Janganlah Bersedih

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Janganlah bersedih jika anda sedang terkena musibah atau sakit..

Ridholah pada ketetapan Allah dan bersabarlah. Karena bisa jadi itu salah satu cara Allah Ta’ala menghapus dosa dosamu.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: « مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلاَّ حَطَّ اللَّهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا ».

Dari Ibnu Mas’ud radhiallhu ‘anhu bahwa Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah seorang muslim tertimpa gangguan berupa sakit dan lainnya, melainkan dengan itu Allah hapuskan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan daunnya.”

Shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (5674) dan Muslim (2571).

Semoga Allah menyembuhkanmu..

708. Tj Istri Tidak berhijab

708. BBG Al Ilmu – 283
ا
Tanya:
Kewajiban suami atas istri yang belum berhijab sampai dimana perintahnya ?

Jawab:
Wajib bagi antum untuk terus memerintahkan istri berhijab, karena hijab hukumnya wajib. Antum harus berusaha semaksimal mungkin untuk mengajaknya hingga ia mau mengenakannya.

Dalam surat An Nisaa’ ayat 34, Allah menyebutkan kata Nusyuz (pembangkangan/kedurhakaan
istri kepada suami). Penolakan seorang istri memakai jilbab bisa masuk dalam kategori Nusyuz, karena dia tidak mentaati suaminya dalam sesuatu yang diwajibkan atasnya yaitu memakai hijab syar’i (lih. Asy-Syarh Al-Mumti’ oleh syaikh Utsaimin 12/464)

Tahapan dalam menghadapi pembangkangan istri dalam ayat tersebut ada tiga:

1. Suami Memberinya Maw’idhah yaitu dengan menjelaskan aturan Allah ta’ala dalam masalah keta’atan dan pembangkangan kepada suami, kemudian dia menyemangati untuk mentaatinya dan menakut-nakutinya dengan efek buruk pembangkangan. Apalagi dalam pelanggaran syariat seperti ini. Kalau istri sadar dengan kesalahannya maka itu baik dan itulah yang diharapkan. Akan tetapi jika istri tetap membangkang maka kita menuju ke tahapan berikutnya

2. Suami memboikot istri di
tempat tidur, dengan cara tidak bersetubuh dengannya dan tidak tidur di satu ranjang. Ini dilakukan secukupnya, maksudnya sampai istri berubah dari sikapnya yang tidak benar tersebut. Kalau cara ini belum membuahkan hasil maka kita menuju tahapan ke tiga.

3. Suami memukul istri dengan pukulan yang tidak keras.
Penjelasan singkat mengenai point-point di atas diterjemahkan dan diringkas dari Taisir Al-Karim Ar-Rahaman oleh syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di hal.177

Jika cara ini tidak berhasil maka antum bisa menjatuhkan talak. Semoga istri antum sadar dan mau mengkoreksi kesalahannya dengan tahapan yang paling
ringan.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://m.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/istri-menolak-pakai-jilbab-alasanya-belum-siap..html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

707. Tj Ikut Pergi Dengan Teman Yang Bekerja Di Bank Ribawi…

707. BBG Al Ilmu – 373

Tanya:
Bolehkah ana ikut pergi berangkat kerja dengan tetangga yang bekerja di bank konvensional (riba) ? Maksudnya ikut naik mobil bersamanya.

Jawab:

Hukum meminta tolong kepada siapapun yang dianggap ragu termasuk pekerja bank, jika ada syubhat yang nampak, maka kalau bisa dihindari.

Akan tetapi bila tidak ada unsur syubhat maka dibolehkan. Karena hukum asalnya boleh, jika tidak ada keraguan.

والله أعلم بالصواب

Ustadz Rochmad Supriyadi Lc, حفظه الله تعالى 

============

ARTIKEL TERKAIT – (Klik Link Dibawah Ini)

Kumpulan Artikel – Tentang RIBA…

706. Tj Anak Diharuskan Cuci Kaki Orangtua Untuk Syarat Baiknya Kembali Hubungan Anak-Orangtua

706. BBG Al Ilmu – 391

Tanya:
Seandainya ada orang tua bermusuhan dengan anaknya kemudian untuk berdamai orang tua mengajukan syarat agar membasuh kakinya kemudian airnya dibasuhkan juga ke muka anaknya itu bagaimana ya sikap sang anak, menuruti atau tidak ?

Jawab:
Ust. Djazuli, حفظه الله

Tidak boleh menurutinya, karena hal tersebut munkar, tetapi tolaklah dengan baik dan lembut.

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

705. Tj Suami Meninggal, Apakah Rumah Harus Segera Dibagi Waris

705. BBG Al Ilmu – 73

Tanya:
Bila seseorang meninggal, harta nya sejumlah uang dan rumah yang ditinggali istri dan anak2nya. Orang itu juga masih punya ayah ibu, apakah rumah yang ditempati istri nya itu termasuk warisan yang harus dibagi2 ? Yang ditanyakan bukan bagian per orang nya, tapi masalah nya rumah itu masih ditempati apakah harus diuangkan terus dibagi gitu ?

Jawab:
Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Dilihat dulu pembagiannya, harta warisnya, mungkin saja bahagian istri sama dengan nilai rumah tersebut. Harus di lihat maslahatnya. Dan pula si istri memiliki masa iddah 4 bulan 10 hari perlu berada dirumah suaminya, dan ini harus dipertimbangkan. Masih banyak yang harus dipertimbangkan namun karena keterbatasan ruang, penanya disarankan untuk konsultasi langsung dengan Ust. Abu Riyadl untuk penjelasannya.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

704. Tj Kemarahan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Adalah Rahmat

704. BBG Al Ilmu

Tanya:
Dalam tulisan Ust. Badrusalam “Marah Rahmat#, kenapa nabi صلى الله عليه وسلم pernah mencaci Mu’awiyah bin Abi Sufyan?

Jawab:
Dalam suatu hadits dari Ibnu Abbas Radhiallahu ‘Anhuma, katanya: “Saya bermain bersama anak-anak lalu datang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan saya bersembunyi di belakang pintu. Beliau datang dan mengeluarkan saya dan berkata: pergilah dan panggilah Muawiyah kepada saya. Maka saya mendatanginya, dan berkata: “Dia sedang makan.” Kemudian Nabi memintaku lagi: “Pergilah dan panggil Muawiyah kepadaku.” Saya katakan; “Dia masih makan.” Maka Nabi bersabda: “Semoga Allah tidak mengenyangkan perutnya.” 
(HR. Muslim No. 2604).

Imam Nawawi rahimahullah dalam syarah Muslim (2/325 cet. India) menekankan: “Adapun do’a jelek beliau kepada Mu’awiyah memiliki dua kemungkinan:

1. Itu hanya kebiasaan lisan arab tanpa ada tujuan (jelek).

2. Sebagai hukuman atas keterlambatan Mu’awiyah.

Dalam memahami hadits ini Imam Muslim rahimahullah berpendapat bahwa pada hakekatnya perkataan rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam itu merupakan do’a kebaikan baginya. Imam Muslim rahimahullah memasukkan hadits Mu’awiyah di atas dalam Bab Man La’anahu An Nabi Aw Sabbahu Aw Da’a ‘Alaihi Wa Laisa Huwa Ahlan Lidzalika Kaana Lahu Zakatan Wa Ajran Wa rahmatan (Bab siapa saja yang pernah dilaknat, dicela ataupun di do’akan jelek oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, yang dia tidak berhak mendapatkannya maka itu sebagai pembersih, pahala dan rahmat baginya) karena banyak hadits nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang menyebutkan bahwa caci makian beliau itu adalah tazkiyah (pensucian), pahala, kaffarat (tebusan) dan rahmat bagi orang yang menerimanya.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
Hadits: “Semoga Alloh tidak akan mengenyangkan perutnya.” Yakni Perut Muawwiyah

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

703. Tj Memakai Software Bajakan

703. BBG Al Ilmu – 249

Tanya:
Bagaimana hukumnya memakai software bajakan? Saya sebagai mahasiswa kan sangat butuh banyak software, nah kalau beli yang asli harganya sangat mahal, kalau saya tidak memakai software bajakan saya kalah saing, di bidang tertentu dengan orang yang pakai software bajakan, solusinya bagimana ustadz?

Jawab:
Ust. R Supriyadi, حفظه الله

Hendaknya berusaha agar dapat mencari/beli yang asli, sehingga tidak melanggar aturan yang berlaku/hak cipta. Kecuali sangat terdesak sekali dan tidak dijadikan sebagai hal rutin, maka ibarat nya adalah dalam keadaan darurat.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

5 Hal Yang Boleh Tergesa-Gesa

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله

Ketergesa-gesaan itu dari setan kecuali untuk 5 hal:

1- menyajikan makanan pada tamu

2- mengurus mayit

3- menikahkan gadis jika sudah bertemu jodohnya

4- melunasi utang jika sudah jatuh tempo

5- bertaubat dari dosa~Hatim Al Ashom, dlm Hilyatul Awliya’, 8:78

Berarti lima hal di atas, boleh kita cepat-cepat melakukannya bahkan harus.

– – – – – •(*)•- – – – –

Ilmu Sebagai Kebutuhan Primer

Ust. Kholid Syamhudi, حفظه الله

Ibnul Qayyim -Rahimahullah- berkata:

Kebutuhan manusia terhadap ilmu darurat lagi primer diatas kebutuhan tubuh terhadap makanan; karena tubuh membutuhkan makanan setiap hari sekali atau dua kali dan kebutuhan manusia kepada ilmu setiap tarikan nafas… Sehingga kebutuhannya kepada ilmu diatas kebutuhannya kepada makanan dan minuman

Sumber: Miftaah darissa’adah 1/62.

Malu

Ada banyak hadits-hadits
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang mengisahkan tentang indahnya akhlak ini. Di
antara keistimewaan sifat malu ialah malu dapat menghadirkan kebaikan di dalam jiwa
seorang insan bahkan malu menjadi parameter keimanan seorang hamba.

“Sifat malu itu tidaklah mendatangkan sesuatu
melainkan kebaikan ” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Sifat malu adalah satu di antara cabang-cabang keimanan ” (HR. Bukhari dan Muslim)

Semoga Allah menganugrahi sifat malu bagi kita, yang dengan sifat malu tersebut kita terhalangi dari jalan-jalan menuju neraka.

Menebar Cahaya Sunnah