Faidah Fiqhiyah 4: Tidak Najis Bangkai Hewan Yang Tidak Punya Pembuluh Darah

Ust. Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Hewan yang tidak memiliki pembuluh darah maka bangkainya tidaklah najis, seperti cicak, lalat, kumbang, dan nyamuk. Demikian juga kotoran hewan-hewan tersebut.

Dalilnya :
– Bangkai jarood (belalang) halal sebagaimana dalam hadits

– Lalat yang terjatuh di minuman seseorang maka dianjurkan oleh Nabi untuk dicelupkan, karena pada salah satu sayapnya ada obat. Dan bisa jadi air minuman tersebut panas, atau dicelupkan lama sehingga matilah lalat tersebut dan menjadi bangkai, akan tetapi ternyata tidak menajiskan air minum tersebut. Dan lalat adalah hewan yang tidak berpembuluh darah

– Sebagian ulama menilai bangkai adalah najis dikarenakan darah yang terpendam dalam tubuh bangkai tersebut, karena darah yang mengalir adalah najis namun terpendam dalam bangkai tersebut. Adapun hewan yang tidak berpembuluh maka tidak ada endapan darah.

– Ini juga dalil bahwa kepiting hukumnya halal, karena seandainya kepiting diikutkan dengan hukum hewan darat, maka ia adalah hewan yang tidak memiliki pembuluh darah, sehingga tidak perlu disembelih dan bangkainya juga halal.

– – – – – •(*)•- – – – –

Faidah Fiqhiyah 3: Hewan Yang Halal, Tidak Najis Kotorannya

Ust. Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Hewan yang halal dimakan maka kotorannya tidak najis, meskipun kotor dan menjijikan. Tidak semua yang kotor dan menjijikan adalah najis.

Dalilnya :
– Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menganjurkan untuk berobat dengan meminum kencing onta

– Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membolehkan untuk sholat di kandang kambing, padahal kandang kambing tidak lepas dari terkena kotoran kambing dan kencingnya

– – – – – •(*)•- – – – –

Faidah Fiqhiyah 2: Najis Tidak Membatalkan Wudhu

Ust. Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Najis tidak membatalkan wudhu, karenanya jika seseorang setelah berwudhu lalu tubuhnya terkena air kencing bayi atau ia menginjak najis maka cukup ia mencuci tubuhnya dari najis tersebut dan wudhunya tidaklah batal.

(disarikan dari fatwa syaikh Bin Baaz rahimahullah)

– – – – – •(*)•- – – – –

Faidah Fiqhiyah 1: Masbuk

Ust. Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Masbuk sebelum mengikuti imam yang sedang rukuk maka hendaknya takbiratur ihram terlebih dahulu dalam kondisi berdiri, jadi jangan langsung rukuk, karena sholat dibuka dengan takbiratur ihram, dan takbiratur ihram disyariatkan dalam kondisi berdiri.

(disimpulkan dari kitab طرح التثريب في شرح التقريب karya Al-‘Iroqi)
30 Maret

– – – – – •(*)•- – – – –

Tidak Qona’ah

Ust. Firanda Andirja, حفظه الله تعالى

Barang siapa yang sedikit dunianya maka sedikit pula hisabnya..

Lantas kenapa engkau terlalu bersedih jika kurang hartamu?

Carilah harta secukupnya…, tumbuhkan sifat qona’ah…, jangan terlalu ambisi dengan berlimpahnya harta yang hanya memperpanjang dan menyulitkan hisabmu…

Kebanyakan orang celaka bukan karena kurang harta, sebenarnya hartanya sudah cukup baginya untuk menjalani kehidupannya, akan tetapi kebanyakan orang tdk puas dan tidak qona’ah…inilah yang membuat mereka celaka dan tenggelam dalam dunia serta berlomba-lomba mengejarnya…

Akhirnya kehidupannya diatur oleh hartanya, ibadahnya pun diatur oleh hartanya, jadilah ia milik hartanya bukan ia pemilik hartanya…

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Pemimpin Idaman

Ust. M Arifin Badri, حفظه الله تعالى

Saudaraku sekalian!

Setiap insan pastilah mendambakan untuk memiliki pemimpin yang bagus, baik pemimpin dalam cakupan yang luas semisal pemimpin negara atau yang sempit pemimpin rumah t angga. Adil, mewujudkan kemakmuran, melayani rakyatnya dan mampu menjaga kedaulatan negaranya.

Saudaraku! Bila anda masih kebingungan mencari dan mengenali calon pemimpin anda, maka temukan kriterianya pada sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Berikut ini:

من أصبح منكم آمنا في سربه، معافا في جسده، عنده طعام يوم فكأنما حيزت له الدنيا بحذافيرها»

Barang siapa merasa aman di negrinya sehingga ia bebas pergi kemanapun, memiliki persediaan makanan yang ia makan pada hari itu, dan badannya juga sehat, maka seakan akan ia telah mendapatkan dunia dengan segala isinya. ( Bukhari dalam kitab Al Adab Al Mufrad dan Ibnu Abi Ashim).

Itulah tiga pilar kemakmuran suatu negri dan sekaligus tiga kriteria pemimpin yang bagus:

1. Mampu menegakkan stabilitas keamanan, baik dari dalam ataupun luar.

2. Memberikan layanan kesehatan yang bagus bagi masyarakatnya.

3. Mampu mengangkat perekonomian masyarakatnya.

Adapun pemimpin yang hanya bisa cengangas cengenges, dan obral janji, maka itu pemimpin yang hanya pantas ada dalam dunia dongeng.

Saudaraku! Percayalah, dengan terwujudnya ketiga aspek di atas, niscaya dengan izin Allah negri atau juga rumah tangga anda makmur, damai dan maju.

 Ditulis oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Kenali Kawanmu

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Wahai saudaraku..

Pilihlah dengan benar siapa yang kau jadikan kawan..

Kerena engkau akan seperti akhlaq temanmu..

Bedakan kawan akrab dan kawan jauh.. pilihlah dengan benar kawan akrab yang biasa engkau bergaul dengannya..

Bisa jadi engkau akan bangkit dari alam kubur dekat dengannya..

Jika ia keneraka maka engkau terseret kesana..

Jika ia kesurga minimal engkau akan mendapat syafaat bisa dekat bersamanya..

Sekali lagi..
Kenali kawanmu..

Www.abu-Riyadl.blogspot.com

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Ujian Harta

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Taukah anda? Berapa banyak manusia mampu diuji dengan kurang harta..

Ia tahan haus bak onta di padang pasir.. dan seperti singa di hutan tanpa ada makanan yang dapat dilahapnya….

Namun dikala diuji dengan ada harta didepan mata ia bagai sekor kucing penurut dihadapkan majikannya.. ia mau melakukan apa saja kata duit.. kerjaan yang haram pun ia hanya bisa ngelus dada tanpa berkutik berbuat apa apa..

Bisakah engkau meninggalkan yang haram?

Rizqi telah ditentukan..
Tinggal bagaimana cara anda mengambilnya..

Kerena rizqimu akan mengejarmu seperti kematianmu yang juga mengejarmu..

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Mengapa Harus Mengikuti Sahabat ?

Ust. Djazuli, حفظه الله تعالى

Sobat!

Hidup bahagia adalah hidup dilandasi oleh keridhoan kepada Allah..

Ridho kepada Allah adalah amalan Dunia akhirat..

Di Dunia ada cinta, takut & harap kepada-Nya..

Namun disyurga hanya ada cinta & ridho..

Akhir yang baik kala berpisah dengan alam yang fana ini disaat hati penuh keridhoan kepada-Nya..

Bukankah Ia berfirman,”Kembalilah kamu kepangkuan Rabbmu dengan ridho..

Sahabatku!

Tahukah kamu, mengapa Allah menyuruh kita mencintai & mengikuti sahabat Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam?

Karena hanya melalui jalan (cara beragama)merekalah kita meraih keridhoan Allah..

Bila kurang sependapat atau kurang percaya..

Lihat surat At-Taubah: 100

Lalu syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata,” Ayat yang mulia tersebut menyampaikan pesan penting bahwa orang yang Allah ridhoi hanya Muhajirin, Anshar & orang2 yang mengikuti (pemahaman & amalan) mereka”.

Ya Allah teguhkan hati kami diatas kebenaran agar kami dapat meraih ridho-Mu!

– – – – – •(*)•- – – – –

Menebar Cahaya Sunnah