Category Archives: Abu Riyadl Nurcholis

Berbuka Sebelum Waktunya Tanpa Udzur

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Begitu segar melihat para peminum es di pinggir jalan..

Kasihan mereka..
Para lelaki sepertinya tidak datang bulan..

Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أَتَانِي رَجُلَانِ فَأَخَذَا بِضَبْعَيَّ فَأَتَيَا بِي جَبَلًا وَعْرًا فَقَالَا لِي: اصْعَدْ حَتَّى إِذَا كُنْتُ فِي سَوَاءِ الْجَبَلِ فَإِذَا أَنَا بِصَوْتٍ شَدِيدٍ فَقُلْتُ: مَا هَذِهِ الْأَصْوَاتُ؟ قَالَ: هَذَا عُوَاءُ أَهْلِ النَّارِ, ثُمَّ انْطَلَقَ بِي فَإِذَا بِقَوْمٍ مُعَلَّقِينَ بِعَرَاقِيبِهِمْ مُشَقَّقَةٍ أَشْدَاقُهُمْ تَسِيلُ أَشْدَاقُهُمْ دَمًا, فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ؟ فَقِيلَ: هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يُفْطِرُونَ قَبْلَ تَحِلَّةِ صَوْمِهِمْ,

“Ketika aku tidur, (aku bermimpi) melihat ada dua orang yang mendatangiku, kemudian keduanya memegang lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Mereka mengatakan, ‘Naiklah!’ Ketika aku sampai di atas gunung, tiba-tiba aku mendengar suara yang sangat keras. Aku pun bertanya, ‘Suara apakah ini?’ Mereka menjawab, ‘Ini adalah teriakan penghuni neraka.’ Kemudian mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba, aku melihat ada orang yang digantung dengan mata kakinya (terjungkir), pipinya sobek, dan mengalirkan darah. Aku pun bertanya, ‘Siapakah mereka itu?’ Kedua orang ini menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum waktunya (meninggalkan puasa).’
(HR. Ibnu Hibban, no. 7491; Al-Hakim, no. 2837; Ibnu Khuzaimah, no. 1986; dinilai sahih oleh banyak ulama, di antaranya Al-Albani dan Al-A’dzami).

Semoga kita dan anak cucu kita gak berbuat seperti itu..

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Masih Berat Membaca Al Qur’an ?

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Jika anda berat membaca Alqur’an maka tanyakan kepada lisanmu hari ini engkau makan apa? Halal apa haram? Hari ini engkau berkata apa? Baik atau tidak? Maksiat atau taat ?

Jika masih juga tidak ketemu jawabannya… maka katakan bahwa engkau suatu saat pasti akan masuk kubur… hanya menunggu giliran yang pasti… tidak ada yang ragu akan datang giliran itu…

Senyap jika telah memasukinya.. hanya amal ibadahmu yang engkau andalkan tentu dengan rahmatNya…

Masih malas pula? Terbuat dari apa hatimu?

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Hancur Karena Ambisi

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Sebagian manusia hancur karena ambisinya.. jika ia tidak hancur didunia maka ia akan hancur di akhirat..

Ambisi tersebut adalah ambisi ke AKUan pada dirinya..

Waspadalah waspadalah..
Kejahatan terkadang bukan karena kurang ilmu.. namun karena hati masih memiliki penyakit yang parah.. diantaranya, kurang ikhlas, kurang ridho pada pembagian Allah, kurang takut akhirat, hasad dan dengki, ingin pamer amalan, kesombongan dan merasa diri adalah yang terbaik..

Waspadalah penyakit-penyakit tersebut.. karena hal tersebut akan menghancurkan anda..

Leburlah penyakit itu dengan pembersihan hati dan merasa butuh kepada ampunan Allah ta’ala niscaya anda akan menjadi lebih baik dari sekarang,.

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Pahala Memberi Buka Orang Puasa

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wasal  bersabda,
“Barangsiapa memberi buka orang puasa, baginya seperti pahala dia, tanpa mengurangi pahala orang yang puasa sedikitpun.” 

HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih 

Jika anda termasuk orang yang semangat dalam hal kebaikan tentu akan berkata “andai saya memiliki kelebihan rizki, di samping puasa, saya pun akan memberi makan berbuka. Saya tidak ingin melewatkan kesempatan ini. Sungguh pahala melimpah seperti ini tidak akan saya sia-siakan.”

Mudah-mudahan Allah pun memudahkan untuk ku.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Tata Cara Berbuka Puasa

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Tata cara berbuka puasa.

1. Siapkan air putih atau kurma. Minimal kurma 3 biji atau lebih tapi ganjil jumlahnya.

2. Tunggu suara adzan magrib dan pastikan itu benar ada adzan maghrib.

3. Jika telah mendengar adzan maka bacalah “bismillah” dan makan 3 kurma tadi baru anda minum air yang anda sukai. Tapi jika tidak ada kurma maka hendaknya minum air putih dulu.

4. Setelah makan kurma dan minum air putih maka ucapkan doa berikut:

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

“Dzahabaz zhamaa-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah”

“Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, semoga pahala didapatkan. Insya Allah.”
Abu Daud (2357), Ad Daruquthni (2/401)

Setelah itu jika anda ingin doa dengan doa-doa yang lain maka silahkan dan perbanyaklah. Dan selamat menikmati hidangan buka puasa.

5. Jangan lupa bahwa anda ada kewajiban sholat maghrib. Jadi jangan sampai terlambat untuk kaum pria untuk berjama’ah dimasjid.

Semoga Allah ta’ala senantiasa memberi kekuatan kepada anda untuk menjalan puasa dan amalan ibadah lainnya dibulan Ramadhan.
بَارَكَ اللَّهُ فِيْك

Apakah Dosa Ketika Ramadhan Digandakan ?

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Dalam majmu’ Fatawa syaikh bin baz ditanya, apakah dosa ketika ramadhan juga dilipat gandakan sebagaimana pahala?

Jawab beliau,

فاذا كان الشهر فاضلا والمكان فاضلا ضوعفت فيه الحسنات ، وعظم فيه إثم السيئات ، فسيئة في رمضان أعظم إثما من السيئة في غيره ، كما أن طاعة في رمضان أكثر ثوابا عند الله من طاعة في غيره ، ولما كان رمضان بتلك المنزلة العظيمة كان للطاعة فيه فضل عظيم ومضاعفة كثيرة وكان إثم المعاصي فيه أشد وأكبر من إثمها في غيره

“Apabila datang satu bulan yang mulia atau tempat mulia maka pahala kebaikan dilipatkan, dan dosa maksiat nilainya besar. Karena itu, perbuatan maksiat di bulan ramadhan, dosanya lebih besar dari pada perbuatan maksiat di luar ramadhan. Sebagaimana ketaatan di bulan ramadhan, pahalanya lebih banyak di sisi Allah, dari pada ketaatan di luar ramadhan. Mengingat ramadhan memiliki kedudukan yang sangat agung, maka ketaatan di dalamnya memiliki keutamaan yang besar dan dilipatkan sampai banyak sekali. Sebaliknya, dosa maksiat ketika itu, lebih besar dibandingkan dosa maksiat di luar bulan itu.”
(Majmu’ Fatawa Ibn Baz, 14/440).

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

ISIS

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

ISIS (islamic state in iraq and Sham) :

Suatu sekte khowarij yang sedang bombastis..

ISIS (islamic state in iraq and Sham)
Mengaku nama negara islam di iraq dan syam

Deklarasi mereka tanggal 1 ramadhan tahun ini.

Mereka telah mendeklarasikan sebuah negara dari secuil kelompok khowarij di iraq, yang menjadi kholifahnya adalah orang baghdad yang bernama abu bakar albaghdady

Mereka menyerukan kepada dunia islam untuk membaiat dia..

Dan ternyata banyak kaum muslimin di indonesia terkena ajakan ini..

Ada yang bilang ini telah tegak khilafah.. harus dibaiat.. sungguh kasihan orang awam. Bereka berbondong bondong baiat kepda orang yang belum jelas manhajnya dan keilmuannya.. hanya kepada berita media dan berita dari organisasi islam khowarij yang ada dikanan kirinya..

Tahukah anda bahwa mereka para organisasi bernuansa khowarij seperti HT dan JAT tidak membaiatnya.. lah kok wong yang bukan khowarij ikut ikut baiat

Ikut ikut bawa bendera hitam kibar kibar kemana mana.

Ketahuilah pemahaman Isis tentang pengkafiran adalah.

1. Tidak memberi udzur orang yang bodoh ketika berbuat syirik.

2. Menta’yin (menjastis person) dengan label kafir jika berbuat syirik walau karena kebodohan..

Ketahuilah ulama’ ahli sunnah tidak berpemikiran demikian..

Inilah inti khowarij.

Di indonesia ini orang yang paling pintar dikalangan khowarij adalah aman abdurrohman. Yang dulu kala ada kasus bom cimanggis. Dia penulis yang hebat dalam mempengaruhi orang awam untuk menjadi khowarij tingkat tinggi..

Pengalaman pribadi pernah satu kos di jakarta dengan seorang murid aman abdurrohman selama beberapa bulan.. penyelewengannya sangat kuat dan mempengaruhi untuk cuci otak..

Janganlah anda terperangkap dalam baiat( sumpah setia) kepada orang yang dulu kala juga pernah mengatakan nabi shalallahu ‘alaihi wasallam sebagai manusia tidak adil..

Ketahuilah bahwa itulah khowarij..

Menyambut Ramadhan

Ust. Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Disaat ramadhan akan tiba banyak yang menyambutnya dengan sedih…

Mereka fikir ia akan berkurang rizqinya.. karena dagang makanan tidak jualan disiang hari…

Atau para pekerja keras yang menggunakan otot harus mengurangi aktivitasnya..

Tapi ingatlah saudaraku.. Rizqi itu diatur Allah.. Tetaplah anda berpuasa.. Beribadah.. Ingatlah ketakwaan itu sebab rizqi juga..

Imam Syafi’i Rahimahullah berkata:
عَلَيْكَ بِتَقْوَى اللهِ إِنْ كُنْتَ غَافِلاً
 يَأْتِيْكَ بِالْأَرْزَاقِ مِنْ حَيْثُ لاَتَدْرِيْ
فَكَيْف تَخَافُ الْفَقْرَ وَاللهُ رَازِقً
 فَقَدْ رَزَقَ الطَّيْرَ وَالْحُوْتَ فِى الْبَحْرِ
وَمَنْ ظَنَّ أَنَّ الرِّزْقَ يَأْتِيْ بِقُوَّةٍ 
مَا أَكَلَ الْعُصْفُوْرُ شَيْئًا مَعَ النَّسْرِ
تَزُوْلُ عَنِ الدُّنْيَا فَإِنَّكَ لاَ تَدْرِيْ
إِذَا جَنَّ عَلَيْكَ اللَّيْلُ هَلْ تَعِيْشُ إِلَى الْفَجْرِ
فَكَمْ مِنْ صَحِيْحٍ مَاتَ مِنْ غَيْرِ عِلَّةٍ
وَكَمْ مِنْ سَقِيْمٍ عَاشَ حِيْنًا مِنَ الدَّهْرِ
وَكَمْ مِنْ فَتًى أَمْسَى وَأَصْبَحَ ضَاحِكًا
وَأَكْفَانُهُ فِى الْغَيْبِ تُنْسَجُ وَهْوَ لاَ يَدْرِيْ
فَمَنْ عَاشَ أَلْفًا وَأَلْفَيْن
 فَلاَ بُدَّ مِنْ يَوْمٍ يَسِيْرُ إِلَى الْقَبْرِ
ديوان للامام الشافعي ” التوكل في الرزق”
===================
Bertakwalah kepada Allah jika kamu lalai…
Niscaya Dia memberimu rezeki dengan cara yang tak kau ketahui…

Bagaimana kamu takut kefakiran sedangkan Allah pemberi rezeki…
Dia memberi rezeki kepada burung, ikan di laut bahari…

Barangsiapa menyangka bahwa dengan kekuatannya penyebab rezeki
Tentu burung pipit tiada makanan saat elang ada disisi…

Engkau akan sirna dari dunia di waktu yang tak kau ketahui…
Jika malam telah tiba siapa menjamin hidupmu hingga fajar nanti…

Begitu banyak orang sehat tanpa sakit tapi mendadak mati…
Betapa banyak orang sakit namun hidup bertahun-tahun ia lalui…

Berapa banyak anak muda tertawa-tawa ketika sore & pagi…
Sedangkan kafannya ditenun dialam ghaib tanpa ia sadari…

Barangsiapa mampu hidup 1000 / 2000 tahun lagi…
Pastinya ia akan masuk kubur yang siap menanti.

Aurat Pria Dan Wanita Menurut Kitab Yang Dipakai Oleh Saudara Kita Dari NU

Ustadz Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Di antara kitab dasar untuk belajar fiqh Syafii adalah Matan al Taqrib atau Matan Abi Syuja’ karya Ahmad bin al Husain yang terkenal dengan sebutan Abu Syuja’.

Syarh ringkas untuk matan Abi Syuja’ yang umum dipakai dan dipegang oleh para ustadz atau kyai NU adalah buku yang berjudul Fath al Qorib al Mujib karya Syaikh Muhammad bin Qasim al Ghazzi hal 13 disebutkan sebagai berikut:

(و)الثاني (ستر) لون (العورة) عند القدرة ولو كان الشخص خاليا أو في ظلمة فإن عجز عن سترها صلى عاريا ولا يومئ بالركوع والسجود بل يتمهما ولا إعادة عليه.

(Dan) syarat sah shalat yang kedua adalah (menutupi) warna kulit dari (aurat) ketika memungkinkan meski sendirian atau pun shalat dikerjakan di dalam kegelapan. Jika seorang itu tidak mampu menutupi auratnya ketika hendak shalat hendaknya dia tetap shalat meski dalam kondisi telanjang. Ruku dan sujud ketika shalat dalam kondisi telanjang tidaklah dilakukan dengan isyarat namun dikerjakan secara sempurna sebagaimana dalam kondisi normal. Shalat yang dikerjakan dalam kondisi telanjang karena tidak memungkinkan itu sah sehingga tidak perlu diulangi ketika kondisi normal.

ويكون ستر العورة (بلباس طاهر)

Pakaian yang dipergunakan untuk menutup aurat haruslah (pakaian yang suci).

ويجب سترها أيضا في غير الصلاة عن الناس وفي الخلوة إلا لحاجة من اغتسال ونحوه.

Wajib hukumnya menutupi aurat meski di luar shalat dari pandangan orang. Demikian pula wajib menutupi aurat meski sendirian kecuali ketika ada keperluan semisal mandi.

وأما سترها عن نفسه فلا يجب لكنه يكره نظره إليها.

Adapun menutupi aurat sehingga tidak terlihat oleh diri sendiri itu tidak wajib namun makruh hukumnya memandangi aurat sendiri.

وعورة الذكر ما بين سرته وركبته وكذا الأمة.

Aurat laki-laki adalah antara pusar sampai lutut. Demikian pula aurat budak perempuan.

وعورة الحرة في الصلاة ما سوي وجهها وكفيها ظاهرا وباطنا إلى الكوعين.

Aurat wanita merdeka di dalam shalat adalah seluruh badannya kecuali wajah dan kedua telapak tangan baik bagian atas ataupun bagian dalam telapak tangan hingga pergelangan tangan.

وأما عورة الحرة خارج الصلاة فجميع بدنها.

Sedangkan aurat wanita merdeka di luar shalat adalah seluruh badannya.

Nb:
Nah lihat tulisan paling terakhir… dapat disimpulkan bahwa seluruh tubuh wanita dari ujung rambut sampai ujung kuku kaki disebut aurot disaat bukan dalam sholat… sehingga secara tegas bahwa kitab-kitab yang jadi acuan saudara kita dari nahdhyiin menggap bahwa cadar itu wajib… dan bukan tanda teroris…

Ini menurut kitab itu lho…
Wajah dan telapak tangan bukan aurot jika dalam kondisi sholat saja menurut versi kitab tersebut..

Nah sekarang pernahkah anda dapati sudara kita dari nahdyiin yang bercadar?

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

Ziaroh Kekuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Di Madinah

Ustadz Abu Riyadl, حفظه الله تعالى

Disunnahkan bagi yang sudah sampai di Madinah untuk berziarah ke kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, tetapi tidak dibolehkan untuk mengadakan safar hanya diniatkan untuk itu saja. Atau kekeliruan sebagian jamaah haji dan umroh ketika di Madinah hampir tiap hari dia bolak balik ziarah kubur nabi atau berulang ulang ziaroh dalam satu hari, sebenarnya satu kali saja sudah cukup ketika kita satu kunjungan di Madinah.

Sebagaimana yang diriwayatkan Abu Hurairah :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا وَلَا تَجْعَلُوا قَبْرِي عِيدًا وَصَلُّوا عَلَيَّ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ تَبْلُغُنِي حَيْثُ كُنْتُمْ

“Dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan dan jangan kalian jadikan kuburanku sebagai ‘Id (tempat yang selalu dikunjungi dan didatangi pada setiap waktu dan saat), bershalawatlah kepadaku, sesungguhnya shalawat kalian akan sampai kepadaku di manapun kalian berada.” (HR. Abu Daud)

Adapun yang sering disebut oleh orang-orang awam bahwa ziarah kubur Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam merupakan kesempurnaan ibadah haji, maka hal itu tidak benar. Tidak satupun dari empat Imam yang mengatakan seperti itu. Adapun hadits yang sering dijadikan landasan untuk itu, yaitu:

مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَزُرني فَقَد جَفَاني

“ Barang siapa yang melakukan ibadah haji dan tidak berziarah kepadaku, maka dia telah memutuskan hubungan denganku.”

Ternyata hadits ini maudhu’ (dibuat-buat manusia), maka tidak boleh dijadikan dalil, dan bertentangan dengan hadits-hadits shahih yang melarang untuk melakukan safar khusus untuk berziarah ke kuburan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈

View