Category Archives: Musyaffa’ Ad Dariny

Keadaan Manusia

Kadang heran memperhatikan keadaan manusia..

1. Mereka bingung cari cara menurunkan berat badan.. Padahal dengan puasa; dia dapat pahala, sehat, dan badannya otomatis bisa susut.

2. Mereka bingung cari jalan pembuka rizki, bahkan tak sedikit yang ndukun, padahal Islam dari dulu sudah memberikan banyak amalan pembuka rizki, mulai dari istighfar, silaturrahim, sedekah, dan banyak amalan lainnya.

3. Mereka bingung mencari ketenangan, kebahagiaan, dan kesejukan hati, padahal Islam dari awal sudah mengatakan :
– dengan berdzikir hati menjadi tenang
– dengan beramal sholeh hidup akan menjadi baik

Dan masih banyak contoh-contoh lainnya.

Intinya: Sebenarnya Islam sudah memberikan solusi untuk semuanya, hanya saja apakah kita punya tekad atau tidak untuk mengaplikasikannya, tanyalah diri Anda..

????
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالى

Ada 4 Orang Di Dunia Ini.. Anda Termasuk Yang Mana..?

1. Orang yang meraih dunia, dengan mengorbankan akheratnya..

maka, itu sebuah kerugian, karena dia mengorbankan kenikmatan yang sangat berharga, untuk mendapatkan kenikmatan yang sangat murah, dan ini banyak terjadi dan bukan hal yang hebat, meski banyak orang terkecoh dengannya.. karena banyaknya propaganda konsep kapitalis ini.

2. Orang yang tidak meraih dunia, padahal sudah mengorbankan akheratnya..

maka, ini sungguh kerugian yang paling nyata, susah di dunia, tersiksa di akherat… Ini juga banyak kita dapati di sekeliling kita, banyak orang yang sudah miskin dunia, tapi dia juga tidak memperhatikan akheratnya… Semoga Allah melindungi kita darinya.

3. Orang yang meraih sedikit dunia, namun dia menjaga akheratnya dengan tidak melanggar syariatNya..

maka, ini sudah merupakan keuntungan yang besar, karena dia seperti orang yang mengorbankan sesuatu yang sangat murah untuk meraih sesuatu yang sangat berharga.

4. Orang yang meraih dunia bersama dengan akheratnya..

maka, inilah keuntungan yang hebat dan istimewa, hanya sedikit orang yang bisa mendapatkannya.. Karena di saat dunia leluasa menggodanya, dia masih tetap tegar untuk memanfaatkannya dalam jalan-jalan kebaikan.

Saya yakin banyak yang ingin menjadi orang keempat ini.. tapi itulah, sesuatu yang istimewa, pasti banyak disukai, karena hal itu susah didapatkan.. Kalau itu mudah diraih, tentu bukan hal yang istimewa lagi.

Oleh karenanya, mari berjuang untuk meraihnya, semoga Allah memberikan taufiqNya kepada kita.. amin.

Ditulis oleh,
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Islam Yang Diasingkan Dan Dimusuhi… Bangunlah Dari Buaian Tidurmu, Wahai Kaum Muslimin…

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

1. Biarawati boleh menutup tubuhnya dari kepalanya hingga ujung jari kakinya untuk mendermakan hidupnya dalam ibadah kepada tuhannya… Tapi seorang muslimah, jika melakukan hal yang sama, mengapa ditekan dan dilawan?!

2. Ketika wanita barat memutuskan untuk selalu di rumahnya, mengorbankan hidupnya demi keluarga dan anak-anaknya; dia sangat dihargai masyarakatnya… Tapi seorang muslimah, jika melakukan hal yang sama, mengapa dicemooh dan direndahkan?!

3. Ketika wanita manapun bisa pergi ke kampusnya mengenakan pakaian model apapun yang dia kehendaki, dia bebas dan sesukanya dalam memilih dan memakainya… Tapi seorang muslimah, ketika dia memilih pakaian kesuciannya untuk pergi ke kampusnya, mengapa dilarang dan diperangi?!

4. Ketika anak kecil menaruh perhatian khusus pada bidang tertentu, dia disebut-sebut memiliki kelebihan dalam hal tersebut, dan masa depannya cemerlang… Tapi ketika anak kecil muslim, menaruh perhatian khusus pada agamanya; dia dianggap kuno dan masa depannya hilang.

5. Ketika ada orang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan kehidupan orang banyak; maka dia dianggap pahlawan dan semua orang menghormatinya… Tapi ketika orang Palestina mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan anaknya, saudaranya, ibunya, rumahnya, masjidnya; dia dituduh sebagai teroris!

6. Ketika seorang yahudi membunuh orang lain; hal itu tidak dihubungkan dengan agamanya… Namun, ketika seorang muslim dituduh melakukan hal yang sama; maka AGAMA ISLAM lah yang menjadi tertuduh utama.

7. Ketika muncul masalah, kita menerima solusi apapun… Namun, bila solusi itu ada pada Islam, maka semuanya menolak, bahkan melirik pun tidak!

8. Ketika ada orang mengendarai mobil mewah tanpa aturan dan akhirnya mobilnya rusak; tidak ada seorang pun yang menyalahkan mobilnya… Namun, ketika ada seorang muslim melakukan kesalahan atau tidak baik dalam bergaul dengan orang lain; mereka mengatakan: ‘Islamlah sebabnya’.

9. Ketika media menuduh Kaum Muslimin sebagai teroris, pembunuh, brutal; mereka sangat percaya… Namun, ketika Alqur’an dan Sunnah mengatakan Islam adalah rahmatan lil aalamin, penyempurna akhlak mulia, dst; mereka tutup mata dan telinga.

[@Inti_Karikatur]

Kesalahan Kaum Muslimin di mata mereka adalah karena mereka beragama Islam, maka sungguh benar firman Allah ta’ala:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Kaum Yahudi dan Kaum Nasrani tidak akan rela denganmu hingga kamu mengikuti agama mereka”. [Al-Baqoroh: 120].

Jangan Salahkan Islam

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Jangan salahkan Islam, bila Anda setengah-setengah dalam menjalankannya.

1. Menjauhi jimat adalah kebaikan dan keharusan, tapi bila Anda tidak baca dzikir pagi dan sore, maka Anda seperti orang yang perang tanpa senjata dan pelindung, sehingga Anda rentan terkena serangan lawan.

2. Menjauhi riba dan bisnis haram adalah kebaikan dan keharusan, namun tanpa doa, giat, dan tekun dalam usaha yang halal, maka Anda bagai burung yang diam tapi mengharap perutnya kenyang. Dan itu akan menjadikan dunia Anda semakin terpuruk.

3. Meninggalkan musik adalah kebaikan dan keharusan, namun tanpa banyak dzikir; jangan harap hati Anda akan tenang dan bahagia.

Dan tentunya masih banyak contoh-contoh lainnya.

Intinya adalah firman Allah ta’ala (yang artinya):

“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah Islam secara kaffah (total), jangan kalian ikuti jejak-jejak setan, sungguh dia adalah musuh yang nyata bagi kalian.” [Al-Baqoroh: 208]

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Sunnah Yang Terlupakan

• Syaikh Ibnul Utsaimin, rohimahullah, mengatakan,

“Rosul shollallahu ’alaihi wasallam- dahulu bila melihat suatu perkara dunia yang membuatnya takjub, beliau mengatakan,

لبيك إن العيش عيش الآخرة

LABBAIK, INNAL ‘AISYA ‘AISYUL AAKHIROH

“Aku penuhi panggilanmu ya Allah, sungguh kehidupan yang hakiki adalah kehidupan akherat..” (HR. Al Bukhari 2834, Muslim 1805).

Karena bila seseorang melihat suatu perkara dunia yang membuatnya takjub, mungkin saja dia meliriknya, sehingga dia berpaling dari Allah. Oleh karena itu beliau mengatakan: LABBAIK sebagai jawaban panggilan Allah ‘azza wajalla, kemudian beliau memantapkan hatinya dengan mengatakan: INNAL ‘AISYA ‘AISYUL AAKHIROH (sungguh kehidupan yang hakiki adalah kehidupan akhirat)..“

Karena kehidupan yang membuatmu takjub ini adalah kehidupan yang pasti sirna, sedang kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan akherat. Oleh karena itu, termasuk diantara sunnah ketika seseorang melihat sesuatu yang menakjubkan di dunia ini adalah mengucapkan:

LABBAIK, INNAL ‘AISYA ‘AISYUL AAKHIROH

(Syarah Mumti‘, 3/124).

• Imam Asy Syafi’i rohimahullah, mengatakan,

“Rosulullah shollallahu ‘alaihi wasallam mengucapkannya (yakni ucapan: Innal ‘Aisya ‘Aisyul Aakhiroh) di momen yang paling membahagiakan dan di momen yang paling menyusahkan..”

(Nihayatul Mathlab, karya Al Juwaini, 4/237-238).

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Musyaffa’ Ad Dariny, حفظه الله تعالى

JIHAD Pun, NIATNYA Harus Benar!!

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA, حفظه الله تعالى

Syeikh Utsaimin -rohimahulloh- mengatakan:

Orang yang perang untuk membela negaranya, apakah dia perang di jalan Allah, atau tidak?

Kita katakan: Jika kamu berperang untuk negaramu, karena dia negara islam, dan kamu ingin melindunginya karena dia negara islam, maka ini perang di jalan Allah, karena kamu berperang agar kalimat Allah tinggi.

Adapun jika kamu berperang untuk negara saja, maka ini bukan perang di jalan Allah.

Beliau juga mengatakan:

Adapun perang mempertahankan (suatu daerah), dengan niat NASIONALISME, atau niat SUKUISME, maka ini bisa terjadi dari orang mukmin dan orang kafir, tidak akan bermanfaat bagi pelakunya pada hari kiamat, dan bila dia terbunuh saat melawan dengan niat ini; dia BUKAN seorang yang mati syahid.

Beliau mengatakan lagi:

Maka hendaklah para PENUNTUT ILMU menjelaskan kepada manusia, bahwa perang untuk Negara bukanlah perang yang benar, tapi harusnya dia perang agar kalimat Allah tinggi, atau aku perang untuk negaraku karena negaraku adalah Negara Islam, maka aku melindunginya dari musuh-musuhnya dan dari musuh-musuh islam, maka dengan niat ini, niatnya menjadi shahih.

[Kitab: Syarah Riyadhus Sholihin 1/34, 312].

 

Cerdas Dalam Memutar Modal Usaha

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Ibarat dalam dunia dagang, maka semua nikmat yang Allah AMANAHKAN kepadamu adalah modal usahamu.

Semakin Anda cerdas dalam memutar modal nikmat tersebut, maka semakin banyak pula hasil atau laba yang kau raih.

Dan sebagaimana dalam perkara dunia, ada orang-orang yang pandai mengembangkan modalnya, ada pula orang yang buruk dalam pengelolaan modalnya.

Oleh karenanya, gunakanlah sebaik mungkin semua modal nikmat tersebut untuk mendapatkan bekal pahala akheratmu.

Cerdaslah dalam memilih amal yang paling afdhol sesuai sikon Anda… Sehingga Anda bisa mendapatkan pahala sebanyak mungkin, dengan modal nikmat yang ada se-efisien mungkin.

Semoga Allah memberikan taufiqnya kepada kita semua, terutama di Bulan Suci ini… Amin.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Nasehat Berharga Dari Syaikh Abdul Karim Al Khudhoir, حفظه الله تعالى

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

“Pengalaman dan fakta membuktikan bahwa orang yang kebiasaannya SIBUK dengan AIB manusia, dengan aibnya si Fulan dan si Allan, sedang dia lupa dengan aibnya sendiri, serta lupa dengan ilmu dan amalan yang dapat melengkapi kekurangannya, pengalaman membuktikan bahwa hal itu merupakan sebab langsung terhalangnya seseorang dari ilmu dan amal kebaikan”.

========

Oleh karena itu, teruslah menuntut ilmu, sibukkanlah diri kalian dengan memperbaiki diri sendiri semampunya… Jangan biarkan orang lain menghentikan dan memotong jalanmu untuk terus berjalan, bahkan berlari, dalam menuntut ilmu… Semoga ilmu kita bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

 

Jawaban Yang Mematikan

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA, حفظه الله تعالى

Syaikh Utsaimin, rohimahullah :

Diceritakan, ada seorang kristen berkata kepada seorang muslim:
“Kalian itu fanatik kepada agama kalian, karena agama kalian membolehkan lelaki kalian menikahi wanita kristen, namun lelaki kita tidak boleh menikahi wanita muslimah… Mengapa kalian boleh mengambil istri dari kami, sedangkan kita tidak boleh mengambil istri dari kalian?.. Adilnya masing-masing kita boleh mengambil istri dari yang lain, atau masing-masing kita tidak boleh mengambil istri dari yang lain.”

Seorang Muslim itu menjawab:
“Ya, (karena) kami beriman kepada Rosul kalian, sedang kalian tidak beriman kepada Rosul kami… Bila kalian beriman kepada Rosul kami, maka silahkan, mari kami nikahkan kalian dengan wanita kami.

Tapi masalahnya kalian itu mendustakan Rosul kami… Kalian mengatakan: Dia itu pendusta, dia tidak diutus untuk seluruh makhluk, tapi hanya diutus untuk bangsa arab saja… atau (bahkan) kalian ada yang mengatakan: dia itu hanya tukang dusta (sama sekali bukan Rosul), dan sama sekali tidak diutus kepada bangsa arab…

Bagaimana kami akan menikahkan wanita kami dengan kalian?!”

Sungguh ini jawaban yang mematikan. (Kitab Syarah Ushul, hal: 560).

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

Selamat, Bulan Romadhon Telah Di Depan Mata, Dan Anda Akan Memasukinya

Ustadz Musyaffa Ad Dariny, Lc, MA حفظه الله تعالى

Termasuk diantara Sunnah Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam yang harus dihidupkan lagi adalah; “Menyampaikan selamat kepada Kaum Muslimin atas datangnya Bulan Romadhon”.

Dahulu Nabi tercinta shollallohu ‘alaihi wasallam selalu menyampaikannya kepada Para Sahabatnya, beliau menyabdakan:

“Telah datang kepada kalian Bulan Romadhon, bulan yang penuh berkah, Allah mewajibkan kalian PUASA di dalamnya, pintu-pintu SURGA dibuka, pintu-pintu NERAKA ditutup, setan-setan dibelenggu, di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa dihalangi dari kebaikan malam tersebut, sungguh dia benar-benar MERUGI.” [Hadits Shohih, riawayat Imam Ahmad dan yang lainnya].

Sungguh Bulan Romadhon merupakan bulan yang agung dan penuh berkah, banyak saudara kita kemarin masih bersama, namun sekarang sudah tiada.

Oleh karenanya, syukurilah nikmat agung ini, bayangkanlah saudara kita yang sudah meninggal, betapa besar keinginan mereka untuk bisa beribadah di Bulan Suci ini, namun Allah tidak memberikan kesempatan kepada mereka, dan Dia masih memberikan kesempatan kepada kita… Walhamdulillah.

Mari hidupkan sunnah ini dengan menyebarkan pesan ini, semoga kita mendapatkan pahala yang agung karenanya.. amin.

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