916. Imam Melakukan Qunut Shubuh

916. BBG Al Ilmu

Tanya:
Masjid di kampung ana imam selalu qunut subuh ustadz. Apa yang sebaiknya ana lakukan. Mengikuti imam angkat tangan atau tidak?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Tidak ikut angkat tangan. Tetap sholat di belakangnya dan sah sholat antum. Jika antum bisa mendakwahi secara pelahan dan hikmah maka anta dakwahi. Jika ada masjid lain yang lebih sesuai sunnah maka untuk lebih baiknya anta ke sana.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

915. Sakit Menahun Dan Tidak Sholat

915. BBG Al Ilmu – 425

Tanya:
Teman saya ada masalah.
orangtua beliau usia 70 tahunan wafat bulan lalu dan katanya karena sakit menahun tidak bisa menjalankan sholat wajib. Terkadang juga beliau mengalami kepikunan.
Keluarga/ahli warisnya ini ingin mengqodho atau, mengganti dengan fidyah.
Apakah hal itu disyariatkan..??
Catatan..beliau meninggalkan sholat selama 2 tahunan.

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Jika orang sakit hingga hilang kesadarannya/lemah ingatan maka gugur kewajiban2 nya. Sebagaimana QS Albaqoroh 286. Sehingga jika ia tidak mengerjakan maka tidak ada qodho. Jika berkehendak sedekah di bolehkan. Tapi bukan niat qodho, akan tetapi sedekah sunnah untuk ayah nya.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

914. Menemukan Emas Di Jalan

914. BBG Al Ilmu – 425

Tanya:
Orangtua ana menemukan emas 25 gr dijalan raya umum, tidak ada surat2 nya. Beliau menyuruh istri ana untuk menjual saja agar jadi uang.
1. apa yang harus kami lakukan.
2. Apa itu termasuk rizki untuk kami.
3. boleh kah kami jual…
4. apa solusi yang baik ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله
Barang temuan emas hendaknya di umumkan dengan berbagai media selama 1 tahun. Di tunggu dan tidak boleh di jual atau di pindah tangan kan.

Barang itu bukan menjadi hak antum/rizki antum, akan tetapi di tunggu hingga datang pemiliknya.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

913. Bagaimana Cara Membatalkan Sumpah ?

913. BBG Al Ilmu – 199

Tanya:
Bagaimana cara menebus atau membatalkan suatu sumpah ?

Jawab:
Pada dasarnya, sumpah yang sudah terucap wajib dilaksanakan, kecuali jika sumpah itu melanggar syariat Allah atau orang yang bersumpah melihat sesuatu yang lebih baik dari objek sumpahnya itu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barang siapa yang bersumpah atas sesuatu, lalu dia melihat sesuatu yang lebih baik dari objek sumpahnya itu, hendaklah ia melakukan yang terbaik dan membayar kafarat sumpahnya.” (HR. Muslim)

Tentang kafarat sumpah, telah diterangkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, sebagaimana dalam Alquran,

“Allah tidak menghukum kalian disebabkan sumpah-sumpah yang tidak kalian maksudkan (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kalian disebabkan sumpah-sumpah yang disengaja. Dengan demikian, kafarat (atas pelanggaran, pent.) sumpah itu, ialah memberi makan sepuluh orang miskin–yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu–, memberi pakaian kepada mereka, atau memerdekakan seorang budak. Barang siapa tidak sanggup melakukan demikian maka kafaratnya berupa puasa selama tiga hari. Yang demikian itu adalah kafarat sumpah-sumpah kalian bila kalian bersumpah (dan kalian melanggarnya, pent.). Dan jagalah sumpah kalian. Demikian Allah menerangkan kepada kalian hukum-hukum-Nya agar kalian bersyukur (kepada-Nya, pent.).” (Qs. Al-Maidah:89).

Rujukan:
http://www.konsultasisyariah.com/cara-untuk-menarik-kembali-sumpah/#

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

912. Bagaimana Taubat Dari Dosa Riba ?

912. BBG Al Ilmu

Tanya:
Bagaimana taubat dosa melakukan riba pa?

Jawab:
Ustadz Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Taubat dari riba hendaknya menyesal, ada azem /niyat kuat untuk lepas dan tidak mengulang, dan menuntaskan apa yang ia ribakan, banyak2 sedekah dan membantu orang yang membutuhkan.

والله أعلم بالصواب

 

911. Sahkah Umroh Yang Mana Dananya Didapat Dari Meminta Sumbangan ?

911. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Apakah sah umroh seseorang yang sudah sepuh yang mana dananya didapatkan dari meminta sumbangan/shodaqoh ke tetangga dll, dan ketika meminta sumbangan jelas disebutkan bahwa dana yang terkumpul itu untuk biaya umroh ?

Jawab:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’, حفظه الله

Meminta2 itu hal yang tidak terpuji, bahkan dicela dalam agama. Kalau memang tidak mampu, maka tidak ada kewajiban untuk melaksanakannya.

Mengenai umrohnya sendiri, selama rukun dan syaratnya terpenuhi, umrohnya sah insya-Allah.

Namun ingatlah:

إن الله طيب لا يقبل إلا طيبا

“Sesungguhnya Allah itu baik, dan tidak menerima kecuali dari yang baik”.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Semangat Mengerjakan Ibadah Mengalahkan Kekurangan Fisik Seseorang

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Yaa Rabb, Sesungguhnya aku bukanlah orang yang terbebas dari dosa, untuk itu ampunkanlah segala dosaku-dosaku…

Dan aku juga bukanlah orang yang kuat beribadah kepadaMu, untuk itu bantulah diriku untuk beribadah kepadaMu…

Dan aku senantiasa mengucapkan: Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolonganMu.

Ikhwan dan akhwat yang berbahagia diatas hidyah islam wa sunnah, kita mengetahui dan menyaksikan dalam kehidupan kita sehari-hari, bahwa beberapa orang yang kekurangan dari fisiknya namun dengan izin ALLAH, serta kekuatan hatinya yang sangat besar dalam beribadah kepadaNya dia mampu melaksanakan ibadah kepada, dan kita saksikan juga sebagian kaum muslimin yang mereka memiliki kemampuan dan fisik yang sehat namun mereka sangat berat dalam melaksanakan ibadah kepada ALLAH.

Dan fenomena seperti ini sering kita lihat, seperti laki-laki yang melaksanakan shalat berjamaah dimasjid, mereka terkadang kita saksikan ada yang kurang fisiknya apakah dengan kakinya buntung, mata buta namun mereka tetap hadir dan bersemangat shalat berjamaah di masjid. Akan tetapi mereka yang sehat dengan fisik yang sempurna mereka enggan untuk berangkat ke masjid.

Ini menunjukkan kekuatan hati/ semangatnya seseorang dalam mengerjakan ibadah kepadaNya mampu mengalahkan kekurangan dari fisik seseorang…

Semoga memberikan manfaat

Ahmad Ferry Nasution.
Note: sebagian penjelasan diatas dari keterangan syaikh abdurrazzaq hafidzahullah dalam mensyarahkan kitab Riyadhusshalihin.

– – – – – •(*)•- – – – –

Meminta Perlindungan Dari Api Neraka Dan Memohon Surga

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

• Untaian Nasehat

Pertanyaan:
Bagaimana status zikir “Allahumma Ajirna Minannar”,soalnya saya tidak mendapatinya di dalam buku zikir pagi dan petang…
Syukron // Dari: Fattah

Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Dinyatakan dalam sebuah hadits,
Apabila kamu selesai shalat subuh, bacalah doa berikut sebelum kamu berbicara dg orang lain:”Allahumma aajirnii minan naar’ 7 kali. Jika pada hari itu kamu mati maka Allah akan menetapkan bahwa kamu jauh dari neraka. Jika kamu selesai shalat maghrib, ucapkanlah doa ini sebelum kamu berbicara dengan orang lain: ’Allahumma aajirnii minan naar’ 7 kali. Jika malam itu kamu mati, maka Allah tetapkan bahwa kamu jauh dari neraka.”

Hadis ini diriwayatkan Imam Ahmad dalam musnadnya no. 18054, Abu Daud no. 5079, dan Ibn Hibban 5/367, dari jalur al-Harits bin Muslim, dari bapaknya Muslim bin harits at-Tamimi secara marfu’.

Keutamaan Meminta Surga, ”Siapa yang meminta surga 3 kali, maka surga akan berkata: ’Ya Allah, masukkanlah dia ke dalam surga.’ Dan siapa yang memohon perlindungan dari neraka 3 kali, maka neraka akan berkata: ’Ya Allah, lindungilah dia dari neraka.”

(HR. Ahmad 12585, Nasai 5521, Turmudzi 2572 dan yang lainnya. Hadis ini dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth dan dinilai shahih oleh al-Albani).

 Ustadz Ammi Nur Baits

Lebih lengkap KLIK http://klikuk.com/keutamaan-doa-meminta-surga-dan-perlindungan-dari-neraka/ 

Dapatkan Tausiyah Islami via BBM
Add Pin BBM : 75584C8F 

Semoga bermanfaat
Sebarkan
Jazaakumullah khairan

www.KlikUK.Com
Titian Ilmu Penyejuk Qalbu

“Ya Allah, aku memohon surga, atau Ya Allah, lindungilah aku dari neraka”

Tidak ada batasan waktu dan tempat, sehingga kita bisa membacanya kapanpun dan dimanapun. Disebutkan batasan angka, yaitu 3 kali. Artinya untuk mendapatkan keutamaan itu, kita baca minimal sebanyak 3 kali, dan maksimal tanpa hitungan.

– – – – – •(*)•- – – – –

KEUTAMAAN BERKUNJUNG KEPADA ORANG SAKIT

Ust. Fuad Hamzah Baraba’, حفظه الله

Mengunjungi dan membesuk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara yang senasab, sahabat dan lain sebagainya.

Menjenguk orang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Ta’ala, kepada ampunan, rahmat dan SorgaNya.

Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya.

Rasululloh صلى الله عليه و سلم bersabda:

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.

“Apabila seorang laki-laki menjenguk saudara muslimnya (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Sorga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Terakhir, hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit:
لاَ بَأْسَ طَهُورٌ اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

“Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh.” (HR. al-Bukhari).

Atau doa:

أَسْأَلُ اللَّهَ العَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu.” (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud).

– – – – – – 〜✽〜 – – – – – –

BAHAYANYA MEMBUKA AIB SAUDARANYA

Saudara-saudariku yang berbahagia diatas hidayah islam dan sunnah….. dipagi yang sangat cerah ini saya akan membawakan dua buah hadits yang bersifat ancaman yang sangat keras bagi manusia yang suka membuka aib saudaranya…..

Semoga dua buah hadits yang mulia ini mendapat tempat dihati kita, sehingga diawal hari kita dan seterusnya اِنْ شَآءَ اللّهُ​ kita sibukkan lisan kita untuk sesuatu yang dapat memberikan manfaat untuk dunia dan akhirat kita….

Renungkanlah dan memohon kepada ALLAH agar dimudahkannya untuk mengamalkan lisan ini utk sesuatu yang bermanfaat…

BAHAYA GHIBAH:

1. Mendapat siksa atau adzab yang sangat pedih.

Dari Anas bin Malik bahwasanya Rasulullah bersabda, “Tatkala aku dinaikkan saat Isra’ Mi’raj, aku melewati sekelompok orang yang kuku-kuku mereka dari tembaga. Mereka mencakar wajah dan dada-dada mereka dengan kuku tersebut. Aku pun bertanya kepada malak Jibril tentang perihal mereka. Jibril menjawab, “Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia (ghibah) dan merusak kehormatan orang lain. (HR.Abu Dawud 4870 )

2. Dimasukkan radghatal Khabal (cairan/ perasan keringat ahli neraka) kedalam mulutnya/ ditenggelamkan) sampai keluar dari mulutnya apa2 yang pernah dia ucapkan kepada saudaranya yang tidak benar.

Hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:
Barangsiapa yang membicarakan sesuatu yang tidak ada pada diri seorang Mu’min, maka akan dimasukkan kedalam mulut mereka Radghatal Khabal (lubang yang penuh dengan darah dan nanah yang mengalir dari penghuni-penghuni neraka), sehingga dia dibersihkan (dari hukuman) dosa-dosa yang diucapkannya (keluar dari mulutnya apa yang pernah dia ucapakan)/sampai dia bertaubat dan MINTA HALAL ” (terhadap apa yang pernah dia tuduhkan didunia ini). (HR. Abu Dawud 3594 )

Semoga bermanfaat untuk kita

– – – – – •(*)•- – – – –

Menebar Cahaya Sunnah