Kucing Dapur

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Wahai para suami!

Tahukah anda siapakah istri yang baik disisimu??

Istri yang baik ialah yang dijelaskan sifat-sifatnya oleh Rasulullah…

Ya’ni…

Istri yang apabila engkau melihatnya serta memandangnya…

Pasti akan menyenangkanmu…

Pasti akan menyejukkan pandangan matamu…

Istri yang baik..

Yaitu istri yang ada pada dirinya, selalu berhias untukmu…

Pada wajahnya, yang selalu berseri-seri kepadamu…

Pada penampilannya dan pakaiannya yang selalu menarik perhatianmu…

Dan pada semua yang melekat pada diri istrimu…

Yang demikian mereka lakukan, demi menunaikan hak atas dirimu wahai para suami…

Dan seorang suami yang berjalan diatas fithrahnya yang lurus, dia akan mengatakan:

Istriku sangatlah menarik hatiku…

Wahai para suami…

Itulah perilaku seorang istri yang baik disisimu…

Adapun istri yang tidak baik disisimu…

Ialah istri yang sangat tidak menyenangkan apabila dirimu memandangnya…

Sangat tidak mengenakkan…

Sangat menyusahkan hati dan fikiranmu…

Pada dirinya…

Pada wajahnya yang selalu merengut, cemberut kepada dirimu…

Pada pakaiannya, serta penampilannya yang selalu kusut dan sangat tidak menarik hatimu…

Sehingga dapat dibenarkan sebagian perkataan yang beredar di masyarakat…
Bahwa

ISTRIKU SEPERTI KUCING DAPUR….!

(Menukil dari karya guru kami ust abdul hakim abdat, dengan sedikit tambahan)

Akhukum Ahmad ferry nasution

Jangan Biarkan

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Jangan biarkan para wanita. Bekerja diluar negri.. walaupun di negara islam..

Karena pergi kesana adalah perbuatan haram.. safar tanpa mahram..

Wal hasil sebagian mereka banyak yang asyik bisa kerja sampingan..

Jadi PSK buat orang orang Banglades, India, dll.. bahkan para teman laki bangsa sendiri pun ikut pingin ngerasain.

Lihat video ini..

Begitu tragis jika wanita berkeliaran jauh diluar negri. Tidak malu dengan orang kampungnya.. karena memang paham orang kampungya adalah bu haji..

Tonton
“( كل بنغالي يطلع انا مبسوط) على لسان بنغالي جرار !!”

di YouTube

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Cinta Melalui Dunia Maya

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله

Dunia maya tidak akan menggambarkan hakikat sifat dan agama seseorang yang antum belum kenal..

Banyak hal yang tidak anda dapati di dunia nyatanya..

Wahai ikhwan wa akhwat.. ingatlah dunia maya ini jangan sampai menjerumuskan kedalam kubangan cinta tak jelas..
Banyak kejadian suami menceraikan istrinya karena kejerat tali kasih di dunia maya..

Berapa banyak wanita yang hilang hormatnya kepada suami karena kata manis kekasihnya dumay.

Begitu banyak penyesalan jalan menuju jodoh lewat dunia maya..

Jangan tergoda indahnya kata tulisan..

Mana ada seorang pemuda sholeh atau pemudi sholihah yang saling menebar pujian kelawan jenis atau tebar pesona..

Seorang muslim yang bijak hendak berfikir dulu sebelum beranjak..

Ayam saja bisa lari jika mau disembelih krn melihat kawannya disembelih majikannya..

Kenapa kita kurang ambil pelajaran..

 Ditulis oleh Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Tafsir 6 dan 7: Al Fatihah – Makna Makna { الرحمن الرحيم } Dan { مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ }

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

Untuk tafsir ayat ke 3 yaitu : Arrohmaanirrohiim, silahkan simak kembali audio Tafsir 1 dan Tafsir 2 :

Untuk tafsir ayat ke 4 yaitu : Maalikiyaumiddiin, silahkan simak berikut ini :

Nasehat Emas

Ust. Ferry Nasution, حفظه الله

Wahai saudara-saudariku…
Manfaatkanlah dalam setiap detak jantungmu dalam rangka beribadah kepada ALLAH.

Jangan engkau lalui waktumu dengan perbuatan yang sia-sia yang pada akhirnya engkau akan mengalami kerugian yang sangat besar…

Perhatikanlah Nasehat yang sangat berharga dari seseorang imam Ahlus sunnah, yang perlu kita renungi bersama.

Telah berkata Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:

فَوَقْتُ الْإِنْسَانِ هُوَ عُمُرُهُ فِي الْحَقِيقَةِ، وَهُوَ مَادَّةُ حَيَاتِهِ الْأَبَدِيَّةِ فِي النَّعِيمِ الْمُقِيمِ، وَمَادَّةُ الْمَعِيشَةِ الضَّنْكِ فِي الْعَذَابِ الْأَلِيمِ، وَهُوَ يَمُرُّ أَسْرَعَ مِنَ السَّحَابِ، فَمَا كَانَ مِنْ وَقْتِهِ لِلَّهِ وَبِاللَّهِ فَهُوَ حَيَاتُهُ وَعُمُرُهُ، وَغَيْرُ ذَلِكَ لَيْسَ مَحْسُوبًا مِنْ حَيَاتِهِ، وَإِنْ عَاشَ فِيهِ عَاشَ عَيْشَ الْبَهَائِمِ، فَإِذَا قَطَعَ وَقْتَهُ فِي الْغَفْلَةِ وَالسَّهْوِ وَالْأَمَانِيِّ الْبَاطِلَةِ، وَكَانَ خَيْرَ مَا قَطَعَهُ بِهِ النَّوْمُ وَالْبِطَالَةُ، فَمَوْتُ هَذَا خَيْرٌ لَهُ مِنْ حَيَاتِهِ.

“Waktu manusia merupakan umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi lagi penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan serta adzab yang pedih.

Ketahuilah bahwa sungguh berlalunya waktu lebih cepat dari berlalunya kumpulan (jalannya) awan. Barangsiapa yang waktunya semata-mata diperuntukkan dalam rangka ketaatan dan beribadah kepada Allah, maka itu adalah waktu dan umurnya yang sebenar-benarnya. Selain yang demikian maka tidak dianggap sebagai kehidupannya, namun hanya dinilai seperti layaknya kehidupan binatang ternak.”
“Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan hawa nafsu, berangan-angan yang sia-sia (batil), hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kesia-siaan (yang kurang manfaatnya), maka sungguh kematian itu lebih layak bagi dirinya.”

(Ad-Daa’ wa Dawaa’ tahqiq Syaikh Ali Hasan hal. 222)

Semoga memberikan manfaat untuk kita semua…

Akhukum Ahmad Ferry Nasution

– – – – – •(*)•- – – – –

Membuat Candaan Di April Mop

Ust. M Abduh Tuasikal, حفظه الله

Yang nakali orang dan bohongin orang di April Mop, coba renungkan hadits berikut.

Pernah di antara sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berjalan bersama beliau, lalu ada seseorang di antara mereka yang tertidur dan sebagian mereka menuju tali yang dimiliki orang tersebut dan mengambilnya. Lalu ia pun khawatir (takut). Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا

“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.”  (HR. Abu Daud no. 5004 dan Ahmad 5: 362. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Kita sering dahulu melihat ada yang melakukan seperti itu. Ada yang sengaja menyembunyikan sendal temannya di masjid . Ketika ia keluar, ia pun kebingungan. Nah, ketika sudah pada puncak kebingungan setelah sejam mencari, barulah barang miliknya dikembalikan. Hal ini tidaklah dibolehkan. Sampai-sampai Imam Abu Daud (Sulaiman bin Al Asy’ats As Sajistaniy) membuat bab tersendiri dalam kitab sunannya dengan membawakan hadits-hadits yang penulis sebutkan di atas. Beliau membuat judul bab, “Siapa yang mengambil barang orang lain dalam rangka bercanda.”

Yang dahulu pernah melakukan seperti itu, maka minta maaflah pada saudaranya dan banyaklah bertaubat.

Intinya, april mop yang dirayakan adalah suatu yang diharamkan di dalam Islam. Tanpa kita menilik pada sejarah munculnya perayaan ini, intinya seorang muslim tidak boleh melegalkan bohong dan dusta pada saat April Mop, juga di hari lainnya.

Selengkapnya:

http://rumaysho.com/akhlaq/april-mop-ingat-bahaya-lelucon-penuh-dusta-7094

M. Abduh Tuasikal,
www.rumaysho.com

Aneh! Muslim Namun Percaya Pada Musuh

Ust. M Arifin Badri, حفظه الله

Sobat! Di dunia terutama di akhir-akhir ini, banyak terjadi kejadian aneh bin ajaib. Betapa tidak, pendusta dipercaya, pengkhianat dibanggakan, pecundang dieluk-elukkan dan musuh dipercaya, sedangkan kawan dimusuhi dan dicurigai.

Sobat! Lebih aneh dari itu semua bila ummat Islam lebih percaya kepada lembaga Yahudi atau Nasrani hanya karena mereka berlabel lembaga internatsional atau lembaga independen.

Sedangkan Al Qur’an yang merupakan kitab suci Ummat islam banyak diabaikan bahkan diragukan kebenarannya. Betapa tidak, banyak dari kaum muslimin yang saat ini meragukan kebenaran banyak ayat dalam Al Qur’an. Na’uzubillah min zalika.

Ayat berikut, adalah satu dari sekian ayat Al Qur’an yang saat ini banyak dilalaikan bahkan diragukan kebenarannya oleh banyak ummat Islam:

وَلَن تَرْضَى عَنكَ الْيَهُودُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah rela kepada kalian hingga kalian mengikuti agama mereka. (Al Baqarah 120)

Sobat! Saat ini, betapa banyak ummat Islam yang percaya sepenuh hati dengan berbagai informasi yang datang dari orang-orang kafir, tanpa ada rasa curiga sedikitpun dengan motif dan kebenaran info yang mereka sebarkan. Sebagai akibatnya betapa manjurnya rilis orang-orang kafir tentang figur “jagoan” di negri kita, sehingga menjadikan nalar dan pandangan saudara-saudara kita silau dan akhirnya membeo.

Saudaraku, ummat islam! Bangkit dan usaplah mata anda, agar dapat berpikir dan melihat dengan jernih mara bahaya yang mengancam ummat dan agama anda. Percayalah, bahwa kaum Yahudi dan Nasrani tidak mungkin tulus dalam sikap dan info yang mereka sebarkan. Sikap dan info mereka pastilah sarat dengan muatan kepentingan yang menguntungkan mereka.

Sobat! Tidakkah anda ingat betapa beberapa aktu lalu bangsa kita dibuat geram karena ternyata berbagai lembaga internasional terbukti dengan sengaja ingin mengkondisikan bangsa kita agar terus terpuruk dan hancur.

Kekuatan bangsa kita beberapa waktu lalu menjadi lunglai alias loyo karena embargo mereka. Agar semakin loyo maka berbagai industri strategis kita didesak agar ditutup dan dipupus sehingga bangsa kita akan semakin tergantung kepada mereka.

Dan masih banyak fakta pait lainnya yang pernah terkuak dan diungkit oleh sebagian media atau tokoh. Namun demikian, anehnya kini ummat Islam berbodndong-bondong mempercayai rilis “pesanan” tentang figur “jagoan” dan kandidat “satrio piningit”. Rilis-rilis dan berbagai berita “pesanan” itu telah menjadikan kita melalaikan nasib “program karbitan” semisal mobil nasional “E**k*”, demikian pula proyek “M*n*R*l” dan lainnya, padahal kala itu proyek-proyek itulah yang menjadikan “figur karbitan” dieluk-elukkan. Semuanya kini telah mengepul bak asap yang diterpa angin, namun sekali lagi sayang akal pikiran dan pandangan banyak dari ummat Islam yang terlanjur silau dan rabun.

 Ditulis oleh Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri حفظه الله تعالى

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Selektif Dalam Memilih Calon Pasangan

Ust. Fuad Hamzah Baraba’, حفظه الله

Sesungguhnya Islam telah memerintahkan laki-laki untuk telilti dan cermat dalam memilih calon istri, bahkan menjadikan hal tersebut sebagai suatu syarat yang harus dipegang teguh dalam upaya membentuk keluarga yang Islami.

Demikian pula dalam hal memilih calon suami yang shalih merupakan tanggung jawab bersama antara seorang wanita dengan walinya. Memilih suami itu adalah hak seorang wanita, oleh karenanya ia harus cermat dan teliti dalam memilih, dan tidak meremehkan persoalan ini.

Ummul Mu’minin Aisyah radhiallahu ‘anha berkata: “Pernikahan itu adalah perbudakan, oleh karena itu hendaklah seseorang diantara kalian memperhatikan ‎​di tempat mana ia lepaskan anak perempuannya”.

Oleh karena itu jangan sampai menikah dengan pelaku maksiat, orang fasik, orang yang suka meninggalkan shalat, pemabuk, dan ahli bid’ah. Atau orang yang memiliki harta yang banyak namun tidak beragama dengan baik.

Tapi carilah orang yang baik agama dan akhlaknya,

وقد قال صلى الله عليه وسلم: ” إذا جاءكم من ترضون دينه وخلقه فزوجوه إلا تفعلوه تكن فتنة في الأرض وفساد كبير” رواه الترمذي وغيره.

Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda: “Apabila datang kepada kalian seorang pemuda yang kalian sukai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia dengan putri kalian. Kalau tidak, akan terjadi fitnah (bencana) dan kerusakan yang besar di muka bumi”. (HR. at-Tirmidzi).

Maka dari itu selektiflah dalam memilih pasangan hidup, jangan sampai kita menyesal untuk selama-lamanya.

– – – – – – 〜✽〜- – – – – –

Menebar Cahaya Sunnah