All posts by BBG Al Ilmu

MUTIARA SALAF : Berlomba Dalam Kebaikan

Imam Ibnu Rojab al-Hambali rohimahullah menjelaskan,

“Seorang mukmin hendaknya merasa sedih saat kebaikan agama terlewat darinya. Karena itu, dia dianjurkan untuk melihat kepada orang yang lebih baik keagamaannya dan menyainginya dalam kebaikan semaksimal kemampuannya.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

‘Dan pada yang demikianlah (kebaikan) hendaknya manusia saling berlomba..’ (QS al-Muthoffifin: 26).”

Dan janganlah seorang mukmin merasa benci ketika ada orang lain yang menyainginya. Justru seharusnya senang ketika semua orang berlomba dalam kebaikan, bahkan menyemangati mereka..”

(Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, syarah hadits ke-13)

MUTIARA SALAF : Lima Syarat

Seseorang mendatangi Ibrahim bin Adham rohimahullah dan berkata⁣,
ㅤ⁣
“Wahai Abu Ishaq (kun-yah Ibrahim), sungguh aku seorang yang selalu menuruti hawa nafsu, maka nasihatilah diriku dengan sesuatu yang dapat mencegah dan menyelamatkan hatiku..!”

Ibrahim berkata,⁣
ㅤ⁣
“Jika engkau dapat melaksanakan lima syarat ini maka kemaksiatan tidak membahayakanmu dan kenikmatan tidak mencelakakanmu..”⁣
ㅤ⁣
“Sebutkan lima syarat itu..” ucap lelaki tersebut.

Ibrahim berkata,⁣
ㅤ⁣
PERTAMA:⁣
ㅤ⁣
“Jika hendak bermaksiat kepada Allah maka jangan makan dari rezeki-Nya..!”⁣
ㅤ⁣
“Lalu darimana aku akan makan, sedang semua yang ada di bumi ini termasuk rezeki-Nya..?!” ucapnya dengan heran⁣.
ㅤ⁣
Ibrahim berkata, “Jika demikian, apakah pantas engkau memakan rezeki-Nya, namun bermaksiat pada-Nya..?!”⁣
ㅤ⁣
KEDUA:⁣
ㅤ⁣
“Bila engkau hendak bermaksiat maka jangan menempati daerah milik-Nya..!”⁣
ㅤ⁣
“Sungguh ini lebih berat dari yang pertama. Seluruh negeri dari timur hingga barat adalah milik-Nya. Dimanakah aku akan bernaung..?!”⁣, jawabnya.
ㅤ⁣
KETIGA:⁣
ㅤ⁣
“Jika engkau ingin bermaksiat carilah tempat yang tidak terlihat oleh-Nya, kemudian lakukanlah maksiatmu di sana..!”⁣
ㅤ⁣
“Tidak mungkin..!! Allah melihat segala sesuatu yang tersembunyi..”, jawabnya.⁣
ㅤ⁣
KEEMPAT:⁣
ㅤ⁣
“Nanti, saat Malaikat Maut datang untuk mencabut nyawamu, katakan padanya, “Tundalah kematianku, agar aku dapat melaksanakan taubat nasuha dan mengerjakan amal kebajikan..”.
ㅤ⁣
“Malaikat tidak akan memenuhi permintaanku..”, ucapnya.⁣
ㅤ⁣
Ibrahim menjelaskan: “Jika engkau tak kuasa menolak kematian dan ia tidak bisa ditunda, bagaimana engkau akan menyelamatkan diri..?!”⁣
ㅤ⁣
KELIMA:⁣
ㅤ⁣
“Saat Malaikat menggiringmu ke Neraka, janganlah engkau mau mengikutinya..!”⁣
ㅤ⁣
“Mereka tak akan mendengarkanku..”, jawabnya.ㅤ⁣

Ibrahim berkata,⁣ “Lalu bagaimana engkau mengharap keselamatan..?!”⁣
ㅤ⁣
Lelaki itu pun berkata,
ㅤ⁣
“Wahai Ibrahim, cukup.. cukup.. sekarang aku memohon ampunan dan bertaubat kepada-Nya..”⁣
ㅤ⁣
(at-Tawwabin – Ibnu Qudamah al-Maqdisi)⁣

Makna Sabar

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“الصبر:
حبس اللسان عن الشكوى إلى غير الله،
والقلب عن التسخط،
والجوارح عن اللطم وشق الثياب ونحوها”.

