Category Archives: BBG Kajian

Bersikap Adil Terhadap Orang Yang Kita Benci

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan..” (Al-Maidah – 8)

Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata:

جماع الحسنات: العدل، وجماع السيئات: الظلم

“Tempat berkumpulnya segala kebaikan adalah bersikap adil.. dan tempat berkumpulnya segala keburukan adalah bersikap zholim..” (Majmu fatawa 1/86)

Karena untuk bersikap adil membutuhkan keluasan ilmu dan kelapangan dada..
Jiwa seringkali condong kepada yang kita sukai dan yang mendukung diri kita..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Bedakan Antara Memberi Makan Anjing Dengan Memelihara Anjing

Bedakan antara “memberi makan” anjing, dengan “memelihara” anjing
=====

Yang pertama dibolehkan, sedang yang kedua diharamkan.. dan tidak ada pertentangan antara keduanya.

Contoh lain: Kalau kita ketemu babi di hutan, dan terlihat kelaparan, bolehkah kita memberinya makan..? Tentu jawabannya boleh.. tapi bolehkah kita mengumpulkan babi dan memeliharanya di rumah..? Tentu tidak dibolehkan.

Contoh lagi: Kalau kita ketemu pezina sedang meminta makan karena kelaparan, bolehkah kita memberinya..? tentu dibolehkan.. tapi apa boleh kita mengumpulkan para pezina di rumah kita, kita tanggung kebutuhan makan mereka, dan mereka bebas melakukan perzinaan..? Tentu tidak dibolehkan.

Oleh karena itu, bedakan antara hadits yang melarang kita memelihara anjing selain anjing penjaga dan anjing berburu, dengan hadits yang menjelaskan bahwa ada seorang pelacur yang masuk surga karena memberi makan/minum anjing..

Ingat, pelacur yang disebutkan dalam hadits itu, tidaklah memelihara anjing yang dia beri makan/minum.

Adapun anjingnya Ashabul Kahfi, maka bisa jadi anjing tersebut termasuk anjing yang boleh dipelihara, seperti anjing berburu, atau anjing penjaga.. atau bisa jadi di syariat mereka dibolehkan memelihara anjing secara mutlak, dan ini tentunya berbeda dengan yang ada dalam syariat kita, wallahu a’lam.

Semoga bisa dipahami dengan baik.. dan silahkan dishare, semoga bermanfaat dan Allah berkahi.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://www.facebook.com/addariny.abuabdillah

HADITS : Larangan Memelihara Anjing

Bercadar tapi memelihara anjing..
=====

Mungkin dia belum tahu hadits ini:

مَنْ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ صَيْدٍ وَلا مَاشِيَةٍ وَلا أَرْضٍ فَإِنَّهُ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ قِيرَاطَانِ كُلَّ يَوْمٍ

“Barangsiapa memelihara ANJING -selain anjing untuk berburu, atau menjaga ternak, atau menjaga tanaman-, maka pahalanya akan berkurang dua Qiroth setiap harinya..” [HR Muslim: 1575]

Dalam hadits lain Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- menyebutkan:

الْقِيرَاطُ مِثْلُ أُحُدٍ

“Satu Qiroth itu seperti gunung Uhud..” [HR. Muslim: 946]

Dan dalam penjelasan tentang gunung Uhud disebutkan:

يبلغ طول الجبل 7 كيلومترات وعرضه بين 2 و 3 كيلومتر وارتفاعه يصل إلى قرابة 1077 متراً.

“Gunung Uhud ini panjangnya mencapai 7 KM, lebarnya antara 2 dan 3 KM, sedangkan tingginya mencapai 1,077 M..” ref : BACA DI SINI

Semoga setelah tahu hadits ini, dia meninggalkannya..

Mungkin ada yang bertanya, kan dia niatnya baik..!

Maka jawabannya, meski niatnya baik, namun niat baik saja tidaklah cukup, tapi harus didukung dengan baiknya perbuatan, sebagaimana dikatakan sebagian ulama salaf “Betapa banyak orang menginginkan kebaikan, tapi ia tidak mendapatkannya..” wallahu a’lam.

Silahkan dishare, semoga bermanfaat dan Allah berkahi.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

ref : https://www.facebook.com/addariny.abuabdillah

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

HADITS : Do’a Nabi Shollallahu ‘Alayhi Wasallam Untuk ‘Aisyah Rodhiyallahu ‘Anha dan Ummatnya

عن عائشة رضي الله عنها قالت: لما رأيت من النبي صلى الله عليه وسلم طيب نفس، قلت: يا رسول الله، ادع الله لي, فقال: ((اللهم اغفر لعائشة، ما تقدم من ذنبها وما تأخَّر، ما أسرَّتْ وما أعلنَتْ))، فضحكت عائشة حتى سقط رأسها في حجرها من الضحك، قال لها رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((أيسرُّك دعائي؟)) فقالت: وما لي لا يسرني دعاؤك؟! فقال صلى الله عليه وسلم: ((والله إنها لدعائي لأُمَّتي في كل صلاة))؛ رواه ابن حبان في صحيحه (7111)، وحسَّنه الأرناؤوط والألباني في ((السلسلة الصحيحة)) (2254).

‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha berkata,

“Ketika aku melihat Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam sedang tenang, aku berkata, “Wahai Rosulullah, do’akanlah aku..”

Beliau bersabda, “Ya Allah ampunilah ‘Aisyah.. dosa-dosanya yang telah berlalu maupun yang akan datang, yang rahasia maupun yang terang-terangan..”

Maka ‘Aisyah tertawa hingga kepalanya jatuh di pangkuan beliau.

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah do’aku tadi membuatmu senang..?”

‘Aisyah menjawab, “Aku sangat senang dengan do’amu..”

Beliau bersabda, “Demi Allah, itu adalah do’aku untuk ummatku di setiap sholat..”

(HR. Ibnu Hibban dalam shohihnya no 7111 dan dihasankan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth dan Syaikh a Al Bani dalam silsilah shohihah no 2254)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

NB :
do’a yang semisal yang dipanjatkan oleh Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam untuk ‘Aisyah rodhiyallahu ‘anha, telah diajarkan kepada kita ummatnya dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim rohimahullah.

 

do’a ini dibaca di dalam sholat tepatnya setelah tasyahud akhir dan sebelum salam.

jangan lupa adab sebelum berdo’a yaitu memuji Allah dengan nama-namaNya yang Agung .. lalu membaca sholawat .. setelah itu berdo’alah

ADAB # 10 –  AWALI DO’A DENGAN MEMUJI ALLAH DAN BER-SHOLAWAT BAIK DI LUAR MAUPUN DALAM SHOLAT

klik : https://bbg-alilmu.com/archives/33201

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

KITAB FIQIH – Zakat Fitr #1

Dari pembahasan Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى.

PEMBAHASAN SEBELUMNYA – Sedekah Dengan Tanaman  – bisa di baca di SINI

=======

Alhamdulillah.. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah…

kita lanjutkan fiqihnya..

⚉ Zakat Fitr

Yaitu Zakat yang diwajibkan di bulan Ramadhan.

⚉ Dari Ibnu ‘Umar rodhiyallahu ‘anhumaa, ia berkata Rosulullah ‎shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda ; “Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam telah mewajibkan Zakat Fitr sebanyak satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum. Kewajiban itu dikenakan kepada budak, orang merdeka, lelaki wanita, anak kecil, dan orang tua dari kalangan umat Islam.. dan beliau memerintahkan agar Zakat Fitr itu ditunaikan sebelum keluarnya orang-orang menuju sholat (‘Id)..” [HR Bukhari muslim]

➡️ Hadits ini menunjukkan bahwa Zakat Fitr itu wajib untuk seluruh kaum muslimin. Baik dia orang dewasa maupun masih anak kecil, baik dia hamba sahaya maupun merdeka.

➡️ Karena Zakat Fitr itu hakikatnya adalah Kafarat, sebagaimana dalam hadits Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa, “Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam mewajibkan Zakat Fitr untuk menyucikan orang yang berpuasa dari bersenda gurau dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan orang miskin..” [HR. Abu Daud]

➡️ Ini menunjukkan bahwa Zakat Fitr itu sebagai pensuci.

⚉ Untuk Hamba Sahaya, Maka Yang Membayarkan Adalah Majikannya

⚉ Dari Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata dari Rosullullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Tidak ada bagi seorang muslim Zakat pada kuda, dan hamba sahayanya kecuali Zakat Fitr..”

⚉ Ibnu Khuzaimah berkata : “Bab tentang dalil bahwasanya sedekah atau Zakat Fitr hamba sahaya itu wajib dikeluarkan oleh pemiliknya..” yaitu majikannya bukan hamba sahayanya.

⚉ Hikmah Dari Zakat Fitr

⚉ Dari Ibnu ‘Abbas rodhiyallahu ‘anhumaa dia berkata Rosullullah shollallahu ‘alayhi wa sallam mewajibkan Zakat Fitr sebagai pensuci orang yang berpuasa dari perbuataan yang sia-sia dan ucapan yang tidak baik. dan sebagai makanan untuk orang-orang miskin.
“Siapa yang membayarnya sebelum sholat ied maka Ia adalah Zakat yang diterima, dan siapa yang membayar setelah sholat ied maka Ia adalah sebatas Shodaqoh..” [ HR Abu Daud ]

⚉ Wajib atas siapa..?

➡️ Wajib atas siapa..?

Wajib atas setiap muslim yang memiliki setengah sho’ dari bur atau setengah sho’ dari kurma pada waktu sebelum ied

Artinya :
kalau dia punya kelebihan 1 sho’ maka dia wajib membayarkan untuk dirinya, kalau punya 2 sho’ kelebihannya maka untuk dirinya dan istrinya. Kalau punya 3 sho’ kelebihannya maka untuk dirinya, istrinya dan anaknya.
.
Wallahu a’lam 🌻
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى 
.
.
Dari Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى
.
.
ARTIKEL TERKAIT
Pembahasan Fiqih Mausu’ah Muyassaroh…
.
.
WAG Al Fawaid Al Ilmiyyah

HADITS : Banyak Manusia Melalaikan Bulan Sya’ban

Nabi shollallaahu ‘alaihi wa sallam ditanya tantang bulan sya’ban. Beliau bersabda:

ذلك شهر يغفل الناس عنه بين رجب ورمضان ، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين ، فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم

“Itu adalah bulan yang banyak manusia melalaikannya, antara rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan yang amalan-amalan diangkat kepada Robbul ’aalamin. Maka aku suka amalanku diangkat dalam keadaan sedang berpuasa..” (HR Ahmad dan An Nasai. Dan dihasankan oleh Syaikh Al Bani dalam silsilah shohihah)

Maka perbanyaklah amalan salih di bulan ini terutama puasa sunnah..

Ibnu Rojab rohimahullah berkata:

ولما كان شعبان كالمقدمة لرمضان شرع فيه ما يشرع في رمضان من الصيام وقراءة القرآن ليحصل التأهب لتلقي رمضان وترتاض النفوس بذلك على طاعة الرحمن.

“Sya’ban adalah bagaikan mukadimah untuk Ramadhan. Maka disyariatkan padanya apa yang disyariatkan pada bulan Ramadhan berupa puasa dan membaca Alqur’an.. agar jiwa kita siap saat menyongsong Ramadhan, dan terbiasa untuk mentaati Ar Rahman..”

(Lathaiful Ma’arif hal. 196)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Dua Perkara Yang Selalu Berpisah

Ibnu Rojab rohimahullah berkata,

Betapa bagusnya apa yang diucapkan oleh Abu Fath Al Busti,

أمران مفترقان لست تراهما
‏يتشوقان لخلطة وتلاقي
‏طلب المعاد مع الرياسة والعلى
‏فدع الذي يفنى لما هو باقي

Dua perkara yang selalu berpisah..
Engkau tidak akan melihat keduanya saling bertemu, yaitu :
– mencari akherat,
– mencari jabatan dan kedudukan

Maka tinggalkanlah yang fana demi untuk meraih yang kekal.

(Syarah Hadits Ma dzi’ban)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

Keindahan Mukmin

Al Hasan Al Bashri rohimahullah berkata:

المؤمن يداري ولا يماري ، ينشر حكمة الله ، فإن قبلت حمد الله، وإن ردت حمد الله

“Mukmin itu bersikap ramah dan tidak suka berbantah bantahan. Ia selalu menebarkan hikmah (ilmu) Allah. Jika diterima maka ia memuji Allah dan jika ditolak ia pun memuji Allah..”

(Akhlakul Ulama karya Al Ajurri hal 58)

Demikianlah keindahan mukmin..
Dimanapun ia berada selalu menebar kebaikan..

Menyebarkan ilmu dan hikmah..
Berharap keridhoan Allah semata dan bukan berharap pujian manusia..

Ia selalu memuji Allah saat dakwahnya diterima dan saat dakwahnya ditolak..

Karena keberhasilan dakwah adalah bukan banyaknya follower..
Namun kesesuaiannya dengan sunnah dan ikhlas berharap pahala..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

MUTIARA SALAF : Janganlah Merasa Bangga Dengan Amal Baikmu

Salamah bin Dinar Al-Makhzumi rohimahulloh berkata,

“Sembunyikanlah amal baikmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukanmu, dan janganlah merasa bangga dengan amal (baik) mu, karena engkau tidak tahu apakah engkau termasuk orang yang bahagia (selamat) ataukah sebaliknya..”

[ Syu’abul Iman karya Imam Al-Baihaqi : 6412]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Mashun Lc, حفظه الله تعالى
Assunnah Peduli

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL