Category Archives: Abu Riyadl Nurcholis

Doa Mau Tidur

اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ وَجْهِي إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ. اللَّهُمَّ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ.

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوْتُ وَأَحْيَا

Tips Duduk Dekat Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam Dihari Qiyamat.

Rasulullah shalallhu alaihi wasalam bersabda:

اِنَّ مِنْ اَحَبِّكُمْ اِلَىَّ وَاَقْرَ بِكُمْ مِنِّى مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ اَحْسَنُكُمْ اَخْلاَقًا.

“ Sesungguhnya, orang yang paling aku senangi dan paling dekat kepadaku tempat duduknya pada hari kiamat, adalah orang yang paling baik akhlaknya”. ( HR. Bukhari).

Akhlak Baik menurut Kaum Salaf sebagaimana dikatakan;
Al-Hasan berkata: ”Berakhlak baik
itu adalah bermuka cerah, ramah, dan tidak menyakiti orang lain.”
Abdullah Ibn Al-Mubarak berkata: . ”Berakhlak baik itu terdapat dalam tiga hal, yaitu menjauhi yang haram, mencari yang halal, dan lapang dada terhadap keluarga.”

Sebagian ulama lainnya menyebutkan makna secara rinci tentang akhlaq mulia yaitu:
Pemalu, banyak berbuat baik, jujur, sedikit bicara banyak bekerja, tidak sombong, suka memberi, berwajah ceria dan ramah, sabar, bersyukur, rela dan lemah-lembut, tepat janji, tidak mudah mencela, tidak menyakiti, tidak ghibah(menggunjing), tidak tergesa-gesa, tidak mendendam, tidak dengki, suka menggembirakan orang lain, mencintai karena Allah,
membenci karena Allah, rela karena Allah, dan marah karena Allah.

Kata kata diatas mudah diucap.. Namun berat amalannya.. Kecuali yg Allah berikan kemudahan..

Ya Allah lapangkanlah dada kami untuk berakhlaq mulia.. Agar kami dapat dekat nabiMu dihari qiyamah.

www.abu-riyadl.blogspot.com
By. Abu riyadl.

Hukum Makan Di Restoran “All You Can Eat”

Bayar sekian anda bisa makan sepuasnya.

Ada perbedaan pendapat pada ulama’ masa kini
Yaitu sebagai berikut:

Pendapat yang mengaharamkan:
Dalam Majalah As-Sunnah, Edisi 11/Tahun VIII/1425H/2005M hal. 9 tersebut disana fatwa Syaikh Salim Al-Hilaly hafidzahullah tentang hukum restaurant yang memasang tarif yang sama kepada semua pengunjung. Setiap orang dibolehkan mengkonsumsi apa saja yang tersedia disana. Padahal porsi makan masing-masing orang berbeda-beda.Disebutkan disana hukumnya tidak boleh karena terkandung unsur jahalah dan dan gharar (penipuan).Unsur ketidak tahuannya, yaitu pertama, menyerahkan uang dalam jumlah tertentu untuk mendapatkan sesuatu yang belum jelas. Dan yang kedua, unsur gharar,yaitu karena mengambil makanan yang kurang dari nilai yang yang kita serahkan,sementara orang lain ada yang mengambil makanan yang lebih besar dibandingkan dengan nilai uang yang ia serahkan.

Pendapat lainnya yg berseberangan yaitu
Ibnu Utsaimin rahimahulah berkata :

مسألة : هناك محلات تبيع الأطعمة تقول : ادفع عشرين ريالا والأكل حتى الشبع ؟
الجواب : الظاهر أن هذا يتسامح فيه ؛ لأن الوجبة معروفة ، وهذا مما تتسامح فيه العادة ، ولكن لو عرف الإنسان من نفسه أنه أكول فيجب أن يشترط على صاحب المطعم ؛ لأن الناس يختلفون ” انتهى من “الشرح الممتع” (4/322)

Syaikh berkata:”Ada sejumlah toko yang menjual makanan dan berkata :”Bayarlah 20 real dan makan sampai kenyang”

Al-Jawab:  Yang nampak bahwa ini bentuk toleransi (musamahah) karena ukuran makan manusia itu diketahui berapa banyaknya. Akan tetapi jika seseorang tahu bahwa dirinya tukang makan banyak, maka dia harus izin kepada pemilik restaurant, karena manusia itu berbeda-beda.(Syarhul Mumthi’ 4 /322 )

Dari jawaban dua syaikh diatas
dapat kita ambil kesimpulan.

Mengapa ada perbedaan pandangan?

Baca Selengkapnya di :
http://www.abu-riyadl.blogspot.com/2013/03/hukum-makan-di-restoran-all-you-can-eat.html?m=1

Kata Mutiara Dari Al-Hasan al Bashri

“Semoga Allah memberikan rahmat kepada seorang hamba yang berfikir terlebih dahulu saat berkehendak, apabila hal itu dilakukan karena Allah maka ia lakukan, namun jika tujuannya untuk selain-Nya maka ia urungkan.”

Semoga kita termasuk orang orang yg selalu menimbang segala sesuatu jika ingin melakukan perbuatan.. Agar energi yg kita keluarkan mendatangkan manfaat.. Bukan terbuang sia sia. Atau malah menambah dosa..

Sehingga tiada penyesalan yg terucap dikemudian hari..

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

Selamat beraktivitas.
Salam dari abu riyadl di boyolali.

Amalan Pasutri Di Hari Jum’at

Dari Aus bin Abi Aus radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من اغتسل يوم الجمعة وغسّل وغدا وابتكر ومشى ولم يركب ودنا من الإمام وأنصت ولم يلغ كان له بكل خطوة عمل سنة

“Barang siapa yang mandi pada hari Jumat dan memandikan, dia berangkat pagi-pagi dan mendapatkan awal khotbah, dia
berjalan dan tidak berkendaraan, dia mendekat ke imam, diam, serta berkonsentrasi mendengarkan khotbah maka setiap langkah kakinya dinilai sebagaimana pahala amalnya setahun.” (H.R. Ahmad, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah; dinilai sahih oleh Imam An-Nawawi dan Syekh Al-Albani)

Ada sebagian ulama yang mengartikan kata “memandikan” dengan ‘menggauli istri’, karena ketika seorang suami melakukan hubungan intim dengan istri, berarti, dia memandikan istrinya.

Dengan melakukan hal ini sebelum berangkat sholat Jumat, seorang suami akan lebih bisa menekan syahwatnya dan menahan pandangannya ketika menuju masjid (Lihat Aunul Ma’bud, 2:8)

Namun sangat disayangkan disana banyak hadits dhoif bahkan maudhu’ diantaranya “berhubungan dihari jumat seperti membunuh sekian ribu orang yahudi… dan lain lain… banyak hadits palsu yang aneh aneh dan dibuat buat…

Jadi tujuannya berhubungan bukan merupakan hal hal yg bersifat janji dari Allah atau keberkahan.. namun tujuanya adalah terkandung dalam hadits mandi diatas dan hal ini sangat bermanfaat untuk orang uyang pergi menuju masjid jami’ yg mungkin dijalan akan bertemu para wanita yg bukan mahram, sehingga nafsunya terkendali.. dan akan khusu’ dalam mendengarkan khutbah..

Dan waktu tersebut tentunya adalah seusai isya’ sampai  beberapa waktu sebelum adzan jum’ah yang cukup untuk mandi janabah, lebih pagi hari lebih baik karena mandinya akan membuat harum dihari jumat

Walllahu ‘alam bishowab

Sumber : http://www.abu-
riyadl.blogspot.com/2013/03/amalan-pasutri-dihari-jumat.html?m=1

Luangkanlah Waktu Anda

Ust. Abu Riyadl

BB tidak lepas dari manfaat dan madhorot (positif/negatif)

Jika anda yakin terhadap bc/bm seseorang yg menyampaikan nasehat atau hukum agama..

Maka luangkanlah waktu untuk membaca bc tersebut dan menghayatinya..

Janganlah kita anggap angin laluuuu..

Siapa tau tak sempat anda dapati nasehat tersebut dikemudian hari..

Atau hal tersebut sering ada didepan mata namun kita tidak mampu memanfaatkannya..

Karena sudah tak peka lagi untuk meresapi ilmu..
Atau menghayati sebuah nasehat..

Jangan biarkan fikiran dan hati kita berkarat krn sering mendapat nasehat namun mengangapnya sepele..

Semoga Allah merahmati kita semua..
آمــين ​اَللّهُمَّ آمــين

Amalan Yang Meringankan Perkara Akhirat

Ada Beberapa amalan yang memperingan akhirat yang seharusnya kita berfikir sungguh sungguh untuk melaksanakannya..

Toh hidup didunia hanya sementara..

Ingatlah orang yang akrab dengan anda…namun ia telah wafat..

Mungkin dalam benak kita pasti terfikir bahwa kelak pasti aku seperti dia..

Entah esok, lusa, atau beberapa waktu kemudian..

Tapi itu pasti terjadi..

Maka ketika kita mendapat rizqi dari harta dan jiwa.. Marilah berfikir untuk akhirat..

Sebuah hadits yang terlihat ringan.. Namun ia mengingatkan kita bahwa kita butuh akan rahmat Allah dan amalan kita…dikampung akhirat..

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: « مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيه » .

Dari Abu Hurairah juga, dari Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Barangsiapa melepaskan dari seorang mukmin satu beban dari
beban-beban dunia, maka Allah melepaskan darinya satu beban dari beban-beban akhirat. Barangsiapa memberi kelonggaran orang yang kesulitan (membayar hutang), maka Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa menutup aib seorang muslim, maka Allah menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong hamba sebagaimana hamba itu menolong saudaranya.”
Shahih Muslim (2699).

Semoga renungan ini akan bermanfaat bagi diri yang selalu butuh kepda Allah.

Doaku mengiringi langkahmu wahai saudaraku seiman.

www.abu-riyadl.blogspot.com
Abu riyadl nurcholis

SEMANGAT DALAM MENCARI RIZQI

By. Abu Riyadl.

Seorang muslim bukanlah pemalas!

Jangan disangka hal yg duniawi ini tidak berpahala. Niatkan karena Allah Ta’ala.

Dari Abu Mas’ud, dari Nabi Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

إِذَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً يَحْتَسِبُهَا فَهِيَ لَهُ صَدَقَةٌ .

“Bila seorang lelaki menafkahi keluarganya dengan niat mencari pahala, maka itu shadaqah
baginya.”
Shahih, Al-Bukhari (55) dan Muslim (1002).

Dari Sa’ad bin Abu Waqqash, bahwa Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ .

“Sesungguhnya tidaklah engkau memberikan satu nafkah yang engkau harapkan dengannya wajah Allah, kecuali engkau diberi pahala atasnya, hingga apa yang engkau masukkan ke mulut istrimu.”
Shahih Al-Bukhari 56

Namun disaat mencari rizqi jangan anda utamakan banyaknya.. Tapi perhatikan kehalalannya.

Pertimbangkanlah dengan teliti apa yang anda peroleh.. Karena Allah ta’ala tidak menerima dari harta haram.

Jangan anda jadikan jatah rizqi yang anda peroleh dari harta haram..

Karena setiap hamba jatah rizqinya telah ditentukan..

Sungguh malang nasib pemakan harta haram.

Dan harta haram hanya akan menumbuhkan daging yg layak untuk api neraka.

Rasulullah dalam sabda beliau:

إِنَّهُ لاَ يَرْبُوْ لَحْمٌ نَبَتَ مِنْ سُحْتٍ إِلاَّ كَانَتْ النَّارُ أَوْلَى بِهِ

Sesungguhnya tidak berkembang daging yang tumbuh dari makanan yang haram kecuali Neraka yang lebih pantas baginya.
At tirmidzi no. 614

Saudaraku..

Maka dengan ilmu agama, anda akan mengetahui mana yang halal dan mana yang haram..

Jangan khawatir bahwa didunia ini yang halal itu sedikit..

Justru ia sangat banyak

namun sangat disayangkan kecenderungan nafsu manusia
mengajak kepada yang haram dan syaiton menghiasinya..

Sehingga kita dapati hal yang haram itu mudah didapat dan logis..

Sedangkan kata syaithon: “mencari rizqi halal itu sulit dan menyulitkan.”

Selamat beraktifitas.

Amalkan Ilmu Anda

Ilmu agama jangan hanya dipraktekkan di majelis ta’lim belaka. Atau hanya sebagai pengetahuan..

Ia adalah pembimbing kita dalam kehidupan ini diwaktu dan tempat manapun anda berada..

Kata mutiara;
” Kebutuhan kita kepda ilmu lebih urgent dari pada sekedar butuhnya jasad ini kepda makanan..
Karena makanan bagi tubuh kita hanya diperlukan sehari beberapakali saja..
Namun ilmu yg bermanfaat. Ia dibutuhkan setiap saat..seperti paru paru yg membutuhkan udara.

Wahai saudaraku..
Perhatikan aqidah dan keyakinan anda..
Perhatikan fardhu dan kewajiban..
Perhatikan larangan larangan Allah Ta’ala
Perhatikan halal dan haram..

Wahai saudaraku.. Amalkan ilmu anda..
Itulah yg dimaksud dari doa’
Allahumma inni as’aluka ilman naafi’an…

Selamat beraktivitas.
www.abu-riyadl.blogspot.com

Habis Maghrib Ngaji Baca Qur’an Yuk…

Ust. Abu Riyadl

Jangan buat bbman or yg lainnya..
Walau baca qur’an kita masih terbata bata tapi tetep ya baca dan baca.. Jangan malas.. Biar rumah kita gak banyak syaithonnya..

Rumah serasa adem ayem..
Siapa yang gak mendambakannya??

Lihat Keutamaan Membaca Surat Al-Baqarah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian pekuburan, sesungguhnya syetan lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqarah.”

Shahih, diriwayatkan Muslim (780).

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ

Dari Abu Umamah Al-Bahili Radhiallahu ‘anhu berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallâhu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
“Bacalah surat Al-Baqarah, sebab mengambilnya adalah barakah, meninggalkannya adalah kerugian, dan para penyihir tidak mungkin mampu menembus pembacanya.”
Shahih, diriwayatkan Muslim (804).

Semoga dapat menambah semangat dalam tilawatil qur’an..
بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

www.abu-riyadl.blogspot.com