Hadits At-Targhiib Wat-Tarhiib # 10

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA,  حفظه الله تعالى berikut ini tentang hadits-hadits anjuran dan hadits-hadits ancaman : Ancaman bagi orang-orang yang riya’ #3

ARTIKEL TERKAIT
Hadits At-Targhiib Wat-Tarhiib # 9
KUMPULAN Artikel Serial HADITS AT-TARGHIIB WAT-TARHIIB

Hadits At-Targhiib Wat-Tarhiib # 9

Simak penjelasan Ustadz Mizan Qudsiyah MA,  حفظه الله تعالى berikut ini tentang hadits-hadits anjuran dan hadits-hadits ancaman : Ancaman bagi orang-orang yang riya’ #2

ARTIKEL TERKAIT
Hadits At-Targhiib Wat-Tarhiib # 8
KUMPULAN Artikel Serial HADITS AT-TARGHIIB WAT-TARHIIB

UPDATE – Program Rutin – Buk-Ber Puasa SENIN 22 FEBRUARI

Alhamdulillah.. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah…
.
Jadwal buk-ber berikutnya, in-syaa Allah : SENIN – 22 FEBRUARI 2021 ( BACA TEBAR IFTHOR RAMADHAN PLUS – 1442 / 2021 )
.
Untuk berpartisipasi, baik untuk dirinya dan/atau untuk kedua orangtuanya, silahkan transfer ke :
.
Bank Syariah Mandiri / Bank Syariah Indonesia (kode bank 451)
no rek. 748 000 4447
an. Al Ilmu TA’AWUN
.
konfirmasi (tidak wajib) :
0838-0662-4622
.
Daftar partisipasi akan digabung dengan program TEBAR IFTHOR RAMADHAN PLUS – 1442 / 2021

.
================
.
BACKGROUND :
dengan izin Allah ‘Azza wa Jalla, pemerintah kabupaten Lombok Timur telah mengizinkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka, dan dengan demikian in-syaa Allah kami melanjutkan kembali program menghidangkan ratusan porsi ifthor (makanan dan minuman) untuk kegiatan buka-bersama (buk-ber) ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu yang rutin berpuasa di setiap hari senin-kamis.
.
pelaksana p
rogram : Assunnah Peduli, Lombok Timur.
.
Buk-ber KAMIS 18 FEBRUARY bersama 282 santri putra dan putri penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu, hafizhohumullah di 2 ponpes

================
.
Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga.” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia.”

Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya.” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/muhsinah/donatur yang telah dengan ikhlas menyisihkan sebagian hartanya untuk bahu-membahu menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati ponpes yang melaksanakan ibadah puasa sunnah senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Nabi shollallahu ’alaihi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Kerusakan Ummatku

عقبة بن عامر الجهني قال سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول : هلاك أمتي في الكتاب واللبن قالوا يا رسول الله ما الكتاب واللبن قال يتعلمون القرآن فيتأولونه على غير ما انزل الله عز و جل ويحبون اللبن فيدعون الجماعات والجمع ويبدون

Dari ‘Uqbah bin ‘Aamir Al Juhaniy rodhiyallahu ‘anhu berkata,

“Saya mendengar Rosulullahi shollallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kehancuran ummatku di karenakan Al Kitab dan susu..” mereka bertanya, “Wahai Rosulullaah ada apa dengan Al Kitab dan susu..?”

beliau menjawab, “Mereka mempelajari Al Qur’an lalu mentakwil-nya dengan sesuatu yang tidak di turunkan oleh Allaah ‘azza wa jalla. Dan mereka memerah susu, lalu mereka meninggalkan shalat jama’ah dan jum’at, karena pergi ke desa (untuk memerah susu)..”

(Musnad Ahmad 4/155 No. 17451, Musnad Abu Ya’la 3/285 No. 1746, Al Ma’rifah wat Taariikh Al Fasawiy 2/293).
(Syaikh Syu’aib Al Arnauth berkata: Sanadnya Hasan.
Dan dihasankan juga oleh Syaikh Al Bani dalam As Silsilah Ash Shahiihah 6/277 No. 2778)

Padahal al qur’an adalah hidayah..
Namun menjadi kebinasaan ketika difahami sembarangan..

Padahal susu adalah berkah..
Namun menjadi kebinasaan ketika menjadikan kita lalai dari ketaatan..

Ya Allah.. Jadikan Al Qur’an sebagai hidayah bagi kami..
Luruskan pemahaman kami..
dan jangan Engkau lalaikan hati kami karena sibuk mengejar dunia..
Aamiin..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

MUTIARA SALAF : Perbedaan Derajat Manusia Sesuai Dengan Tingkat Ketakwaan Kepada Allah

Ibnu Rojab Al Hanbali rohimahullah berkata:

رُبَّ من يحقره الناس لضعفه، وقلة حظِّه من الدنيا؛ وهو أعظم قدرًا عند الله ممَّن له قدرٌ في الدنيا؛ فإن الناس إنَّما يتفاوتون بحسب التقوى؛ كما قال – ﷻ – ﴿ إنَّ أكرَمَكم عِندَ اللهِ أتقاكم ﴾

“Berapa banyak orang yang dianggap remeh oleh manusia karena kelemahannya atau sedikit bagian dunianya, ternyata lebih tinggi derajatnya di sisi Allah dibandingkan orang yang memiliki kedudukan di dunia. Karena perbedaan derajat manusia itu sesuai dengan ketakwaannya. Sebagaimana firman Allah: “Sesungguhnya orang yng paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa..”

