Meskipun Banyak Dosa

Al-Imam An-Nawawi rohimahullah berkata,

لو تكرر الذنب مائة مرة أو ألف مرة أو أكثر , وتاب في كل مرة : قبلت توبته , وسقطت ذنوبه , ولو تاب عن الجميع توبة واحدة بعد جميعها : صحت توبته

“Seandainya dosa itu berulang seratus kali atau seribu kali, bahkan lebih, lantas pelakunya selalu bertaubat setiap kali melakukan dosa, niscaya akan diterima taubatnya. Akan gugur dosa-dosanya.

Seandainya ia bertaubat dari semua dosanya dengan satu kali taubat saja setelah semua dosanya; tetap sah taubatnya..”

(Syarh Shahih Muslim, 17/75)

Tanda Beningnya Iman

Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu berkata,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: جَاءَ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَسَأَلُوهُ: إِنَّا نَجِدُ فِي أَنْفُسِنَا مَا يَتَعَاظَمُ أَحَدُنَا أَنْ يَتَكَلَّمَ بِهِ. قَالَ: “وَقَدْ وَجَدْتُمُوهُ؟” قَالُوا: نَعَمْ. قَالَ: “ذَاكَ صَرِيحُ الإِيمَانِ

Ada beberapa orang datang kepada Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam dan bertanya, ‘kami mendapati pada diri kami sesuatu yang terasa besar untuk diucapkan (berupa keburukan)..’

Beliau bersabda, ‘kalian merasakan itu..?’
Mereka menjawab, ‘iya..’
Beliau bersabda, ‘itu (tanda) kebeningan iman..’

(HR Muslim)

Imam Nawawi rohimahullah menjelaskan hadits diatas, beliau berkata,

“Maksudnya perasaan kalian yang membesarkan dan menganggap berat untuk mengucapkan (pikiran yang buruk itu) adalah kebeningan iman. Karena menganggapnya besar dan merasa takut dari mengucapkannya apalagi meyakininya adalah hanya terjadi pada orang yang telah sempurna keimanannya dan hilang keraguan dari hatinya.”

(Syarah Shohih Muslim)

Setan selalu membisikan pikiran buruk di hati insan..
Agar ia ragu kepada Allah, kepada Alqur’an, Rosul-Nya dan sebagainya..

Namun ketika hati menolaknya dan menganggapnya besar..
Itu adalah tanda kebeningan iman..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Selembut Hati Mukmin

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

يدخل الجنة أقوام أفئدتُهم مثل أفئدة الطير

“Akan masuk surga beberapa kaum yang hatinya bagaikan hati burung..” (HR Muslim)

Burung selalu bertawakal kepada Allah..
Lihatlah, di pagi hari ia pergi dalam keadaan perutnya kosong..
Di sore hari ia pulang dalam keadaan perutnya penuh makanan..
Padahal ia tak memiliki ijazah atau pun pernah sekolah..
Ia hanya berusaha terbang ke sana kemari dan tak pernah malas..

Burung itu hatinya penuh rasa waspada..
Ia akan segera terbang bila ada yang mencurigakan..
Demikian pula hati mukmin selalu waspada..
Ia segera lari dari fitnah dan menjauhi kemaksiatan..

Hati burung itu lembut, selembut hati mukmin..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Segala Sesuatu Akan Ada Akibatnya

Luqman Al-Hakim pernah berkata kepada putranya,

يا بنيّ، مَن رَحِمَ يُرْحَم، ومَن يصمِت يسلَم، ومَن يفعلِ الخير يَغْنَم، ومَن يَفْعَلِ الشَّرَّ يأثم، ومَن لَم يملك لسانه يندم

Wahai putraku,

– barangsiapa yang menyayangi, maka ia akan disayangi,
– barangsiapa yang diam, maka ia akan selamat,
– barangsiapa yang melakukan kebaikan, maka ia akan beruntung,
– barangsiapa melakukan keburukan, maka ia berdosa, dan
– barangsiapa yang tidak menjaga lisannya, maka ia akan menyesal.

(Bahru ad-Dumu’, hlm. 152)

Diantara Bentuk Kehormatan Seseorang

Al Hasan al-Bashri rohimahullah berkata,

مروءةُ الرَّجُلِ: صِدْقُ لِسانِهِ، واحْتِمَالُهُ مُؤْنَةَ إخْوانِهِ، وبذْلُهُ المعروفَ لأهلِ زمانِهِ، وكَفُّهُ الأذى عن جيرانِهِ.

