Tinggalkan Maksiat

Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وأتبع السيئة الحسنة تمحها

“Ikutilah perbuatan buruk dengan amal kebaikan. Maka amal kebaikan itu menghapus keburukan..” (HR Attirmidzi)

Jangan biarkan diri kita terus dikalahkan oleh hawa nafsu dan setan..
Keluarkan seluruh kekuatan sambil bertawakal kepada Allah dan mohon kekuatan..

Jangan pernah berkata, ‘saya lemah di hadapan maksiat..’
Karena Allah memberi semua manusia kemampuan untuk meninggalkan maksiat..
Tinggal kita berusaha dan memohon bantuan kepada-Nya..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Perhatikan Perbuatan Kita

Salamah bin Dinar rohimahullah berkata,

كُلّ عملٍ تكره من أجله المَوْت فاتركه؛
‏ثُمّ لا يضرّك متى مُت.

“Setiap perbuatan yang kamu tidak suka untuk wafat di atasnya, tinggalkan .. maka tidak akan membahayakanmu kapan kamu meninggal..”

(Siyar A’lam Nubala 6/101)

Maukah kita meninggal saat main game..?
Maukah kita meninggal saat berbuat maksiat..?
Maukah kita meninggal saat berada di tempat maksiat..?

Semua kita pasti menginginkan wafat husnul khotimah..
Namun seringkali tak peduli perbuatan yang kita lakukan..
Allahul Musta’an..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

SELESAI : Wakaf 2 Sumur Bor + Pembangunan 2 Masjid

SENIN SORE  –  02 SYA’BAN / 12 FEBRUARY 2024

alhamdulillah.. alladzii bini’matihi tatimmush-shoolihaat.. dengan pertolongan Allah, kami SUDAHI program wakaf kali ini..
.
➡➡ Rekening terus terbuka insyaa Allah untuk menampung program wakaf berikutnya yaitu :
– pembuatan 3 sumur bor
– pembangunan masjid assunnah (ghoyru jaami’) Ds Sapit (TAHAP 2)

Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum kepada para muhsinin/muhsinah yang telah dengan ikhlas karena Allah berpartisipasi dengan sebagian hartanya, semoga menjadi amal jariyah dan naungan kelak dihari dimana tiada naungan selain naungan Allah Ta’ala..

===============================

BANK SYARIAH INDONESIA
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

———————————-
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣ Orang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣ Mengalirkan sungai
3️⃣ Menggali sumur
4️⃣ Menanamkan kurma
5️⃣ Membangun masjid
6️⃣ Mewariskan mushaf atau
7️⃣ Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

———————————-
1️⃣ Sumur Bor : Dusun Jorong II (2), Ds Sembalun Bumbung, Lombok Timur

2️⃣ Sumur Bor : Dusun Jorong III (3), Ds Sembalun Bumbung, Lombok Timur

Jumlah penduduk di ke 2 dusun mencapai hampir 100 KK (400an jiwa), sebagian besarnya bekerja sebagai petani tradisional, buruh tani, guru dengan tingkat perekonomian menengah ke bawah. Karena jumlah penduduk yang meningkat sementara air bersih dari sumber yang ada digunakan juga oleh beberapa dusun lainnya, maka warga di dusun Jorong 2 dan dusun Jorong 3 qoddarallah mengalami krisis air bersih, dan mereka sangat berharap akan adanya bantuan sumur bor dengan kedalaman sekitar 50/60 meter.

Alhamdulillah secara umum warga antusias dalam menjalankan ibadah 5 waktu berjama’ah dan mengikuti kajian sunnah di masjid-masjid terdekat.

Ke 2 sumur bor ini akan dilengkapi insyaa Allah dengan mesin sumur, toren, menara toren dan filter, semoga Allah memberikan kemudahan pelaksanaannya, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok

———————————-
3️⃣ Pembangunan (TAHAP 1) Masjid Assunnah (ghoyru jaami’) di Desa Sapit, Suela, Lombok Timur.

4️⃣ Pembangunan Masjid Assunnah di Desa Erot Daya, Aikmel, Lombok Timur.

Pembangunan :
– Masjid Assunnah (progress: 0 %) di Ds Sapit (wakaf no. 3)
– Masjid Assunnah (progress: 70 %) di Ds Erot Daya (wakaf no. 4)

Selain untuk kegiatan sholat berjama’ah 5 waktu, bangunan masjid insyaa Allah akan digunakan juga untuk kajian ilmu agama bagi warga sekitarnya, serta untuk TPA bagi anak-anak warga. Semoga Allah memberikan kemudahan, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok. 

———————————-

BANK SYARIAH INDONESIA
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
———————————-
Rosulullah shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
● Tentang MASJID dan MUSHOLLA, klik : https://youtu.be/JN2lbD4KMe4

Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum.

SELESAI : Bukber Puasa Senin-Kamis : Januari & Februari 2024

SENIN SIANG –  12 FEBRUARI 2024 / 02 SYA’BAN 1445

Program bukber selanjutnya adalah bukber di bulan Ramadhan 1445, insyaa Allah, silahkan baca artikel berikut  :

UPDATE : Tebar Ifthor Ramadhan – 1445 / 2024 & Bukber Puasa Senin-Kamis

===============

BANK SYARIAH INDONESIA
748 000 4447
AL ILMU TA’AWUN
info : 0838 0662 4622

===============

BACKGROUND :
Program rutin, insyaa Allah, menghidangkan ratusan porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk kegiatan buka-bersama (bukber) ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu yang rutin berpuasa dan buka bersama di setiap hari senin-kamis di beberapa ma’had di lombok timur dan  RPQ di kota bima (sumbawa timur).

SATU porsinya senilai antara Rp. 15.000 s/d Rp. 20.000. Silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. Dalam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.

Kamis 04 Jan 24 : 95 santri
Senin 08 Jan 24 : 88 santri
Kamis 11 Jan 24 : 235 santri
Senin 15 Jan 24 : 140 santri
Kamis 18 Jan 24 : 275 santri
Senin 22 Jan 24 : 70 santri
Kamis 25 Jan 24 : 280 santri
Senin 29 Jan 24 : 97 santri
Kamis 01 Feb 24 : 181 santri
Senin 05 Feb 24 : 95 santri
Kamis 08 Feb 24 : 249 santri
Senin 12 Feb 24 : 100 santri

————————————–

Tanda-Tanda Wali Allah

Ramalannya benar, berarti dia wali..?

========

Wali adalah kekasih Allah, maka untuk mengetahui apakah seseorang itu wali Allah ataukah tidak, kita harus mengembalikannya kepada standar kewalian menurut Allah ta’ala.

Dalam kitab-Nya Allah telah berfirman:

أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (62) الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ [يونس: 62، 63]

Artinya: Ingatlah, bahwa para “wali Allah” tidak ada ketakutan sedikit pun atas mereka, dan mereka tidak akan bersedih, yaitu: mereka yang beriman dan bertakwa. [QS. Yunus: 62-63]

إِنْ أَوْلِيَاؤُهُ إِلَّا الْمُتَّقُونَ [الأنفال: 34]

Artinya: Para wali Allah tidak lain adalah mereka yang bertakwa [QS. Al-Anfal: 34].

Selaras dengan ini, perkataan Abu Yazid al-Busthami -rohimahullah-:

لله خلق كثير يمشون على الماء، لا قيمة لهم عند الله، ولو نظرتم إلى من أعطي من الكرامات حتى يطير، فلا تغتروا به حتى تروا كيف هو عند الأمر والنهي، وحفظ الحدود والشرع

Artinya: “Allah punya banyak makhluk yang bisa berjalan di atas air, tapi ia tidak ada harganya di sisi Allah.

Jika kalian melihat ada orang yang diberi karomah sampai bisa terbang pun, maka jangan teperdaya dengannya, sampai kalian melihat bagaimana sikap dia terhadap perintah dan larangan agama, bagaimana dia menjaga batasan-batasan Allah dan syariat-Nya..” [Siyarul A’lamin Nubala’13/88].

—–

Jadi, standar wali itu bukan ramalan yang benar, atau bisa terbang di udara, atau bisa berjalan di air, atau bisa menghilang, atau bisa tampak gila, atau keanehan-keanehan lainnya.

Tapi standar wali adalah iman dan taqwa, dan itu bisa dilihat dari keadaan diri dan prilakunya, apakah sesuai dengan syariat Allah ataukah tidak.

Silahkan dishare, semoga bermanfaat dan Allah berkahi, amin.

Penulis,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Hati Yang Hidup Dan Sehat

Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Hati yang hidup dan sehat jika ditampakkan padanya keburukan-keburukan maka dia akan menjauhinya dengan sendirinya, membencinya dan tidak akan menoleh kepadanya.

Berbeda dengan hati yang telah mati, hati ini tidak bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk, sebagaimana ucapan (Sahabat yang mulia) ‘Abdullah bin Mas’ud rodhiyallahu ‘anhu, “Binasalah orang yang tidak mempunyai hati untuk mengenal kebaikan dan mengingkari keburukan..”

(Ighootsatul Lahfaan, 1/20)

Tak Seorangpun Mengetahui Apa Yang Akan Ia Lakukan Esok Hari

Selama engkau masih hidup ..

Jangan merasa aman dari fitnah
Jangan pula mencela orang karena maksiat.

Jangan heran dengan dosa yang orang lain lakukan.
Jangan pula merasa telah banyak melakukan amal kebaikan.

Karena Allah ta’ala telah berfirman yang artinya:

“Seseorang tidak tahu apa yang akan dia lakukan esok hari, dan seseorang tidak tahu di bumi mana dia akan mati..” [QS. Luqman: 34]

Mintalah kepada Allah ketetapan hati, ketepatan langkah, dan tauhid, sampai mati.
Serta ampunan dan masuk surga dari semua pintunya..

Penulis,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Menjaga Lisan

Ibnul Jauzi rohimahullah berkata,

‏فمَن حفظَ لسانهُ لأجلِ الله تعالىٰ في الدنيا ، أطلقَ اللهُ لسانهُ بالشهادة عندَ الموتِ ولقاءِ الله تعالىٰ .

‏ومَن سَرَّح لسانهُ في أعراضِ المسلمين ، واتبعَ عَوراتهم ، أمسكَ اللهُ لسانهُ عن الشهادةِ عند الموت .

Barangsiapa menjaga lisannya karena Allah di dunia, Allah akan memudahkan lisannya mengucapkan syahadat ketika dia meninggal dan bertemu dengan-Nya.

Sebaliknya, barangsiapa tidak bisa menjaga lisannya dari membicarakan kehormatan kaum muslimin dan mencari-cari aib mereka, Allah akan membuatnya sulit mengucapkan syahadat ketika meninggal dunia.

(Bahrud Dumu’, hlm. 124)

Yang Penting Berkahnya

Banyak orang mengatakan kepada anaknya, ‘aku ingin engkau jadi dokter, atau arsitek, atau pengusaha, atau ..’

Tapi siapa yang mengatakan kepada anaknya, ‘aku ingin engkau menjadi berkah dimanapun engkau berada..’

Sungguh ini sangat penting untuk direnungkan..!

Keberkahan adalah sesuatu yang sangat besar pengaruh baiknya pada sesuatu.

– bila berkah ada pada harta, ia akan memperbanyaknya,
– bila ada pada anak, ia akan men-sholih-kannya,
– bila ada pada badan, ia akan menguatkannya,
– bila ada pada waktu, ia akan memakmurkannya,
– bila ada pada hati, ia akan membahagiakannya.

Maka, banyaklah meminta keberkahan untuk harta, anak, waktu, dan nikmat Allah lainnya .. karena yang menjadi penentu bukanlah “banyaknya”, tapi “keberkahannya”.

Ya Allah .. jadikanlah kami orang-orang yang Engkau berkahi, amin

Penulis,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah