All posts by BBG Al Ilmu

Tj Shalat Tarawih Dibelakang Imam Ahli Bid’ah

Masalah 354: HUKUM SHOLAT TARAWIH BERJAMA’AH DIBELAKANG IMAM AHLI BID’AH

Tanya:
Dari Moderator Al-Ilmu. Di sebuah kompleks perumahan terdapat sebuah masjid yang menyelenggarakan tarawih namun karena tidak nyunnah (yakni sholat Tarawihnya tercampuri dengan bid’ah-bid’ah), ikhwan2 menyelenggarakan tarawih juga di sebuah mushola. Bagaimanakah baiknya?

Jawab:
Bismillah. Akhi Fillah W…u, Hukum menyelenggarakan sholat Tarawih berjamaah tersendiri dengan para ikhwan Ahlus Sunnah adalah BOLEH jika jarak musholla tsb jauh dari masjid perumahan masyarakat setempat, atau jaraknya dekat dengan masjid tetapi tidak menimbulkan fitnah atau mafsadah (kerusakan n keburukan) berupa perpecahan n permusuhan diantara kaum muslimin, atau menjadi sebab tertutupnya pintu dakwah sunnah bagi mereka.

Adapun jika jarak musholla tsb dekat dengan masjid komplek perumahan, n dengan mengadakan sholat Tarawih sendiri bersama ikhwan2 ahlus sunnah tsb dikhawatirkan dan diduga kuat akan timbul fitnah yg besar n menjadi sebab terhalangnya dakwah sunnah di kompleks perumahan tsb, maka sebaiknya ikhwan2 sunnah melaksanakan sholat Tarawih berjamaah di masjid mereka. Karena disebutkan dlm sebuah kaedah fiqih:

(Dar-u Al-Mafaasidi Muqoddamun ‘Alaa Jalbi Al-Mashoolih)

Artinya: “Mencegah terjadinya mafsadah (kerusakan n keburukan) itu harus lebih diprioritaskan daripada (upaya) mendatangkan maslahat (kebaikan).”

Apalagi di dlm salah satu prinsip aqidah n manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah ditetapkan BOLEH dan SAHnya sholat di belakang imam ahli bid’ah yg mana perbuatan bid’ahnya belum smpai pada tingkat kekufuran n kesyirikan.

Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami n menjadi ilmu yg bermanfaat. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 9 Juli 2013).

» SUMBER: BBG Majlis Hadits, room Tanya Jawab.

(*) Blog Dakwah Kami:
http://abufawaz.wordpress.com

SEMOGA TIDAK HILANG DARIMU…

Ust. Abu Riyadl Lc

Benar memang ramadhan baru kita mulai beberapa hari, tp apa yg telah engkau perbuat?
Sudah melakukan apa saja?

Udah berapa juz?
Brp kali istighfar tiap hari?
Brp lama sujud kita?
Brp banyak kau bersedekah?
Brp lama dzikirmu ?

Janan sampai Lalai ramadhan ini hanya kau lewati dg tidur dan bersantai santai atau makan enak saja..
Ingatlah bahwa satu bulan itu cuma sebentar dan bulan ini akan meninggalkanmu..

Jangan sampai tertipu dg waktu!!

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Dari Ibnu Abbas, dia berkata: Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, (yaitu) kesehatan dan waktu luang”. [HR Bukhari, no. 5933].

Semoga setiap saat kita selalu menambah simpanan bekal akhirat dibulan yg seluruh amal hamba dilipatkan pahalanya ini..

بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

Www.abu-riyadl.blogspot.com
Www.mahadulquran-boyolali.com

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tunaikan Hak-Hak Ramadhan

 Bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba bulan penuh keberkahan didalamnya, sebagai ladang amal bagi seorang hamba
utk membersihkan hati dari noda&dosa

Maka tunaikanlah hak2 Ramadhan baik secara ucapan maupun perbuatan
Dan ambillah bekalmu utk hari kebangkitan

Barangsiapa menanam benih&tidak menyiraminya
Maka dia telah berniat utk merugi di hari panennya

Betapa banyaknya manusia yg berharap bertemu Ramadhan, tetapi harapannya tak kunjung menghampirinya, bahkan ia sudah berada dalam kegelapan kubur sebelum ia menemui Ramadhan

Betapa banyaknya manusia yg ingin menjumpai hari2 esoknya, tapi ia tdk dapat menjumpainya

Sekiranya kita mengetahui ajal kita, niscaya niscaya kita akan bersemangat dalam beramal

Wahai manusia yg belum puas atas perbuatan dosa&maksiat pada Bulan Rajab
hingga ia masih bermaksiat pada Rabbnya pada Bulan Sya’ban..

Telah dtg Bulan Ramadhan bulan yg penuh keberkahan dalamnya,
Maka jgn kamu jadikan pula Ramadhan itu sebagai bulan kemaksiatan

Wahai saudara-saudariku..
Bacalah Al-Qur’an dgn penuh kesungguhan
Karena sesungguhnya bulan tersebut adalah bulan Al-Qur’an

Bawalah dirimu mengharap keselamatan
Kalau tdk maka dirimu akan binasa..

Berapa banyak engkau mengetahui orang yg dahulunya berpuasa
diantara keluarga, tetangga&saudaramu
Namun kematiannya telah menyirnakan mereka&tersisa dirimu sendiri

Wahai saudara-saudaraiku..Betapa dekatnya sesuatu yg (dikira) jauh dari sesuatu yg dekat

Betapa banyak manusia yg bangga dgn pakaian yg telah mereka siapkan menghadapi lebaran kelak..
Namun ternyata esokan harinya ajalnya pun mendahuluinya serta persiapannya pun berubah menjadi mepersiapkan kain kafan

Wahai saudara-saudariku..
Sampai kapankah manusia itu akan menghiasi tempat tinggalnya (di dunia)??
Padahal tempat kembali bagi manusia itu adalah alam kubur

Semoga ALLAH mengampuni perbuatan dosa&maksiat kita semua

(Majalis Ramadhaniyah: By Ahmad Abdurrahman Alkus, PIA)
(dgn sdikit perubahan oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى )

Tj Do’a Minta Keturunan

230. BBG Al Ilmu – 383

Pertanyaan:
Ada temen ana minta doa untuk segera punya anak/momongan, mohon dibantu ya ustadz

Jawaban:
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ketika ditanya, bolehkah orang yang lama tidak dikaruniai anak memohon kepada Allah dengan doa Nabi Zakariya as di surat Al-Anbiya.(ayat 89-90) ?

Beliau (syaikh bin Baz) rahimahullah menjawab:

“Tidak masalah melantunkan doa seperti yang disebutkan. Dan jika dia berdoa dengan selain teks ini, seperti membaca :

اللهم ارزقني ذرية طيبة ، اللهم هب لي ذرية صالحة

“Ya Allah, berilah aku keturunan yang baik, anugrehkanlah aku keturunan yang shaleh.”

Atau doa-doa yang semisal, semuanya baik. Contoh doa lainnya adalah firman Allah;

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ ذُرِّيَةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ

“Ya Allah, anugrahkanlah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Memperkenankan Doa.” (QS. Ali Imran: 38)

(Majmu’ Fatawa Ibnu Baz 8:423).

Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/doa-dan-tips-agar-dikaruniai-anak/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Perbedaan Awal Ramadhan

229. BBG Al Ilmu – 271

Pertanyaan:
Mau tanya, Kenapa kok hanya Puasa Romadhon saja yg dilihat dg hilal tetapi puasa tengah bulan atau solal Fardu dg Hisap, soalnya banyak surat2 AL Quran yg menunjukkan kita wajib  berpengetauhan dan lebih aneh lagi Saudi Arabiah Puasa tgl 9 padahal beda dgn ind cuma 4 jam dan kita lebih dulu, Malasia & singapura tgl 9 , bagaimana dengan penjelasan ini? Syukron

Jawaban:
Mengenai penentuan awal Ramadhan dan pemakaian hisab dalam penetuan penanggalan telah jelas disampaikan dalam beberapa hadits shahih diantaranya:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,:
”Sesungguhnya kami adalah umat ummiyah. Kami tidak mengenal kitabah (tulis-menulis) dan tidak pula mengenal hisab (ilmu nujum/astronomi). Bulan itu seperti ini (beliau berisyarat dgn bilangan 29) dan seperti ini (beliau berisyarat dgn bilangan 30). [HR. Bukhari no. 1913 dan Muslim no. 1080, dari ‘Abdullah bin ‘Umar]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam brsabda:

