All posts by BBG Al Ilmu

Tj Kedudukan Budak Wanita

35. Tj – 2

Pertanyaan:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz, apa yang dimaksud dgn istilah ‘budak2 wanita’ ? Apa fungsi dan apa sebab keberadaan mereka sehingga statusnya sama dan sejajar dengan istri2 yg syah ? Sering kita jumpai pada Al-Quran dan Hadist2. Syukron.

Jawaban:
Ust. Abdussalam Busyro Lc
و عليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Budak adalah orang yang
statusnya berbeda dgn orang
merdeka , jika negeri muslim dgn negeri kafir terjadi peperangan dan kemenangan di pihak kaum muslimin serta kekalahan ada dipihak orang kafir maka mereka menjadi tawanan orang2 islam.

Bilamana ada kerabat orang kafir tsb memiliki harta maka bisa menebusnya namun jika tidak ada yg menebus maka mereka menjadi budak yang kemudian akan dibagikan
kepada orang yg ikut berperang yang kemudian
pemilik budak tsb memiliki hak utk berbuat apa yg ia kehendaki
termasuk dalam hal ini bolehnya menggauli atau menjual yang
tentunya jika dia cantik, sehat_
harganya mahal, apabila sdh tua / sakit ada harganya pula. Merekapun berhak utk mendapatkan nafkah lahir.

Status budak bisa berubah karena 3 hal yaitu:
1.Pemiliknya memerdekakannya
2.Budak tsb memerdekakan dirinya dgn uang yang dia miliki, atau
3. Dia akan merdeka jika ada orang lain yg menebusnya.

Kerugian Mereka Yang Bermusuhan

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
((تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ كُلَّ يَوْمِ اثْنَيْنِ وَخَمِيسٍ , فَيَغْفِرُ اللَّهُ – جَلَّ وَعَلَا – لِكُلِّ عبدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا؛ إِلَّا رَجُلًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ , فَيُقَالُ: أَنْظِروا هَذَيْنِ حتى يصطلحا , أنظروا هذين حتى يصطلحا))
“Pintu-pintu surga dibuka setiap hari senin dan kamis, maka diampunilah seluruh hamba yang tidak berbuat kesyirikan sama sekali. Kecuali seseorang yang ada permusuhan dengan saudaranya, maka dikatakan : Tangguhkanlah (ampunan bagi) kedua orang ini, tundalah (ampunan bagi) kedua orang ini hingga mereka berdua berdamai”
(HR Muslim)

Janji Allah untuk mengampuni seluruh hambaNya yang bertauhid dan tidak berbuat syirik sama sakali. Bahkan ampunan tersebut diberikan setiap hari senin dan kamis.
Akan tetapi ternyata ada hamba-hamba Allah yang meskipun bertauhid namun ia terhalangi dari ampunan Allah ini…yaitu hamba-hamba yg bermusuhan dengan saudaranya…

Wahai ikhwan dan akhwat
sekalian…jang­anlah sampai kalian termasuk dari mereka.
Coba ingat-ingat sedang bermusuhankah engkau sekarang? Apakah ada kebencian terhadap saudaramu sesama muslim? Ataukah jangan-jangan ada persengketaan antara engkau dan saudara kandungmu? Atau dgn kerabatmu?
Segeralah damai….sunggu­h terlalu banyak ampunan Allah yang akan luput darimu…

Tinggalkanlah egomu…keangku­hanmu…, mengalahlah karena Allah dan demi kemaslahatanmu.­.. Hendaknya engkaulah yang lebih dahulu menyapa…lebih­ dahulu memberi salam…

Sungguh betapa kita
membutuhkan ampunan Allah pada hari kiamat kelak…

 Ditulis oleh Ustadz Firanda Andirja MA حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Perhatikanlah Amalanmu

(Ust. Ferry Nasution Lc)

Saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimat yang berada diatas hidayah dan rahmat ALLAH.

Kehidupan didunia ini merupakan tempat untuk mengkoreksi diri, maka koreksilah/periksalah diri engkau, perhatikanlah selalu setiap amal-amal yang engkau kerjakan pada waktu siang dan malam sampai ajal menjemputmu kelak!

Jika seandainya engkau termasuk orang yang istiqomah dijalan ketaatan pada-Nya, maka panjatkanlah puji dan syukur kepada ALLAH serta mohonlah taufiq dan tsabat kepada ALLAH agar tetap istiqomah dijalan-Nya sampai ALLAH mewafatkanmu..

Adapun jika engkau termasuk manusia yang mengurangi/lalai dari amal-amal ketaatan, maka perbaikilah dirimu, segera mohon ampun dan bertaubatlah kepada ALLAH.
Dan bersegera untuk kembali kepada amalan-amalan kebajikan yang dahulu engkau pernah menyepelekannya…
yang dahulu engkau pernah meremehkannya…

Wahai saudara-saudariku…
Beristiqomahlah untuk menjalankan dari setiap perintah-perintah ALLAH, jauhilah larangan-larangan-Nya dengan bersumber dari niatan yang tulus serta kejujuran yang ada pada dirimu…
Dan tunaikanlah dari setiap amalanmu dengan penuh keikhlasan kepada ALLAH dan mengikuti sunnah Nabimu صلى الله عليه وسلم serta pengaharapan keutamaan yang besar dari sisi ALLAH subhaanahu wa ta’ala.
Dan semoga setiap amal yang kita kerjakan didunia ini kelak menjadi pemberat timbangan kebaikan kita nanti pada yaumul qiyamah.

Semoga memberikan manfaat untuk diriku dan saudara-saudariku sekalian.

•Ditulis oleh ustadz Ahmad Ferry Nasution Lc. حفظه الله

Jagalah Kehormatan Saudaramu

(Ust Ferry Nasution Lc)

Telah berkata Al-imam ibnu qoyyim al-jauziyyah:

Dan diantara perkara yang mengherankan bahwa umumnya manusia bisa menjaga diri-diri mereka dari memakan makanan yang haram, berbuat dzholim, berzina, mencuri, minum khomr, dari memandang suatu yang diharamkan ataupun selainnya.
AKAN TETAPI sangat disayangkan mereka sangat susah untuk menjaga gerakan-gerakan lisannya. Sampai ada seseorang yang dikenal dia sebagai ahli ibadah, orang yang zuhud, dan gemar beribadah, akan tetapi mereka sering berbicara dgn ucapan yang dimurkai oleh ALLAH, yang dengan sebab ucapannya ia dilempar keneraka jahannam yg jaraknya lebih jauh dari jarak antara timur dan barat. Betapa banyak orang yang demikian, engkau melihat dia sebagai org yg wara’, meninggalkan kekejian, kedzoiman, AKAN Tetapi lisannya dibiarkan olehnya kesana-kemari utk MENJATUHKAN KEHORMATAN SESEORANG baik orang tersebut masih hidup ataupun yg telah wafat..
tanpa mempedulikan lagi kata-kata yg diucapkannya.

(Kitab Ad-Daa’ wad Dawaa’, hal: 226-227)

Semoga pelajaran malam yang cerah ini memberikan manfaat terutama utk diri saya pribadi & kepada ikhwah sekalian. Dan semoga ALLAH سبحانه وتعالى memberikan kemudahan kpd kita semua utk senantiasa menjaga lisan-lisan kita dari perkara-perkara yang dimurkai oleh ALLAH serta memudahkan lisan kita untuk mengucapkan sesuatu yg di ridho’i oleh ALLAH سبحانه وتعالى

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Tj Kena Sihir, berdosakah ?

33. Tj – 311

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum, mau tanya seandainya org diguna guna trus sifatnya jadi ikut berubah, misalnya tadinya baik n tenang kemudian berubah jd resah n pemarah…. Nah itu yg menanggung dosa siapa? ..Insya Allah sy dapat jawaban nya dari Ustad dengan memakai ayat. Al’quran dan Hadist..ﺷﻜﺮﺍﹰ

Jawaban:
Ust. Abdussalam Busyro Lc

وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Orang yg di guna2 kemudian berubah sikapnya krn pengaruh sihir tdk ada dosa baginya , yg berdosa adalah peLaku sihir.

Rosul صلى الله عليه وسلم pernah terkena sihir sbgmana diriwayatkan dr Ibnu Abbas dan A’isyah radhiyallahu ‘anhuma menceritakan:

Dulu ada seorang remaja Yahudi yang menjadi pelayan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga, datanglah beberapa orang Yahudi menemui anak ini. Sampai akhirnya si remaja ini mengambil rontokan rambut kepala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan potongan sisir rambut, dan dia berikan ke orang Yahudi. Akhirnya, mereka gunakan rambut ini sebagai bahan untuk menyihir Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pelaku sihir adalah seorang Yahudi Bani Zuraiq, namanya Labid bin A’sham. Simpul sihir dari rambut tersebut di tanam di sumur milik Bani Zuraiq, namanya sumur Dzarwan.

Karena pengaruh sihir ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jatuh sakit, sampai rambut beliau mudah rontok. Beliau seolah-olah melakukan sesuatu dengan istrinya padahal tidak melakukan apapun. Sampai akhirnya beliau bermimpi, beliau melihat ada dua malaikat yang datang. Yang satu duduk di dekat kepala beliau dan yang satu duduk di dekat kaki beliau.

Malaikat pertama bertanya, “Apa yang terjadi dengan orang ini?” “Dia tersihir.” Jawab Malaikat kedua. “Siapa yang menyihir?” Tanya malaikat pertama. “Labid bin A’sham orang Yahudi.” Jawab malaikat kedua. “Dengan apa dia disihir?” Jawabnya: “Dengan rambut dan potongan sisir.” “Di mana simpul sisirnya?” Jawabnya: “Dibungkus kulit mayang kurma, ditindih batu, di dalam sumur Dzarwan.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terbangun. Kemudian beliau berangkat ke sumur Dzarwan di Bani Zuraiq bersama Ali bin Abi Thalib, Zubair bin Awam, dan Ammar bin Yasir.

Ali diperintahkan untuk mengambil batu itu, untuk mengeluarkan bungkus simpul sihir. Ketika itu, Allah menurunkan dua surat Al-Muawidzatain (surat Al-Falaq dan An-Nas).

Sebelumnya, Ali bin Abi Thalib diperintahkan untuk membaca dua surat tersebut. Ternyata di dalamnya ada beberapa helai rambut dan potongan sisirnya. Di sana juga ada ikatan buntalan jumlahnya ganjil. Selanjutnya benda itu dimusnahkan dan sumurnya ditutup.

Seketika itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam langsung terasa ringan dan hilang pengaruh sihirnya. Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali, beliau sampaikan kepada istrinya:

“Hai Aisyah, air sumur itu seperti terkena daun pacar (inai). Atau seolah pangkal mayang kurma seperti kepala setan.” (HR. Bukhari 5763)

Imam Ibnul Qoyim dalam Zadul Ma’ad mengatakan:

Cara menyembuhkan sakit ini ada dua, di antaranya adalah mengeluarkan sumber sihir dan menghancurkannya. Ini adalah cara yang paling sempurna. Sebagaimana terdapat riwayat yang shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau berdoa kepada Allah tentang sumber sihir yang menimpa beliau, kemudian Allah tunjukkan bahwa pangkalnya ada di dalam sumur, dengan rambut dan potongan sisir dibungkus mayang kurma jantan. Ketika benda itu dikeluarkan, pengaruh sihir itu langsung hilang, seolah beliau baru terbebas dari ikatan. Inilah metode yang paling ampuh untuk mengobati orang yang terkena sihir. Seperti halnya menghilangkan sumber penyakit dalam tubuh (Zadul Ma’ad, 4:113)

Dr hadits diatas menjlskan bahaya sihir dan pengaruhnya, namun Allah سبحانه وتعالى maha besar, Allah سبحانه وتعالى memberikan obat penawar bagi yg terkena sihir dgn membaca dua surat Al-Muawidzatain (surat Al-Falaq dan An-Nas) / ruqyah

Taubat

(Ust Rochmad Supriyadi Lc)

Taubat artinya kembali kepada Dzat Yang Maha Penutup Aib, Yang Maha Tahu Segala Sesuatu.

Taubat merupakan permulaan jalan utk mengapai kemuliaan, modal utama bagi suatu keberuntungan, kunci menuju keistiqomahan.

Allah سبحانه وتعالى berfirman,
“Dan bertobatlah kalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman, semoga kaliyan beruntung”
(QS An-Nur 31)
Ayat ini adalah surat madaniyah, yang ditujukan kepada ahli iman dari kalangan generasi manusia terbaik, agar mereka bertaubat setelah menuntaskan keimanan dan kesabaran, merealisasikan perintah jihad dan hijrah.
Jikalau ayat ini turun kpd mereka umat yang dirahmati, maka sesungguhnya ayat ini lebih pantas bagi kita agar merelaisasikannya.

Allah سبحانه وتعالى berfirman,
“Dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka sungguh ia termasuk orang yang dhalim lagi aniaya “.
(QS Al Hujurot 11)

Dari sini bisa disimpulkan bahwa manusia ada dua jenis, Órang yang mau betaubat dan lawan nya orang yang tidak bertaubat, yaitu orang dzalim. Dan disebut dzalim, karena ia bodoh terhadap Tuhan nya serta hak-hak-Nya.
aubat adalah kembalinya seorang hamba kepada Allah, dengan penuh penyesalan atas dosanya, menjauh dan meninggalkan, serta tidak akan mengulang lagi dilain waktu.

– – – – -〜¤✽¤〜- – – – –

Hibah Kepada Anak

Jika ingin hibah kepda anak dari harta kita maka hendaknya berlaku adil..

Ust. Abu Riyadl Lc

عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ قَالَ نَحَلَنِى أَبِى نُحْلاً ثُمَّ أَتَى بِى إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِيُشْهِدَهُ فَقَالَ: أَكُلَّ وَلَدِكَ أَعْطَيْتَهُ هَذَا. قَالَ لاَ. قَالَ: أَلَيْسَ تُرِيدُ مِنْهُمُ الْبِرَّ مِثْلَ مَا تُرِيدُ مِنْ ذَا. قَالَ بَلَى. قَالَ: فَإِنِّى لاَ أَشهدُ

Dari an-Nu’man bin Basyir berkata, bapakku memberiku pemberian kemudian membawaku ke hadapan Rasulullah untuk
mempersaksikannya di hadapan Rasulullah. Maka Rasulullah berkata,”Apakah semua anakmu kamu beri ini?
Dia menjawab, “Tidak”. Rasulullah berkata, “Bukankah kamu menginginkan bakti mereka sebagaimana kamu menginginkannya dari perbuatan ini?”. Dia menjawab, “Ya”. Rasulullah berkata, “Sungguh aku tidak ingin menjadi saksi(untuk kedzoliman)”.(Bukhori &muslim)

عن النعمان بن بشير قال: قال النبي
اعدلوا بين أولادكم في النحل كما تحبون أن يعدلوا بينكم في البر و اللطف

Dari an-Nu’man bin Basyir
berkata, Nabi bersabda, “Berlaku adillah terhadap anak-anak kalian dalam pemberian, sebagaimana kalian suka mereka berlaku adil terhadap kalian dalam berbakti dan bersikap lembut”.
(Diriwayatkan ole hath-thabrani dan dishahihkan oleh Syeikh kami al-Albani dalam Shahih al-Jami’: 1046.)

Hibah ini bukan dihitung warisan..
Namun hibah ini harus bersifat kontan dan tidak ada perlakuan khusus untuk satu anak saja tanpa persetujuan lainnya.

Jika ortu ingin menarik kembali semua hibahnya dari anak anaknya maka tidaklah haram..

Hibah ada ijab qobul
Dan hibah tidaklah dilakukAn dalam kondisi sakit parah yg membuat dia tidak sadar atau mengakibatkan kematian yg dekat.. Karena hal tsb dikhawatirkan akan menutup warisan dari para pewaris lain yg tidak dapat hibah ini.

Hibah tidak ada batasannya.. Namun sangat mustahil seseorang menghibahkan seluruh hartanya.. Dan itu tidak mungkin.. Krn dia mau tinggal dimana? Makan dari mana? Dll

Wallahu A’lam bi showab.
Www.abu-riyadl.blogspot.com

Bayarlah Hutang Segera

Ust. Abu RiyadL Lc

Mumpung tanggal muda…
Mari yg punya hutang lekas disisihkan buat bayar.. Sebelum ajal menjemput..

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : “مَطْل الغنيِّ ظلم…” متفق عليه.

Dari abi hurairoh rodhiallhu ‘anhu berkata: Rosulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda:
Menunda bayar hutang dalam kondisi mampu adalah suatu kezhaliman…” [Al-Bukhari III/55, 85 Muslim III/1197 nomor 1564,]

Jangan ditunda tunda..
Kelak kalo kebawa sampai akhirat bisa menyesal..

Penuhi hak orang lain atas kita.

Walaupun mungkin kita punya hak yg masih dipegang orang lain.. Itung itung tabungan akhirat.. Hal tsb tidaklah sia-sia.. Akan tertulis di akhirat…

Semoga jika memiliki hutang dg mendahulukannya disaat kita sudah ada harta maka anda akan hidup nyaman tanpa hutang..

بَارَكَ اللَّهُ فِيْك
Semoga Allah memberkahi kegiatan antum hari ini..

Tj Melepas Cadar

32. Tj – 359
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum. Ustadz, istri sy ini baru pake cadar tp mertua blm bisa menerima. Beliau memnta agar istri sy membuka cadar’y saat plg ke kampng hlmn. Kami sdh berusaha menjelaskn tp beliau tdk bs menerima bhkn mengancam akan memutuskn tali silaturahim.. Bgm ustadz? Apa yg hrs kami lakukan. Syukran.

Jawaban:
Ust Fath El Bari LC

وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Untuk Istri yg baru bercadar.
Cadar hukumnya fadhilah menurut sebagian para ulama’, dan ada yang mewajibkan.

Maka cadar adalah masalah yang telah dan masih diperselisihkan.
Kami lebih condong hukumnya adalah fadhilah dan tidak wajib.

– Seandainya menjalankan fadhilah ini akan menimbulkan mudhorot yang lebih besar maka meninggalkannya untuk maslahat yang lebih besar di dukung oleh dalil.

Jadi, sambil berjalan dengan waktu dan proses berdakwah kepada mereka, maka tidak mengapa melepas cadar karena mudhorot yang besar tersebut. Seperti orangtua memutus tali
silaturrahmi dan memusuhi kita karena ketidaktahuan mereka.

– Teruslah bermuamalah bersama mereka dengan baik, amalkan sunnah-sunnah Nabi yang kita ketahui di atas ilmu. Tunjukkan akhlak yang mulia, dengan kelembutan dan hikmah.

– Hindari sebaiknya debat atau adu mulut dengan mereka yang tidak mengerti, karena akan melahirkan masalah yang lain. Cukup amalkan sunnah-sunnah Rasululloh, tampakkan akhlak dan peringai jiwa-jiwa yang telah tersentuh cahaya sunnah lillahi ta’ala.

Dan terakhir, jangan lupa BERDOA kepada Alloh.

Karena semuanya berhujung pada taufiqnya, sebagaiman yang dijelaskan oleh Syekhul Islam Ibnu Taimiyah dalam “Istiqomah”nya.
Semoga Allah memberikan hidayah dan mempermudah urusan kita semua.