Perhatikan Kondisi Rumah Tanggamu…

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِنَّ اللهَ إِذَا ارَادَ بِاهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ عَلَيْهِم الرِّفْقَ

Sesungguhnya jika Allah menghendaki kebaikan bagi sebuah keluarga maka Allah akan memasukan kelembutan kepada mereka” (HR Ahmad dan dishahikan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 523)

Renungkanlah kondisi rumah tanggamu… jika selalu dipenuhi dengan suara keras, lantang, kekasaran…, bentakan, pukulan terhadap anak-anak…jeritan anak-anakmu…, mengangkat suara di hadapan suami…

Maka Ketahuilah… engkau sedang jauh dari kebaikan…

🍃 Segera rubahlah sikapmu… perbaiki kondisi rumahmu, penuhi dengan senyuman, kelembutan, niscaya Allah menebar kebaikan dalam keluargamu.

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Kasus Abu Lahab : Seseorang Akan Disiksa Oleh Sesuatu Yang Ia Cintai Melebihi Daripada Keta’atannya Kepada Allah…

Simak penjelasan Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Jangan Pernah…

JANGAN pernah… wahai saudaraku
JANGAN pernah MEREMEHKAN NERAKA…

karena siksaan di dalamnya
TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI… dan
TIDAK AKAN PERNAH DI RINGANKAN…

Allah Ta’ala berfirman :

“Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di
dalam adzab neraka Jahannam. Tidak diringankan
adzab itu dari mereka dan mereka di dalamnya
berputus asa. Dan tidaklah Kami menganiaya mereka,
tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
Mereka berseru,”Hai Malik, biarlah Rabbmu membunuh
kami saja.” Dia menjawab, ”Kamu akan tetap tinggal
(di neraka ini).” [Az Zukhruf: 74-77]

Apakah Ada Larangan Memakai Sabun Untuk Mencuci Tangan Setelah Membersihkan BAB..?

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah iniIkuti terus channel :
https://t.me/bbg_alilmu
https://t.me/aqidah_dan_manhaj
https://t.me/kaidah_ushul_fiqih

Jangan Pernah Menyepelekan Do’a..!!!

Kepada saudaraku yang hatinya terluka… kalbunya dimakan kesedihan dan kegelisahan…

Kepada saudaraku yang dilindas dan digilas beratnya kemiskinan… dililit hutang yang menggunung…

Kepada saudaraku yang memikul segunung problematika… yang merasa seluruh jalan dan sebab telah tertutup…

Apakah kau lupa senjatamu yang sangat ampuh…?? Do’a… dialah permohonan yang ditujukan kepada Pencipta alam semesta ini… Apakah kau meremehkannya…???

Al-Imam As-Syaafi’i rahimahullah berkata :

أَتَهْزَأُ بِالدُّعَاءِ وَتَزْدَرِيهِ *** وَمَا تَدْرِي بِمَا صَنَعَ الدُّعَاءُ

Apakah engkau mengejek doa dan menyepelekannya….
Tidakkah engkau tahu apa yang bisa diperbuat oleh do’a ?

سِهَامُ اللَّيلِ لا تُخْطِي وَلَكِنْ *** لَهَا أَمَدٌ وَلِلْأَمَدِ انْقِضَاءُ

Anak panah yang dilepaskan di malam hari, tidak akan meleset, akan tetapi…
Anak panah tersebut ada waktunya/tempo untuk mengenai… dan setiap waktu pasti ada akhirnya

Janganlah pernah meremehkan do’a… ia adalah senjata kaum sholihin… bahkan senjata para Nabi ‘alaihim as-salaam.

Angkatlah kedua tanganmu… mintalah kepada Robb-mu… jangan pernah malu untuk meminta kepada Robb-mu yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang kepada para hambaNya…

Curahkan segala keluh kesahmu kepada Robb-mu yang lebih rahmat kepada seorang hamba dari kasih sayang seorang ibu kepada anaknya…

Masihkah engkau berburuk sangka kepadaNya…, masihkah engkau enggan untuk berdo’a… ??!!

Bangunlah di gelapnya malam tatkala semua orang tertidur pulas…keluhkan seluruh bebanmu kepada Allah….

لاَ تَسْأَلَنَّ بَنِي آدَمَ حَاجَةً *** وَسَلِ الَّذِي أَبْوَابُهُ لاَ تُحْجَبُ

Jangan sekali-kali engkau meminta hajatmu kepada anak Adam…
Akan tetapi mintalah kepada Dzat yang pintu-pintunya tidak pernah tertutup

اللهُ يَغْضَبُ إِنْ تَرَكْتَ سُؤَالَهُ *** وَبَنِي آدَمَ حِيْنَ يُسْأَلُ يَغْضَبُ

Allah murka jika engkau tidak meminta kepadaNya
Adapun anak Adam jika engkau meminta-minta kepadanya maka ia marah

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Sholawat…

Mari semarakkan malam Jum’at dan harinya dengan sholawat kepada Nabi tercinta, Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

Jangan LUPA sabda beliau : “Perbanyaklah ber-SHOLAWAT untukku, pada hari JUM’AT dan malam JUM’AT! Maka barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, ALLAH bersholawat kepadanya SEPULUH kali.” [HR. Albaihaqi, dihasankan oleh Syeikh Albani]

Siapa yang tidak ingin ALLAH ta’ala bersholawat kepadanya 10 kali, setiap kali dia bersholawat kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam?

Amal yang RINGAN dengan pahala yang AGUNG dan ISTIMEWA.

Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

da050117-1948

Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN — Kaidah KE-26

Dari buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

KAIDAH SEBELUMNYA (KE-25) bisa di baca di SINI

=======

🌼 Kaidah yang ke 26 🌼

  • Bahwa mereka mewanti-wanti manusia dari bahaya berbuat bid’ah dalam agama. 
  • Dan juga bahaya berkata atas Allah dengan tanpa ilmu.

👉🏼 Karena dua perkara ini adalah perkara yang bisa menghancurkan kemudian merusak syari’at Islam.

Oleh karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam setiap kali khotbah Jum’at, beliau selalu berkata:

Sebaik-baiknya ucapan adalah ucapan Allah, sebaik-baiknya petunjuk adalah petunjuk Rasulullah dan seburuk-buruknya perkara adalah perkara yang di ada-adakan dan setiap bid’ah itu sesat.” (dikeluarkan Imam Muslim dalam shohihnya).

Bayangkan Nabi dalam khotbahnya selalu mengingatkan masalah bid’ah, ini menunjukkan kebid’ahan/bid’ah itu memang sangat bahaya sekali.
Bid’ah itu bisa merusak kesempurnaan Islam.
👉🏼 Bid’ah itu menyebabkan akhirnya di masukkan kedalam Islam sesuatu yang bukan agama, sehingga akhirnya seseorang yang tidak bisa membedakan mana yang haq dan mana yang batil.

Demikian pula mereka mewanti-wanti agar jangan berkata atas Allah dengan tanpa ilmu.
👉🏼 Karena berkata tanpa ilmu ini sebab utama muncul berbagai macam pemikiran-pemikiran yang menyimpang, munculnya bid’ah, munculnya kesyirikan, munculnya penyimpangan adalah merupakan disebabkan adalah berkata atas Allah tanpa ilmu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan [QS Al-A’raf : 33]

‎قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ

Katakanlah sesungguhnya Rabku mengharamkan perbuatan fahisya (maksiat) yang tampak maupun yang tersembunyi, dosa, dan berbuat zolim tanpa haq dan kamu mempersekutukan Allah dalam perkara yang tidak di turunkan padanya perkara ilmuNya.”

Kemudian Allah menutup ayat itu dengan firmannya

‎وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Dan kamu berkata atas Allah dengan tanpa ilmu

Maka ini menunjukkan bahwa berkata tanpa ilmu itu merupakan itu adalah merupakan keharaman yang paling besar/ yang paling agung.
Sampai-sampai Allah menutup ayat tersebut dengan berkata tanpa ilmu .

Oleh karena itu ya Akhul Islam, Saudara-saudaraku sekalian kita berusaha dalam berbicara masalah agama ini betul-betul diatas ilmu, diatas dalil, diatas hujjah bukan sebatas ro’yu dan pendapat semata.

Karena agama ini yang berasal dari Allah dan itu adanya dari Alqur’an dan Hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, adapun pendapat-pendapat ulama bukanlah dalil dan hujjah.

👉🏼 Hujjah itu Alqur’an dan Hadits.

Ulama itu hanya sebatas wasilah untuk memahami Alqur’an dan Hadits, bukan untuk menolak Alqur’an dan Hadits.

Maka dari itulah zaman sekarang, kita melihat banyak orang-orang yang mudah berbicara tanpa ilmu, sebatas dengan ro’yu-ro’yunya saja.

Allahul musta’an

Wallahu a’lam 🌴

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

Dari buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj Salaf Dalam Masalah Tarbiyah dan Perbaikan, ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى.

Silahkan bergabung di Telegram Channel : https://t.me/aqidah_dan_manhaj

Artikel TERKAIT :
DAFTAR LENGKAP PEMBAHASAN – Al Ishbaah – Manhaj SALAF Dalam Masalah TARBIYAH dan PERBAIKAN

Menebar Cahaya Sunnah