Category Archives: BBG Kajian

HADITS : Do’a Agar Dihindarkan Dari Musibah Agama

‘Abdullah bin ‘Umar rodhiyallahu ‘anhu berkata,

“Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam seringnya apabila hendak bangkit dari majelis, beliau berdo’a dengan do’a ini untuk (diajarkan) kepada para sahabatnya:

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ ، وَمِنَ اليَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا ، وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا ، وَاجْعَلْهُ الوَارِثَ مِنَّا ، وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا ، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا ، وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا ، وَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا ، وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا ، وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا

“Ya Allah, berikanlah kepada kami rasa takut kepada-Mu yang dapat menghalangi kami dari memaksiati-Mu..
Berikanlah ketaatan kepada-Mu yang dapat menyampaikan kami kepada surga-Mu..
Berikanlah keyakinan yang dapat meringankan musibah-musibah dunia..
Berikanlah kami kenikmatan dengan penglihatan, pendengaran dan kekuatan selama kami hidup..
Jadikanlah itu sebagai warisan untuk kami..
Dan jadikan pembalasan kami untuk orang-orang yang menzholimi kami..
Jangan jadikan musibah menimpa agama kami..
Jangan jadikan dunia sebagai keinginan kami yang terbesar..
Tidak juga sebagai pengetahuan kami yang paling besar..
Dan jangan kuasakan kepada kami pemimpin yang tidak menyayangi kami..”

[ HR. At Tirmidzi dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Tanda Ahlul Bid’ah

Imam Abu Hatim Ar Razi rohimahullah berkata,

علامة أهل البدع الوقيعة في أهل الأثر وعلامة الزنادقة تسميتهم أهل السنة حشوية يريدون إبطال الآثار وعلامة الجهمية تسميتهم أهل السنة مشبهة

“Tanda ahlul bid’ah adalah mencaci maki para pemegang atsar. Tanda zindiq adalah menamai ahlussunnah sebagai hasyawiyah, dengan tujuan membatalkan atsar. Tanda jahmiyah adalah menamai ahlussunnah sebagai musyabbihah..”

(Syarah i’tiqod Ahlussunnah karya imam Al Laalikai 1/197)

Demikianlah kaum ahlul bid’ah selalu mencaci maki ahlussunnah dan memberikan gelar-gelar yang buruk kepada mereka. Seperti kaum asya’iroh yang menamai ahlussunnah sebagai mujassimah karena menetapkan sifat-sifat Allah yang mereka ingkari.

Namun ahlussunnah tidak akan terpengaruh dengan sikap buruk kaum ahlul bid’ah. Karena hujjah ahlussunnah adalah hadits dan atsar sesuai dengan pemahaman salafushalih.

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc حفظه الله تعالى

ref : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1895446787315423&id=100005503590633

Dua Kelompok

Di dunia ini, ada dua kelompok :
– ada pembela kebenaran, dan
– ada pembela kebatilan,

Tapi hal ini tidaklah mengherankan karena Allah pun mengabarkan bahwa kelak di Akhirat juga ada dua kelompok..

فَرِيْقٌ فِى الْجَنَّةِ وَفَرِيْقٌ فِى السَّعِيْر

“Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka..”
(As-Syura: 7)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, حفظه الله تعالى

ref : https://www.facebook.com/185923485244723/posts/1402880533549006/

Jangan Bersedih Saudaraku Dan Bersabarlah

Jangan bersedih saudaraku dan bersabarlah .. Dihina karena membela agama Allah adalah kemuliaan.

=====

Jangan bersedih ketika engkau dihina karena Allah, karena itu adalah cara Allah memuliakanmu.

Lihatlah Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam, beliau banyak dihina karena menyampaikan risalah Allah ‘Azza wajalla. Tapi itu malah menjadikan beliau semakin mulia.

Lihatlah banyaknya hinaan kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam yang Allah ceritakan dalam Alquran:

وَقَالُوا يَاأَيُّهَا الَّذِي نُزِّلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ

“Mereka mengatakan: wahai orang yang Adz-Dzikr (Alqur’an) diturunkan kepadanya, sungguh kamu benar-benar GILA..” [Al-Hijr: 6]

وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَجْنُونٍ

“Mereka mengatakan: apakah kami harus meninggalkan tuhan-tuhan kami, karena seorang PENYAIR yang gila..” [Ash-Shaffat: 36].

وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَجْنُونٌ

“Mereka mengatakan: dia hanya DIAJARI orang lain dan gila..”

فَذَكِّرْ فَمَا أَنْتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ

“Maka berilah pengingat, sungguh dengan nikmat Rabb-mu engkau bukanlah seorang DUKUN dan bukan pula seorang yang gila..” [Ath-Thur: 29].

بَلْ قَالُوا أَضْغَاثُ أَحْلَامٍ بَلِ افْتَرَاهُ بَلْ هُوَ شَاعِرٌ

“Bahkan mereka mengatakan: Al-Quran itu hanyalah MIMPI-MIMPI KACAU, atau hasil kebohongan Muhammad, atau bahkan dia hanyalah penyair..” [Al-Anbiya’: 5].

وَعَجِبُوا أَن جَاءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَـذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ

“Mereka heran karena kedatangan seorang pemberi peringatan dari kalangan mereka. Dan orang-orang kafir itu mengatakan: orang ini adalah penyihir yang BANYAK DUSTA..” [Shad: 4].

Lihatlah, dari ayat-ayat di atas saja banyak sekali hinaan dan cacian yang bisa kita simpulkan: ada gila, ada penyair yang biasanya banyak lebay dan halu, ada diajari orang lain = hanya copas, ada dukun, ada pembawa mimpi-mimpi kacau, dan ada pendusta.

Iya ada 6 hinaan, ini baru sebagian yang Allah sebutkan dalam Alquran, bagaimana dengan yang terjadi sebenarnya..?!

Tapi apakah Nabi kita shollallahu ‘alaihi wasallam menjadi hina karenanya..? sama sekali tidak, bahkan beliau semakin mulia di sisi Allah ta’ala dan juga tengah-tengah manusia..!

Begitu pula dengan siapapun yang dihina karena perjuangannya membela agama Allah .. hinaan kepada dia karenanya, akan menjadikan dia semakin mulia, wallahu a’lam.

Oleh karena itu, bersabarlah dan jangan terlalu bersedih .. Yakinlah bahwa habis gelap terbitlah terang, “alaisash shubhu biqoriib..”

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Orang Berakal Tidak Panjang Angan-Angan

Ibnu Hibban rohimahullah berkata,

“Orang berakal itu tidak panjang angan-angan. Karena orang yang banyak berangan angan biasanya lemah amalnya, dan apabila ajal telah datang maka angan angan tidak akan ada manfaatnya..”

(Roudhotul Uqola)

Diterjemahkan oleh
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Ridho Dan Murka Allah

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

وأنين المذنبين أحبُّ إلى الله مِن زجل المسبحين المدِلِّين

“Rintihan penyesalan sang pendosa lebih disukai oleh Allah dari suara tasbih orang yang ujub..” (Madarijussalikin 1/177)

Terkadang..
Perbuatan dosa membawa pelakunya kepada keridhoan Allah..
Saat dosanya membuat ia menyesal dan kembali kepada Allah..
Saat dosanya menghancurkan keangkuhan dan kesombongannya..
Sehingga hatinya selalu merunduk malu dan tunduk di hadapan Robbnya..

Dan terkadang..
Ketaatan mendatangkan kemurkaan Allah ‘Azza wajalla..
Saat ketaatan itu disertai ujub dan meremehkan orang lain..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Diantara Amalan Sholih Yang Bisa Dilakukan Oleh Wanita Yang Sedang Haidh

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini : (tunggu hingga audio player muncul dibawah ini) :

ARTIKEL TERKAIT
Tanya-Jawab Seputar Ramadhan…

Ikuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Dosa Di Bulan Rojab

Banyak orang tidak sadar bahwa bulan Rojab bukan hanya anugerah bagi setiap insan yang bertaqwa, namun di waktu yang sama merupakan mimpi buruk bagi setiap pendosa.

‘Abdullah bin ‘Abbas -rodhiyallahu ‘anhuma- menjelaskan:

وجعل الذنبَ فيهن أعظم

”Dan ALLAH menjadikan dosa di 4 bulan haram (Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Al Muharrom dan Rojab) lebih besar (dari bulan-bulan biasa)..” (Tafsir Ath Thobari dalam QS. At Taubah: 36)

Saudaraku,
ternyata setiap dosa dilipatgandakan di bulan ini, maka jadikanlah ia sebagai momentum menyatakan tidak pada dosa.

”.. Janganlah kalian menzholimi diri kalian (melakukan dosa) di 4 bulan harom ini..” (QS. At Taubah: 36)

Dan bagi kita yang tergelincir dan khilaf, maka segeralah beristighfar dan bertaubat.

Bukankah istighfar dan taubat adalah sebuah amal sholih disamping sebagai penghapus dosa, dan amal sholih di bulan Rojab dilipat-gandakan oleh ALLAH.

Penulis, 
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, حفظه الله تعالى