عدة الصابرين ص: ٢٣١.

“Sabar adalah :
– menahan lisan dari mengadu kepada selain Allah.
– menahan hati dari merasa kesal, dan
– menahan anggota badan menampar pipi, menyobek baju dsb..”

(‘Uddatush Shoobiriin – 231)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ref : https://twitter.com/UB_CintaSunnah/status/1711260149246239186?t=qq4038hUKNnFWNR946btAQ&s=19

Ibadah Yang Paling Utama

Ibnus Sammak menulis surat kepada saudaranya,

‏أَفْضَلُ العبادة الإمساك عن المعصية ، والوقوف عند الشهوة ، وَأَقْبَحُ الرغبة أَنْ تطلب الدُّنْيَا بعمل الآخرة

‏الآداب الشرعية (1/153)

“Ibadah yang paling utama adalah menahan diri dari maksiat dan berhenti saat syahwat.. dan seburuk-buruk keinginan adalah mencari dunia dengan melalui amalan akherat..”

(Al Adab Asy Syar’iyah 1/153)

Karena maksiat itu disukai oleh syahwat..
Meninggalkannya amat berat terlebih saat syahwat bergejolak..
Semakin membituhkan perjuangan maka semakin besar pahalanya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Tiga Perkara

Yahya bin Muadz rohimahullah berkata,

ليكن حظ المؤمن منك ثلاثة :
‏إن لم تنفعــه فلا تضـره
‏وإن لم تفرحـه فلا تغمه
‏وإن لم تمدحه فلا تذمه.

“Hendaklah sikapmu kepada mukmin lain tiga perkara:

● Jika kamu tidak bisa memberinya manfaat, maka jangan memberinya mudhorot.

● Jika kamu tidak bisa membuatnya gembira, maka jangan membuatnya bersedih.

● Jika kamu tidak bisa memujinya, maka jangan mencelanya..”

(Jami’ul Ulum wal Hikam 2/283)

Memasukkan kegembiraan ke dalam hati mukmin..
Adalah termasuk amal yang dicintai Ar Rohman..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Paling Buruk Di Sisi Allah

Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا قَدَرُوا اللّٰهَ حَقَّ قَدْرِهٖۖ وَالْاَرْضُ جَمِيْعًا قَبْضَتُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَالسَّمٰوٰتُ مَطْوِيّٰتٌۢ بِيَمِيْنِهٖۗ سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ (٦٧)

“Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari Kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Mahasuci Dia dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan..”

(Q.S. Az-Zumar ayat 67)

Langit dan bumi adalah milik Allah..
Mereka semua makhluk yang membutuhkan karunia-Nya..

Maka orang yang mempersekutukan Allah dengan makhluk-Nya..
Adalah orang paling buruk di sisi Allah..
Walaupun ia baik kepada sesama manusia..

Oleh karena itu Allah tidak akan pernah mengampuni orang yang mati di atas kesyirikan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Nasehat Para Salaf

قال إمام أهل مكة في زمانه سفيان بن عيينة _ رحمه الله تعالى _ :

كان العلماء فيما مضى يكتب بعضهم إلى بعض هؤلاء الكلمات :
من أصلح سريرته أصلح الله علانيته ،
ومن أصلح ما بينه وبين الله أصلح الله ما بينه وبين الناس،
ومن عمل لآخرته كفاه الله أمر دنياه .

(رواه ابن أبي الدنيا في كتاب الإخلاص وأورده شيخ الإسلام ابن تيمية في أوائل كتاب الإيمان الكبير ج7 من مجموع الفتاوى )

Imam Sufyan bin ‘Uyainah -rohimahullahu ta’ala- meriwayatkan bahwa para salaf dahulu sering saling berkirim surat yang berisi nasehat berikut :

● barangsiapa memperbaiki apa yang tersembunyi dari dirinya, niscaya Allah akan memperbaiki apa yang terlihat dari dirinya.

● barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah akan perbaiki hubungannya dengan manusia

● barangsiapa beramal untuk akhiratnya, niscaya Allah cukupi perkara dunianya.

(Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya dalam Kitab Al IKhlas dan dinukil oleh Ibnu Taimiyyah dalam awal kitab Al Iman Al Kabir)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Dr. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Penyebab Rusaknya Hati

Imam al-Hasan al-Bashri rohimahullah berkata,

فساد القلوب متولد من ستة أشياء، أولها:
يذنبون برجاء التوبة، ويتعلمون العلم ولا يعملون به، وإذا عملوا لا يخلصون، ويأكلون رزق الله ولا يشكرون، ولا يرضون بقسمة الله، ويدفنون موتاهم ولا يعتبرون.

“Rusaknya hati lahir dari enam perkara:

1. melakukan dosa dengan harapan ada kesempatan taubat untuknya,

2. mempelajari ilmu agama, tetapi tidak diamalkan,

3. dan kalaupun mereka mengamalkannya, tidak didasari dengan keikhlasan,

4. mereka menikmati rezeki dari Allah, tetapi tidak bersyukur dengannya,

5. mereka tidak ridho dengan pembagian rezeki yang Allah berikan,

6. mereka menguburkan orang yang telah wafat, tetapi mereka tidak mengambil pelajaran darinya..”

[Iqozhu Ulil Himam – 1/96]

SELESAI : Bukber Puasa Senin-Kamis – September 2023

SABTU SIANG  –  30 SEPTEMBER 2023 / 14 ROBII’UL AWWAL 1445

Jadwal buk-ber berikutnya :

SENIN : 02 OKTOBER – 16 ROBII’UL AWWAL 

===============

BANK SYARIAH INDONESIA
748 000 4447
AL ILMU TA’AWUN
info : 0838 0662 4622

===============

BACKGROUND :
Program rutin, insyaa Allah, menghidangkan ratusan porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk kegiatan buka-bersama (bukber) ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu yang rutin berpuasa dan buka bersama di setiap hari senin-kamis di beberapa ma’had di lombok timur dan  RPQ di kota bima (sumbawa timur).

SATU porsinya senilai antara Rp. 15.000 s/d Rp. 20.000. Silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. Dalam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.

DOKUMENTASI
KAMIS : 31 Agustus 2023 : 381 Santri
SENIN : 04 Sept 2023 : 262 Santri
KAMIS : 07 Sept 2023 : 374 Santri
SENIN : 11 Sept 2023 : 457 Santri
KAMIS : 14 Sept 2023 : 300 Santri
SENIN : 18 Sept 2023 : 350 Santri
KAMIS : 21 Sept 2023 : 171 Santri
SENIN : 25 Sept 2023 : 85 Santri
KAMIS : 28 Sept 2023 : 328 Santri

================

➡️ saldo 29/9 pkl. 13.00 wib : Rp. 2.6 Juta
—————————–
➡️ tambahan partisipasi   >>   : Rp. 0.2 Juta
➡️ bukber 02/10  –  …  santri    : Rp. 0.0 Juta
—————————–
➡️ saldo 30/9 pkl. 13.00 wib  : Rp. 2.8 Juta

Laporan bukber bulan Agustus 2023 dapat dilihat di link berikut ini :

SELESAI : Bukber Puasa Senin-Kamis – Agustus 2023

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an yang melaksanakan ibadah puasa sunnah secara rutin in-syaa Allah di setiap senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin