Category Archives: Mutiara Salaf

MUTIARA SALAF : Antara Ilmu dan Kebodohan

Ibnu Mas’ud rodhiyallahu ’anhu berkata,

“Cukuplah rasa takut kepada Allah sebagai tanda keilmuan, dan ightirar/terpedaya karena curahan nikmat Allah sebagai bukti kebodohan..

Bahkan, Allah ta’ala telah berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya hanyalah orang-orang yang BERILMU.” [QS. Fathir: 28]

[ Miftah Daar as-Sa’aadah 1/225) ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Mimpi Kematian Seseorang

Pertanyaan:
Ustadz saya bermimpi melihat saudara saya meninggal dunia. Apakah mimpi ini termasuk mimpi buruk..?

Jawab:
Semoga ini mimpi yang baik in-sya Allah. Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

وموت الرجل ربما دل على توبته ورجوعه إلى الله لأن الموت رجوع إلى الله قال تعالى: ثم ردوا إلى الله مولىهم الحق

“Dan (mimpi) kematian seseorang terkadang menunjukkan bahwa orang itu bertaubat dan kembali kepada Allah. Karena kematian itu kembali kepada Allah. Allah berfirman yang artinya: “Kemudian mereka akan dikembalikan kepada Allah maula yang haq.”

(I’laamul muwaqqiin 2/327 tahqiq syaikh masyhur)

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Keadaan Orang Yang Lisannya Selalu Basah Dengan Dzikir

Abu Ad Darda’ rodhiyallahu ‘anhu berkata:

إِنَّ الذين أَلْسِنَتُهُمْ رَطْبَةٌ بِذِكْرِ اللَّهِ ‏يَدْخُلُ أحدهم الجنة ‏وهو يَضْحَكُ

“Orang yang lisannya selalu basah dengan dzikir, akan masuk surga dalam keadaan ia tertawa..”

(Az-Zuhdu – karya Imam Ahmad no 730)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc,  حفظه الله تعالى 

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Tidak Mengingat Amal Kebaikannya

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata, 

“Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba, dijadikannya tak mengingat amal kebaikannya dan tak ingin menceritakan dengan lisannya. Ia lebih sibuk mengingat dosa-dosanya hingga ia masuk ke dalam syurga.”

(Thoriqul Hijrotain 1/369)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc,  حفظه الله تعالى 

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Janganlah Engkau Yakin…

Ibnu ‘Aun rohimahulloh berkata,

لا تثقن بكثرة العمل، فإنك لا تدري يقبل منك أم لا، ولا تأمن ذنوبك فإنك لا تدري هل كفرت عنك أم لا

“Janganlah engkau yakin dengan banyaknya amalanmu, karena sesungguhnya engkau tidak tahu apakah amalanmu diterima atau tidak, dan jangan pula engkau merasa aman dari dosa-dosamu karena sesungguhnya engkau tidak tahu apakah dosamu diampuni atau tidak.”

[at-Taubah Li Ibni Abi Ad-Dunya – hlm. 73]