All posts by BBG Al Ilmu

Dzikir Saat Jalan Menanjak Dan Jalan Menurun

● Dari Jabir bin ‘Abdillah rodhiyallahu ‘anhumaa, beliau mengatakan,

كُنَّا إِذَا صَعِدْنَا كَبَّرْنَا وَإِذَا نَزَلْنَا سَبَّحْنَا

“Kami para sahabat ketika melewati jalanan yang naik (menanjak), kami bertakbir. Dan ketika melewati jalanan yang turun, kami bertasbih..”

[ HR. Bukhari 2993 ]

● Dari Ibnu ‘Umar rodhiyallahu ‘anhumaa, beliau menceritakan,

وَكَانَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- وَجُيُوشُهُ إِذَا عَلَوُا الثَّنَايَا كَبَّرُوا وَإِذَا هَبَطُوا سَبَّحُوا

“Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam dan pasukannya apabila melewati jalanan perbukitan yang naik, mereka bertakbir, dan apabila mereka turun, mereka bertasbih..”

[ HR. Abu Dawud 2601 ]
dishohihkan oleh syaikh al-Albani

nb : saat naik/turun dengan eskalator, naik/turun tangga, lift atau saat berkendaraan melewati jalan tanjakan/turunan, fly over, terowongan, dan saat bepergian dengan pesawat terbang (take-off dan landing).. dan kegiatan lain sejenisnya..

Syarah Kitab Tauhid : 124 – 125 – 126

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

124.

125.

126.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 127 – 128 – 129
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Saat Menulis Di WA

Sebagian ikhwah kalau WA hanya ucapkan ‘bismillah’ (tasmiyah) saja..

● mungkin mereka menganggap WA sama dengan surat menyurat..
● mungkin mereka ingin mengikuti Nabi Shollallaahu ‘alaihi wasallam dalam surat menyurat..

Namun coba kita lihat text haditsnya yang ada dalam shohih Bukhari :

بسم الله الرحمن الرحيم، من محمد رسول الله إلى هرقل عظيم الروم، سلام على من اتبع الهدى، أما بعد، فإني أدعوك بدعاية الإسلام أسلم تسلم، وأسلم يؤتك الله أجرك مرتين، وإن توليت فإن عليك إثم الأريسيين

“Bismillahirrohmanirrohiim.
Dari Muhammad Rosulillah kepada Heraklius penguasa Romawi.. 

Salam (keselamatan) atas orang yang mengikuti petunjuk. Amma ba’du, sesungguhnya aku menyerumu dengan seruan islam. Masuk islamlah niscaya kamu selamat. Masuk islamlah, maka Allah memberimu dua kali lipat pahala. Jika kamu berpaling maka kamu akan menanggung dosa rakyatmu..”

PERHATIKAN:
Pertama beliau membaca basmalah (bismillahirrohmanirrohiim) bukan tasmiyah (bismillah), lalu membaca salam..

Maka jika kita menganggap WA sebagai surat dan ingin mengikut Nabi Shollallaahu ‘alaihi wasallam maka baca basmalah dulu bukan tasmiyah, lalu ucapkan salam.

Namun ana berpendapat bahwa WA itu masuk obrolan bukan surat menyurat. Jadi cukup langsung salam saja. Wallahu a’lam.

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

● Basmalah : bismillahirrohmanirrohiim

● Tasmiyah : bismillah

Syarah Kitab Tauhid : 121 – 122 – 123

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

121.

122.

123.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 124 – 125 – 126
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

TIPS Menghadapi Celaan Manusia

Ibnu Hazm rohimahullah berkata,

الْعقْلُ وَالرَّاحَةُ وَهُوَ إِطْرَاحُ الْمُبَالاَةِ بِكَلَامِ النَّاس وَاسْتِعْمَال المبالاة بِكَلَام الْخَالِق عَزَّ وَجل، بَلْ هَذَا بَاب الْعقل والراحة كلهَا، مَنْ قَدَّرَ أَنه يَسْلَمُ مِنْ طَعْنِ النَّاسِ وَعَيْبِهِمْ فَهُوَ مَجْنُون

“Kecerdasan dan tenang (istirahat) adalah dengan sikap :

● tidak memperdulikan perkataan/komentar manusia, dan
● memperdulikan/memperhatikan perkataan sang Pencipta ‘Azza wa Jalla.

Ini adalah pintu kecerdasan dan seluruh peristirahatan. Barangsiapa yang menyangka ia bisa selamat dari celaan manusia dan cercaan mereka maka ia adalah orang gila..”

[ Al-Akhlaaq wa As-Siyar Fii Mudawaatin Nufuus hal 17 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Seandainya Merayakan Maulid Itu Suatu KEBAIKAN

Syaikh Al Albani rohimahullahu ta’ala berkata,

Seandainya “itu” (merayakan maulid) adalah kebaikan, tentunya para salafush shalih telah mengetahuinya, (karena) mereka LEBIH BERILMU daripada kita.

Dan mereka itu LEBIH SEMANGAT IBADAHNYA daripada kita. Seandainya mereka tahu “itu” kebaikan, tentu mereka telah melakukannya, tidak akan mereka menjauhinya dan meninggalkannya..”

( Al Huda wan Nuur / 94 )

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Menjadi Yang Terdepan Bila..

Kita akan menjadi orang yang TERDEPAN dalam Maulid, bila kita dapatkan:

– Satu saja hadits shahih yang menjelaskan keutamaan tanggal 12 Rabi’ul Awal.

– Satu saja hadits shahih yang menjelaskan keutamaan amalan Maulid.

– Satu saja atsar shahih yang menjelaskan bahwa Sahabat Abu Bakar, atau Umar, atau Ustman, atau Ali, atau sahabat lainnya -radhiallahu ‘anhum- pernah merayakannya.

– Satu saja riwayat shahih yang menjelaskan ada satu saja dari generasi tabi’in dan tabi’ut tabi’in yang merayakannya.

– Satu saja riwayat sahih dari Imam Empat yang menjelaskan tentang keutamaan Maulid.

Kalau ada yang bisa menemukan SATU SAJA riwayat SAHIH tentang salah satu perkara di atas, kita akan menjadi orang yang terdepan dalam amalan itu.

Ingat, tidak mungkin kita bisa lebih dari mereka:
– dalam ilmu agama.
– dalam semangat beribadah.
– dan dalam mencintai Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam.

[Disarikan dari tulisan Sy Shalih Sindi -hafizhahullah-]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Dr. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Syarah Kitab Tauhid : 118 – 119 – 120

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

118.

119.

120.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 121 – 122 – 123
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Syarah Kitab Tauhid : 115 – 116 – 117

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA, حفظه الله تعالى berikut ini :

115.

116.

117.

.
ARTIKEL TERKAIT
Syarah Kitab Tauhid : 118 – 119 – 120
Syarah Kitab Tauhid : KUMPULAN ARTIKEL

Seuntai Nasihat

Ibnul Jauzi rohimahullah berkata,

‎تدبير الحق عز وجل لك خير من تدبيرك ، وقد يمنعك ما تهوىٰ ابتلاء ، ليبلو صبرك ، فأره الصبر الجميل ، تر عن قرب ما يسر

“Rencana Allah padamu lebih baik dari rencanamu.. terkadang Allah menghalangi rencanamu untuk menguji kesabaranmu..

maka perlihatkanlah kepada-Nya kesabaran yang indah. Tak lama kamu akan melihat sesuatu yang menggembirakanmu..”

(Shaidul Khathir 1/205)

Kita hanya bisa berencana..
Tapi Allah lah yang menentukan..

Maka janganlah terlalu berharap kepada rencana kita..
Tapi berharaplah yang terbaik di sisi-Nya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL