إذا كَثُرَتْ ذُنُوبُ العَبْدِ، ولَمْ يَكُنْ لَهُ مِنَ العَمَلِ ما يُكَفِّرُها عَنْهُ، ابْتَلاهُ اللَّهُ بِالحُزْنِ لِيُكَفِّرَها عَنْهُ.
Jika dosa menumpuk dan seorang hamba tidak memiliki amalan yang dapat menghapuskannya, maka Allah akan mengujinya dengan kesedihan agar dosa dosanya berjatuhan.
كل عبادة لا يتعبدها أصحاب محمد فلا تتعبدوها؛ فإن الأول لم يدع للآخر مقالًا، فاتقوا الله يا معشر القراء، وخذوا طريق من كان قبلكم
Semua ibadah yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat Muhammad shollallaahu ‘alaihi wasallam jangan kalian lakukan.
Karena generasi pertama tidak meninggalkan maqol untuk generasi setelahnya. Maka bertaqwalah kalian kepada Allah dan ambillah jalan orang orang sebelum kalian.
(Dikeluarkan oleh Ibnul Wadhoh dalam kitab Al Bida’, Ibnul Mubarok dalam kitab Az Zuhd)
Ini lah kaidah penting untuk kita perhatikan..
Karena para sahabat tidak pernah bertabarruk dengan kuburan..
Tidak juga menganggap bahwa berdo’a dikuburan itu mustajab..
Mereka tidak pernah tawassul dengan mayat..
Dan semua riwayat dari mereka yang menyebutkan itu adalah riwayat riwayat yang lemah dan palsu..
Abu Bakar ash-Shiddiq rodhiyallahu ‘anhu berpesan,
إياكم واتباع الهوى؛ فقد أفلح من حفظ من الهوى والطمع والغضب. وإياكم والفخر، وما فخر من خلق من تراب ثم إلى التراب يعود، ثم يأكله الدود،ثم هو اليوم حيٌ وغدًا ميت؟!
Hati-hatilah kalian dari mengikuti hawa nafsu..! Sungguh telah beruntung siapa yang dijaga (dilindungi) dari :
– hawa nafsu,
– kerakusan, dan
– sifat marah.
Hati-hatilah kalian dari kesombongan..! Apa yang disombongkan oleh makhluk yang tercipta dari tanah lalu dikembalikan ke tanah, kemudian tubuhnya dilahap oleh cacing..?! Hari ini dia hidup, dan esok ia mati..!
التوكل هو قطع القلب عن العلائق، برفض الخلائق والافتقار إلى محول الأحوال، وقد يكون المرء ميسرا في ذات الدنيا، وهو متوكل صادق في توكله.
Tawakal adalah memutus ketergantungan hati dengan tidak merasa butuh terhadap makhluk dan hanya bersandar kepada Allah Ta’ala dengan berharap Allah akan memperbaiki keadaannya.
Sungguh, seseorang akan mendapatkan kemudahan dalam urusan dunia dengan kejujurannya dalam bertawakal.
Syaikh Muhammad bin Sholeh al-‘Utsaimin rohimahullahu ta’ala berkata,
فإذا سقطت اللقمة أو التمرة أو أشبه ذلك على السفرة، فخذها و أزل ما فيها من الأذى إن كان فيها أذى من تراب و عيدان، وكلها؛ تواضعا لله و امتثالا لأمر النبي -صلى الله عليه و سلم- و حرمانا للشيطان من الأكل معك، لأنك إذا تركتها أكلها الشيطان.
Bila terjatuh suatu makanan, kurma, atau semisalnya di atas alas makan (seperti taplak meja, atau yang sejenisnya,pent) maka ambillah kembali .. dan bersihkanlah apa yang menempel dari kotoran, jikalau ada kotoran padanya, seperti debu, serpihan-serpihan kayu, kemudian makanlah.
Hal ini sebagai bentuk :
– rendah hati karena Allah,
– mengikuti perintah Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam, dan
– menghalangi agar setan tidak ikut makan bersamamu,
karena jika kamu biarkan makanan tersebut terjatuh, setan pun akan memakannya.
(Syarah Riyadhush Sholihiin – 2/265)
============== ==============
Berikut ini adalah dalil dari beberapa hadits shohih terkait adab makan & menghalangi setan dari ikut makan bersamamu :
1. Makan Dengan Tangan Kanan
Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,
“Jika seseorang diantara kalian makan, hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika dia minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya. Karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya pula..” (HR. Muslim no. 3764)
2. Membaca BISMILLAH Saat Masuk Rumah & Saat Sebelum Makan Agar Setan Tidak Bisa Ikut Menginap & Tidak Bisa Ikut Makan
3. Setan Akan Menguasai Makanan Yang Tidak Dibacakan Bismillah Oleh Orang Yang Hendak Makan Makanan Tersebut
4. Setan Selalu Menghadiri Gerak Gerik Manusia Termasuk Saat Makan
5. Mengambil Makanan Yang Terjatuh Agar Tidak Dimakan Setan & Sunnah Menjilat Jari Tangan Setelah Makan
6. Ridho Allah Bagi Orang Yang Mengucapkan Bismillah Sebelum Makan & Alhamdulillah Setelah Makan
7. Tidak Ada Keberkahan Pada Makanan Yang Tidak Diucapkan Bismillah Sebelum Dimakan
8. Bacaan Ketika Lupa Membaca BISMILLAH Sebelum Makan
“Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya..” (Qs Az-Zalzalah ayat 4)
Imam Mujahid rohimahullah menafsirkan, “Mengabarkan manusia tentang apa yang mereka lakukan di atasnya..” (Tafsir Ath Thobari)
Kursi yang kita bermaksiat di atasnya..
Pepohonan dan bebatuan demikian pula tanah yang kita pijak…
Semua akan bersaksi pada hari kiamat..
Tentang ketaatan atau kemaksiatan yang kita lakukan..
Maka jangan kita sangka mereka diam..
Tapi kelak mereka akan berbicara dengan perintah Robbnya..
الدنيا ليست دارًا للمسلم، إنما دار المسلم هي الجنة، وهو وُجد في الدنيا من أجل أن يعمل للجنة.
Dunia bukan negeri tempat tinggal bagi seorang muslim. Tempat tinggal seorang muslim yang sebenarnya hanyalah surga. Dia diciptakan di dunia ini agar beramal untuk meraih surga..