Waktu Terus Berputar

Waktu terus berputar..
Seperti mentari yang berlari menuju tempat terbenamnya..
Dan ajalpun semakin mendekat..
Namun perbekalan ini terasa amat sedikit..

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ : كُنْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَجَاءَهُ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ فَسَلَّمَ عَلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- ثُمَّ قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَفْضَلُ قَالَ : « أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا ». قَالَ فَأَىُّ الْمُؤْمِنِينَ أَكْيَسُ قَالَ : « أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا أُولَئِكَ الأَكْيَاسُ ».

Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, Aku pernah bersama Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, ‘Wahai Rosulullah, mukmin manakah yang paling baik..?’

Beliau bersabda, ‘Yang paling baik akhlaknya..’

Ia kembali bertanya, ‘Lalu mukmin manakah yang paling cerdas..?’

Beliau bersabda, ‘Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas..’

(HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Kekayaan Yang Hakiki

Seorang ahli hikmah berkata,

إذا طلبت العزَّ فاطلبه بالطاعة، وإذا طلبت الغنى فاطلبه بالقناعة، فمن أطاع الله عز وجل عن نصره، ومن لزم القناعة زال فقره.

– Apabila engkau mencari kemuliaan maka carilah dengan cara mentaati Allah, dan

– Jika engkau mencari kekayaan maka carilah dengan cara qona’ah (merasa puas/cukup dengan yang ada)

Karena siapa yang mentaati Allah ia pasti menjadi mulia dengan pertolongan-Nya.. dan siapa yang selalu qona’ah maka akan hilang kefakirannya..”

(Adabuddunya Waddiin – karya imam Al Mawardi hal 226)

Karena kekayaan yang hakiki adalah kekayaan hati..

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Menyukai Harta Untuk Beribadah Kepada Allah

Sa’id bin Musayyib rohimahullah -ulama tabi’in- berkata,

لا خير فيمن لا يحب المال:
‏١-يعبد به ربه،
‏٢-ويؤدي به أمانته،
‏٣-ويصون به نفسه،
‏٤-ويستغني به عن الخلق”.

“Tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak menyukai harta untuk :

1. Beribadah kepada Robbnya
2. Melaksanakan amanah
3. Menjaga kehormatan diri
4. Agar tidak minta minta kepada manusia

(Dikeluarkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman)

Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata mengomentari,

“Beliau mengabarkan bahwa kewajiban kewajiban ini berupa :

– beribadah kepada Allah,
– membayar hutang,
– menjaga kehormatan diri, dan
– tidak minta minta kepada manusia

tidak akan sempurna kecuali dengan memiliki harta. Sedangkan suatu kewajiban bila tidak sempurna kecuali dengan melakukan sesuatu, maka sesuatu itu menjadi wajib hukumnya.

Siapa yang tidak suka untuk melaksanakan kewajiban kewajiban ini dimana agama tidak tegak kecuali dengannya maka tidak ada kebaikan bagi orang tersebut..”

(Majmu Fatawa 29/280)

Mencintai harta itu baik jika tujuannya untuk beribadah kepada Allah Ta’ala, menjalankan amanah dan menjaga kehormatan diri..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Beribadah Kepada Allah Dalam Keadaan Senang Maupun Susah

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

فإن الله لم يبتل عبده ليهلكه، وإنما ابتلاه ليمتحن صبره وعبوديته

“Sesungguhnya Allah tidak menguji hamba-Nya untuk membinasakannya. Akan tetapi untuk menguji kesabaran dan penghambaannya..”

(Al Wabil Ash Shoyyib)

Karena ibadah kepada Allah bukan hanya saat senang saja..
Namun juga saat ditimpa kesusahan..
Agar tidak masuk dalam firman-Nya,

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَعْبُدُ اللَّهَ عَلَىٰ حَرْفٍ ۖ فَإِنْ أَصَابَهُ خَيْرٌ اطْمَأَنَّ بِهِ ۖ وَإِنْ أَصَابَتْهُ فِتْنَةٌ انقَلَبَ عَلَىٰ وَجْهِهِ خَسِرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ

“Diantara manusia ada yang beribadah kepada Allah di tepi jurang. Jika ia memperoleh kesenangan tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa ujian berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan akherat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata..” (Al Hajj: 11)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Empat Tonggak Kufur

Ibnul Qoyyim rohimahullah mengatakan bahwa tonggak kufur itu ada empat yaitu,

1. Sombong
2. Hasad (dengki)
3. Marah
4. Syahwat

– sombong mencegah untuk tunduk dan patuh
– hasad mencegah untuk menerima nasehat
– marah dan benci mencegah untuk bersikap adil, dan
– syahwat mencegah untuk bersungguh sungguh dalam ibadah

apabila hancur kesombongan maka ia akan mudah untuk tunduk..

apabila hancur hasad maka ia akan mudah menerima nasehat..

apabila hancur marah dan benci maka akan mudah bersikap adil dan tawadhu..

dan apabila hancur tonggak syahwat maka akan mudah bersabar dan ibadah..

(Al Fawaid hal. 157)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Lisan Yang Istiqomah

Nabi shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَا يَسْتَقِيمُ إِيمَانُ عَبْدٍ حَتَّى يَسْتَقِيمَ قَلْبُهُ وَلَا يَسْتَقِيمُ قَلْبُهُ حَتَّى يَسْتَقِيمَ لِسَانُهُ وَلَا يَدْخُلُ رَجُلٌ الْجَنَّةَ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ ‏ ‏بَوَائِقَهُ

“Iman tidak dapat istiqomah hingga hati istiqomah.. dan hati tidak akan istiqomah hingga lisan istiqomah.. dan seseorang tidak masuk surga hingga tetangganya aman dari gangguannya..”

(HR Ahmad dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

Istiqomah hati itu tak mudah..
Karena hati mudah berbolak balik..
Mudah dipengaruhi oleh ucapan dan perbuatan..

Istiqomah yang hakiki itu adalah istiqomah hati..
Dan hati tidak akan istiqomah bila lisan kita bengkok..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Karena Semua Adalah Milik Allah Semata

Allah Ta’ala berfirman:

قُلِ ادْعُوا الَّذِيْنَ زَعَمْتُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِۚ لَا يَمْلِكُوْنَ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ فِى السَّمٰوٰتِ وَلَا فِى الْاَرْضِ وَمَا لَهُمْ فِيْهِمَا مِنْ شِرْكٍ وَّمَا لَهٗ مِنْهُمْ مِّنْ ظَهِيْرٍ (٢٢)

“Katakanlah (Muhammad), ‘Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah..! Mereka tidak memiliki seberat zarrah pun di langit dan di bumi, dan mereka sama sekali tidak mempunyai peran serta dalam (penciptaan) langit dan bumi dan tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya

(Qs. Saba’ ayat 22)

وَلَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا لِمَنْ اَذِنَ له

Dan syafa’at (pertolongan) di sisi-Nya hanya berguna bagi orang yang telah diizinkan-Nya (memperoleh syafa’at itu)..”

(Qs. Saba’ ayat 23)

Renungkanlah ayat ini..
Allah meniadakan semua perkara yang menjadi sebab dipertuhankan selain Allah..

Ia tidak memiliki sedikitpun di langit dan di bumi..
Karena semua adalah milik Allah semata..
Ia tidak berperan serta dalam menciptakan alam semesta..
Tidak pula dapat membantu..

Sisa yang terakhir yaitu syafa’at..
Dan ternyata syafa’at siapapun tidak akan diterima tanpa izin dari Allah..

Maka semua selain Allah tak berhak dipertuhankan..
Semua yang menyembah selain Allah adalah sesembahan yang batil..

Laa ilaaha illallah..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

MUTIARA SALAF : Nasihat Imam Ahmad

Ada seseorang berkata kepada Imam Ahmad,

“Semalam aku sholat hingga aku terus menangis.. Sampai sampai hampir tumbuh tanaman karena air mataku..”

Imam Ahmad berkata, “Kamu tertawa dalam keadaan mengakui dosamu kepada Allah lebih baik dari pada kamu menangis namun kamu menunjukkan amalmu kepada orang lain. Karena sholat orang yang menunjukkan amalnya tidak naik kepada Allah..”

Ia berkata, “Berilah aku nasehat..”

Imam Ahmad berkata, “Zuhudlah kamu di dunia dan jangan menyaingi ahli dunia..

Jadilah seperti lebah, ia hanya memakan yang baik, mengeluarkan dari perutnya sesuatu yang baik, jika hinggap di ranting ia tidak membuatnya patah..

Hendaklah kamu tetap setia kepada Allah seperti kesetiaan seekor anjing kepada majikannya. Walaupun majikannya membuatnya lapar dan memukulnya tapi ia tetap setia kepadanya..”

(Mawa’idz Sholihin hal 396)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

SELESAI : Wakaf Mushaf + 2 Sumur + 2 Musholla + 2 Depot Air Minum

SABTU SIANG  –  19 DZULHIJJAH / 08 JULI

alhamdulillah.. alladzii bini’matihi tatimmush-shoolihaat.. dengan pertolongan Allah, kami SUDAHI program wakaf kali ini..
.
➡➡ Rekening terus terbuka untuk menampung program wakaf berikutnya (Al Muharrom 1445) yaitu pembuatan beberapa fasilitas air bersih dan pembangunan musholla. 

Jazaakumullahu khoyron wa baarokallahu fiikum kepada para muhsinin/muhsinah yang telah dengan ikhlas karena Allah berpartisipasi dengan sebagian hartanya, semoga menjadi amal jariyah dan naungan kelak dihari dimana tiada naungan selain naungan Allah Ta’ala..
===============================

Untuk berpartisipasi, silahkan :

BANK SYARIAH INDONESIA
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

===================================
.
alhamdulillah.. wash-sholaatu wassalaamu ‘alaa Rosulillah
.
Dalam HR. al-Bazzar (lihat Shohihul Jami’, no. 3602), Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) :
1️⃣
Orang yang mengajarkan suatu ilmu,
2️⃣
Mengalirkan sungai
3️⃣
Menggali sumur
4️⃣
Menanamkan kurma
5️⃣
Membangun masjid
6️⃣
Mewariskan mushaf atau
7️⃣
Meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.

===================================

1️⃣ Wakaf ratusan Mushaf bagi masjid-masjid, para santri penghafal Alqur’an di ma’had dan TPA, dan juga wakaf kitab-kitab para Ulama sebagai referensi asaatidz dll di ma’had assunnah. (TAHAP 1)

===================================

2️⃣ Sumur Bor : Dsn Darul Muttaqin, Suralaga, Lombok Timur. Sumur insyaa Allah akan dibangun di lahan musholla Nurul Muttaqin sehingga bisa dimanfaatkan bersama oleh jama’ah musholla dan sekitar 500 warga yang tinggal di sekitar musholla. 

3️⃣ Sumur Bor : Ma’had Imam Ahmad, Kota Bima. Ma’had tidak punya sumber air sendiri, dan selama ini bergantung kepada sumur warga. 

Ke 2 sumur diatas akan dilengkapi insyaa Allah dengan mesin sumur, toren, menara toren dan filter, semoga Allah memberikan kemudahan pelaksanaannya, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok

===================================
.
4️⃣ Mengalirkan Sungai – Jaringan Pipa Air Bersih dari mata air menuju Pondok Tahfizh Anas bin Malik, Lombok Timur (TAHAP FINAL)

Ma’had Anas Bin Malik, Lombok Timur, memiliki 1,000 santri penghafal Alqur’an dan ada +/- 400an warga tinggal di sekitar ma’had. Sumber air bersih bagi ma’had dan warga sekitarnya berasal dari sungai yang dialirkan melalui pipa jenis PVC namun kurang kuat terutama di jalur ekstrim/jurang sehingga pipa sering rusak.

Dengan izin Allah, pipa pvc tsb akan diganti dengan pipa jenis HDPE yang lentur dan tahan lama insyaa Allah dengan jarak pipa mencapai hampir 4.5 Km (4,500 meter). Semoga Allah memberikan kemudahan pelaksanaannya, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok

.
===================================

5️⃣ DUA unit Depot Air Minum untuk memenuhi kebutuhan air minum ratusan santri di 2 ma’had tahfizh masing-masing di kota Bima dan di lombok timur (TAHAP 1). Berikut adalah contoh depot air minum.

===================================

6️⃣ Pembangunan Musholla di desa Sembalun. TAHAP 1

7️⃣ Perluasan Musholla SDI Imam Asy Syafi’i (assunnah), Pringgabaya, Lombok Timur. Dengan jumlah murid santri yang meningkat dan banyak kegiatan ibadah dilakukan di musholla, maka insyaa Allah musholla akan diperluas. TAHAP 3

Semoga Allah memberikan kemudahan pembangunannya, aamiin. Pelaksana : Assunnah Peduli Lombok

===============================

BANK SYARIAH INDONESIA
no. rekening : 748 000 9996
an. AL ILMU INFAQ

konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622

=========

jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus menyisihkan sebagian hartanya, semoga menjadi amal jariyah.
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Rosulullah shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
● Tentang MASJID dan MUSHOLLA, klik : https://youtu.be/JN2lbD4KMe4

 

Menebar Cahaya Sunnah