882. Bolehkah Tidur Tengkurap ?

882. BBG Al Ilmu

Tanya:
Mohon penjelasan dari hadist Rasulullah صلى الله عليه وسلم bahwa beliau pernah melihat seorang pria yang sedang tidur dengan posisi tengkurap, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dimurkai oleh Allah dan Rasul-Nya.” (HR Tirimizi dan Ahmad-hasan lighairihi).

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Hadist di atas sangat jelas, bahwa nabi صلى الله عليه وسلم melarang untuk tidur telungkup/tengkurap/berbaring terbalik, yang ini para ulama menerangkan antara makruh dan haram, baik laki/wanita.

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

881. Cara Agar Dimudahkan Bangun Dan Ibadah Malam

881. BBG Al Ilmu – 391

Tanya:
Bagaimana caranya biar hati ini tenang dan saya ingin bisa gampang buat bangun malam sudah hampir 1 bulan ini jarang bangun malam dan merasa berat buat bangun malamnya.

Jawab:
Ust. Ahmad Dhanial, حفظه الله

Allah subhaanahu wa ta’aala telah menjelaskan:
ألا بذكر الله تطمئن القلوب

“Dengan berdzikir mengingat Allah hati akan tenang”

Seseorang akan sulit beribadah kalau banyak maksiat yang dia lakukan. Tinggalkan maksiat dan berdoa kepada Allah untuk dimudahkan dalam ibadah.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

879. Bagaimana Hukum HP Yang Ada Aplikasi Al Qur’an Di Dalamnya ?

879. BBG Al Ilmu – 399

Tanya:
Mau tanya kalau HP yang berisikan ada al qur’an-nya di hukumnya apa pak ?? Sedangkan saya yang belum tahu itu sering bawa hp itu kemana aja walaupun keadaan HP tidak dibuka.

Jawab:
Tidak ada larangan untuk masuk toilet dengan membawa hp yang berisi konten Alquran. Karena hp semacam ini tidak dihukumi sebagai Alquran, meskipun di dalamnya terdapat rekaman bacaan Alquran atau tulisan Alquran. Karena suara dan tulisan ini tersembunyi dan tidak nampak.
Sebagian ulama menganalogikannya dengan penghafal Alquran. Seorang penghafal Alquran, di dalam memorinya tersimpan firman-firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. Meskipun demikian, tidak ada larangan baginya untuk masuk toilet atau kamar mandi. Selama dia tidak membaca Alquran di tempat-tempat yang kurang terhormat ini.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/alquran-di-handphone/#

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

ANJING SANGAT MEMBENCI ORANG-ORANG YANG MEMBENCI SAHABAT RASULULLAH صلى الله عليه وسلم

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Abdul Mukmin az-Zahid menuturkan: 
“Di daerah kami ada seorang beraliran Syi’ah Rafidhah. Di jalan menuju rumahnya ada seekor anjing yang selalu dilewati oleh setiap orang baik tua maupun anak kecil tetapi anjing itu tidak pernah mengganggunya. 

Namun, anehnya, jika yang lewat di jalan itu adalah orang Syi’ah Rafidhah, maka dengan seketika anjing itu bangun, menyerang, dan merobek bajunya. Kejadian itu terus berulang-ulang setiap dia lewat, sehingga dia mengadu kepada pemerintah saat itu yang sealiran dengannya. lalu diutuslah beberapa orang untuk memukul dan mengusir anjing tersebut dari kota (untuk dibuangnya anjing tersebut ketempat lain).
(ternyata beberapa hari kemudian anjing tersebut kembali lagi ke kota tersebut namun tidak duduk ditempat yang dahulu, tetapi anjing tersebut duduk/ menunggu si rafidhah ini diatas loteng pasar ditempat yang biasa rafidhah ini berjual-beli)

Suatu hari, ketika orang Syi’ah itu datang kemudian duduk di tokonya yang berada di pasar, kemudian anjing yang berada diatas loteng pasar tersebut lompat lalu menyerangnya kembali syiah tersebut.

Akhirnya, karena merasa malu, orang Syi’ah tersebut keluar dan pindah dari kota tersebut.”

(Al-Mantsur minal Hikayat wa Sualat, oleh al-Hafizh Abu Fadhl Muhammad bin Thahir al-Maqdisi hlm. 141).

