Category Archives: Mutiara Salaf

MUTIARA SALAF : Manfaatkan Dengan Sebaik-Baiknya Kesehatan dan Waktu Luang

Hasan al-Bashri rohimahullah berkata ketika menyaksikan jenazah,

“Semoga Allah merahmati orang yang beramal untuk menghadapi hari semacam ini.. Sesungguhnya kalian pada hari ini mampu untuk melakukan hal-hal yang tidak mampu dilakukan oleh saudara-saudara kalian di alam kubur, maka manfaatkan dengan sebaik-baiknya kesehatan dan waktu luang, sebelum datangnya hari penuh ketakutan dan hisab..”

[ Qoshur Amal – Ibnu Abid Dunya – 141 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Membiasakan Lisan Untuk Berdzikir

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Barang siapa membiasakan lisannya untuk berzikir kepada Allah, lisannya akan terjaga dari ucapan yang batil dan sia-sia.. sebaliknya, barang siapa yang lisannya kering dari berzikir kepada Allah, lisannya akan basah dengan ucapan batil, sia-sia, dan kotor.. tidak ada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah..”

[ al-Wabil ash-Shoyyib – 87 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Meraih Kebaikan Dunia dan Akherat

Salamah bin Dinar rohimahullah berkata,

“Ada dua perkara yang jika engkau lakukan maka engkau akan meraih kebaikan dunia dan akhirat..

engkau melakukan apa yang tidak engkau sukai jika Allah mencintainya, dan engkau tinggalkan apa yang engkau sukai jika Allah membencinya..”

[ Al-Ma’rifah wat Tarikh – 1/381 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL


ARTIKEL TERKAIT
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Ada Hikmah Dibalik Musibah dan Ada Ujian Dibalik Nikmat

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

لولا محن الدُّنيا ومصائبها لأصاب العبدَ من أدواء الكِبْر والعُجْب والفَرعنة وقسوة القلب، ما هو سبب هلاكه عاجلاً وآجلاً.
فمن رحمة أرحم الرَّاحمين أن يتفقَّده في الأحيان بأنواعٍ من أدوية المصائب تكون حِمْيةً له من هذه الأدواء، وحفظاً لصحَّة عبوديَّته، واستفراغاً للموادِّ الفاسدة الرَّديَّة المهلكة منه.
فسبحان من يرحم ببلائه، ويبتلي بنعمائه كما قيل:
قد يُنعِم الله بالبلوىٰ وإن عظمت
ويبتلي الله بعضَ القوم بالنِّعم

“Kalau bukan karena ujian dan musibah dunia yang menimpa seorang hamba, bisa jadi dia akan tertimpa musibah penyakit sombong, ujub (bangga diri), angkuh, dan kerasnya hati, yang dapat menyebabkan kebinasaannya, cepat atau lambat..

Di antara rahmat Allah, Dzat yang paling penyayang, adalah terkadang Dia tidak memperlihatkan obat berbagai macam musibah tersebut dalam rangka..
menjaganya dari penyakit-penyakit yang membinasakan itu
menjaga kemurnian penghambaannya kepada Allah, dan
membersihkan dirinya dari penyakit-penyakit yang merusak, rendah, dan membinasakannya

Mahasuci Allah, Dzat yang menurunkan rahmat di balik musibah yang menimpa..
Mahasuci Allah, Dzat yang menurunkan ujian di balik nikmat yang diberikan..

Hal ini seperti perkataan penyair, “Terkadang Allah memberi nikmat di balik besarnya musibah.. Terkadang pula nikmat yang Allah berikan kepada suatu kaum adalah ujian dan musibah..”

[ Zadul Ma’ad, 4/280 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Kesusahan Menghantarkan Kepada Kebahagiaan

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

ومن رحمته -سبحانه- : أن نَغّص عليهم الدنيا وكدَّرها، لئلَّا يسكنوا إليها، ولا يطمئنوا إليها، ويرغبوا في النَّعيم المُقيم في داره وجواره، فساقهم إلى ذلك بسياط الابتلاء والامتحان،
فمنَعهم ليُعطيَهُمْ،
وابتلاهُم ليُعافيَهُمْ،
وأماتهم ليُحْييَهُمْ.

“Di antara rahmat Allah subhanahu wa ta’ala adalah Allah memberikan kesusahan dan tidak memberi kebahagiaan (yang hakiki) dengan (kenikmatan) dunia kepada para hamba, agar mereka
tidak (terlalu) tenang dan tenteram dengannya..
bersemangat mendapatkan kenikmatan di tempat-Nya yang abadi..

Oleh karena itu..
Allah menggiring mereka menuju surga-Nya dengan (perantaraan) ujian dan musibah..
Allah halangi mereka mendapatkan suatu kesenangan (yang fana) dalam rangka menganugerahkan suatu kenikmatan (yang lebih baik dan kekal)..
Allah memberi ujian kepada mereka (di dunia) dalam rangka memberi keselamatan (di akhirat)..
Allah mematikan mereka (di dunia) dalam rangka mengaruniakan kehidupan (yang lebih baik dan kekal di akhirat)..”

[ Ighotsatul Lahafan – 2/917 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

MUTIARA SALAF : Keutamaan Orang Yang Ber-infaq

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Jika kalian memperhatikan Al Qur’an, kalian akan menjumpai pujian kepada orang-orang yang ber-infaq berkali lipat dibandingkan pujian kepada orang-orang faqir yang sabar..”

[ ‘Uddatush Shobirin – 484 ]
.
.
subhaanallah.. dengan infaq tersebut, maka..
.
⚉ bisa membantu ekonomi dan kemaslahatan banyak kaum muslimin yang kurang mampu, para janda miskin, anak yatim piatu..
.
⚉ bisa membangun rumah-rumah Allah, musholla, masjid, sehingga memudahkan kaum muslimin untuk beribadah kepada Allah.. dan untuk mendapatkan ilmu agama melalui kajian-kajian di musholla dan masjid tsb..
.
⚉ bisa membantu banyak kaum muslimin yang kesulitan mendapatkan air bersih, dengan dibuatkannya sumur-sumur bor, dan jaringan pipa air yang mengalir dari mata air atau sumur..
.
⚉ bisa membangun sekolah atau kelas-kelas bagi para santri/santriwati penghafal Alqur’an..
.
⚉ bisa membantu tersebarnya dakwah secara umum..
.
Allahu a’lam..

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

Nasihat Bagi Yang Ditimpa Musibah

Syaikh Muhammad bin Sholih al-‘Utsaimin rohimahullah mengatakan,

على كل إنسان أصيب بمصيبة أن يصبر، وأن يعلم أن هذه المصائب تكفر بها السيئات، وإذا احتسب الإنسان الأجر رفع الله له بها درجات، ثم إنه إذا صبر وتناسى الأمر حصل له برؤ منه؛ لأن الوهم النفسي له تأثير في بقاء المرض وزيادته المرض، فإذا رفض الإنسان هذا المرض وصار لا يفكر فيه فإنه بإذن الله سوف يشفى

“Wajib bagi setiap orang yang ditimpa musibah, untuk bersabar. Demikian pula hendaknya dia menyadari bahwa musibah tersebut akan menggugurkan dosa-dosanya..

Apabila seseorang mengharapkan pahala dari musibah yang menimpanya, Allah akan mengangkat derajatnya dengan sebab musibah tersebut..

Kemudian, jika dia mau bersabar dan berusaha tidak terlalu mencemaskan keadaan yang dialaminya, hal tersebut akan membantunya sembuh dari sakitnya..

Sebab, kecemasan jiwa yang berlebihan memiliki efek yang mengakibatkan suatu penyakit tidak segera sembuh, bahkan bertambah parah..

Apabila seorang melupakan penyakitnya dan tidak terlalu mencemaskannya, dengan izin Allah dia akan lekas sembuh..”

[ http://binothaimeen.net/content/839 ]

ARTIKEL TERKAIT
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL