Category Archives: Mutiara Salaf

MUTIARA SALAF : Tujuan Kehidupan

Malik bin Dinar rohimahullah berkata,

“عجبًا لمن يعلم أن الموت مصيره والقبر مورده كيف تقر بالدنيا عينه؟
وكيفُ يطيب فيها عيشه”

“Mengagumkan bagi orang yang ia mengetahui bahwa kematian adalah tujuannya dan kuburan adalah tempat persinggahannya… bagaimana mungkin ia merasa senang dengan dunia..? dan bagaimana mungkin hidupnya terasa baik di dalamnya..”

[ Shifatush Shofwah ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Nikmat Yang Mengiringi Cobaan

قال ابن القيم -رحمه الله- :

” فكم لله من نعمةٍ جسيمةٍ ومنَّةٍ عظيمة تُجنى من قطوف الابتلاء والامتحان “.
____________
📚مفتاح دار السعادة (٢/٨٤٨)

Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata,

“Berapa banyak nikmat yang besar dan pemberian yang agung dipetik dari ujian dan cobaan..”

[ Miftah Dar as-Sa’aadah 2/848 ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

(Twitter @UB_CintaSunnah)

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Fitnah Itu Ada DUA Sebab…

‏قال ابن تيمية رحمه الله :
عامة الفتن التي وقعت من أعظم أسبابها قلة الصبر إذ الفتنة لها سببان إما ضعف العلم وإما ضعف الصبر
– المستدرك على المجموع

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,

“Kebanyakan fitnah yang terjadi sebab terbesarnya adalah sedikitnya kesabaran. Karena fitnah itu ada dua sebab: yaitu sedikitnya ilmu dan sedikitnya kesabaran.”

[Al Mustadrok ‘alaal Majmuu’]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

(Twitter @UB_CintaSunnah)

MUTIARA SALAF : Tamu dan Jamuannya

‏قال ابن عقيل الحنبلي: النعم أضياف وقراها الشكر، والبلايا أضياف وقراها الصبر، فاجتهد أن ترحل الأضياف شاكرة حسن القرى، شاهدة بما تسمع وترى.
الآداب الشرعية لابن مفلح الحنبلي

Ibnu ‘Aqil Al Hanbali rohimahullah berkata,

“Nikmat itu tamu dan jamuannya adalah syukur. Ujian juga tamu dan jamuan untuknya adalah sabar…

Usahakan saat tamu pergi ia berterima kasih atas bagusnya jamuan, dan bersaksi terhadap apa yang ia dengar dan lihat.”

[al-Adaab asy-Syar’iyah Li Ibni Muflih Al Hanbali]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

(Twitter @UB_CintaSunnah)

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Lebih Baik…

‏قال شيخ الإسلام ابن_تيمية :
(مُصيبةٌ تُقبِلُ بك على الله، خيرٌ لك من نعمةٍ تُنسِيك ذكرَ الله).
__
جامع المسائل ٣٨٧/٩

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,

“Sebuah musibah yang membuat dirimu menghadap kepada Allah, itu lebih baik dibandingkan dengan sebuah kenikmatan yang membuat dirimu lupa dari mengingat Allah..”

[Jaami’ul Masaa-il 387/9]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

(Twitter @UB_CintaSunnah)

MUTIARA SALAF : Bagi Yang Keinginan Terbesarnya Adalah Dunia

‏قال أبا معاوية الأسود رحمه الله :
من كانت الدنيا أكبر همه طال غداً في القيامة غمه
– الزهد لابن أبي الدنيا

Abu Mu’awiyah Al Aswad rohimahullah berkata,

“Siapa yang keinginan terbesarnya adalah dunia, maka esok di hari kiamat akan panjang kegundahannya.”

[ Az Zuhd Li Ibni Abid Dunya ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

(Twitter @UB_CintaSunnah)

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

 

MUTIARA SALAF : Ridho Yang Membinasakan

Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisy rohimahullah berkata,

واعلم أن أكثر الناس إنما هلكوا لخوف مذمة الناس وحب مدحهم، فصارت حركاتهم كلها على ما يوافق رضى الناس، رجاء المدح وخوفاً من الذم، وذلك من المهلكات فوجبت معالجته.

“Ketahuilah bahwa kebanyakan Manusia hanyalah binasa karena takut terhadap celaan orang lain dan senang pujian mereka, sehingga gerak-gerik mereka semuanya menyesuaikan ridho manusia karena mengharapkan pujian dan takut celaan, dan hal itu termasuk hal-hal yang membinasakan, sehingga wajib menghilangkannya.”

[ Mukhtashor Minhajil-Qoshidin ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

MUTIARA SALAF : Nikmat Yang Membinasakan

Abu Hazim Salamah bin Dinar rohimahullah berkata,

إذا رأيت الله عز وجل يتابع نعمه عليك وأنت تعصيه فاحذره

“Apabila kamu mendapati berbagai nikmat Allah terus-menerus dicurahkan kepadamu di saat kamu tengah bermaksiat kepadaNya, maka berhati-hatilah terhadap adzab-Nya..”

[ Shifatush Shofwah, II/157 ]

Diterjemahkan oleh,
Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL