Penguji Keimanan Dan Kesabaran

Muhammad bin Abdil Qodir rohimahullah berkata,

يا بني المصيبة ما جاءت لتهلك ، وإنما جاءت لتمتحن صبرك وإيمانك ، يا بني القدر سبع ، والسبع لا يأكل الميتة ، فالمصيبة كير العبد ، فإما أن يخرج ذهبا أو خبثا

– Wahai anakku, musibah itu datang bukan untuk membinasakan tapi untuk menguji keimanan dan kesabaranmu.

– Wahai anakku, takdir itu bagaikan binatang buas, sedangkan binatang buas tidak memakan bangkai. Musibah pun bagaikan ububan yang memilah emas dan kotorannya..”

(Al Adabusyar’iyah karya Ibnul Muflih 3/192)

Pandai besi meniup emas dengan ububan..
Agar semakin berkilau dan hilang kotorannya..

Itulah perumpamaan ujian yang menerpa..
Untuk melihat apakah dengan ujian itu iman kita semakin berkemilau..
Ataukah ternyata palsu..

Ya muqollibal quluub tsabbit quluubana ‘alaa diinika..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Bolehkah Berpuasa Hanya Pada Hari ‘Asyuro Saja..?

PERTANYAAN :

Bolehkah kita berpuasa satu hari saja, yaitu hanya pada hari ‘asyuro..?

JAWABAN :

يجوز صيام يوم عاشوراء يوماً واحداً فقط، لكن الأفضل صيام يوم قبله أو يوم بعده

“Boleh berpuasa satu hari hanya pada hari ‘asyuro saja.

Akan tetapi, yang lebih utama adalah berpuasa juga sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.

Ini adalah sunnah yang telah ditetapkan oleh Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam. Beliau bersabda,

لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع

“Sekiranya aku masih hidup hingga tahun depan, sungguh niscaya aku akan berpuasa juga pada tanggal 9 (al muharrom)-nya..”

Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa berkata,

يعني مع العاشر

Maksudnya, berpuasa bersama dengan puasa tanggal 10 al muharrom-nya.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Dan petunjuk hanyalah dari Allah. Semoga sholawat dan salam terlimpah kepada nabi kita Muhammad, keluarganya, serta para sahabatnya..”

(Al-Lajnah Ad-Daimah li Al-Buhuts Al-‘Ilmiyyah wa Al-Ifta – no. 13700)

MUTIARA SALAF : Muliakanlah Perintah Allah Di Mana Saja Kamu Berada

Abu Ka’ab berkata, ‘aku ingin pergi safar lalu aku mendatangi Al Hasan Al Bashri..’

Aku berkata, ‘Berikan aku wasiat..’

Beliau berkata, ‘Muliakanlah perintah Allah dimana saja kamu berada, niscaya Allah akan memuliakanmu..’

Abu Ka’ab berkata, ‘Akupun melakukannya. Ternyata Aku senantiasa dimuliakan sampai aku pulang..’

(Siyar Salaf Sholihin no 1293)

Karena kemuliaan hanyalah milik Allah..
Siapapun yang ingin dimuliakan oleh Allah maka muliakanlah agama-Nya..

Allah berfirman,

مَن كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا

“Barang siapa yang menginginkan kemuliaan. Maka sesungguhnya milik Allahlah kemuliaan itu seluruhnya..” (Fathir: 10)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Tawakal Yang Hakiki

Ibnu Rojab rohimahullah berkata,

“Tawakal yang hakiki adalah menyandarkan hati yang sebenarnya kepada Allah ‘Azza wa Jalla dalam :

● meraih berbagai kemaslahatan (kebaikan),
● menghindari semua bahaya,
● dalam semua urusan dunia maupun akhirat,
● menyerahkan semua urusan kepada-Nya, dan
● benar-benar meyakini bahwa tidak ada yang dapat memberi, menghalangi, mendatangkan bahaya serta memberikan manfaat kecuali Allah (semata).. ”

[Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam 2/497]

SELESAI : Bukber Puasa Asyuro 1445

RABU SIANG  –  08 AL MUHARROM / 26 JULI

Jadwal bukber berikutnya insyaa Allah.

AROFAH – 09 DZULHIJJAH 1444
ASYURO – 10 AL MUHARROM 1445 

Bila hendak berpartisipasi, silahkan :

BANK SYARIAH INDONESIA
748 000 4447
AL ILMU TA’AWUN

================
BACKGROUND :

PROGRAM BUKBER ASYURO 1445 :
TAHAP 1 : 1,000 porsi
TAHAP 2 : 400 porsi
TAHAP 3 : 400 porsi
TAHAP 4 : 200 porsi
TAHAP 5 : 500 porsi
TAHAP 6 : 500 porsi
TAHAP 7 : 200 porsi (LKSA assunnah)
TAHAP 8 : 200 porsi (ma’hadul qur’an)

total : Rp. 85 Juta (3,400 porsi) yang insyaa Allah akan dihidangkan kepada sekitar 3,400 santri penghafal Alqur’an dan pengajar di :
– ma’had assunnah
– ma’had ibnu abbas
– ma’had anas bin malik
– RTQ assunnah
– LKSA assunnah
– ma’hadul qur’an abu said al anshory

serta jama’ah masjid yang menjalankan puasa Asyuro.. alhamdulillah, partisipasi telah ditutup pada tanggal 8 Al Muharrom 1445 (Rabu 26 Juli 2023 pkl. 12.00 wib)

PROGRAM BUKBER AROFAH 1444 :
alhamdulillah, kami telah menerima titipan infaq bukber senilai Rp. 65 juta untuk 2,600 porsi di beberapa masjid dan musholla yang mengadakan kajian sore tanggal 9 dzulhijjah 1444 di 2 kecamatan di lombok timur, NTB.

.
SATU porsinya senilai Rp. 25.000. Namun silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. Dalam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.

================

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya), “Puasa satu hari Arofah (9 Dzulhijjah), saya berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya.. Dan puasa hari Asyuro (10 Al Muharrom), saya berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya..” [HR. Muslim, no 1162]

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga..” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia..” Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya..” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an yang melaksanakan ibadah puasa sunnah secara rutin insyaa Allah di setiap senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Rosulullah shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Memuliakan 10 Hari Yang Tiga

Abu Utsman An Nahdi rohimahullah berkata,

كانوا يعظمون ثلاث عشرات: العشر الأخير من رمضان والعشر الأول من ذي الحجة والعشر الأول من المحرم

Mereka (para ulama terdahulu) memuliakan sepuluh hari yang tiga :
– sepuluh hari di akhir Ramadhan,
– sepuluh hari di awal Dzulhijjah, dan
– sepuluh hari di awal Al Muharrom

(Lathooif al-Ma’aarif)

Menginginkan Allah Dan Kehidupan Akherat

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

الدنيا سجن المؤمن، وجنة الكافر

“Dunia itu penjara untuk mukmin dan surga untuk kafir..” (HR Muslim)

● Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Orang yang menginginkan Allah dan kehidupan akherat tidak akan lurus perjalanannya kecuali dengan penjara, yaitu :

– memenjarakan hatinya untuk senantiasa mencari (keridhoan Allah) dan berpaling dari selainnya

– memenjarakan lisannya untuk senantiasa mengingat Allah dan menambah keimanannya

– memenjarakan badannya dari perbuatan maksiat dan syahwat.

Ia penjarakan dirinya untuk selalu melaksanakan kewajiban dan ibadah yang sunnah.

Ia terus terpenjara hingga bertemu dengan Robbnya. Maka Allah akan membebaskannya dari penjara menuju tempat yang amat luas dan indah (surga).

Siapa yang tidak dapat bersabar atas penjara ini dan lebih senang memuaskan syahwatnya, maka ia akan dipenjara di dalam tempat yang mengerikan setelah kematiannya..”

(Al Fawaid hal 70-71)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Tidak Mengapa

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لا بأسَ بالغِنَى لمنِ اتَّقى ، والصِّحَّةُ لمنِ اتَّقى خيرٌ منَ الغِنَى ، وطيبُ النَّفسِ منَ النَّعيمِ

“Tidak mengapa kekayaan itu bagi orang yang bertakwa. Dan kesehatan bagi orang yang bertakwa lebih baik dari kekayaan. Dan baiknya jiwa itu termasuk kenikmatan..”

(HR Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)

Kesehatan bagi orang yang bertakwa adalah kekuatan untuk ibadah..
Tapi bagi orang yang tidak bertakwa..
Kesehatan menjadi petaka..
Karena ia gunakan kesehatan untuk memaksiati Allah..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Kehidupan Yang Baik

Allah Ta’ala berfirman,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barang siapa yang beramal sholeh baik ia laki-laki maupun perempuan maka sesungguhnya Kami akan menghidupkannya dengan kehidupan yang baik dan Kami akan memberi mereka balasan dengan yang lebih baik dari apa yang mereka amalkan..” (An Nahl : 97)

Kehidupan yang baik berupa kekayaan hati..
Selalu bersyukur dengan rezeki yang Allah berikan..

Kehidupan yang baik berupa kebahagiaan hati..
Karena hati tidak akan bahagia kecuali dengan mengenal Robbnya dan beribadah kepada-Nya..

Kehidupan yang baik berupa ketenangan batin dan kelapangan dada..
Selalu ridho dengan ketentuan sang pencipta..

Adakah kehidupan yang lebih baik dari itu..?!

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Keutamaan Puasa Di Bulan Al Muharrom

● Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

“Puasa yang paling afdhol setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada Syahrullah al muharrom..”

(HR. Muslim – 1163)

● Al Hafizh Ibnu Rojab rohimahullah berkata,

“Nabi shollallaahu ‘alayhi wasallam memberi nama al muharrom dengan syahrullah (bulan Allah). Penyandaran bulan ini kepada Allah menunjukkan kemuliaan dan keutamaannya, karena Allah tidak akan menyandarkan sesuatu kepada diri-Nya kecuali pada makhluk-Nya yang khusus..”

(Lathoiful Ma’arif – 81)

● Al Hasan Al Bashri rohimahullah berkata,

“Sesungguhnya Allah membuka awal tahun dengan bulan harom (al muharrom), dan menutup akhir tahun dengan bulan harom juga (dzulhijjah). Tidak ada bulan yang lebih agung di sisi Allah setelah Ramadhan dibandingkan bulan al muharrom..”

(Lathoiful Ma’arif – 79)

Menebar Cahaya Sunnah