Tj Durhaka kah Saya ?

Pertanyaan AI 77:

Apa masuk anak durhaka jika kita tdk nurut apa kemauan ortu ? misal ana kan tenaga honorer di pemda udah 5th kerja harapannya kan ingin diangkat mjd pns..tapi ana ingin pindah ke swasta dgn alasan ana gak berkembang kalo jd honorer terus yg gak jelas nasibnya(blm tentu diangkat jd pns)sdgkan utk biar jd pns bisa di bilang harus bayar,,kalo ana pindah kerja dan ortu nyumpahin yg buruk apa ana masuk kategori durhaka?

Tolong dibantu jawab ya ustadz.

Jawaban:
Ust Fuad Hamzah Baraba’ LC :

Hendaknya ortu diberi pengertian terlebuh dahulu, supaya tdk salah paham. Dan tdk semua PNS itu bernasib mujur. Чαπƍ terpenting dari itu semua adalah bagaimana anaknya bisa lbh bermanfaat dalam pekerjaannya, dan bisa menyenangkan kedua ortunya.

Dan sebagai ortu jg sebaiknya tdk terlalu memkasakan kehendak anaknya Чαπƍ tdk bgt menikmati pekerjaannya. Tp cukuplah memberi masukan dan arahan serta bimbingan untanaknya dalam hal memilih pekerjaan.

Tj Persiapan Untuk Menikah

Pertanyaan AI 161

Afwan Ustz, ana minta tolong di kasih uraian tentang apa yg harus kita lakukan atau persiapan apa yg kita lakukan menjelang pernikahan, syukron atas jawabannya. Barokallahufik.

Jawaban:
Ust Rochmat Supriyadi Lc

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه.
Tdk ada ritual/persiapan khusus
utk menikah.

Utk menambah pengetahuan bisa baca adab zifaf karya syeh Al Albany yg d terjemahkan banyak asatidz. Yg penting semangat …..
Pantang mundur…..

Tj Mengulang Shalat Karena Imam Tidak Tu’maninah

Pertanyaan AI 43:

Assalamu’alaikum …………….saya mau tanya tentang Sholat dzuhur dilaksanakan 2x dikarenakan ketika yg pertama ikut berjamaah tp imamnya gak tumaninah (cepet banget sholatnya) sehingga bacaan sholatnya nggak sempurna , akhirnya karena merasa ragu diulang dgn sholat sendirian, bagaimana hukumnya kalau seperti itu?

Jawaban:
Ust Fuad Hamzah Baraba LC :

وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Kalo memang tdk thuma’ninah, dan ragu maka diulang supaya lbh khusyu’ dan lbh menenangkan hati.

Tj Apakah Ada Hadits Yang Di Riwayatkan Oleh Khadijah Radhiyallahu ‘Anha ?

Pertanyaan AI 289:
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz .أنا mªƲ nanya
Apakah istri nabi ŶªϞģ bernama khodijah pernah meriwayatkan suatu hadist spt aisyah radiallahuanhuma meriwayatkan,brg siapa ŶªϞģ beribdah ŶªϞģ tanpa ∂őά contoh dr kami ini maka akan tertolak”. Mohon penjelasannya.

Jawaban:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’ Lc
وَ عَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ana blm pernah mendengar hal itu. Yg ana tau hadits itu dari Aisyah radhiallahu ‘anha, dan
Khodijah radhiallahu ‘anha tidak
meriwayatkan hadits itu.
Dan khodijah radhiallahu ‘anha jauh lbh dahulu meninggal dunia, semoga Allah Ta’ala meridhoinya.

Tj Uang Zakat Untuk Obat

Pertanyaan Ai 359:

Assalaamu’alaikum..ustadz,Boleh gak kl zakat hasil pertanian diberikan pd org yg anak’y lg skt parah dn butuh uang byk. Tp sbnr’y orgtua’y pny pekerjaan cm sprtinya tdk memungkinkan utk membiayai obat2an dn rmhskt. Syukran

Jawaban:

Zakat mal hanya diperuntukkan bagi 8 golongan Чαπƍ disebutkan dalam surat at-Taubah:60. Apakah dia termasuk ke 8 golongan itu? Kalo termasuk boleh, kalo tdk maka tdk boleh.

Tj Nama Ayah Yang Non Muslim

Pertanyaan Ai 367:
Seorang wanita muslim tetapi ayahnya nasrani dan sdh meninggal, ada rencana mau nikah. Bagaimana seharus penggunaan nama binti nya, siapa yang harusnya digunakan, apakah binti ayahnya atau lainnya. Mohon pencerahan, jazakallahu khoiran.

Jawaban
(Ust. Fuad Hamzah Baraba Lc)

bintinya tetap dengan ayah aslinya.

BERKATALAH YANG BAIK DAN TERSENYUMLAH WAHAI SAUDARA-SAUDARIKU !

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Tutur kata yang baik (kpd saudaramu) termasuk shodaqoh (bukhary:2989)

Dlm riwayat yg lain Nabi bersabda:

“Jangan sekali-sekali engkau meremehkan perkara kebaikan, meskipun engaku hanya berwajah ceria ketika engkau berjumpa saudaramu”
(Muslim 2626) dibab: disukai menampakkan wajah yg ceria ketika berjumpa.

Syaikh utsaimin Rahimahullah didalam kitab “syarh riyadhussholihin :2/380” menjelaskan:

“Sepatutnya bagi seseorang apabila berjumpa dgn saudaranya, ia menunjukkan wajah yang ceria & baiknya tutur kata kepadanya. Yg demikian ini merupakan akhlak Nabi. Yg demikian ini tidaklah mengurangi kedudukan seseorang bahkan dgn akhlak yg demikian angkat mengangkat derajatnya, diberikan ganjaran oleh ALLAH, telah mengikuti sunnah, krn Nabi apabila berjumpa menunjukkan perasaan senang & tersenyum padanya.

Perhatikan wahai saudara-saudariku begitu indahnya & sangat tingginya akhlak Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Utk itu TIDAK sepatutnya bagi seorang muslim terutama bagi kawan-kawan yg sdh mempelajari/mendalami da’wah yg hak ini, berlaku kasar kpd saudaranya, menampakkan kebencian yg sgt padanya dll. Apalagi saat engkau menegurnya dgn cara yg kasar kpd mereka disaat mereka baru memulai menerima da’wah yg haq ini. Sehingga dgn sebab perbuatan kasarmu kpd mereka, membuat mereka lari & membuat sgt bencinya mereka terhadap dakwah yg haq ini dgn sebab akhlak antum/antunna yg kurang baik padanya.

Saudara-saudariku yg saya muliakan, harus antum & antunna ketahui: da’wah ini, ya’ni mengembalikan manusia utk mentauhidkan ALLAH & menghidupkan sunnah-sunnah Nabi, memiliki banyak tantangan yg sgt berat & sgt sulit bagi mereka utk menerimanya & janganlah engkau memberatkan lagi kpd mereka dgn akhlakmu yg kasar kepadanya.

Smg ini semua, memberikan pelajaran yang baik utk kita semua & smg ALLAH menyatukan kita diatas islam & sunnah

Ust. Ahmad Ferry Nasution

Tj Sifat Shalat ‘Id

Pertanyaan Ai 255:

ألسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Ustad bagamaina dengan dalil bahwa al-Walid bin ‘Uqbah berkata:”sesungguhnya hari raya telah tiba.apa yang harus saya lakukan? maka Ibnu Mas’ud radhiyallaahu’anhu menjawab”ucapkan Allahu akbar,lalu memuji Allah,menyanjungNya,dan bersholawat kepada nabi shallallaahu’alaihi wa sallam dan berdoa kepada Allah” di shahihkan syaikh Al-Albani dalam Irwaa-ul Ghaliil(III/115) sedangkan bacaan yang ana ketahui yaitu subhanallah,walhamdulillah,walaailahaillallah,wallahuakbar,walahaula walaquwwata illabilla!mohon penjelasannya ustad ﺑﺎﺭﻙ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻚ. جَزَاك اللّهُ خَيْرً

Jawaban:
Ust Fuad Hamzah baraba’ LC :

Itu menjelaskan ttg sifat shalat id, lbh tepatnya mengangkat tangan pada setiap takbir dan bacaandiantara takbir² itu. Bisa dilihat ‎​δ¡ kitab: Esiklopedi Shalat Jilid 2 hal:473-477.

Panen Dari Infaq

Setiap hamba akan memanen tanaman didunia yg berbuah diakhirat..

Ibarat seorang petani.. Jika ia merasa panen hanya ada diladang dunia saja.. Maka ia hanya akan menikmati sesaat..

Ketika seorang manusia merasa hidup didunia ini akan selamanya.. Maka ia menjadi bakhil dan rakus serta berleha leha jika diajak untuk beribadah..

Saudaraku mari kita berfikir dan merenungkan tempat pulang kita ke rumah akhirat..
Adakah panenan dikebun td dapat kita bawa kesana..

Atau anda telah puas dg panen yg hanya dinikmati di kebun yg hanya sesaat td?

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ. وَقَالَ: يَدُ اللَّهِ مَلْأَى لَا تَغِيضُهَا نَفَقَةٌ سَحَّاءُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ. وَقَالَ: أَرَأَيْتُمْ مَا أَنْفَقَ مُنْذُ خَلَقَ السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ فَإِنَّهُ لَمْ يَغِضْ مَا فِي يَدِهِ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ وَبِيَدِهِ الْمِيزَانُ يَخْفِضُ وَيَرْفَعُ

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘andu bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda:(dlm hadits qudsi)

Allah ‘azza wa jalla berfirman:

“Berinfaklah, engkau akan dibalas.”
Beliau bersabda lagi: “Tangan Allah penuh, tidak menguranginya curahan nafkah yang terus menerus sepanjang malam dan siang. Bagaimana pendapat kalian, Dia berinfak sejak menciptakan langit dan bumi, namun tidak berkurang apa yang ada di tangan-Nya. ‘Arsy-Nya di atas air, di tangan-Nya timbangan, Dia-lah yang kuasa menghinakan dan memuliakan.”

Shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (4684) dan Muslim (1021).

Semoga Allah memuliakan kita diakhirat dg memenuhi hasil panenan yg baik ditimbanganNya..

Ust. Abu RiyadL Nurcholis Majid

BERKATALAH YANG BAIK DAN TERSENYUMLAH WAHAI SAUDARA-SAUDARIKU !

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“Tutur kata yang baik (kpd saudaramu) termasuk shodaqoh (bukhary:2989)

Dlm riwayat yg lain Nabi bersabda:

“Jangan sekali-sekali engkau meremehkan perkara kebaikan, meskipun engaku hanya berwajah ceria ketika engkau berjumpa saudaramu”
(Muslim 2626) dibab: disukai menampakkan wajah yg ceria ketika berjumpa.

Syaikh utsaimin Rahimahullah didalam kitab “syarh riyadhussholihin :2/380” menjelaskan:

“Sepatutnya bagi seseorang apabila berjumpa dgn saudaranya, ia menunjukkan wajah yang ceria & baiknya tutur kata kepadanya. Yg demikian ini merupakan akhlak Nabi. Yg demikian ini tidaklah mengurangi kedudukan seseorang bahkan dgn akhlak yg demikian angkat mengangkat derajatnya, diberikan ganjaran oleh ALLAH, telah mengikuti sunnah, krn Nabi apabila berjumpa menunjukkan perasaan senang & tersenyum padanya.

Perhatikan wahai saudara-saudariku begitu indahnya & sangat tingginya akhlak Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Utk itu TIDAK sepatutnya bagi seorang muslim terutama bagi kawan-kawan yg sdh mempelajari/mendalami da’wah yg hak ini, berlaku kasar kpd saudaranya, menampakkan kebencian yg sgt padanya dll. Apalagi saat engkau menegurnya dgn cara yg kasar kpd mereka disaat mereka baru memulai menerima da’wah yg haq ini. Sehingga dgn sebab perbuatan kasarmu kpd mereka, membuat mereka lari & membuat sgt bencinya mereka terhadap dakwah yg haq ini dgn sebab akhlak antum/antunna yg kurang baik padanya.

Saudara-saudariku yg saya muliakan, harus antum & antunna ketahui: da’wah ini, ya’ni mengembalikan manusia utk mentauhidkan ALLAH & menghidupkan sunnah-sunnah Nabi, memiliki banyak tantangan yg sgt berat & sgt sulit bagi mereka utk menerimanya & janganlah engkau memberatkan lagi kpd mereka dgn akhlakmu yg kasar kepadanya.

Smg ini semua, memberikan pelajaran yang baik utk kita semua & smg ALLAH menyatukan kita diatas islam & sunnah

Ust. Ahmad Ferry Nasution

Menebar Cahaya Sunnah