Muruah (kehormatan/harga diri) seseorang ada pada:
• kejujuran lisannya.
• kerelaan menanggung kebutuhan saudara-saudaranya.
• kesungguhan usahanya dalam mencurahkan kebaikan untuk orang lain.
• menahan diri agar tidak mengganggu tetangga-tetangganya.

(Adab al-Hasan al-Bashri wa Zuhduhu wa Mawaizhuhu, hlm. 36)

Selama Ini Kita Berteman Karena Apa..?

Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa berkata,

من أحب في الله وأبغض فى الله ووالى فى الله وعادى فى الله فإنما تنال ولاية الله بذلك ولا يجد عبد طعم الإيمان وإن كثرت صلاته وصيامه حتى يكون كذلك وقد صارت عامة مؤاخة الناس على أمر الدنيا وذلك لا يجدى على أهله شيئا

Siapa yang :
– mencintai karena Allah,
– membenci karena Allah,
– memberi loyalitas karena Allah,
– memusuhi karena Allah

maka sesungguhnya loyalitas Allah kepada kita hanya dapat diraih dengan itu .. seorang hamba tidak akan merasakan manisnya iman walaupun sholat dan puasanya banyak hingga ia melakukan itu.

Kebanyakan persaudaraan manusia hanya karena urusan dunia belaka. Padahal itu tidak bermanfaat sama sekali..”

(Dikeluarkan oleh Ibnu Jarir Ath Thobari)

Cobalah setiap kita introspeksi..
Selama ini kita berteman karena apa..?
Karena satu lembaga kah..?
Karena satu yayasan kah..?
Karena satu hobi kah..?
Atau karena iman dan ketaatan..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Tawakal Kepada Allah Ketika Menghadapi Kejahatan Orang Lain

Allah Ta’ala menceritakan mengenai Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam dan para sahabatnya rodhiyallahu ‘anhum dalam firman-Nya,

اَلَّذِيْنَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ اِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوْا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ اِيْمَانًاۖ وَّقَالُوْا حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ۝١٧٣

“(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rosul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, ‘sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka’, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, ‘hasbunallahu wa ni’mal wakiil..’ (cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung)..” (Qs. Aali ‘Imron: 173)

● Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rohimahullah berkata,

‏إذا رأيتَ من الناس عدوانا عليك فقل:”حسبي الله ونعم الوكيل” يكفك الله عز وجل شرَّهم وهمَّهم.

“Jika engkau melihat permusuhan dari manusia terhadapmu, katakanlah, ‘hasbiyallahu wa ni’mal wakiil..’ (cukuplah bagiku Allah, dan Dia lah sebaik-baiknya Dzat yang diserahi urusan). Niscaya Allah akan mencukupimu dari kejahatan dan keinginan buruk mereka..”

(Syarh Riyadhush Sholihin, jilid 1 hlm. 557)

Nasehat Penting

Abu Bakar ash-Shiddiq rodhiyallahu ‘anhu berkata,

إياكم واتباع الهوى؛ فقد أفلح من حفظ من الهوى والطمع والغضب. وإياكم والفخر، وما فخر من خلق من تراب ثم إلى التراب يعود، ثم يأكله الدود،ثم هو اليوم حيٌ وغدًا ميت؟!

Hati-hatilah kalian dari mengikuti hawa nafsu..! Sungguh telah beruntung siapa yang dijaga (dilindungi) dari hawa nafsu, kerakusan, dan sifat marah.

Hati-hatilah kalian dari kesombongan..!
Apa yang disombongkan oleh makhluk yang tercipta dari tanah lalu dikembalikan ke tanah, kemudian tubuhnya dilahap oleh cacing..?! Hari ini dia hidup, dan esok ia mati..!

(Tarikh Al-Khulafa’ – 197)

Amal Sholeh Berpahala Besar

MELIPAT-GANDAKAN PAHALA
.
Penting bagi seorang mukmin untuk mengetahui dan mengamalkan beberapa amal sholeh yang mengundang pahala yang lebih besar dibandingkan amalan lainnya.
.
Berikut adalah beberapa amal sholeh yang kita bisa segera lakukan :
.
1.  Sholat Berjama’ah di Masjid.  Faedah : Sholat berjama’ah di Masjid bernilai 27 x lipat, dan juga pahala melangkah ke Masjid dimana satu langkah kakinya menghapuskan dosa, dan satu langkah kaki lainnya meninggikan derajat. Simak (audio) penjelasannya berikut ini  : https://bbg-alilmu.com/archives/38030.  Sedangkan bagi kaum wanita, mana yang lebih utama, apakah sholat di Masjid au di rumahnya ? Simak (audio) penjelasannya berikut ini  : https://bbg-alilmu.com/archives/36914
.
===========================
.
2.  Sholat ‘Isya dan Sholat Shubuh Berjama’ah Di Masjid. Faedah : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ

“Barangsiapa yang sholat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah sholat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang sholat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah sholat seluruh malamnya.” (HR. Muslim no. 656)
.
===========================
.
3. Sholat Shubuh Berjama’ah Di Masjid Lalu Duduk Hingga Terbit Matahari Lalu Sekitar 15 Menit Kemudian Sholat Sunnah 2 Roka’at Syuruq. Faedah : Orang yang melaksanakannya diberi pahala oleh Allah seperti pahala haji dan umroh dengan sempurna. Baca penjelasannya berikut ini  : https://bbg-alilmu.com/archives/38812
.
===========================
.
4. Membaca 100 Ayat Al Quran Di Malam Hari. Faedah :  Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala sholat sepanjang malam. Simak (audio) penjelasannya berikut ini terkait apakah 100 ayat ini dibaca di dalam sholat malam atau mutlak : https://bbg-alilmu.com/archives/21334 .
.
===========================
.
5.  Sholat Sunnah 4 Roka’at Setelah Sholat ‘Isya. Faedah : Sholat sunnah 4 roka’at setelah ‘Isya pahalanya seperti sholat sunnah di malam Laylatul Qodr (Malam 1000 bulan).  Simak (audio) penjelasannya dan juga tata caranya berikut ini :
https://bbg-alilmu.com/archives/19374 dan
https://bbg-alilmu.com/archives/19394
.
===========================
.
6. dan amalan-amalan berikut ini.

● Dzikir Agung Ketika Mendengar Adzan ( https://bbg-alilmu.com/archives/37793 )

● Dzikir Yang Besar Pahalanya ( https://bbg-alilmu.com/archives/37493 )

● Beberapa Amalan Yang Mendapatkan Jaminan Rumah di Surga ( https://bbg-alilmu.com/archives/38810 )

● Beberapa ADAB SEBELUM TIDUR ( https://bbg-alilmu.com/archives/27401 )

● Selalu Menjaga Wudhu ( https://bbg-alilmu.com/archives/32160 )

● Beberapa Amalan Yang Dapat Menghapuskan Dosa Meskipun Sebanyak Buih Di Lautan ( https://bbg-alilmu.com/archives/38776 )

● TIGA Do’a Agar Diteguhkan Hati Dalam Ketaatan ( https://bbg-alilmu.com/archives/38800 )

● Sholat ROWATIB ( https://bbg-alilmu.com/archives/9612 )

● TIGA Model Pelaksanaan Sholat Sunnah ROWATIB ZHUHUR ( https://bbg-alilmu.com/archives/19323 )

● Merahasiakan Sholat-Sholat Sunnah Dari Pandangan Manusia ( https://bbg-alilmu.com/archives/64124 )

Dan masih banyak lagi amalan yang belum tersebutkan dalam kesempatan ini.

Jangan Tertipu

Imam Asy Syafi’i rohimahullah berkata,

‏إذا رأيتم الرجل يمشي على الماء ويطير في الهواء ، فلا تغتروا به حتى تعرضوا أمره على الكتاب والسنة ” .

“Apabila engkau melihat orang yang mampu berjalan di atas air atau terbang di udara maka jangan tertipu dengannya sampai engkau periksa urusannya .. apakah sesuai dengan Alqur’an dan sunnah atau tidak..?”

(Al Bidayah Wannihayah 13/251)

Walaupun berbaju gamis dan sorban..
Berbahasa arab dan sedikit membawakan ayat Alqur’an..
Karena para dukun pun mampu melakukan itu..

Inilah Dajjal yang nabi shollallahu ‘alayhi wasallam kabarkan mampu menyuruh langit agar hujan..
Dan menyuruh bumi agar subur..
Itu bukan bukti akan kebenaran Dajjal..
Namun orang orang yang berilmu dangkal saja yang menerimanya..

Semoga Allah melindungi kita darinya..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Menebar Cahaya Sunnah