Category Archives: Hadits

Dimudahkan Sesuai Takdir

Apabila ada yang bertanya, untuk apalagi kita beramal jika semuanya telah tercatat (ditakdirkan)..?

Maka, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam telah menjelaskan hal ini ketika menjawab pertanyaan Sahabat Suroqoh bin Malik bin Ju’syum rodhiyallahu ‘anhu.

Beliau shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

اِعْمَلُوا فَكُلٌّ مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ، أَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ السَّعَادَةِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ السَّعَادَةِ وَأَمَّا مَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الشَّقَاءِ فَيُيَسَّرُ لِعَمَلِ أَهْلِ الشَّقَاوَةِ.

“Beramallah kalian, karena semuanya telah dimudahkan oleh Allah menurut apa yang Allah ciptakan atasnya..

Adapun orang yang termasuk golongan orang-orang yang berbahagia, maka ia dimudahkan untuk beramal dengan amalan orang-orang yang berbahagia..

Dan adapun orang yang termasuk golongan orang-orang yang celaka, maka ia dimudahkan untuk beramal dengan amalan orang-orang yang celaka..”

[ HR. Bukhari no. 4949 dan Muslim no. 2647 ]

ref: https://almanhaj.or.id/12017-proses-penciptaan-manusia-dan-ditetapkannya-amalan-hamba.html

TIGA Cara Mendapatkan Pahala Sholat Sepanjang Malam

1. Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang melaksanakan sholat Isya berjamaah, maka seolah ia telah melaksanakan sholat separuh malam.. dan barangsiapa yang melaksanakan sholat Shubuh berjamaah, maka seolah ia telah melaksanakan sholat semalaman penuh..”

[ HR. Muslim no 656 ]

2. Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Siapa yang sholat (tarawih) bersama imam sampai ia selesai (sholat witir), maka ditulis untuknya pahala qiyam (sholat) satu malam penuh..”

[ HR. An Nasai no. 1605 ]

3. Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala sholat sepanjang malam..”

[ HR. Ahmad ]
Shohiih Al Jaami’, no. 6468

• Terkait amalan no 3, ada DUA kemungkinan makna hadits:

1. membaca 100 ayat pada sholat malam (tahajjud), atau

2. membaca 100 ayat secara umum baik di dalam sholat maupun di luar sholat

yang aman dan terhindar dari perbedaan pendapat ya kita baca saja 100 ayat ini saat sholat malam.. saat bangun malam ini, sholat dan bacalah dalam sholat tsb beberapa surat yang jumlah totalnya mencapai 100 ayat.. wallahu ta’ala a’lam

klik dan simak audio penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

Klik : https://bbg-alilmu.com/archives/21334

• Khusus bagi saudari muslimah yang sedang berhalangan, insyaa Allah pahala sholat semalam suntuk ini tetap terbuka melalui cara no 3 yaitu membaca 100 ayat Alqur’an, baik dari hapalan atau membaca melalui media aplikasi Alqur’an yang ada di hp.

Dua Kegembiraan

Semua manusia menginginkan kegembiraan dan kebahagiaan..

Kegembiraan yang hakiki adalah gembira dengan ketaatan kepada Allah, dan gembira dengan pahala besar saat bertemu dengan Allah ‘Azza wajalla..

Adapun gembira dengan dunia bukanlah gembira yang terpuji, karena dunia hakekatnya adalah ujian yang akan dimintai pertanggung jawabannya..

Orang yang berpuasa diberikan dua kegembiraan yang hakiki.
Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

للصائم فرحتانِ يفرحهما: إذا أفطر
فرِح، وإذا لقي ربه فرح بصومه

“Orang berpuasa memiliki dua kegembiraan: apabila berbuka ia bergembira, dan apabila bertemu dengan Robbnya ia bergembira dengan pahala puasanya..” (HR. Muslim)

Gembira saat berbuka bukan sebatas gembira karena dapat makan dan minum, namun gembira karena dapat melaksanakan ketaatan.

Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَن سرَّتهُ حسنتُهُ وساءتْهُ سَيِّئتُهُ فذلِكم المؤمنُ

“Siapa yang bergembira dengan hasanahnya dan merasa susah dengan dosanya maka itulah mukmin..” (HR At Tirmidzi)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Selalu Kawatir Tidak Diterima Amalanmya

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

“Dan mereka yang memberikan apa yang telah mereka berikan (sedekah) dengan hati yang dipenuhi dengan rasa takut, (karena mereka tahu) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Robbnya..” (Qs. Al-Mu’minuun 23:60)

‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha berkata,

“Ya Rosulullah, apa maksud firman Allah (Qs 23:60 di atas)..? Apakah karena orang itu telah mencuri, berzina dan meminum khomr, lalu dia pun takut bila bertemu Allah kelak..?”

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam menjawab,

“Bukan begitu wahai putri ash-Shiddiq, tapi mereka adalah orang-orang yang senantiasa sholat, berpuasa serta bersedekah, tetapi mereka selalu khawatir kalau amalan mereka tidak diterima oleh Allah..”

(HR. Ahmad VI/159, 205 no. 25263, at-Tirmidzi no. 3175, dan Ibnu Majah no. 4198 serta al-Hakim II/293-294)

Orang Yang Paling Besar Pahala Puasanya

Imam Ahmad meriwayatkan dari Mu’adz bin Anas

(( أَنَّ رَجُلًا سَأَلَهُ فَقَالَ أَيُّ الْمُجَاهِدِينَ أَعْظَمُ أَجْرًا يَا رَسُولُ اللَّه ؟ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ تَعَالَى ذِكْرًا ، قَالَ فَأَيُّ الصَّائِمِينَ أَعْظَمُ أَجْرًا ؟ قَالَ أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ ذِكْرًا ، ثُمَّ ذَكَرَ لَهُ الصَّلَاةَ وَالزَّكَاةَ وَالْحَجَّ وَالصَّدَقَةَ كُلُّ ذَلِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : أَكْثَرُهُمْ لِلَّهِ ذِكْرًا ، فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ لِعُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : ذَهَبَ الذَّاكِرُونَ بِكُلِّ خَيْرٍ !! ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَجَلْ )) .

Ada seseorang bertanya, “Siapakah mujahid yang paling besar pahalanya wahai Rosulullah..?” Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat Allah padanya..”

Ia berkata, “Siapakah orang berpuasa yang paling besar pahalanya..?” Beliau bersabda, “Yaitu yang paling banyak mengingat Allah padanya..”

Lalu ia menyebut sholat, zakat, hajji dan sedekah. Semua itu dijawab oleh Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam, “Yang paling banyak mengingat Allah padanya..”

Abu Bakar berkata kepada ‘Umar, “Orang yang banyak berdzikir telah pergi membawa segala kebaikan..” Maka Rosulullah Shollallaahu ‘alaihi Wasallam bersabda, “Benar..”

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata :

(( أن أفضل أهل كلِّ عملٍ أكثرهم فيه ذكراً لله عز وجل ؛ فأفضلُ الصوَّام أكثرهم ذكراً لله عز وجل في صومهم ، وأفضل المتصدقين أكثرهم ذكراً لله عز وجل ، وأفضل الحجاج أكثرهم ذكراً لله عز وجل، وهكذا سائر الأعمال))

“Sesungguhnya :
● orang yang paling utama dari orang yang beramal adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla padanya..
● orang yang berpuasa yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla saat puasanya..
● orang yang bersedekah yang paling utama adalah yang paling banyak mengingat Allah ‘Azza wajalla..
● demikian pula orang yang berhajji dan semua amal sholeh..”

(Al Wabil Ash Shoyyib)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Beberapa Dzikir Yang Bisa Dirutinkan Setiap Hari

berikut ini adalah beberapa kalimat dzikir mutlak yang tidak terbatas oleh jumlah dan waktu..

sehingga bisa kita rutinkan dan baca berulang-ulang setiap saat..
● baik saat kita berada di rumah, di kantor, di sekolah..
● saat kita mengemudi kendaraan..
● saat kita berada di kendaraan/transportasi umum seperti bis, kereta, pesawat, becak dll.. dan
● saat menunggu waktu buka puasa, saat menunggu dokter, vaksin dll..

subhaanallaah, walhamdulillaah, walaa illaaha illallaah, wallaahu akbar.. (HR. Muslim, at-Tirmidzi dan lainnya)

subhaanallaah 100 kali, alhamdulillaah 100 kali, Allaahu akbar 100 kali, laa ilaaha illallaah 100 kali.. (HR. Ahmad 6/344)

subhaanallaahil ‘azhiimi wabi hamdih.. (HR. at-Tirmidzi)

subhaanallaahi wabi hamdih, subhaanallaahil ‘azhiim.. (HR. Bukhori dan Muslim)

laa hawla walaa quwwata illaa billaah.. (HR. Ahmad)

Allaahumma sholli wa sallim ‘alaa Muhammad.. (Qs. Al Ahzab – 56)

Astaghfirullaahal ‘azhiim alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilayhi.. (HR. at-Tirmidzi)

Astaghfirullaah wa atuubu ilayhi.. (HR. Ibnu Majah)

Hasbunallaahu wani’mal wakiil ‘alallaahi tawakkalnaa.. (HR. at-Tirmidzi)

dalam sebuah hadits qudsi, Rosulullaah shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Allaah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman, “Aku bersama hamba-Ku selama ia mengingat-Ku, selagi dua bibirnya bergerak mengingat-Ku..”

(HR. Ahmad 2 – 540, Ibnu Majah 3792, dan dinilai shohiih oleh al-Albani dalam Shohiih Ibni Majah, no. 93792)

semoga Allaah ‘Azza Wajalla memberikan kemudahan untuk mengamalkan dan merutinkan dzikir dan do’a diatas setiap hari..

HADITS : Mengucapkan Tahniah Datangnya Ramadhan

Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu berkata,

“Ketika telah datang bulan Ramadhan, Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda memberikan kabar gembira kepada para shahabatnya,

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ ، شَهْرٌ مُبَارَكٌ ، فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ ، تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ ، وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ ، وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ ، لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

“Telah datang Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu langit dibuka dan pintu-pintu Jahanam ditutup. Dan setan-setan yang jahat dibelenggu. Padanya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang terhalang dari kebaikannya maka sungguh ia telah terhalang..”

(HR An Nasai dan dihasankan oleh Al Albani)

Sebagian ulama berkata,

“Hadits ini adalah dalil (disyariatkan) manusia mengucapkan tahniah (selamat) satu sama lainnya dengan kedatangan bulan Ramadhan..”

(Lathoiful Ma’arif hal. 127)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Akibat Berpaling Dari Kebaikan

Dari Abu Waqid al-Harits bin ‘Auf rodhiyallahu ‘anhu, bahwa ketika Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam sedang duduk di masjid dan orang-orang bersamanya, tiba-tiba datanglah tiga orang.

Dua orang menghampiri Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam sedangkan yang satu pergi.

Lantas kedua orang itu berdiri di hadapanRosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satunya melihat tempat yang kosong di halaqah (perkumpulan) itu, lalu ia duduk di tempat kosong tersebut. Sedangkan yang satu lagi, duduk di belakang mereka. Adapun orang yang ketiga pergi.

Saat Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam selesai (bicara), beliau bersabda, “Maukah kalian aku beritahukan tentang tiga orang..? Yang pertama, ia berlindung kepada Allah, maka Allah pun melindunginya. Yang kedua, ia malu, maka Allah pun malu terhadapnya. Sedangkan yang ketiga, ia berpaling, maka Allah pun berpaling darinya..”

(HR Al Bukhari dan Muslim)

Sebagian ulama berkata, “Maksudnya ia berpaling dari kebaikan maka Allahpun berpaling dari memberinya pahala. Jika berpalingnya karena benci kepada ilmu, maka berpalingnya Allah darinya adalah kemurkaan untuknya..”

Lihatlah saudaraku..
Orang yang pertama dan kedua..
Yang duduk di majelis ilmu Allah..
Keduanya mendapatkan keutamaan dan pujian..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc,  حفظه الله تعالى 

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

Orang Miskin Yang Paling Berhak Diberi Sedekah

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu berkata, Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ليس المسكين الذي يطوف على الناس، ترده اللقمة واللقمتان، والتمرة والتمرتان، ولكن المسكين الذي لا يجد غِنًى يغنيه، ولا يُفطن له فيُتصدق عليه، ولا يقوم فيسأل الناس

“Bukanlah orang miskin itu yang suka berkeliling meminta kepada manusia untuk mendapatkan sesuap atau dua suap, sebutir atau dua butir kurma..

Akan tetapi miskin itu adalah orang yang tidak mendapatkan apa-apa untuk mencukupinya dan tidak diketahui agar diberi sedekah, dan tidak meminta-minta kepada manusia..”

(HR Al Bukhari dan Muslim)

● Imam Al Baghowi rohimahullah berkata,

“Hadits ini menunjukkan bahwa orang miskin menurut pengetahuan mereka saat itu adalah yang suka berkeliling meminta-minta.. Maka Nabi shollallaahu ‘alayhi wa sallam mengabarkan bahwa miskin itu (adalah orang) yang tidak suka minta-minta sehingga tidak ada yang mengira ia miskin..

Karena orang yang minta-minta terkadang tercukupi dengan minta-mintanya sehingga tidak lagi miskin..”

(Syarhussunnah karya Imam Al Baghowi 6/87)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى