Gak Ngaruh

Yunus bin Ubaid rohimahullah pernah terkena musibah. Lalu ada yang berkata kepadanya, “Ibnu Auf tidak datang menjengukmu..”

Yunus bin Ubaid berkata:

إنَّا إذا وثِقنا بِمَودَّةِ أخينا لَم يَضُرُّهُ أن لا يأتينا*

“Kami jika telah percaya saudara kami mencintai kami, maka tidak datangnya ia tidak merusak (persahabatan)nya..”

(Raudhotul Uqola hal. 89)

Berhusnuzhon kepada sahabat saleh yang mencintai kita..
Adalah tonggak persahabatan..

Sedangkan berburuk sangka adalah benih benih retaknya persahabatan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Salah Satu Bentuk Pujian Kepada Allah Sebelum Berdo’a

PERTANYAAN

Assalamu’alaikum Ustadz, semoga Allah senantiasa menjaga antum dan keluarga, aamiiin.

‘afwan Ustadz, izin bertanya terkait hadits berikut ini,

Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Ummu Sulaim rodhiyallahu ‘anha datang kepada Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam kemudian berkata,

‘Wahai Rosulullah, ajarkan kepadaku beberapa kalimat yang aku gunakan untuk berdo’a dalam sholatku..’

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
– bertasbihlah (Subhaanallah) 10 kali,
– bertahmidlah (Alhamdulillah) 10 kali, dan
– bertakbirlah (Allahu Akbar) 10 kali.

Kemudian mintalah kepada Allah hajatmu, maka Allah akan menjawab, “Ya, ya (Aku penuhi permintaanmu)..”

(HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)

1. apakah hadits diatas shohih dan bisa diamalkan..?

2. apakah bisa diamalkan kapan saja ataukah hanya setelah sholat..?

Jazaakumullahu khoyron.

=======

JAWABAN

1. Iya (hadits tsb) shohih, silahkan diamalkan.

2. Ada tiga pendapat dalam memaknai hadits di atas:

A) bacaan tsb dibaca ketika sholat fardhu saja.

B) bacaan tsb dibaca usai sholat fardhu dan menjadi bagian dari dzikir selepas sholat.

C) bacaan tsb dibaca selepas tasyahhud akhir dan sebelum salam.

Ana pribadi lebih condong pada pendapat kedua, karena lebih mudah dan realistis dalam pengamalannya, juga lebih sesuai dengan dalil-dalil lainnya.. wallaahu a’lam.

Dijawab oleh,
Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى

Orang Yang Sombong

Orang yang sombong itu suka menolak kebenaran dan meremehkan orang lain..

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الكبر: بطر الحقِّ وغمط النَّاس

“Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain..” (HR Muslim)

Bahkan bukan hanya menolak kebenaran..
Ia malah mencari cari kesalahan orang yang menyampaikannya..

Na’uudzu billah min dzalik..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah