All posts by BBG Al Ilmu

Ada Apa Saudi Dengan Islam ?

Ustadz Muhammad Arifin Badri,  حفظه الله تعالى

Sobat! Disaat terjadi kejadian yang merugikan Islam, betapa sering kita mendengar atau membaca atau bahkan mungkin kita salah satu dari mereka yang berkata: Kemana Saudi? Apa Peran Saudi? Mengapa Saudi Demikian? Mengapa Saudi Tidak Menyerang Israel? Dan masih banyak lagi ungkapan senada.

Sobat! Ijinkan saya bertaya: memangnya Islam itu agamanya siapa? Apakah Islam milik Saudi? Lalu anda sendiri apa agama yang anda yakini? Dan menurut anda apakah Islam adalah Saudi dan sebaliknya apakah Saudi adalah Islam?

Bila Islam adalah Saudi maka sial besar bagi selain warga negara Saudi Arabia, karena tidak akan pernah bisa menjadi ummat Islam.

Namun bila sebaliknya Saudi adalah Islam, maka kerugian besar pula bagi ummat seluruh ummat Islam di berbagai belahan bumi lainnya, karena ternyata pemahan dan praktek keislamannya berbeda dengan yang dipahami dan diamalkan oleh masyarakat Saudi Arabia.

Sobat! Saya yakin anda memahami bahwa Saudi Arabia hanyalah bagian dari Ummat Islam, yang kebetulan mendapat karunia dari Allah berupa menaungi dua kota suci Islam; Makkah dan Madinah.

Saya juga yakin bahwa anda telah memahami bahwa Islam anti dengan yang namanya fanatik golongan dan negara. Islam mengajarkan agar ummatnya bersatu karena iman bukan karena kesukuan atau kenegaraan. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah bersaudara. (Al Hujurat 10)

Karena hanya iman yang menyatukan ummat Islam maka wajar bila orang yang paling mulia adalah orang yang paling sempurna imannya. Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Sesungguhnya orang yang paling mulia dari kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa, sejatinya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti. (AL Hujurat 13)

Bila demikian, mengapa ada ucapan: kemana Saudi? Apa yang dilakukan oleh Saudi?

Walaupun pada kenyataannya Saudi dalam urusan sholat; zakat; puasa dan haji telah membuktikan kesungguhannya melebihi kebanyakan orang yang membencinya.

Bukankah akan lebih bijak bila kita berkata: kemanakah saya? Apakah yang telah saya lakukan untuk Islam? Atau bahkan : sudahkah saya mengenal Islam dengan sebenarnya? Ataukah selama ini saya hanya kenal kulit dan namanya semata. Adapun isi dan intinya masih jauh dari jangkauan kita.

Anda pasti menyadari bahwa sebagaimana diri anda dan juga diri saya selama ini berlumuran dan belepotan dengan kekurangan dan kesalahan, belum banyak yang kita lakukan untuk Islam. Maka demikian juga halnya dengan Saudi Arabia, mereka juga manusia biasa tak ubahnya kita semua. Namun coba bandingkan, apa yang telah anda lakukan dengan yang dilakukan oleh Saudi Arabia?

Bila anda berkata: mengapa Saudi tidak memerangi Israel? Maka coba lontarkan pertanyaan serupa kepada diri anda sendiri: mengapa anda atau bahkan negara anda juga tidak memerangi Israel?

Bila anda berkata: Saya tidak atau belum mampu maka tidakkah anda menyadari bahwa hal serupa juga terjadi dengan Saudi Arabia?

Sobat! Bila kita menyadari Islam adalah agama kita bersama, mengapa selama ini dalam diri kita hanya ada semangat untuk menjadi penonton dan bukan sebagai pelaku perjuangan dan penegak Islam?

Adakah yang salah dengan diri kita?

Muslimin Disibukkan Dengan Dagelan, Agar Pengikut Iblis Lancar Melenggang…

Ustadz Muhammad Arifin Badri,  حفظه الله تعالى

Akhir akhir ini ummat islam disibukkan dengan berbagai kegaduhan, obok-obok parpol , ngaji kayak nyanyian setan, statemen aktor sewaan tetang Allah, dll .

Semua itu bila direnungkan dengan baik sejatinya hanyalah upaya memuluskan agar para pengikut setan bebas melenggang. Para pengikut setan dari kalangan komunis, generasi penerus penyembah api dari bangsa persia, & penyembah kayu bersilang dalam kondisi gaduh semacam ini bebas melenggang.

Saudaraku! Ingatlah pepatah nenek moyang: air beriak tanda tak dalam, sedang air diam menghanyutkan.

Setiap kali ummat islam gaduh, dengan sederhana para budak bayaran berkata: minta maaf, mengaku tidak paham dan akhirnya selesailah masalah. Namun yang jelas energi dan perhatian ummat islam telah terkuras untuk urusan urusan semacam ini & kita semua lalai dari penyembah setan yang terus melenggang.

Mereka benar benar telah berkonspirasi dengan musuh musuh islam dan tentunya Allah pasti mengetahui ini semua dan sudah menyiapkan balasannya.

Allah berfirman:

وَمَكَرُوا مَكْرًا وَمَكَرْنَا مَكْرًا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

“Dan sungguh mereka telah menyusun makar, dan Allah-pun pasti membalas makar mereka sedangkan mereka tidak menyadari hal ini.” ( An Namel 50)

Karena itu, marilah kiaa terus berjuang dengan tenang tidak usah hanyut dalam kegaduhan hasil rekayasa manusia manusia bayaran dan pesuruh budak budak setan. Fokus ajarkan islam yang sebenarnya kepada masyarakat dan terus dekatkan diri kita kepada Allah, niscaya kemenangan ada bersama orang orang yang beriman dan membela agama Allah bukan pada manusia manusia bayaran pemuja setan.

Pekikkan takbir : Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar.

1345. Hukum Dipijat Wanita

1345. BBG Al Ilmu

Tanya :
Ustadz, apa hukum dipijat wanita yang bukan mahram ?

Jawab :
Pertanyaan ini pernah ditanyakan ke Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rohimahullah.

Berikut jawabannya :
“…Ia tidak boleh memijat wanita itu dan wanita itu tidak boleh pula memijatnya. Sebab pasti menimbulkan sesuatu yang negatif, lebih-lebih jika tukang pijat itu seorang gadis remaja sementara ia seorang pemuda. Wahai saudaraku, syariat telah menutup seluruh jalan menuju perbuatan dosa dan seluruh perkara yang dapat menimbulkan pengaruh negatif dari hubungan dua insan berlainan jenis. Praktek memijat tentunya akan menyingkap sebagian anggota badan dan persentuhan langsung. Hal itu merupakan perkara yang sangat sensitif mendatangkan perbuatan dosa dan membangkitkan gejolak syahwat. Jika memang sangat butuh dipijat, hendaknya Anda mencari tukang pijat pria. Atau hendaknya beberapa anggota keluarga Anda belajar ilmu pijat agar bisa memijat Anda. Semoga Allah memberi taufik kepada kita kepada perkara yang diridhai dan dicintai-Nya….”

Ref : 
http://islamqa.info/id/6358

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

15 NASEHAT UNTUK IBU… Demi Masa Depan Putrinya…

Ustadz Syafiq Basalamah, حفظه الله تعالى

(dari kitab kaifa takun ahsan murobbi fil ‘alam,  h 44-45)

1. Hormatilah suamimu ketika dia di rumah atau di luar rumah dan bersegeralah memenuhi kebutuhannya, khususnya di depan putri-putrinya.

2. Jangan bertikai dengan suami di depan anak-anak, never..!! perselisihan yang terjadi tidak boleh melewati pintu kamar tidur.

3. Sengajalah meminta izin suami di depan putri-putrinya, bila ingin masuk atau keluar atau apa saja.

4. Jangan pernah menampakkan pembangkangan atas perkataan suami di depan putri-putri.

5. Bagi istri-istri penguasa terhadap suaminya, yang ikut campur dalam segala urusan suaminya bahkan mengintrogasi suami (Kenapa jendelanya dibuka? Bagaimana kamu keluar sendirian kemarin? Kenapa beli roti ini? dll), seakan dialah komandan di rumah, menyuruh, memerintah dan melarang di rumah. Yakinlah bahwa putri-putrinya kelak akan menjadi fotocopy dirinya, secara otomatis dia akan menguasai suaminya seperti yang dia lihat pada ibundanya dan bila ternyata dia mendapatkan suami yang memiliki kepribadian yang berbeda dengan ayahnya, maka tiada solusi kecuali CERAI.

6. Seorang istri tidak boleh memberikan izin bagi lelaki untuk memasuki rumahnya dikala suaminya tidak di rumah, walaupun dia itu adalah teman dekat keluarga ataupun tetangga.

7. Seorang ibu yang mulia akan bersolek dan berdandan hanya untuk suaminya dengan sengaja dia menunjukkan hal itu di depan putri-putrinya seraya menjelaskan bahwa itu adalah hak suami dan dia juga tidak bersolek ketika keluar rumah atau di depan orang yang bukan suami, untuk memberi contoh nyata pada putri-putrinya

8. Istri yang sholehah tidaklah pelit dan tidak pula boros untuk urusan rumah, dia berada di tengah.

9. Sangat indah sekali, bila anak-anak meminta sesuatu pada ibunya dan sang ibu berkata pada mereka: “Kita akan menanyakannya pada ayah dan kita tidak akan melakukan sesuatu kecuali bila direstui olehnya”. dengan sering kalinya melakukan hal ini maka akan tertancap di dalam diri putri-putri penyerahan tongkat kepemimpinan pada lelaki dan tidak boleh seorang wanita menelanjangi suaminya dari pakaian kepemimpinan dengan dalih gender dan kebebasan.

10. Istri yang sholehah akan menyambut kedatangan suaminya dengan wajah yang ceria dan tak langsung mengadukan tingkah anak-anak yang menyebalkan\ tetangga atau apa saja. Namun ia kan mencari waktu yang tepat.

11. Tidaklah elok seorang istri mengadukan kehamilannya, urusan menyusui atau pekerjaan rumah di depan putri-putrinya karena hal itu kan terekam di memorinya.

12. Tatkala ada tetangga\temen wanitanya meminta untuk turut berkunjung ke rumah fulanah, hendaklah sang ibu berkata pada mereka dan diperdengarkan pada putri-putrinya, “Aku kan memberitahu suamiku, bila dia setuju maka aku ikut”, dan tatkala suaminya datang, ia memberitahu suaminya tanpa nada paksaan, ”Apakah ia diperbolehkan untuk berkunjung ke rumah fulanah”, bila suaminya diam saja, maka ia tidak memaksa dan langsung memberi tahu temannya bahwa ia tidak bisa ikut, di depan putri-putrinya.

13. Bila sang ayah memerintahkan kepada anggota keluarga suatu perintah maka hendaklah sang ibu bersegera melaksanakannya dan menyuruh anak-anak bersegera dan mengajarkan pada mereka pentingnya patuhi perintah suami/ayah, tatkala anak-anak merasakan hal itu maka ia kan tumbuh besar menghormati nahkoda yang kelak mengemudikan bahteranya agar tidak pecah dan karam di samudra.

14. Tatkala istri meminta pada suaminya berbagai macam permintaan yang memberatkan suaminya karena ketidak mampuannya, maka kelak putrinya kan menirunya tatkala mereka menjadi istri.

15. Seorang istri yang duduk ngobrol bersama tetangga\temannya menceritakan rahasia-rahasia rumahnya, maka kelak putrinya dengan mudah menyingkap rahasia suaminya, tatkala ia jadi istri.

Tiga Hal Penyebab Murka Allah…

Ustadz Muhammad Wasitho, MA حفظه الله تعالى

قال سفيان الثوري رحمه الله:
احذر سخط الله في ثلاث:
» احذر أن تقصر فيما أمرك،
» احذر أن يراك وأنت لا ترضى بما قسم لك،
» احذر أن تطلب شيئاً من الدنيا فلا تجده ان تسخط على ربك.

» Sufyan Ats-Tsauri (seorang ulama tabi’in) rahimahullah berkata: “Waspadalah engkau terhadap (datangnya) kemurkaan Allah dalam tiga perkara (yaitu):

1. Waspadalah engkau dari melalaikan perintah-perintah-Nya kepadamu.

2. Waspadalah engkau dari merasa tidak ridho (dan tidak puas) dengan rezeki yang Dia berikan kepadamu, sedangkan Dia selalu melihatmu.

3. Waspadalah engkau dari (sikap ambisi) mengejar harta benda dunia, lalu tatkala engkau tidak mendapatkannya, engkau merasa benci dan marah terhadap Robbmu (Allah Ta’ala).”

(Sumber: Siyar A’laam An-Nubala’, karya imam Adz-Dzahabi VII/244).

1343. Derajat Hadits Tentang ‘KELUARNYA NYAWA’

1343. BBG Al Ilmu – 125

Tanya :
Ustadz, apakah hadis berikut ini Sahih?

Tentang Keluarnya Nyawa ~

Dari Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu ia berkata,

“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Perhatikanlah tiga hal pada mayat saat kematiannya:

Jika keningnya berpeluh, kedua matanya mengeluarkan air mata, dan aroma wanginya menyebar, maka itu adalah rahmat Allah yang turun kepadanya.

Jika ia mendengkur seperti dengkuran anak unta yang tercekik, warna kulitnya padam, dan kedua sudut bibirnya berbusa, maka itu adalah adzab dari Allah yang ditimpakan kepadanya’.”

(HR. Abu Abdillah At-Tirmidzi Al-Hakim dalam Nawadir Al-Ushul)

Jawab :
Ust. Badru Salam, Lc حفظه الله تعالى

Itu hadits DUSTA !

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1342. Sholat Wajib Di Jam Kerja = Korupsi Waktu ?

1342. BBG Al Ilmu – 127

Tanya :
Assalamu’alaikum ustadz..mau tanya, sholat tepat waktu itu kan lebih utama daripada kesibukan pekerjaan. Sebagai buruh pabrik, waktu sholat saat istirahat saja. Terkadang saya bimbang mana yang harus didahulukan. Kalau sholat tepat waktu apakah sama dengan korupsi waktu dari perusahaan ? kalau sholat jam istirahat bagaimana ustadz..? mohon penjelasannya.

Jawab :
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Wa ‘alaikumussalam warohmatullah wa barokatuh.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tatkala di tanyakan tentang amalan yang paling utama maka menjawab (yang artinya), “Sholat tepat waktunya.”

Jika ia dapat meminta waktu untuk mengerjakan sholat kepada pihak yang terkait dari perusahaan tersebut, ini adalah kebaikan. Jika tidak memungkinkan, dan terpaksa mencuri waktu untuk sholat, maka ini tidak termasuk korupsi waktu. Sekiranya mendapatkan hukuman jika menjalankan ibadah, maka sebaik nya ia mengundurkan diri dari pekerjaannya.

Jika antar waktu istirahat tidak terpaut jauh hingga keluar waktunya, maka boleh mengerjakan nya. Akan tetapi tidak di jadikan rutinitas terlambat.
والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