Category Archives: Tanya – Jawab

857. Kapan Membaca Surat Al Mulk ?

857. BBG Al Ilmu – 2

Tanya:
Ana mau tanya tentang sunah membaca surat Al Mulk sebelum tidur, apakah ini boleh di baca ba’da magrib karena menjelang tidur kadang sudah terlalu mengantuk.

Jawab:
Ust. Fuad Baraba’, حفظه الله

Sebelum tidur itu bukan berarti menjelang tidur. Boleh saja dibaca ba’da Maghrib.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

856. Waspada Terhadap Kelompok Yang Mengaji Dengan Sembunyi

856. BBG Al Ilmu – 271

Tanya:
Saya bersama teman saya di ajak untuk mengikuti suatu majelis dan kurang lebih sudah cukup lama, tapi ada hal yang janggal yang saya dan teman saya rasakan, tanpa bermaksud untuk su’udzhon.

Yang ke 1.
Saat saya masuk kelompok tersebut saya di suruh syahadat kembali, secara sembunyi, hanya saya dan satu orang yang mengsyahadatkan saya,

ke 2.
Saya di ajak untuk mengikuti kegiatan berjualan hewan qurban pada saat idul adha dengan alasan syiar agama islam

ke 3.
Tiap minggu sering diadakan acara kumpul berbicara perkara agama secara sembunyi sembunyi, membahas al quran, tapi sambil ngopi ngopi dan merokok ( tidak pantas membahas kalamullah sambil merokok)

Ke 4.
Saya di suruh mengajak teman yang lain agar bergabung dengan kelompok tersebut dengan bahasa “di bereskan”.

Ke 5.
Sampai sekarang saya tidak tau nama kelompok ini apa dan struktur dan systemnya tidak tahu dan seperti saya tidak boleh tau hal tersebut.

Mohon saran nya tentang hal tersebut, karena saya tidak mau terjebak dalam hal hal yang menyimpang yang mengatasnamakan agama Islam.

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Itu NII (Negara Islam Indonesia). Jauhi saja. Umar bin Abdil Azizi rahimahullah berkata: “…apabila kamu melihat suatu kaum sembunyi sembunyi dalam urusan (agama) maka ketahuilah bahwa ia berada di atas kesesatan…”

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

855. Seputar Nadzar

855. BBG Al Ilmu – 421

Tanya:
Saya pernah niat dalam hati jika saya dapat pekerjaan halal, saya akan puasa 7 hari berturut2. Apakah itu sudah merupakan nadzar ? Apakah nadzar harus diucapkan atau cukup dalam hati ? Syukran

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Bila tidak ada niat nadzar maka tidak dianggap nadzar, tapi itu nadzar yang makruh.

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

854. Apakah Perbedaan Sanad Guru/Ilmu Dengan Sanad Hadist ?

854. BBG Al Ilmu – 249

Tanya:
Apa bedanya sanad guru/ilmu dengan sanad hadist ? Dan mana yang kuat untuk di jadikan hujjah ?

Jawab:
Ust. Abdussalam Busyro, حفظه الله

Keduanya kuat jika yang di jadikan sandaran adalah hadist shohih.

Yang paling penting adalah pemahaman guru tersebut dari hadits yang di jadikan hujjah.

Pertanyaan, lebih baik mana antara sanad aali atau sanad naazil ? sanad aali adalah pengambilan sanad dari yang lebih dekat dari pada yang jauh, contoh seorang perowi yang mengambil suatu hadits dan dia punya 2 jalan, yang satu hadits tersebut sampai Rosul صلى الله عليه وسلم melalui 3 perowi, dan jalan yang lain ia meriwayatkan melalui 4 perowi, maka yang lebih afdhol yang melalui 3 perowi karena sanadnya aali.

Sedangkan sanad nazil statusnya sah boleh di amalkan jika hadistnya shohih, contohnya yang 4 perowi diatas.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

853. Hormat Kepada Mertua

853. BBG Al Ilmu – 323

Tanya:
Apa dasarnya kita (sebagai laki2) untuk hormat kepada ke 2 orang tua istri/mertua kita ?? seperti perlakuan & hormat kita terhadap ke 2 orang tua kandung. Kata teman saya sudah bertanya, mencari & mohon petunjuk, ternyata memang tidak di jelaskan & dicontohkan secara rinci baik di Al Qur’an maupun Hadist yang shahhih, seperti penjelasan lengkap tentang “birul walidain”. atau memang karena DASYATnya “hakikat ijab qabul” bagi laki2.

Jawab:
Memang tidak bisa dipungkiri ataupun dihindari, bahwa dalam suatu pernikahan pergaulan dengan mertua tidak bisa dikesampingkan. Interaksi dengan keluarga isteri, sedikit atau banyak akan Anda jalani sebagai menantu, dan kerabat baru bagi saudara-saudara isteri dan keluarga besarnya. Oleh karenanya, perlakukan mereka layaknya Anda bersikap kepada orang tua dan kerabat sendiri. Sebagai orang tua, pergaulilah mereka layaknya antum berhadapan dengan orang tua kandung sendiri, dengan penuh penghormatan dan santun.

Islam adalah agama yang hanif, memerintahkan mu’amalah dengan cara yang baik kepada orang-orang yang lebih tua.

Sumber:
http://almanhaj.or.id/content/666/slash/0/mertua-mempertahankan-tradisi/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

852. “Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah…”, Apakah ini hadits atau perkataan Ulama ?

852. BBG Al Ilmu – 357

Tanya:
“Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah, niscaya Allah akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia.”

Apakah diatas Ini hadist atau perkataan ulama?

Jawab:
Ust. Badrusalam, حفظه الله

Ucapan ulama bernama Sufyan bin ‘uyainah rahimahullah.

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

851. Hukum Pnjam Uang Dari Bank Untuk Usaha

851. BBG Al Ilmu – 357

Tanya:
Mohon penjelasan tentang hukum pinjam uang di bank buat usaha.. kalau sudah terlanjur bagaimana.. dosa riba mohon di jelaskan..

Jawab:
Meminjam uang dari bank melibatkan unsur ribaa yang diharamkan dalam Islam.

Lunasi hutang kredit antum dengan cara meminta pinjaman tanpa riba dari saudara, kerabat atau teman, atau antum menjual aset lain yang antum miliki.

Tujuannya di sini adalah agar antum TIDAK termasuk orang yang menyerahkan riba sebagaimana yang diancam dalam hadis dari sahabat Jabir radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknat pemakan riba (rentenir), orang yang memberikan/membayar riba (nasabah), penulisnya (sekretarisnya), dan juga dua orang saksinya. Beliau juga bersabda: “Mereka semua dosanya sama.” (HR. Muslim).

Sumber:

Tj Terlilit Hutang Riba

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

KEUTAMAAN MEMBACA TASBIH (SUBHANALLAH WABIHAMDIH)

Ust. M Wasitho, حفظه الله

Tanya:
Assalamu’alaikum. Ustadz, Apakah benar barangsiapa membaca Subhaanallaahi wabihamdihi 100 kali setiap hari,maka dosanya di ampuni walaupun sebanyak buih di laut?

Jawab:
Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Iya, benar. Keutamaan membaca tasbih 100 kali setiap hari sebagaimana disebutkan dlm pertanyaan diatas. Hal ini berdasarkan hadits-hadits shohih berikut ini:

1. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Artinya: “Barangsiapa yang mengucapkan: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan dengan segala pujian hanya untuk-Nya) sehari 100 (seratus) kali, maka kesalahan-kesalahannya akan diampuni (Allah) walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Imam Al-Bukhari no. 5926 dan Muslim no. 2691).

2. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِي سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ أَوْ زَادَ عَلَيْهِ

Artinya: “Barang siapa yang ketika pagi dan sore membaca: SUBHANALLAHI WABIHAMDIH (Maha suci Allah dan dengan segala pujian hanya untuk-Nya) sebanyak 100 (seratus) kali, maka pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang akan mendatangkan amalan yang lebih utama daripada apa yang dia
datangkan. Kecuali orang yang juga mengucapkan bacaan seperti itu atau lebih dari itu.” (HR. Muslim no. 2692).

(*) CATATAN:
» Yang patut kita ketahui, bahwa keutamaan membaca tasbih tsb hanya diperoleh bagi setiap muslim dan muslimah yang meninggal dunia dalam keadaan mentauhidkan Allah. Yakni hanya beribadah kpd Allah dan tidak pernah berbuat syirik dan
kufur kepada-Nya sedikit pun semasa hidupnya di dunia. Dan kalaupun ia pernah berbuat syirik n kufur kpd Allah, hanya saja ia telah bertaubat darinya dengan taubat nasuha sebelum ia meninggal dunia.

» Para ulama Ahlus Sunnah juga menjelaskan bahwa yang dihapus n diampuni oleh Allah dengan sebab bacaan tasbih maupun amal sholih lainnya hanyalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa-dosa besar, maka tidaklah dihapus n diampuni oleh Allah dengan kecuali dengan taubat nasuha. Wallahu a’lam bish-showab. wabillahi at-taufiq. (Klaten, 26 Januari 2014)

» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.

– – – – – •(*)•- – – – –

850. Makna Mujiibas Saailin

850. BBG Al Ilmu – 357

Tanya:
Apa arti dari kata “mujibasailiin ” ?

Jawab:
Makna “Mujiib” = Yang Maha Mengabulkan/Menjawab.

Makna “Saailiin” = Orang-Orang yang meminta/memohon/berdoa.

Jadi, Mujiibas Saailiin artinya = “Yang Maha Mengabulkan segala permintaan orang yang meminta.”

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

849. Mengharamkan Mata Uang Rupiah, Riyal, Dll

849. BBG Al Ilmu – 425

Tanya:
Di media sosial saat ini ada suatu kelompok yang nampaknya mengajak ke kehidupan yang lebih berdasarkan syari’at.

Tapi ada satu hal yang mengusik pemikiran saya yaitu mereka membuat dan memasarkan dinar & dirham. Mereka menganggap penggunaan dinar & dirham itu berdasarkan sunnah Rasulullah. Selain dari itu, mereka mengharamkan penggunaan uang kertas (rupiah, riyal, dollar dll). Pertanyaannya, apa hal ini ada dasarnya dalam syari’at?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Dinar dan dirham adalah mata uang kejayaan Islam. Kalau orang sekarang mau pakai Dinar dan Dirham harus jaya dulu. Jaya akidah nya. Jaya akhlak nya. Jaya segala nya, dan bukan berarti mata uang lain haram. Tidak boleh mengharamkan sesuatu yang halal.

Hukum asal muamalah adalah halal. Bila haram pasti ada dalil pengharaman nya. Seperti haram nya anjing babi dst.

Jika tidak ada dalil maka tidak boleh mengharamkan sesuatu yang dibolehkan.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