All posts by BBG Al Ilmu

Suka Diingatkan

Ust. Badru Salam, Lc حفظه الله تعالى

Ibnu qudamah rahimahullah berkata..
Kaum salaf terdahulu..
Merasa senang bila ada yang mengingatkan kesalahan mereka..

Sedangkan kita di zaman ini..
Yang paling kita benci adalah orang yang mengingatkan kesalahan kita..

Ini adalah tanda lemahnya iman..
(Mukhtashar Minhajul Qashidin hal. 147)..

Itulah fenomena zaman..

Kritikan yang membangun dianggap mencari cari kesalahan..
Bahkan dianggap pemecah belah..
Seakan orang bebas melakukan apa yang ia pandang baik..
Padahal kebaikan adalah yang dipandang oleh syariat..

Seorang yang ikhlas..
Lebih mementingkan kebenaran dari harga diri..

Karena kebenaran adalah barang cariannya..
Seorang yang berjiwa taslim..
Segera rujuk dari kesalahannya..
Ia menerima kritikan dengan jiwa yang lapang..
Dadanya tidak merasa panas menerimanya..
Bahkan medo’akan orang yang mengingatkan kesalahannya..

Semoga Allah merahmati orang yang mengingatkan kesalahanku..

Namun itu berat..
Kecuali untuk yang berjiwa besar..

– – – – – •(*)•- – – – –

Mengapa Anda Melalaikannya ?

Ust. Abu Zubair, حفظه الله تعالى

Mengapa Anda tidak sholat berjamaah dan memilih sibuk bekerja ? saya ingin bahagia dengan bisa memenuhi kebutuhan biaya sekolah anak-anak saya. Saya butuh harta.

Seandainya Anda mendapat harta dan Anak Anda dapat belajar di sekolah, APAKAH ADA JAMINAN anak Anda akan menjadi anak yang cerdas ?  TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Seandainya anak Anda cerdas, APAKAH ADA JAMINAN anak Anda akan lulus dengan baik ? Tidak juga. Saya hanya berusaha.

Seandainya anak Anda lulus dengan baik, APAKAH ADA JAMINAN anak Anda bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi ? TIDAK JUGA, Saya hanya berusaha.

Seandainya bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, APAKAH ADA JAMINAN dia bisa  lulus sampai Sarjana ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Seandainya bisa jadi sarjana, APAKAH ADA JAMINAN dia pasti bisa mendapat tempat kerja yang bagus ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Seandainya dapat tempat kerja yang bagus, APAKAH ADA JAMINAN dia pasti akan mendapat gaji yang bagus ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Sendainya dia mendapat gaji yang bagus, kaya dan sukses, APAKAH ADA JAMINAN dia akan berbakti kepada Anda sebagai orang tua dan membahagiakan anda ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

LIHATLAH DIRI ANDA, demi sesuatu yang BELUM JELAS saja, Anda rela MATI-MATIAN untuk memperjuangkannya. Bekerja siang malam peras keringat banting tulang untuk mencari dunia. Waktu Anda, tenaga, pikiran, harga diri, asa dan cita-cita Anda  semua tertuju untuk mewujudkannya. Namun untuk menghadapi KEMATIAN dan KEHIDUPAN AKHERAT yang DIJAMIN PASTI TERJADI,  Anda hanya berusaha ala kadarnya.  LIHATLAH DIRI ANDA, Mengapa Anda Melalaikannya ?

Simak nasehat Ust Abu Zubair.
Klik
http://salamdakwah.com/videos-detail/menanti-ajal.html

– – – – – •(*)•- – – – –

1020. Apa Hukum Orang Yang Berperan Sebagai Orang Kafir Dalam Sebuah Acara ?

1020. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apa hukum orang/aktor yang berakting sebagai orang kafir yang mengolok-olok agama ?

Jawab:
Orang yang berakting sambil melontarkan ungkapan busuk tentang agama & orang-orang shalih, atau berperan sebagai orang fasik yang sedang mengumbar nafsunya tanpa kendali, sehingga harus bersama dengan wanita lain di satu kamar, berpakaian ala wanita, pemabok …& peran-peran lainnya. Atau berperan sebagai orang kafir & melontarkan ungkapan-ungkapan yang jelas-jelas kufur. Dia pun benar-benar berusaha menjiwai aktingnya. Sebagaimana yang dilakukan para pekerja film yang memerankan orang jahiliyah, atau setan. Akhirnya, keluarlah celaan terhadap Allah, RasulNya & penghinaan terhadap Islam. Ini semua terjadi di hadapan banyak orang, baik sutradara, pemain lain & kru film, juga penonton nantinya. Mereka berdalih semua ini karena tuntutan profesionalisme. Maka, tidak diragukan lagi, perbuatan ini termasuk kekufuran yang terang-terangan, sehingga bisa mengeluarkan seseorang dari Islam. Allah berfirman dalam QS at Taubah (64-66):

“Orang-orang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi di dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan Rasul-Nya)”. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti.

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda-gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?”

“Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami mema’afkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengadzab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa”.

Ref:
http://almanhaj.or.id/content/2879/slash/0/menyoal-pelanggaran-agama-dalam-sinetron-bermuatan-religi/

– – – – – •(*)•- – – – –

1019. Apa Hukum Orang Yang Berperan Sebagai Orang Cacat Dalam Sebuah Acara ?

1019. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apa hukumnya orang yang memainkan peran dalam sebuah sinetron/semacamnya sebagai orang cacat, padahal dia sebenarnya normal ? Apakah ini termasuk perbuatan merubah ciptaan Allah ?

Jawab:
Benar, perbuatan merubah ciptaan Allah dalam sinetron atau semacamnya, dapat dilihat ketika para aktornya memerankan sebagai orang pincang, buta, tua renta. Atau dengan menyambung rambutnya dengan rambut lain, meletakkan rambut di dagunya untuk jenggot yang belum tumbuh, menyemir rambut hitamnya, dan seterusnya. Ini semua termasuk dalam kategori merubah ciptaan Allah Ta’ala.

Allah melarang perbuatan seperti ini. Dalam al Qur`an surat an Nisaa` ayat 119 Allah menunjukkan perkataan setan:
“…dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya”. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.

Syaikh Muhammad Rasyid Ridha menyatakan, yang dimaksud merubah ciptaan Allah dan bertindak buruk denganya adalah bersifat umum, mencakup merubah secara fisik dan mencakup seluruh perbuatan yang membuat bentuk menjadi jelek (tasywih), dan meniru-niru secara maknawi. (Lihat al Manar, 5/428).

والله أعلم بالصواب
Referensi:
http://almanhaj.or.id/content/2879/slash/0/menyoal-pelanggaran-agama-dalam-sinetron-bermuatan-religi/

– – – – – •(*)•- – – – –

1018. Apa Hukum Profesi Sutradara Dan Akting ?

1018. BBG Al Ilmu

Tanya:
Bagaimana hukumnya profesi akting ?

Jawab:
Ust. Badru Salam, Lc حفظه الله تعالى
Akting adalah melakukan sesuatu yang dibuat-buat dan ini termasuk tindakan berdusta namun dusta dengan perbuatan, makanya perbuatan seperti ini lebih baik kita jauhi.

Sebahagian ulama seperti Syaikh Al Utsaimin rahimahullah membolehkan kita berakting yang sifatnya mengajarkan sunnah seperti mempraktikan cara makan, wudhu, tidur, dll yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, agar orang bisa melihat langsung begitulah tata cara yang sesuai sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Adapun membuat cerita-cerita yang sifatnya fiktif yang tidak ada kenyataannya maka ini adalah perbuatan yang tidak benar karena itu termasuk dusta.

Pekerjaan bercerita sendiri dilarang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana sabda beliau yang artinya dilarang bercerita/berkisah kecuali tiga orang yaitu, Sulthon/penguasa, wakilnya, dan orang yang sombong, dan yang ini celaan, makanya para sahabat dahulu melarang orang berprofesi sebagai tukang cerita, maka dari itu perkara seperti ini kita tinggalkan saja.

Insya-Allah masih banyak usaha-usaha halal, asalkan ada kemauan dan bertakwa kepada Allah, maka Allah akan berikan jalan keluar yang terbaik. Mungkin bisa buat acara atau film dokumenter yang sifatnya memberikan pengetahuan bagi kaum muslimin.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

1017. Apa Hukum Gambar Imajinasi Seperti Doraemon ?

1017. BBG Al Ilmu – 459

Tanya:
Terkait menggambar, bagaimana dengan gambar-gambar yang hanya hasil imajinasi seperti doraemon, spongebob, dll yang tidak menyerupai makluk hdup, yang tidak dharamkan?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Jika yang di gambar makhluk tidak bernyawa di bolehkan, akan tetapi hendaknya tidak di beri mata, hidung, telinga agar tidak meyerupai makhluk hidup.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

1016. Bagaimana Menyikapi Perbedaan Antara Ormas Islam ?

1016. BBG Al Ilmu – 461

Tanya:
Dalam agama islam sekarang ada beberapa macam seperti muhammadiyah, persis, dsb
Bagaimana menanggapi hal tersebut, soalnya saya bingung suka ada hal-hal yang berbeda yang membuat sesama islam berhati-hati. Padahalkan tujuannya sama mencari rido Alloh. Apakah hal tersebut termasuk perpecahan pada umat ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Agama islam dari dulu hingga kiamat hanya ada satu, yang diajarkan Nabi صلى الله عليه وسلم dan diamalkan para sahabat dan di wariskan kepada ta’biin dan seterusnya. Itu ajaran islam yang murni tidak ditambahi dan dikurangi.

Adapun muhammadiyah, persis dll ini adalah organisasi/wadah/yayasan sosial yang jika itu mempengaruhi cara beragama seseorang maka bisa menjerumuskan dalam perpecahan yang di larang agama. Seharusnya organisasi seperti itu tidak membawa pada cara beragam/pemahaman beragama, yang mempengaruhi loyalitas kepada yang lainnya. Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,

“Paling kuatnya tali iman adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.”

Semoga Allah menyatukan hati kaum muslimin.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

1015. Bagaimana Menyikapi Tradisi Bersalaman Setelah Shalat Fardhu ?

1015. BBG Al Ilmu – 307

Tanya:
Apakah kewajiban menjawab salam itu juga pada setiap habis sholat fardhu dimana masih banyak saudara kita yang mengulurkan tangan untuk bersalaman, ada yang hanya sekedar mengulurkan tangan saja dan ada juga yang sembari mengucapkan salam. Nah, dalam situasi ini apakah juga wajib bagi kita untuk bersalaman dan menjawab salam saudara kita tersebut ? Walau rutin dilakukan sehabis sholat ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Hal itu merupakan amalan yang tidak tepat/budaya salah, yang bisa masuk dalam perangkap bid’ah, yang perlu di jelaskan secara pelahan dengan hikmah serta bertahap hingga masyarakat meninggalkan dengan kesadaran sendiri.

Untuk sementara anda hanya bisa membatasi/mengurangi volume salaman, dan sekali-sekali menolak nya dengan lembut hingga tidak timbul fitnah.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

1014. Wajibkah Menjawab Salam Ketika Kita Sedang Dzikir ?

1014. BBG Al Ilmu – 307

Tanya:
Jika kita masih sedang berzikir pagi, lalu ada yang mengucapkan salam (karena mau memulai ceramah), maka apakah sebaiknya kita menghentikan zikir untuk menjawab salam tersebut dan kemudian melanjutkan zikirnya lagi ?

Jawab:
Ust. M Wasitho, حفظه الله تعالى

Jika ucapan salaam tersebut ditujukan secara khusus kepada antum yang sedang berdzikir (setelah sholat fardhu), maka antum WAJIB menjawab salaam tersebut. Lalu, silakan menyelesaikan dzikir antum. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
(Wa idzaa huyyiitum bi tahiyyatin fa hayyuu bi ahsana minhaa au rudduuhaa)

Artinya: “Jika kalian diberi ucapan salaam, maka jawablah salaam tersebut dengan yang lebih baik darinya, atau ucapan salaam yang semisal.”

Adapun jika ucapan salaam dari seseorang (yang akan ceramah) ditujukan secara umum kepada jama’ah masjid yang hadir, maka antum BOLEH menjawabnya, lalu melanjutkan dzikir antum, dan BOLEH juga tidak menjawabnya. Hal ini dikarenakan menjawab salaam dalam keadaan seperti itu hukumnya fardhu kifayah, apabila sudah dijawab oleh sebagian hadirin, maka kewajiban menjawab salaam itu telah gugur dari sebagian yang lain.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –