Sisihkan Waktumu Untuk Mempelajari Agama

Wahai saudaraku, sisihkanlah dari waktu-waktumu untuk mempelajari alqur’an & as-sunnah، hadirilah majeli2x ilmu yang merupakan salah satu taman dari taman-taman syurga, yg akan mengantarkan bagimu keselamatan dunia, akhirat dan ditempat situ juga engkau akan mendapatkan sebaik-baik perkataan yaitu alqur’an dan sebaik-baik petunjuk ( ya’ni petunjuk dlm memahami alqur’an) adalah as-sunnah menurut pemahaman para sahabat ridhwaanullahi ‘alaihim yg dgn demikian akan menambah keimanan dan ketakwaan kita kpd ALLAH سبحانه وتعالى .

Dgn sebab ALLAH telah memberikan ilmu kepada kita, maka wajib bagi kita bersyukur kepada-Nya, sebagaimana yg ALLAH Ta’ala perintahkan dalam alqur’an:

“Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan ni’mat Kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul diantara kamu yg membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kami dan mengajarkan kepadamu Al-kitab dan Al-hikmah (as-sunnah), serta mengajarkan kepada kamu apa yg belum kamu ketahui” ( Al-Baqarah: 151)

Kemudian ALLAH Ta’ala lanjutkan firman-Nya:

“Karena itu, ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari nikmatKu” ( Al-Baqarah:152)

Smg ALLAH memberikan taufiq kepada kita semua untuk senantiasa menuntut ilmu syar’i dan menyibukkan diri kita dari hari-kehari, waktu ke waktu utk mempelajarinya, memahaminya, menghafalkannya serta mengamalkannya sampai ALLAH wafatkan kita.

Sebagaimana para ulama terdahulu, apabila mereka ditanya sampai kapan mereka menuntut ilmu??
mereka (para ulama) menjawab:
Sampai mati.

Kemudian imam ahmad juga pernah berkata, bahwa beliau akan menuntut ilmu sampai mati.

Sebagaimana yg dikatakan oleh Abdullah bin Muhammad Al-baghawi beliau berkata:
Saya mendengar Ahmad bin hambal Radhiyallahu anhu berkata, sesungguhnya saya akan senantiasa menuntut ilmu sampai saya masuk ke dalam kubur! ((Al-Ilmu fadhluhu wa Syarafuhu:77).

Semoga memberikan manfaat utk kita semua…

Ust Ahmad ferry nasution.

Tj Hadits Seputar Shalat Shubuh Berjama’ah Di Masjid

98. Tj – 385

Pertanyaan:
Derajad hadistnya bagaimana Ustad dibawah ini :
1. Pergi ke Masjid untuk shalat dalam keadaan bersuci.

Dari Abu Umamah, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang keluar menuju shalat wajib maka pahalanya seperti berhaji. Dan siapa yang keluar menuju sholat dluha dan tidak ada tujuan untuk itu, maka pahalanya seperti pahala umroh”. (HR. Abu Dawud)

2. Pergi ke masjid untuk menuntut atau mengajarkan ilmu.
Dari Abu Umamah, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang pergi ke masjid tidak ada niat kecuali untuk mempelajari ilmu atau mengajarkannya, maka pahalanya seperti pahala haji yang sempurna hajinya”. (HR Thabrani)

3. Shalat shubuh berjama’ah lalu duduk berdzikir sampai matahari terbit kemudian shalat dua raka’at.
Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang shalat shubuh berjama’ah lalu duduk berdzikir sampai matahari terbit, kemudian shalat dua raka’at, maka pahalanya seperti pahala haji dan umroh sempurna sempurna sempurna”. (HR Tirmidzi)

Dan dua raka’at tersebut yang zahir adalah dua raka’at dluha, berdasarkan hadits Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda:”Maukah aku beritahukan yang lebih cepat kembalinya dan lebih besar pahalanya? Yaitu seseorang yang berwudlu lalu pergi ke masjid dan shalat shubuh kemudian dilanjutkan dengan shalat dluha..”. (HR. Abu Ya’la dalam shahih targhib no 669)

4. Berumroh di bulan ramadlan.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw bersabda: “Umroh di bulan ramadlan sama seperti haji bersamaku”. (HR Thabrani)

Jawaban:
Ust. Badrusalam Lc

Shahih.

Tj Imam Sulit Atur Jama’ah

97. Tj – 357

Pertanyaan:
Ustadz, apabila kita diminta menjadi imam, dan ketika menyuruh makmum merapatkan dan meluruskan shaf namun makmum tak mengindahkan justru membuat jarak yg renggang dlm shaf dan sangat tidak beraturan, bolehkan kita membatalkan utk mengimami jemaah kemudian kembali ke shaf makmum dan meminta jemaah lain menjadi imam? Ditunggu jawabannya,

Jawaban:
Ust. Mukhsin Suaidi Lc

Menurut ana lebih bijak kalau tetap menjadi imam dan menunggu waktu yg tepat utk berbicara kepada mereka ttg pentingnya merapatkan kaki
dalam shalat jama’ah.

Tj Membagi Waris Sama Rata

96. Tj – 2

Pertanyaan:
Assalamu alaikum. Afwn ust ada yg ingin ana tnyk berkaitan Ttg pembagian warisan.” Seandainya  kami bersaudara sepakat saling mengikhlaskan bila ada diantara kami yg dilebihkan pembagian warisannya dengan beberapa pertimbangan penting ….. apakah di bolehkan didalam Islam ? jazaakumullohu khoiron atas jwabannya.

Jawaban:
Ust. Fuad Hamzah Baraba’ Lc

Kalau ingin sprti itu, bagikan harta waris sesuai bagiannya masing². Setelah itu Чαπƍ ingin memeberikan sebagian jatahnya kepada saudaranya silahkan.

Tj Keluar Darah Ketika Puasa

95. Tj – 383

Pertanyaan:
Ustd saya mau nanya apa bila seseorang sedang puasa lalu keluar darah dari anus karena penyakit wasir apa puasanya batal?
Mohon pencerahanya ustd

Jawaban:
Ust. Fuad Hanzah Baraba’ Lc

Ada perbedaan pendapat dalam hal ini. Karena ini penyakit, apabila tidak membahayakan dan dia kuat melanjutkan puasanya, maka sah dan tidak batal.

Tj Amalan Bacaan Ayat Kursi

94. Tj – 2

Pertanyaan:
Saya mau menanyakan beberapa th yll saya membaca buku doa yg menyatakan kalau suatu saat mendptkan masalah besar, bacalah Ayat kursi 200 x diwaktu malam InsyaAllah akan ada pertolongan dari Allah, saya pernah melakukan dan menerima pertolongan dari Allah, pertanyaannya, apakah doa ini benar? Sampai sekarang saya suka  melakukannya tp hanya 100 kali, mohon petunjuk

Jawaban:
Ust. Badrusalam Lc,

Tidak ada dalilnya untuk melakukan amalan tersebut.

Tj Hadits Larangan Memukul Anak Yang Menangis

93. Tj – 2

Pertanyaan:

Ustadz BC dibawah ini shahih??

LARANGAN MEMUKUL ANAK KECIL YANG SEDANG MENANGIS

Rasulullah SAW bersabda : Janganlah kamu memukul anak- anak kamu di sebabkan mereka menangis dalam masa setahun. Karena pada empat bulan pertama kelahirannya Ia bersyahadat LAA ILAAHA ILLALLAH. Pada empat bulan kedua pula ia berselawat ke
atas Nabi SAW Dan pada empat bulan seterusnya pula ia mendoakan kedua ayah bunda nya. ( H.R. Abdullah Ibnu Umar r.a. )

Baginda Rasulullah SAW menjelaskan bahwa tangisan anak di waktu kecil pada bulan pertama adalah tanda ia bertauhid kepada Tuhan Nya dan empat bulan kedua pula ia membacakan selawat kepada Nabi nya dan empat bulan seterus nya ia memohon istighfar untuk kedua ayah bunda nya.

Rasulullah SAW Bersabda : Anak-anak sebelum sampai ia baligh maka apa-apa yang di perbuat nya daripada kebaikan maka di tuliskan untuknya dan kedua ibu bapaknya.

Dan apa yang di perbuat nya daripada kejahatan maka tiadalah di tulis untuk nya dan tidak pula di tulis untuk kedua ibu bapaknya. Apabila ia telah baligh maka berlakulah yang di tulis itu atasnya ia itu segala amal baik atau buruknya. ( H.R.Imam Anas bin Malik r.a.)

Sabda Rasulullah SAW ;”Siapa yang menyampaikan satu ilmu
dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada.” (HR. Muslim)

Jawaban:
Ust. Badrusalam Lc,

Dusta/palsu semua haditsnya, kecuali yang terakhir.

——————————

—————

Pentingnya Menjaga Waktu

Saudaraku yang berbahagia diatas hidayah islam wa sunnah….

Bertaubat kepada ALLAH dan mencegah diri dari suatu perbuatan dosa memang tidak membuat anggota badan kita menjadi lelah dan letih…

Tetapi, inti masalahnya terletak pada usia Anda saat ini!
Yaitu waktu yang terletak diantara masa lalu dan masa mendatang Anda.

Jika Anda menyia-nyiakan waktu tersebut, berarti Anda telah menyia-nyiakan untuk meraih kebahagiaan dan keselamatan yang hakiki pada diri anda sendiri!

Sebaliknya, jika anda menjaganya dan senantiasa memperbaiki masa-masa lalu dengan taubat serta istiqomah diatas ketaatan kepada-Nya dan masa mendatang, niscaya Anda akan selamat dan memperoleh ketentraman, kenikmatan, kebahagiaan dan kesenangan yang hakiki…..

Sesungguhnya, menjaga waktu yang sekarang kita jalani lebih sulit daripada memperbaiki waktu yang telah berlalu maupun yang akan datang.
Disebabkan, menjaga waktu berarti mengaharuskan diri Anda untuk melakukan sesuatu yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih banyak melaksanakan ketaatan agar memberikan kebahagaiaan dunia dan akhirat pada diri Anda, dan yang demikian tidak mudah kita melaksanakannya….

Akhirnya kita memohon kepada ALLAH agar ALLAH memberikan kemudahan pada diri kita untuk mengisi waktu-waktu kita dalam rangka ibadah kepada Allah utk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat kita….

Maraji:
Fawaidul fawaid

 Ditulis oleh Ustadz Ahmad Ferry Nasution حفظه الله تعالى

– – – – – – 〜✽〜- – – – –

Menebar Cahaya Sunnah