Cinta Dunia

Penyakit yang mengeluti kebanyakan umat islam sebagaimana yang di isyaratkan dalam riwayat yang masyhur adalah Al WAHN. Yaitu cinta dunia dan takut mati.

Çinta dunia merupakan sumber ketergelinciran. Sedangkan harta mengandung banyak penyakit, paling tidak ia akan menjadikan seseorang sombong dan takabur, minimal, menyibukkan dari mengingat Allah dan Ayat-ayat Nya.Sedang orang yang lalai ,ia adalah orang yg merugi.Bila ia jauh dari mengingat Allah,ia akan terkuasai syaiton,dan syaiton akan menghiasi keburukan-keburukan seolah kebaikan.

Seseorang yang mabuk dunia keadaannya lebih parah dari mabuk arak, orang tersebut tidak akan pernah sadar dan siuman kecuali bila telah merasakan sempit dan gelap nya liang lahat.

Berkata Yahya ibnu mu’adz ,” Dunia merupakan araknya syaithon, barang siapa yang mabuk,ia tidak akan sadar hingga merasakan hadirnya kematian dan ia tergolong dari orang2 yg menyesal selamanya”.

Diriwayatkan oleh Anas, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda,” Barang siapa yg Akhirat memenuhi keinginan hati nya, maka Allah jadikan rasa kaya berada dihatinya, dan dikumpulkan baginya perbendaharaan harta, datang kepadanya isi dunia, sedang ia merasa tÍdak butuh pada nya. Dan barang siapa dunia memenuhi isi hatinya, maka Allah jadikan kefakiran melekat dihadapan matanya, dan menjauh darinya perbendaharaan harta, dan gemerlap dunia menjauh darinya kecuali apa yg ditaqdirkan bagi nya”. HR Tirmidy.

 Ditulis oleh Ustadz Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

TAKUTLAH ENGKAU AKAN RINGANNYA TIMBANGAN AMAL KEBAIKANMU PADA YAUMUL QIYAMAH

Perhatikanlah…Saudara-saudariku kaum muslimin dan muslimah yang dimuliakan oleh ALLAH subhaanahu wa ta’ala…

Saudaraku…
Takutlah engkau akan ringannya timbangan amalanmu!

Takutlah engkau akan diberikannya catatan amalan dari arah kiri, karena sesungguhnya itu semua adalah musibah yang sangat besar yang menimpa dirimu…

Oleh sebab itu, bersemangatlah!
wahai saudara-saudariku untuk mengerjakan amal-amal yang bisa mengantarkan kepada kebahagiaan dan keberhasilan yang besar untuk kita selama masih ALLAH subhaanahu wa ta’ala memberikan kehidupan untuk kita..dan jangan kita sampai menyia-nyiakan umur kita terhadap sesuatu yang tidak memberikan manfaat dunia dan akhirat kita…

Kemudian perbanyaklah amal-amal yang bisa memberatkan timbangan amal kebaikanmu dan diberikannya catatan amalmu dari arah sebelah kanan, sehingga engkau menjadi orang yang sukses dan berhasil.

Sebagaimana ALLAH subhaanahu wa ta’ala berfirman:
“Barang siapa yang berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang yang dapat keberuntungan.
Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya…”(Surat Al Mu’Minuun 102-103)

Semoga ALLAH subhaanahu wa ta’ala menerima amal sholeh kita yang kelak اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ sebagai pemberat timbangan kebaikan untuk kita.

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Ikhlas dan Husnudzan

Ust. Badrusalam Lc

كان طلحة بن عبدالرحمن بن عوف
أجود قريش في زمانه فقالت له امرأته يوما : ما رأيت قوما أشدّ لؤْما منْ إخوانك . قال : ولم ذلك ؟ قالت : أراهمْ إذا اغتنيت لزِمُوك ، وإِذا افتقرت تركوك ! فقال لها : هذا والله من كرمِ أخلا‌قِهم ! يأتوننا في حال قُدرتنا على إكرامهم.. ويتركوننا في حال عجزنا عن القيام بِحقِهم
Thalhah bin Abdirrahman bin Auf adalah orang yang paling dermawan di kalangan Quraisy di zamannya. Suatu hari istrinya berkata kepadanya, “Aku tidak pernah melihat orang yang paling tidak tau terima kasih dari teman-temanmu.”

Thalhah berkata, “Mengapa begitu?”
Istrinya berkata, “jika kamu sedang kaya, mereka mendekatimu, dan jika kamu sedang tidak punya, mereka meninggalkanmu.”

Thalhah berkata, “Demi Allah, ini mungkin dari kebaikan akhlak mereka. Mereka datang dikala kita dapat memuliakan mereka, dan meninggalkan kita ketika kita tidak mampu melaksanakan hak mereka.”

علّق على هذه القِصة الإ‌مام الماوردي فقال : انظر كيف تأوّل بكرمه هذا التأويل حتى جعل قبيح فِعلهم حسنا ، وظاهر غدرِهم وفاء. وهذا والله يدل على ان سلا‌مة الصدر راحة في الدنيا وغنيمة في الآ‌خرة وهي من أسباب دخول الجنة (ونزعنا ما في صدورهم من غل إخوانا على سرر متقابلين )

Imam Al Mawardi memberi komentar kisah ini.
Beliau berkata, “Lihatlah, bagaimana kemuliaannya membuat ia berbaik sangka, sehingga ia memandang buruknya perbuatan mereka menjadi baik.

Ini demi Allah menunjukkan kepada keselamatan hati.
Ia adalah ketenangan di dunia, dan keberuntungan di akherat.
Dan ini adalah salah satu sebab masuk ke dalam surga.

Allah berfirman:
ونزعنا ما في صدورهم من غل إخوانا على سرر متقابلين

“Dan Kami cabut rasa dengki terhadap kawan-kawannya di hati mereka. Di atas kasur kasur mereka saling berhadapan.”

Tips-Tips Di Hormati Anak

Tiada yang lebih menyejukkan hati orang tua daripada dihormati anak & mereka pun bisa menjadi sarana ibadah bagi orang tua mereka…

Ketahuilah! Bahwa kewibawaan hanya dapat diraih dgn ketakwaan dan taat kepada Allah…

Berikut ini beberapa tips agar dihormati anak:

1. Ikhlas dalam mendidik dan membesarkan mereka

2. Bertakwa kepada Allah, sebab ketakwaan dapat menumbuhkan rasa cinta & hormat pada hati anak

3. Menjadi ayah & ibu yang saling menghormati, sehingga sang anak ns belajar bagaimana cara menghormati orang lain

4. Mengajarkan kpd anak2 Al-Qur’an dan hadist shahih khususnya yg membahas ttg keutamaan berbakti & menghormati orang tua

5. Memberitahu kepada anak ttg hak ibu & ayah mereka dgn cara yg baik dalam suasana yang penuh keakraban & kelembutan

6. Menerangkan kepada mereka bahwa taat & patuh kepada orang tua adalah bagian dari ketaatan kpd Allah

Dikutip dari sebagiannya kitab Fiqih Tarbiyatul Awlad Hal. 134 karya Syekh Mustofa Al’adawy

Semoga bermanfaat…

Mendidik Anak

Ustadz Kholid Syamhudi Al-Bantani Lc

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pendidikan anak:

1. Mendidik mereka untuk senantiasa merasa terawasi oleh Allah سبحانه وتعالى (تربيتهم على مراقبة الله)

Hal ini ditunjukkan hadits Ibnu Abas yang artinya :
“Wahai anak kecil!
Aku ingin mengajarimu beberapa kalimat; Jagalah Allah سبحانه وتعالى niscaya Ia akan menjagamu, Jagalah Allah سبحانه وتعالى niscaya kami mendapatiNya dihadapanmu. Apabila meminta maka mintalah kepada Allah سبحانه وتعالى , bila memohon bantuan maka mintalah kepada Allah سبحانه وتعالى ….”
[HR Al Tirmidzi]

2. Menjauhkan mereka dari orang kafir dan yang menyimpang dan mendidik anak untuk mencintai orang mukmin.

Sahabat Anas bin Malik menyatakan:
كانوا يعلمون أولادهم محبة الشيخين كما يعلمونهم السورة من القران
(السنة للخلال)

Mereka mengajari anak-anak mereka untuk mencintai Abu Bakar dan Umar sebagaimana mereka mengajari anak-anak mereka satu surat dari Al Qur’an.
  
3. Mengagungkan larangan Allah سبحانه وتعالى dan hal-hal yang diharamkan.

4.Menjadikan mereka hafal Al Qur’an

5. Mendidiknya untuk terbiasa dengan do’a-do’a.
 
Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم semangat melakukan do’a dan dzikir diwaktu pagi dan petang atau waktu-waktu tertentu dan mengajari para sahabatnya untuk berbuat demikian.

6. Mendidik mereka untuk sabar dalam ketaatan.
 
Demikianlah artikel singkat ini mudah-mudahan bermanfaat.

» Baca artikel lengkap SaMaRa disini
KLIK http://m.klikuk.com/bina-keluarga-samara/

Tj Yasiin, Adzan dan Tabur Bunga

Pertanyaan AI 49:

Jika aku mati uruslah sesuai dgn syariat,jgn Ada yg baca yasin didekatku,azan dan tabur bunga juga jgn adakan tahlilan,,ini pesan seorang teman?apakah ini semuanya sesuai syariat islam,mohon pencerahannya ustad,tks

Jawaban:

Pembacaan Yasin:
Beberapa kesalahan dan bid’ah seputar surah Yasin agar kaum muslimin waspada darinya.

1. Membaca Yasin dalam acara ta’ziyah kadang 1-7 hari, kadang sampai 40 hari dan ada pula lebih dari itu.

2. Pembacaan Yasin saat akan berangkat haji dan berlanjut terus sampai yang pergi kembali dari hajinya.

3. Membacakan Yasin pada orang yang sakaratul maut dan membimbingnya membaca Yasin. .

4. Membaca Yasin setelah mayat dikuburkan.

5. Mengirimkan Yasin untuk orang yang sudah meningggal.

6. Mengkhususkan membaca Yasin di kuburan, kadang pada hari jum’at, kadang selepas ‘Ied dan di waktu-waktu tertentu.

Untuk lengkapnya silahkan dibuka link berikut:
http://al-atsariyyah.com/kesalahan-dan-bidah-seputar-surah-yasin.html

Adzan di Kubur
Tidak ada keraguan bahwa hal itu adalah bid’ah yang Allah tidak menurunkan sulthan (argumen) tentangnya, karena hal itu tidak pernah dinukil dari Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam dan tidak pula dari para shahabat beliau radhiallahu ‘anhum, padahal semua kebaikan ada pada mengikuti mereka dan menempuh jalan mereka.

Untuk lengkapnya silahkan dibuka link berikut:

http://al-atsariyyah.com/hukum-azan-dan-iqamah-saat-penguburan.html

Tabur Bunga
Perbuatan ini sering dilakukan oleh para peziarah kubur. Kami tidak menemukan satu pun riwayat valid yang menunjukkan bahwa rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya melakukan hal yang serupa ketika menziarahi suatu kubur.

Oleh karena itu, tradisi yang banyak dilakukan oleh kaum muslimin ini  tercakup dalam larangan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam agar tidak mengekor kebudayaan khas kaum kafir sebagaimana yang termaktub dalam sabda Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam,
ومن تشبه بقوم فهو منهم

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum ,maka ia termasuk golongan mereka.” (HR. Ahmad nomor 5114, 5115 dan 5667; Sa’id bin Manshur dalam Sunannya nomor 2370; Ibnu Abi Syaibah dalam

Mushannaf-nya: 19401, 19437 dan 33010. Al ‘Allamah Al Albani menghasankan hadits ini dalam
Al Irwa’ 5/109).

Ibnu ‘Abdil Barr Al Maliki rahimahullah mengatakan, “(Maksudnya orang yang menyerupai suatu kaum) akan dikumpulkan bersama mereka di hari kiamat kelak. Dan bentuk penyerupaan bisa dengan meniru perbuatan yang dilakukan oleh kaum tersebut atau dengan meniru rupa mereka.” (At Tamhid lima fil Muwaththa minal Ma’ani wal Asaanid 6/80).

Untuk lengkapnya, silahkan buka link berikut ini:

http://www.konsultasisyariah.com/ziarah-kubur/#axzz2UXeb7dNi

Mintalah Surga Firdaus

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

” فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ، فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ، وَأَعْلَى الْجَنَّةِ…..

“Apabila kalian memohon kepada Allah, maka mohonlah surga Firdaus, karena ia adalah surga yang terletak paling tengah dan paling tinggi”
[HR al-Bukhari: 2790]

Panjatkanlah doa-doa Anda di sepanjang hari, terutama nanti di sepertiga malam terakhir.

Jangan lupa, sertakan kami dalam doa Anda.

Dan semoga Allah mengumpulkan kita di Surga Firdaus.

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Tj Menunda Bayar Hutang Puasa

Pertanyaan AI 87:
As salaam ‘alaikum akh, mau tanya, apakah ada batasan2 waktu tertentu untuk melakukan ibadah puasa sunnah / mengganti puasa yg tertinggal sebelum ramdhan datang? Apakah sehari sblm ramadhan kita boleh melakukannya? Jazzakallah khairan katsiran

Jawaban:

#Membayar Utang Puasa#

Pembahasannya cukup panjang, terutama bagaimana jika lewat Ramadhan berikutnya, sebaiknya dibaca lengkap di link berikut:

http://rumaysho.com/hukum-islam/puasa/2752-membayar-utang-qodho-puasa-ramadhan.html

#Puasa Akhir Sya’ban#

Ada 2 hadits yang sepertinya bertentangan sehingga ada
perselisihan pendapat diantara ‘ulama.

Namun pendapat yang kuat dalam mengompromikan dua hadis di atas adalah pendapat yang disebutkan dalam Aunul Ma’bud, yang menukil keterangan Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari, bahwa Al-Qurthubi mengatakan, “Tidak ada pertentangan antara hadis yang melarang puasa setelah memasuki pertangahan Sya’ban dengan hadis yang menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyambung puasa Sya’ban dengan puasa Ramadan. Kompromi memungkinkan untuk dilakukan. Dengan memahami bahwa hadis larangan puasa adalah untuk orang yang tidak memiliki kebiasaan berpuasa sunah, sementara keterangan untuk rajin puasa di bulan Sya’ban dipahami untuk orang yang memiliki kebiasaan puasa sunah, agar tetap istiqamah dalam menjalankan kebiasaan baiknya, sehingga tidak terputus.” (Aunul Ma’bud, 6:330)

Untuk lengkapnya silahkan buka link berikut:

http://www.konsultasisyariah.com/puasa-syaban/#axzz2UXeb7dNi

Tj Cerai Dari Suami Yang Sakit Parah – AI Akhwat

Pertanyaan:

Saya mau bertanya, bagaimana tata cara perceraian apabila suami menderita penyakit schizofrenia/syaraf otak pecah dan sudah tdk menfkahi biologis istri -+ 3 tahun dan sudah tdk bs menjadi kepala keluarga, krn sudah tdk bisa diajak diskusi,sering diam dan katanya banyak bisikan2, misalnya si istri akan menikah lagi dgn orang lain tatacara nya sperti apa, apakah harus seizin suami yg sakit dan apakah harus hadir di pengadilan agama pd saat proses cerai..terima kasih

Jawaban:
Ust Abdusalam Busyro LC

Jika seorang suami tdk lagi mampu menafkahi lahir dan bathin maka hendaknya istri sabar semoga Allah سبحانه وتعالى memberikan jalan keluar dalam waktu yg cepat, آمين يا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Tapi tatkala wanita tsb tdk bs bersabar dan mengkhawatirkan dirinya akan terjerumus ke dalam kelmaksiatan maka boleh datang ke hakim dgn di dampingi oleh walinya utk melakukan khuluk dan dari pihak pengadilan tentunya akan melakukan mediasi dgn cara memanggil dr perwakilan pihak laki2 / suami shg dengannya hakim bisa memberikan keputusan tentang pengajuan perceraiannya dan pihak wanita / istri memilki kewajiban utk mengembalikan mahar yg pernah dia terima.

Tj Talak Satu

Pertanyaan AI 405:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Maaf akhi, mau tanya kmrn sy sempet bc mengenai talak dan rujuk tp karna sekilas sy mau memastikan. Apabila telah diucapkan talak satu oleh suami apakah harus menikah lagi?

Jawaban:
Ust Rochmat Supriyadi LC

Talak adalah kalimat pisah. Wanita yg di talak memiliki iddah. Bila kluar masa iddah/penantian tdk ada rujuk / kembali mk ia telah pisah. Ketika ingin kembali lagi mk ia d nikahkan kembali.

Menebar Cahaya Sunnah