Hakikat Taqwa

Ust. Maududi Abdullah, حفظه الله

Wahai Saudaraku…
Tidak ada gunanya Anda mempertontonkan keshalehan Anda dihadapan Manusia…

Sementara, tatkala Anda bersendirian…
Anda mempertontonkan kebejadan Anda di hadapan اَللّهُ سُبْحَانَ اللّهِ dengan melakukan berbagai maksiat…

Tahukah Anda hakikat dari Taqwa?
Taqwa adalah gabungan antara kesucian hati dan amalan dzahir…
Dan orang yg mempertontonkan amalan dzahir di hadapan manusia…
Sedangkan hatinya kotor…Maka ia adalah orang Munafik

Wahai Saudaraku…
Janganlah Anda yakin, bahwa diri-diri kita sudah Shaleh..

Adakah Anda tahu…
Bahwa Shalat kita, Shadaqah kita, Amal Ibadah kita diterima اَللّهُ سبحانه وتعالى ?

Dan Adakah Anda tahu…
Bahwa maksiat yang pernah Anda lakukan sudah mendapatkan Ampunan dari اَللّهُ سبحانه وتعالى ?

Adakah Anda tahu …
Bahwa Taubat yang Anda laksanakan sudah diampuni oleh اَللّهُ سبحانه وتعالى ?

Oleh karena itu…
Tidak ada jaminan bahwa Amal Ibadah yang sudah kita lakukan…
Taubat yang sudah kita laksanakan…
Semuanya diterima oleh اَللّهُ سبحانه وتعالى
Wahai saudaraku…
Janganlah kita tinggalkan dipenghujung shalat kita…
Berdoa kepada اَللّهُ سبحانه وتعالى, dg doa yang diajarkan oleh Nabi kita صلى اَللّهُ عليه وسلم kepada Mu’aadz bin Jabal رضي اَللّهُ عنه :
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
“Ya Allah, tolonglah aku utk senantiasa mengingatMu, mensyukuriMu, dan ibadah kepadaMu dengan baik”.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

 “Untaian Hikmah Dari Kajian Ust. Maududi Abdullah, Lc.”

•••

Jilbab Putih

Ust. M A Tuasikal, حفظه الله

Jilbab putih tidaklah bermasalah Warna pakaian wanita tidak ada standar baku dalam Islam, sebenarnya tergantung dengan kebiasaan di negeri masing-masing. Pakaian wanita muslimah tidak selamanya hitam seperti anggapan sebagian orang. Boleh saja warna pakaian dan jilbab adalah putih, sebagaimana yang masyhur di negeri kita. Namun jika pakaiannya berwarna-warni, ditambah aksesoris bunga, dll yang ini menimbulkan godaan dan membuat lawan jenis jadi tertarik, maka jelas tidak dibolehkan. Tetapi, kenyataannya, tidak sedikit wanita yang hanya mau bergaya tanpa memperhatikan aturan dalam berjilbab. Lihat penjelasan guru kami Syaikh Abdul Karim Khudair dalam penjelasan masalah warna pakaian wanita di sini:

http://rumaysho.com/muslimah/menggunakan-jilbab-putih-atau-selain-hitam-3020

Semoga bermanfaat.

M. Abduh Tuasikal
(Pengasuh Rumaysho.Com)

– – – – – •(*)•- – – – –

SUATU KEBAHAGIAAN YANG SANGAT BESAR BISA MEMBAHAGIAKAN KEDUA ORANG TUA, TERUTAMA IBU…..!

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Saudara-saudariku diantara akhlak yang sangat menonjol dari orang-orang yang berpegang diatas manhaj Ahlussunnah ialah:
Sangat perhatiannya mereka dan perbuatan baik mereka kepada kedua orang tuanya, terutama kepada ibunya….

Perhatikanlah riwayat berikut ini:

عن أبي مرة، مولى أم هانئ بنت أبي طالب: أنه ركب مع أبي هريرة إلى أرضه ب (العتيق) فإذا دخل أرضه صاح بأعلى صوته: عليك السلام ورحمة الله وبركته يا أمتاه! تقول: و عليك السلام ورحمة الله و بركته: يقول:
رحمكِ اللهُ؛ ربَّيْتِني صغيرًا

فتقول: يا بُنيّ! وأنتَ فجزاكَ اللهُ خيرًا، ورضي عنك؛ كما بَرَرْتَني كبيرًا

Dari Abu Murrah maula Ummu Hani’ binti abu Thalib:
Bahwasanya ia berkendara bersama Abu Hurairah ke kampung halamannya di Al-‘Aqiiq.
Ketika ia sampai di rumahnya ia berkata dengan mengeraskan suaranya: Alaikissalam warahmatullahi wabarakatuh wahai ibuku.”

Lalu ibunya berkata : wa’alaikassalam warahmatullhi wabarakatuh.
I
a berkata (bersyukur kepada ibunya) : Rahimakillah (semoga ALLAH merahmatimu wahai ibuku), yang mana engkau telah merawatku ketika aku masih kecil.
Maka ibunya berkata : Wahai anakku wa anta fajazakallahu khairan, semoga ALLAH meridhaimu sebagaimana engkau berbuat baik kepadaku saat engkau sudah besar(Dewasa).
[R.Bukhari dalam al-Adabul Mufrad no. 15, syaikh al-Albani rahimahullah berkata: sanadnya hasan dalam shohih al-Adabul Mufrod no. 11]

ما شاء اللّهِ

Sangat dekat sekali hubungan seorang anak kepada ibunya…begitu indahnya….
Yang mana kita hidup pada zaman banyaknya kaum muslimin yang menyia-nyiakan ibunya! Serta tidak berbakti kepadanya!

Semoga ALLAH memberikan kemudahan kepada kita, agar kita bisa berbakti kepada kedua orang tua kita.
Dan semoga ALLAH menjaga keduanya.

Kemudian kita memohon kepada ALLAH agar menjadikan keturunan kita anak-anak kita, menjadi anak yang shaleh dan sholehah serta menjadi penyejuk pandangan mata bagi kedua orang tuanya.

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

– – – – – •(*)•- – – – –

Tauhid Adalah Jalan Keselamatan Dan Keselamatan

Ust. Firanda, حفظه الله

Tauhid adalah Jalan Keselamatan dan Kebahagiaan…dalam kondisi apapun…

Tatkala di dalam goa maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Abu Bakr : إن الله معنا “Sesungguhnya Allah bersama kita”

Dalam perut ikan paus Nabi Yunus ‘alaihis salaam berkata ; لا إله إلا أنت “Tidak ada sesembahan yang berhak selain Engkau…”

Dalam penjara Nabi Yusuf ‘alaihis salaam berkata :ما كان لنا أن نشرك “Kami tidak berbuat syirik kepadaNya…”

Dalam goa (Al-Kahfi) mereka berkata لن ندعوا من دونه إلها: “Kami tidak akan berdoa kepada selainNya…”

Tauhid adalah keselamatan dan kebahagiaan (nukilan dari seorang ulama).

 Ust. Firanda Andirja MA. حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

910. Apa Yang Harus Dilakukan Bila Imam Shalat Sudah Salam Sedangkan Makmum Belum Selesai Baca Tasyahud ?

910. BBG Al Ilmu – 441

Tanya:
Mana yang di utamakan, pada saat tasyahud akhir imam sudah salam tapi karena bacaaan kita belum selesai apakah kita tetap melanjutkan bacaan tasyahud akhir kita atau kah kita ikut salam bersama imam ?

Jawab:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’, حفظه الله

Segera selesaikan bacaan tasyahud, kemudian salam, dan tidak jauh jaraknya dengan salamnya imam.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

909. Apakah Ada Tempat Diantara Surga Dan Neraka ?

909. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apakah ada tempat diantara surga dan neraka ? Jika ada, bagi siapa tempat tersebut ? Dan apakah kekal mereka didalamnya ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Tidak ada tempat di akhirat selain surga dan neraka, masing-masing sudah tertulis para penghuninya, dan tidak ada tempat ketiganya.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

908. Pembagian Keuntungan Dalam Suatu Usaha Kerja Sama

908. BBG Al Ilmu – 277

Tanya:
Mohon bantuan solusinya sesuai syariah:

Kami 2 orang ingin melakukan kerjasama dalam usaha, modal kami sama2 10 juta, teman saya hanya menanam modal saja sedangkan yang bekerja melakukan usaha adalah saya (usaha kami jual beli baju), bagaimanakah cara pembagian keuntungan yang adil sesuai syariah ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Dalam hal pembagian keuntungan agama tidak memberikan batasan sekian % sekian %, akan tetapi agama mengembalikan kepada kaidah umum yaitu saling ridho antara keduanya.

