686. BBG Al Ilmu – 241
Tanya:
Ada hadits dimana rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam mengatakan bahwa puasa senin karena itu hari beliau dilahirkan. Apakah arti/makna hadist ini ?
Jawab:
Ini haditsnya: Dari Abu Qatadah al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang kebiasaan beliau berpuasa hari senin. Beliau menjawab:
“Itu adalah hari dimana aku dilahirkan dan hari aku diutus.” (HR. Muslim).
Dalam riwayat lain, dalam sebuah hadis dari Usamah bin Zaid, beliau ditanya tentang alasan sering melaksanakan puasa senin dan kamis. Jawab beliau: “Dua hari ini dilaporkan amal kepada Rabbul alamin, dan aku ingin, ketika amalku dilaporkan, aku dalam kondisi puasa.” (HR. An-Nasa’i, dan dinilai hasan shahih oleh al-Albani).
Berdasarkan hadis ini, sebagian ulama menyimpulkan, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa sunah hari senin, karena dua alasan:
1. Karena pada hari itu amal para hamba dilaporkan kepada Allah, dan beliau ingin ketika amal beliau dilaporkan, beliau dalam kondisi puasa.
2. Pada hari itu, Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam dilahirkan dan diutus oleh Allah. Maka beliau puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.
Namun sekali lagi, puasa senin yang dilakukan oleh Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam itu, dikerjakan setiap pekan dan bukan setahun sekali atau selapan sekali. Sehingga ketika kita hendak mewujudkan rasa syukur seperti yang beliau lakukan, selayaknya puasa senin itu kita lakukan secara rutin bukan dengan merayakan maulid tahunan yang tidak pernah diamalkan oleh para sahabat radhiyallahu ‘anhum.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/puasa-di-hari-maulid-nabi/
»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