika manusia mengingat Allah, setan pun mengecil..”

[ Al-Wabil Ash-Shoyyib – 83 ]

Syarah Kitab Tauhid : 218 – 219 – 220

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

218.

219.

220.

 

ARTIKEL TERKAIT

Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Waspada Dari Murka Allah Dalam TIGA Perkara

Sufyan ats-Tsauri rohimahullah berkata,

Waspadalah terhadap murka Allah Ta’ala dalam tiga perkara :

– waspada dari meremehkan hal-hal yang diperintahkan kepadamu.

– waspadalah jika Allah Ta’ala melihat dirimu dalam kondisi engkau tidak ridho dengan apa yang telah (Allah tetapkan) menjadi bagianmu.

– waspadalah jika engkau murka kepada-Nya saat meminta sesuatu, tetapi tidak dikabulkan.

( Siyar A’lam an-Nubala – 7/244 )

Tiga Tanda Kebodohan

Abud Darda rodhiyallahu ‘anhu berkata,

علامة الجهل ثلاث: العُجْب، وكثرة المنطق فيما لا يعنيه، وأن ينهى عن شيء ويأتيه

“Tanda kebodohan itu tiga yaitu,
– suka ujub,
– banyak berbicara dalam perkara yang tidak bermanfaat, dan
– melarang orang dari sesuatu tapi dia sendiri melakukannya..”

(Jami’ Bayanil ‘Ilmi Wafadhlihi karya Ibnu ‘Abdil Barr 1/569)

Semua kita pasti tak ingin disebut bodoh..

Namun bila ada tanda kebodohan pada diri kita..
Maka segeralah intropeksi..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Banyak Berbicara Yang Tidak Berfaedah

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya),

“Sesungguhnya Allah meridhoi kalian pada tiga perkara dan membenci kalian pada tiga pula. Allah meridhoi kalian bila kalian hanya menyembah Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya, serta berpegang teguh pada tali (agama) Allah seluruhnya, dan janganlah kalian berpecah belah..

Dan Allah membenci kalian bila kalian suka ‘qiila wa qoola’ (berkata tanpa berdasar), banyak bertanya (yang tidak berfaedah), serta menyia-nyiakan harta..”

[ HR. Muslim ]

hadits
#banyakbicara

MUTIARA SALAF : Membiasakan Diri Untuk Mendo’akan Kebaikan Bagi Sesama Muslim

Al-Qadhi ‘Iyadh rohimahullah berkata,

“Jika generasi Salaf hendak berdo’a untuk dirinya sendiri, mereka juga berdo’a untuk saudaranya sesama muslim dengan do’a tersebut, karena do’a tersebut adalah do’a yang mustajab, dan dia pun akan mendapatkan apa yang didapatkan oleh saudaranya sesama muslim..”

[ Syarh an-Nawawi – XVII/49 ]

#hadits #mutiarasalaf

45 Hari Menjelang Ramadhan 1444 Hijriyah

malam selasa tanggal 06 februari, bertepatan dengan tanggal 16 Rojab, atau sekitar 45 hari menjelang tibanya bulan Romadhon 1444 hijriyah..bagi yang masih ada hutang puasa Romadhon 1443, silahkan mengatur jadwal pelunasan hutang puasa tsb..
.
nb : angka 45 hanya estimasi, penentuan tanggal 1 Romadhon 1444 hijriyah akan diputuskan oleh pemerintah setelah sidang isbath, semoga Allah memberikan kesempatan kepada kita semua untuk bertemu kembali dengan bulan Romadhon, aamiiin.

Menebar Cahaya Sunnah