Bila telah di ridhoi antar keduanya maka di sepakati. Itulah yang ada dalam agama.

Allah سبحانه وتعالى berfirman ,” Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan cara yang batil (tidak benar) kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka (ridho) diantara kamu “. QS An Nisa’ 29.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

907. Apakah Wanita Dilarang Ziarah Qubur ?

907. BBG Al Ilmu – 49

Tanya:
Apa benar seorang wanita muslimah tidak diperbolehkan ziarah kubur ? Terus doa apa yang baik buat orang yang sudah mendahului kita kalo tahlil bid’ah ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Yang dilarang untuk wanita adalah sering datang ke kuburan, sebagaimana dinyatakan dalam hadist “La anallahu zawwarotu qubur”. Allah melaknat para wanita yang sering-sering ziarah qubur”.

Adapun sesekali tidak mengapa, sebagaimana di nyatakan oleh para ulama, walau sebagian berpendapat memakruhkan nya.
Doa yang terbaik adalah doa yang diajarkan Nabi صلى الله عليه وسلم. Banyak riwayat hadist yang menerangkan tentang doa tersebut. Tinggal buka aja di kitab-kitab hadist/ kumpulan doa yang diajarkan Nabi صلى الله عليه وسلم. Adapun tahlil, gak ada contoh nya dari Nabi, sahabat, salaf sholih.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Kewajiban Mandi Bagi Mualaf

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Bab Mandi dan Hukum Junub.

Hadits no 98.
Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu dalam kisah islamnya Tsumamah bin Utsal dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyuruhnya untuk mandi.” HR Abdurrazaq dan asalnya muttafaq ‘alaih.

Faidah hadits.
Para ulama berbeda pendapat, apakah orang kafir yang hendak masuk islam wajib mandi atau tidak.

Yang kuat -wallahu a’lam- tidak wajib dengan alasan sbb:

1. Banyak shahabat yang masuk islam. Kalaulah setiap yang masuk islam wajib mandi, tentu akan dinukil kepada kita secara mutawatir.

2. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengirim Mu’adz ke Yaman untuk menyeru kepada islam. Namun beliau tidak diperintah oleh Nabi untuk menyuruh agar orang yang mau masuk islam mandi.

Al Khathabi rahimahullahu berkata, “Mayoritas ulama berpendapat tidak wajib mandi (untuk masuk islam).”

– – – – – •(*)•- – – – –

Pakaian Warna Putih Dan Kaitannya Dengan Hati Yang Bersih

Ust. M A Tuasikal, حفظه الله

Pakaian warna putih itu lebih bersih dan lebih bercahaya. Itulah sebabnya Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan memakai pakaian warna putih dibanding warna lainnya.

Dari Samurah bin Jundub radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْبَسُوا الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا أَطْهَرُ وَأَطْيَبُ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ

“Kenakanlah pakaian warna putih karena pakaian tersebut lebih bersih dan paling baik. Kafanilah pula orang yang mati di antara kalian dengan kain putih.” (HR. Tirmidzi no. 2810 dan Ibnu Majah no. 3567. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Pakaian warna putih akan mudah ketahuan jika kotor. Pakaian warna putih akan mudah terdeteksi jika terkena noda membandel.

Jika demikian keadaan pakaian, sama halnya dengan hati. Hati yang bersih tentu adalah hati yang terbaik. Hati yang bersih dari kesyirikan, tentu saja disebut hati yang selamat. Itu lebih disempurnakan lagi dengan menjauhi dosa-dosa.

Tanda hati yang bersih, ketika terkena dosa walau kecil, sudah merasa gelisah. Bagaimana keadaan hati kita, wahai saudaraku?

– – – – – •(*)•- – – – –

Menebar Cahaya Sunnah