Perhatikan wahai saudara-saudariku kisah yang menakjubkan ini, ya’ni seekor anjing sangat membenci seorang syi’ah rafidhah karena mereka adalah kelompok yang lisannya selalu melaknat ,mencela sahabat, menghina para istri Nabi bahkan mengkafirkan para sahabat Rasulullah. 

(Majalah Al-Furqon Edisi 1, Th ke-12 hal:27, ust abu ubaidah)
Dengan ada beberapa penjelasan dari kami, dan penjelasan ini sering kali saya dengar dari para asatidz.

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Mau Berjilbab Besar, Suami Masih Larang

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله

Sebagian wanita ingin sekali menjadi baik.

Mereka ingin berpakaian syar’i.
Bukan hanya sekedar menutupi kepala, namun jilbab lebar itulah yang lebih dituntunkan.
Namun demikianlah sebagian suami kok tidak setuju dengan istri seperti itu, biasanya karena suami kurang mendalami Islam.
Padahal istri ingin lebih baik, ia janji dengan jilbab seperti itu, ia akan tetap juga taat pada suami.

Apakah perintah suami pada istri untuk berpakaian pas-pasan tetap dipenuhi? Ataukah lebih dahulukan perintah Allah untuk lebih sempurna dalam menutup aurat?

Istri yang taat pada suami, senang dipandang dan tidak membangkang yang membuat suami benci, itulah sebaik-baik wanita. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata,

قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا
وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ
Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Siapakah wanita yang paling baik?” Jawab beliau, “Yaitu yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, mentaati suami jika diperintah, dan tidak menyelisihi suami pada diri dan hartanya sehingga membuat suami benci” (HR. An-Nasai no. 3231 dan Ahmad 2: 251. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Perintah suami memang ditaati dan perkataan dia dituruti, namun selama tidak melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya. Karena dalam hadits disebutkan, “Tidak ada ketaatan pada makhluk dalam bermaksiat pada Allah.”

Tetaplah berakhlak mulia di hadapan suami. Tunjukkan bahwa dengan jilbab yang syar’i akan semakin membuat suami cinta.

Selengkapnya baca kewajiban istri:
http://rumaysho.com/keluarga/kewajiban-istri-1-2205

(Rumaysho.Com)

 Ditulis oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Ilmu Imam Dari Amal

Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Ilmu merupakan imam dari suatu amalan, pemimpinnya, pengarah nya, sedang amal berada d belakangnya dan slalu mengikuti ilmu.

Setiap amal yg tdk didasari ilmu, mengikuti ilmu, maka amal tsb tdk bermanfaat bagi orang nya, bahkan membahayakannya, sebagaimana ungkapan para salaf,” Barang siapa beribadah kpd Allah tanpa ilmu, maka kerusakan dan keburukan lebih dominan daripada mendatangkan kebajikan “.

Sesungguhnya diterima dan ditolaknya amal tergantung sejauh mana keilmuan dia thd amal tsb. Selagi sesuai ilmu mk akan diterima. Dan selagi berseberangan dg ilmu mk akan tertolak.

Ilmu merupakan neraca dan timbangan, sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى ,” Dia lah yg menciptakan kematian dan kehidupan agar menguji kalian manakah diantara kalian yg paling baik amal nya, Dia lah Dzat Yg Maha Perkasa lagi Maha Pengampun “.QS Al Mulk 2.

Berkata Fudhail ibn Iyadh ,” Yg paling ikhlas dan benar”.

Tdk mungkin meraih dua perkara diatas kecuali dg jalan ILMU.

Sekiranya ia tdk mengetahui ilmu yg diajarkan dlm Sunnah Nabi صلى الله عليه وسلم , maka ia tdk dpt meraih derajat ikhlas dan Mencocoki kebenaran.

Maka ILMU merupakan dalil atas ikhlas dan dalil dari mengikuti kebenaran.

– ILMU./ 93

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

BEGINILAH KIAT PIUTANG MENJADI AMAL SHOLIH YANG BERPAHALA

Oleh : Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz حفظه الله تعالى

Hutang piutang merupakan salah satu bentuk interaksi yg sering terjadi di tengah masyarakat. Akan tetapi, bagi seorang muslim, muamalah / interaksi apapun yg dilakukannya, ia senantiasa berupaya agar meraih pahala & ridho Allah Ta’ala. Hal ini dikarenakan ia melandasi setiap perkataan dan perbuatannya dengan NIAT yg BAIK.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya: “Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang itu akan memperoleh sesuai dengan apa yg dia niatkan.”(HR.Al-Bukhari no.1 & Muslim no.1907).

Berikut ini kami akan sebutkan beberapa kiat agar piutang / harta yg kita pinjamkan kpada orang lain mendatangkan pahala & ridho Allah Ta’ala.

1. Harta yg dihutangkan adalah harta yg jelas & murni kehalalannya, bukan harta yg haram / tercampur dgn sesuatu yg haram.

2. Pemberi piutang/pinjaman tidak mengungkit-ungkit / menyakiti penerima pinjaman baik dgn kata-kata maupun perbuatan.

3. Pemberi piutang/pinjaman berniat mendekatkan diri kepada Allah dgn niat ikhlas. Maksudnya hanya mengharap pahala & ridho Allah Ta’ala semata. Tidak ada maksud riya’ (pamer) / sum’ah (ingin didengar kebaikannya olh orang lain), ‘ujub (bangga diri), & semisalnya.

4. Pinjaman tersebut tidak mendatangkan tambahan manfaat / keuntungan sedikitpun bagi pemberi pinjaman.

5. Ketika memberikan pinjaman niatnya ingin meringankan beban orang yg sedang kesusahan.

Demikianlah beberapa kiat islami agar meraih pahala & ridho Allah Ta’ala dari piutang / harta yg kita pinjamkan kpd orang lain. Smg menjadi tambahan ilmu yg bermanfaat bagi kita semua. Amiin.(Klaten, 26 Februari 2014).

» BBG Majlis Hadits, chat room Fadhilah Amal.

(*) Blog Dakwah Kami, KLIK:
http://abufawaz.wordpress.com

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Gara-Gara Lisan

Ust. Badrusalam, حفظه الله

Dari abu hurairah radliyallahu anhu ia berkata..
dikatakan kepada Rasulullah..
sesungguhnya fulanah suka sholat malam dan berpuasa di waktu siang..
namun lisannya suka menyakiti tetangga..
beliau bersabda: tidak ada kebaikan padanya..
ia di neraka..
dikatakan lagi.. sesungguhnya fulanah sholat lima waktu, berpuasa ramadlan dan sedekahnya sedikit..
tetapi ia tidak menyakiti siapapun..
beliau bersabda: ia di surga..
HR Ahmad, Al Hakim dan dishahihkan oleh Adz Dzahabi..

subhanallah..
hanya karena menyakiti tetangga..
sholat malam dan puasanya tidak dianggap oleh Nabi..
lisan memang berbahaya ya akhi..
qurrah bin muawiyah berkata..
adalah orang terbaik dalam pandangan salaf..
yang paling selamat hati dan lisannya..

 Ditulis oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Jangan Main-Main Dengan Hutang

Ust. Fuad H Baraba, حفظه الله

Sebagian kita ada Чαπƍ senang dengan prilaku hutang, walaupun terkadang dia mampu.

Adapula Чαπƍ memang menjadikan hutang itu sebagai gaya hidupnya.

Padahal Чαπƍ demikian itu tidak baik, karena hutang termasuk prilaku buruk, Чαπƍ akan membuat orang berakhlak tidak baik.

Maksudnya dapat menimbulkan perilaku yang buruk bagi orang yang suka (hoby) berhutang, seperti suka berdusta dan ingkar janji.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas mengingkari.” (HR. Al-Bukhari).

Lebih dari itu, hutang akan menyebabkan kesedihan di malam hari, dan kehinaan di siang hari.

Rasulullah صلى الله عليه و سلم menolak untuk menshalatkan jenazah seseorang yang diketahui masih meninggalkan hutang dan tidak meninggalkan harta untuk membayarnya.

Dan dosa orang Чαπƍ memiliki hutang tidak terhapuskan walaupun dia mati syahid, dijelaskan

عن عبد الله بن عمرو بن العاص أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «يغفر للشهيد كل ذنب إلا الدَّين». رواه مسلم

Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiallah ‘anhu, bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:

يغفر للشهيد كل ذنب إلا الدَّين

“Akan diampuni seluruh dosa orang Чαπƍ mati syahid kecuali hutang”. (HR. Muslim).

Oleh karena itu, hindari hutang kalo tidak kepepet.

 Ditulis oleh Ustadz Fuadz Hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Menebar Cahaya Sunnah