“Berpuasalah kalian karena melihatnya (hilal) dan berbukalah karena melihatnya (hilal bulan Syawal). Jika kalian terhalang awan, maka sempurnakanlah Sya’ban tiga puluh hari.” (HSR. Bukhari 4/106, dan Muslim 1081 Dari Abi Hurairah radhiallahu ‘anhu)

Untuk lengkapnya, silahkan buka: https://bbg-alilmu.com/archives/2567

Untuk tahun 2013, Saudi dan hampir semua negara jazirah Arab, Malaysia, Singapore, dll, mulai puasa tanggal 10 Juli bukan 9 Juli. Mengenai kenapa terjadi perbedaan, kami persilahkan membuka link berikut (pakar astronomi depag):

Akar Masalah Perbedaan Penetapan Muhammadiyah: Kasus Ramadhan 1434/2013

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Seputar Tahlilan

228. BBG Al Ilmu – 271

Pertanyaan:
Bagaimana kita menyikapi tuduhan wahabbi sesat berkaitan dengan larangan tahlilan ? bukankah tahlilan tidak ada perintah dari Rasulullah ?

Jawaban:
Orang-orang yang melarang tahlilan biasanya langsung dikatakan “Dasar wahabi” dan para pelaku acara tahlilan mengaku-ngaku bahwa mereka bermadzhab syafi’i. Yang perlu diketahui seluruh kaum muslimin di negara ini adalah ternyata para ulama besar dari madzhab Syafi’iyah telah mengingkari acara tahlilan, dan menganggap acara tersebut sebagai bid’ah yang mungkar, atau minimal bid’ah yang makruh. Kalau begitu para ulama syafi’yah seperti Al-Imam Asy-Syafii dan Al-Imam An-Nawawi dan yang lainnya adalah wahabi ?

Al-Imam Asy-Syafi’iy di kitabnya ‘Al-Um” (I/318) mengatakan:

“Aku benci al ma’tam yaitu berkumpul-kumpul dirumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan, karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbaharui kesedihan”

Perkataan imam kita diatas jelas sekali yang tidak bisa dita’wil atau ditafsirkan kepada arti dan makna lain kecuali bahwa beliau dengan tegas mengharamkan berkumpul-kumpul dirumah keluarga/ahli mayit. Ini baru berkumpul saja, bagaimana kalau disertai dengan apa yang kita namakan disini sebagai Tahlilan ?”

Untuk pembahasan lengkapnya dan dikarenakan keterbatasan ruang, kami dengan hormat mempersilahkan penanya dan para pembaca sekalian untuk membuka link berikut:
http://almanhaj.or.id/content/2272/slash/0/tahlilan-selamatan-kematian-adalah-bidah-munkar-dengan-ijma-para-shahabat-dan-seluruh-ulama-islam/

http://www.firanda.com/index.php/artikel/fiqh/408-tahlilan-adalah-bid-ah-menurut-madzhab-syafi-i

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Shalat Sunnah Lagi Setelah Shalat Tarawih

227. BBG Al Ilmu – 199

Pertanyaan:
Pak Ustad, saya mau tanya. Ada beberapa pendapat bahwa sholat malam tahajud tidak perlu didirikan lagi karena sudah ada sholat tarawih. Dan ada juga jika kita melakukan sholat tarawih di masjid, dan jika mau mendirikan sholat tahajud maka sholat witir didirikan setelah sholat tahajud tsb. Jika sholat witir sudah didirikan maka sholat tahajud tidak perlu didirikan lagi.
Mana yang tepat, mohon saran dan masukannya.

Jawaban:
Diperbolehkan bagi orang yang sudah melaksanakan shalat tarawih untuk menambah shalat malam dengan shalat tahajud. Hanya saja, kami menyarankan dua hal:

Pertama:
hendaknya ikut imam sampai selesai, dan jangan pulang sebelum imam melakukan witir. Tujuannya, agar kita mendapatkan keutamaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadis berikut,

“Siapa saja yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.” (H.R. Abu Daud dan Turmudzi; dinilai
shahih oleh Al-Albani)

Kedua:
tidak boleh melakukan witir dua kali. Jika sudah witir bersama imam maka ketika tahajud tidak boleh witir lagi. Ini berdasarkan
hadis,“Tidak boleh ada dua witir dalam satu malam.” (H.R. Abu Daud; dinilai shahih oleh Al-Albani)

Dalam Fatwa Lajnah Daimah (6:45) disebutkan, “Jika Anda shalat tarawih bersama imam maka yang lebih utama adalah melakukan witir bersama imam, agar mendapatkan pahala sempurna, sebagaimana disebutkan dalam hadis,
‘Barang siapa yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama
imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.’ (H.R. Abu Daud dan Turmudzi).

