Category Archives: Mutiara Salaf

MUTIARA SALAF : Berlindung Dari Kesedihan

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

” *والمقصود أن النبي ﷺ جعل الحزن مما يستعاذ منه ، وذلك لأن الحزن يُضعف القلب ، ويُوهن العزم ، ويضر الإرادة ، و لا شيء أحبّ إلى الشيطان من حزن المؤمن، قال تعالى { إنما النجوى من الشيطان ليحزن الذين آمنوا .. }*”.

“Nabi Shollallaahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari kesedihan karena kesedihan melemahkan hati, melemahkan semangat, dan membahayakan keinginan.. dan tidak ada sesuatu yang paling disukai oleh setan dari membuat sedih seorang mukmin. Allah berfirman, “Sesungguhnya najwa (berbisik-bisik tersebut) berasal dari setan agar membuat sedih kaum mukminin..”

(Thoriqul Hijrotain 2/607)

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Adab Seseorang Adalah Tanda Kebahagiaan

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata :

أدب المرء عنوانُ سعادته وفلاحه ، ‏وقلة أدبه عنوان شقاوته وبَوَارِه ، ‏فما استُجلِب خيرُ الدنيا والآخرة بمثل الأدب ،
‏ولا استُجلِب حرمانُهما بمثل قلة الأدب

“Adab seseorang adalah tanda kebahagiaan dan keberuntungannya.. dan sedikitnya adab seseorang adalah tanda kesengsaraan dan kecelakaannya..

Tidak ada yang dapat mendatangkan kebaikan dunia dan akherat seperti adab yang baik.. dan tidak ada yang menghalangi dari kebaikan dengan adab yang buruk..”

(Madarijussalikin 2/397)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Menunggu Pertolongan Allah Dengan Sabar Adalah Ibadah

Ibnu Rojab rohimahullah berkata:

انتظارُ الفرجِ بِالصَّبْرِ عِبادةٌ، فإنَّ البلاءَ لا يدومُ :
‏اصبرْ لكل مصيبة وتجلدِ،
‏واعلم بِأنّ الضر غير مؤبدِ.
‏واصبر كما صبر الكرام فَإنّها،
‏نُوَبٌ تنوب اليوم تكشف في غدِ.

“Menunggu faroj (pertolongan Allah) dengan sabar adalah ibadah, karena ujian itu tak akan selamanya..
sabarlah menghadapi musibah dan kokohlah..
ketahuilah bahwa musibah itu tidak akan selamanya..
sabarlah dengan kesabaran orang-orang yang mulia..
karena ia akan segera berganti esok hari kelak..”

(Majmu Rosail 3/155)

Bila kita tak mau menunggu..
Betapa mudahnya berputus asa..
Lalu bersuudzon kepada Allah ‘azza wajalla..

Menunggu dengan penuh keyakinan bahwa Allah pasti menolong hamba-hamba-Nya..
Dan pertolongan Allah yang paling besar adalah..
Kesabaran yang kuat dan ridha dengan ketentuan-Nya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

Penjelasan Syaikh al-Albani Rohimahullah Terkait Sholat Sunnah 4 Roka’at Setelah Sholat Isya

TERKAIT SHOLAT SUNNAH 4 ROKA’AT SETELAH SHOLAT ‘ISYA..
.
Syaikh al-Albany rohimahullah berpendapat dengan memberikan posisi atsar ini ‘Hukum rofa’ (sampai kepada Nabi)’ dimana diperbolehkan berhujjah dengannya serta mengamalkannya.
.
Seraya beliau (Syaikh al-Albani rohimahullah) mengatakan,
.
“Hadits telah shohih sampai kepada para shahabat (mauquf) dari sekelompok para shahabat. Kemudian Ibnu Abi Syaibah meriyawatkan semisalnya dari ‘Aisyah, Ibnu Mas’ud, Ka’b bin Mati’, Mujahid, Abdurrahman bin Aswad sampai kepada mereka semua. Semua sanadnya shohih –kecuali Ka’b- meskipun hanya sampai para shahabat, tapi ia mendapatkan hukum rofa’ (sampai kepada Nabi) karena perkara ini tidak tidak dapat disampaikan semata dengan menggunakan logika sebagaimana yang nampak.. ”
.
(Silsilah Ahadits Dhoifah, no. 5060)
.
Wallahu a’lam

.

NB :

1. Penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

baca DI SINI dan DI SINI
.
2. Penjelasan Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

baca DI SINI

Orang Yang Paling Dicintai Allah

Abu ad-Darda’ rodhiyallahu ‘anhu berkata:

إن شئتم لأحدثنكم من أحب عباد الله إلى الله؛ الذين يحببون الله إلى عباده، ويعملون في الأرض نصحا

“Jika kalian mau aku beritahukan siapa hamba Allah yang paling dicintai oleh Allah, yaitu yang membuat para hamba mencintai Allah dan beramal kebaikan..” (Az Zuhd karya Imam Ahmad)

Dengan mengingatkan manusia tentang nikmat-nikmatNya yang amat banyak..
Mengenalkan mereka sifat sifat Allah yang maha pengasih dan penyayang..
Agar dengan cinta kepada Allah tumbuh kekuatan untuk beramal salih.. dan dengan takut kepada siksa-Nya, mereka menjauhi kemaksiatan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc,  حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Kisah Tiga Butir Kurma

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin rohimahullah berkata,

Seseorang telah bercerita kepadaku ketika aku masih kecil .. dahulu ia seorang yang bakhil, ia tidak mengizinkan istrinya untuk bersedekah dari hartanya.

(pada suatu saat) ia tidur dan bermimpi seakan-akan berada di hari kiamat, matahari dekat dengan manusia, dan manusia banyak, mereka berada dalam kesusahan, kemudian datanglah kepadanya seperti sebuah kain yang menaunginya .. tetapi ada 3 celah (lubang) yang cahaya matahari masuk menerobos lewat tiga lubang itu, iapun melihat sesuatu yang menyerupai kurma kemudian menutupi lubang-lubang tersebut, iapun terbangun dari mimpinya, kemudian ia ceritakan mimpinya tersebut kepada istrinya, ia menuturkan, “aku melihat begini dan begitu..”

Istrinya berkata, “iya .. apa yang engkau lihat itu benar adanya .. telah datang seorang yang fakir kepadaku, akupun memberinya pakaian sebagai sedekah, dan setelah itu datang lagi seorang fakir kemudian akupun memberinya 3 buah butir kurma..”

Subhanallah, pakaian (yang disedekahkan) adalah kain itu, dan kurma-kurma itu datang menutupi lubang-lubang yang ada pada pakaian tersebut.

( Fathu Dzil Jalali wal Ikram bisyarhil Bulughil Maram: 6/219-221 )

====
mau ikutan santunan sembako bulanan bagi para janda dan dhu’afa..?

silahkan baca informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini :
https://bbg-alilmu.com/archives/59605

ARTIKEL TERKAIT
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL

Selalu Dalam Ibadah

Al Hafidz Ibnu Rojab rohimahullah (semoga Allah merahmatinya) berkata :

‏⁧‫الصائم‬⁩ في ليله ونهاره في عبادة.
‏ويُستجابُ دعاؤه في صيامه وعند فطره.
‏فهو في نهاره ⁧‫صائم‬⁩ صابر.
‏وفي ليله طاعمٌ شاكر.

“Orang yang berpuasa itu selalu dalam ibadah di waktu siang dan malamnya..
Diijabah do’anya saat berpuasa dan saat berbukanya..
Di waktu siang ia bersabar untuk berpuasa..
Dan di waktu malam ia makan dan bersyukur..”

(Lathoiful Ma’arif hal. 294)

Itulah keindahan hidup..
Selalu dalam pahala..
Berpindah dari satu ibadah kepada ibadah lainnya..

Namun..
Ini hanya untuk orang yang menginginkan Allah dan kehidupan akherat..

Adapun yang menginginkan dunia..
Akan menganggapnya sebagai beban yang memberatkannya..
Dan berharap agar ramadhan segera berlalu..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Berpuasa Tetapi Makan Bangkai Saudaranya

Syekh Muhammad bin Shalih ‘Utsaimin rohimahullah berkata:

“… و ما أكثر الذين ليس لهم من صومهم إلا الجوع و الظمأ، و ما أكثر الذين يصومون عما أحل الله و لكنهم ينتهكون ما حرم الله، من ذلك مثلا الغيبة، فإن من الناس من يصوم عن الأكل و الشرب و النكاح، ولكنه يأكل لحوم الناس، يصوم عن الشيئ الحلال و يأكل الشيئ الحرام، و الغيبة من كبائر الذنوب، قال الله تعالى: ( و لا يغتب بعضكم بعضا أيحب أحدكم أن يأكل لحم أخيه ميتا فكرهتموه ) [ الحجرات: ١٢ ] و لا سيما إذا كانت غيبة أولي الأمر من العلماء و الأمراء…”

“.. alangkah banyaknya orang-orang yang tidak mendapatkan dari puasa melainkan rasa lapar dan haus, alangkah banyaknya orang-orang yang mampu menahan diri dari yang dihalalkan Allah akan tetapi melakukan apa yang Allah haramkan, diantara hal tersebut contohnya adalah ghibah ( menggunjing )..

sungguh ada diantara manusia yang puasa dari makan, minum, dan nikah, akan tetapi dia memakan daging manusia, puasa dari yang halal dan dia makan sesuatu yang haram, ghibah merupakan dosa besar, Allah ta’ala berfirman:

“dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati..? Tentu kamu merasa jijik..” [Surat Al-Hujurat 12]

apalagi jika mengghibahi ulil amri, dari kalangan ulama dan umara (pemimpin), maka itu lebih dahsyat dan lebih besar lagi..”

( Durus wa fataawa minal haramain as-syarifain, Syekh Muhammad bin Shalih ‘Utsaimin rohimahullah: 8/257 ).

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, aamiin..

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL