Bagi Muslimah, Lebih Afdhal Shalat Di RUMAH, Daripada Shalat Di MASJID…

Imam Syafi’i -rohimahulloh- mengatakan:

“Aku tidak mengetahui SATUPUN dari ulama salafnya kaum muslimin yg memerintahkan satu saja dari wanita-wanita mereka untuk mendatangi shalat jum’at dan shalat jama’ah (di masjid), baik di malam hari ataupun siangnya.


Seandainya hal itu ada keutamaannya bagi kaum wanita, tentunya para ulama salaf tersebut sudah memerintahkannya, atau mengizinkan mereka untuk mendatangi (shalat jum’at atau shalat jama’ah di masjid).”

[Kitab: Ikhtilaful Hadits, 8/624].

———

Penjelasan Imam Syafii -rohimahulloh- ini sangat selaras dengan hadits Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam-:

“Janganlah kalian larang kaum wanita kalian dari (mendatangi) masjid-masjid Allah, (namun demikian) rumah-rumah mereka lebih baik bagi mereka.” [HR. Abu Dawud: 567, dishahihkan oleh Syeikh Albani].

Musyaffa’ Ad Dariny,  حفظه الله تعالى 

Kalau Haditsnya Sudah Tidak Valid

Kalau haditsnya sudah tidak valid, maka tinggalkanlah…
begitulah pendapat Imam Syafi’i -rohimahullah-.

=====

Beliau mengatakan:

“Kesimpulan masalah ini, bahwa hadits tidak boleh diterima, kecuali hadits yang valid.

Sebagaimana para saksi tidak boleh diterima persaksiannya kecuali orang yang telah diketahui keadilannya.

Maka apabila haditsnya “tidak diketahui”, atau orang yang membawakannya “dibenci”; maka seakan hadits itu tidak pernah ada, karena hadits itu tidak valid.”

[Kitab: Ikhtilaful Hadits 10/41].
——–

Sungguh, penjelasan yang sangat jelas dan tegas dalam menyikapi hadits yang lemah… Terus terang, penulis sangat takjub dengan perkataan beliau, bahwa hadits yang tidak valid itu seakan tidak pernah ada sama sekali !!

Ditulis oleh,
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny,  حفظه الله تعالى

Bagaimana CARA Agar Kita Bisa Mendapatkan Syafa’at Rosulullah Shollallahu ‘Alayhi wa Sallam..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rohimahumallah.

SYAFA’AT Rosulullah Shollallahu ‘Alayhi Wa Sallam Yang KEDUA

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rohimahumallah.

SYAFA’AT Rosulullah Shollallahu ‘Alayhi Wa Sallam Yang PERTAMA

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rohimahumallah.

Apa Saja SYARAT Agar Mendapatkan SYAFA’AT Rosulullah Shollallahu ‘Alayhi wa Sallam..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

Dari pembahasan Kitab Al-Intishar (الانتصار بشرح عقيدة أئمة الأمصار) yang menjelaskan secara gamblang tentang aqidah ahlussunnah wal jama’ah yang dihimpun dari 2 (dua) karya ulama besar, yaitu: Abu Zur’ah Ar-Razi dan Abu Hatim Ar-Razi rohimahumallah.

Menebar Cahaya Sunnah