Jika Anda bangun di akhir malam dan ingin menambah shalat maka silakan shalat sesuai keinginan, namun tanpa witir, karena tidak ada 2 witir dalam semalam.” (Ditanda-tangani oleh Syekh Abdul Aziz bin Baz – ketua)
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/tahajud-setelah-tarawih/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Mengajar Murid Laki Dan Murid Perempuan

226. BBG Al Ilmu – 391

Pertanyaan:
Ustad saya mau tanya apa hukumnya untuk seorang wanita yang mengajar disekolah dasar yang anak didiknya terdiri dari perempuan dan laki-laki?minta penjelasannya beserta dalilnya.

Jawaban:
Ust. Abdussalam Busyro Lc

Wanita boleh bekerja, hendaknya pekerjaan yang digelutinya sesuai dengan fitrahnya, tidak diperbolehkan seorang wanita jadi tukang batu / tukang kayu atau pekerjaan yang sifatnya terkait dengan fisik dan kekuatan yang itu merupakan pekerjaan laki2.

Adapun sebaik-baik wanita adalah bekerja dirumahnya seperti menjahit, membuat kue atau pekerjaan yang serupa dengannya, namun tatkala harus bekerja maka hendaknya memperhatikan hal2 sebagai berikut:

1. Pekerjaan tersebut halal
2. Mendapat izin suami
3. Tidak mengganggu apa yang menjadi di rumah tangga
4. Menjauhi ikhtilat (bercampur laki2 dan wanita)
5. Memakai hijab syar’I
6. Tidak memakai wangi2an atau hal2 yang menimbulkan fitnah

Adapun mengajar khususnya dalam tahapan TK/ SD إِنْ شَاءَ اللّهُ tidak apa2 karena mereka masih usia anak2 sekalipun demikian hendaknya mereka yang memiliki lembaga penddikan tingkat SD untuk mulai memisah anak didiknya terutama mulai di bangku kelas 3 krn mereka sudah mulai mumayyiz.

Syaikh Abdul Aziz Bin Baz mengatakan: “Islam tidak melarang wanita untuk bekerja, karena Allah jalla wa’ala mensyariatkan dan memerintahkan hambanya untuk bekerja dalam firman-Nya:

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

“Katakanlah (wahai Muhammad), bekerjalah kalian! maka Alloh, Rasul-Nya, dan para mukminin akan melihat pekerjaanmu“  (QS. At-Taubah:105)

Perintah ini mencakup pria dan wanita.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Kedudukan Al Qur’an Dan As Sunnah

225. BBG Al Ilmu – 347

Pertanyaan:
Afwan ana mau tanya, bahwa teman ana baru pulang beajar dari yaman, dalam suatu tausiyah teman ana menyatakan bahwa hadis shohih itu setara dengan Al quran ? apakah benar

Jawaban:
Ust. Rochmad Supriyadi Lc

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Ketahuilah, aku diberikan Al-hQur’an dan semisal nya “. Dari hadist ini di fahami bahwa As-Sunnah memiliki kedudukan semisal Al Kitab. Maka ungkapan di atas bisa di benarkan.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Tj Ucapan Ramadhan Karim Atau Ramadhan Mubarak

224. BBG Al Ilmu

Pertanyaan:
Apakah boleh mengatakan Ramdhan Karim?

Jawaban:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’ Lc

Syeikh al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanya tentang ucapan “Ramadhan Kariim”.

Beliau menjawab: Bahwa ucapan itu tidak benar, karena Ramadhan bukan yang memberikan kemuliaan, tetapi Allah ‘Azza wa Jalla yang menjadikan bulan tersebut penuh berkah, ucapan yang benar adalah “Ramadhan Mubarak” Ramadhan bulan yang penuh berkah. (Fatwa al-Utsaimiin: 20/93).

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