(Jami’ul ‘Uluum wal Hikam)

Allah tidak melihat kekayaan dan kedudukan kita..
Tapi Allah melihat ketakwaan kita kepada-Nya..

Berbeda dengan kita..
Melihat manusia dengan mata dunia..
Yang paling mulia dimata kita adalah yang paling kaya dan paling tinggi jabatannya…

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

 

HADITS : Sering Terlambat Dalam Sholat Berjama’ah

Abu Sa’id Al Khudri rodhiyallahu ‘anhu berkata, “Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam melihat keterlambatan pada para shahabatnya. Maka beliau bersabda:

تَقَدَّمُوا فَأْتَمُّوا بِي وَلْيَأْتَمَّ بِكُمْ مَنْ بَعْدَكُمْ ، لا يَزَالُ قَوْمٌ يَتَأَخَّرُونَ حَتَّى يُؤَخِّرَهُمْ اللَّهُ

“Majulah dan ikutilah aku dan yang dibelakang mengikuti yang di depannya. Senantiasa suatu kaum terlambat hingga Allah lambatkan mereka..” (HR Muslim no 438)

Syaikh ‘Utsaimin rohimahullah berkata:

وعلى هذا فيخشى على الإنسان إذا عود نفسه التأخر في العبادة أن يبتلى بأن يؤخره الله عز وجل في جميع مواطن الخير اهـ .

“Oleh karena itu, seorang insan yang terbiasa terlambat dalam ibadah dikhawatirkan dijadikan oleh Allah terlambat dalam semua kebaikan..” (Fatawa Syaikh Utsaimin 13/54)

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

ARTIKEL TERKAIT
Nasihat Ulama – KOMPILASI ARTIKEL
Kumpulan HADITS
NASEHAT BAGI YANG SERING DATANG TERLAMBAT DAN MASBUK DALAM SHOLAT BERJAMA’AH…

HADITS : Sedekah Dengan Setengah Kurma

Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Tidak ada seorangpun dari kamu kecuali pasti akan diajak bicara oleh Allah tanpa ada penterjemah.. Ia melihat ke kanan, tidak melihat kecuali amal yang telah ia lakukan. Ia melihat ke kiri, tidak melihat kecuali amal yang telah ia lakukan. Ia melihat ke depan, tidak melihat kecuali neraka di hadapannya. Maka pelihara diri kalian dari neraka walaupun dengan sedekah setengah kurma..”

[ HR. Bukhari dan Muslim ]

ARTIKEL TERKAIT
Kumpulan HADITS

KITAB FIQIH – Keutamaan Sedekah Saat Kita Pelit Dan Sehat

Dari pembahasan Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى.

PEMBAHASAN SEBELUMNYA – Hukum Memberikan Zakat Kepada Orang Yang Dikira Mustahik Padahal Bukan  – bisa di baca di SINI

=======

Alhamdulillah.. wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah…

kita lanjutkan fiqihnya..

Keutamaan Sedekah Saat Kita Pelit Dan Sehat

Dari Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu (semoga Allah meridhoinya), “Datang seorang laki-laki kepada Rosullullah shollallahu ‘alayhi wa sallam dan berkata, “Wahai Rosullullah shollallahu ‘alayhi wa sallam sedekah apa yang paling besar pahalanya..?”

Maka Rosullullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda :

أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيحٌ شَحِيحٌ ، تَخْشَى الْفَقْرَ وَتَأْمُلُ الْغِنَى ، وَلاَ تُمْهِلُ حَتَّى إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ قُلْتَ : لِفُلاَنٍ كَذَا ، وَلِفُلاَنٍ كَذَا ، وَقَدْ كَانَ لِفُلاَنٍ

“Kamu bersedekah dalam keadaan kamu sehat, kikir dan khawatir kefakiran dan sedang berharap kekayaan. Jangan kamu tunda-tunda sedekah hingga nyawa sampai ke kerongkongan, baru kamu berkata, ini untuk si fulan.. itu untuk si fulan.. andaikan ini untuk si fulan..” [HR. Bukhari dan Muslim]

➡️ Ini menunjukkan bahwa sedekah yang paling utama itu saat kita pelit dan takut fakir. Karena saat itu memang berat sekali untuk bersedekah..

Larangan Menganggap Remeh Sedekah Yang Sedikit

⚉ Dari ‘Adi bin Hatim rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rosullullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Takutlah engkau dari api neraka walaupun dengan bersedekah setengah kurma..” [HR. Bukhari dan Muslim].

➡️ Maka dari itu, ini menunjukkan walaupun setengah kurma, jangan kita anggap remeh.

⚉ Dan dari Abu Hurairah rodhiyallahu ‘anhu, ia berkata Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda : “Wahai para wanita muslimah jangan menganggap remeh sedekah tetangga untuk tetangganya atau hadiah tetangga untuk tetangga yang lainnya walaupun itu tulang yang sedikit dagingnya dari kambing..” [HR. Bukhari dan Muslim]

Bolehkah Membeli Sedekah Kita Sendiri..?

Artinya : kalau misalnya kita sedekah ke orang, lalu orang itu menjual sedekah yang kita berikan kepada dia.. bolehkah kita membelinya..?
Jawabannya : TIDAK BOLEH

⚉ Berdasarkan hadist Ibnu Umar rodhiyallahu ‘anhumaa, “Bahwa Umar bin Khotthob pernah bersedekah dengan kuda dijalan Allah Subhanahu Wata’ala dan ternyata ia mendapati kudanya di jual. Lalu beliau ingin membelinya. Ia datang kepada Nabi ‎shollallahu ‘alayhi wa sallam untuk bertanya. Maka Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Jangan kamu kembali kepada sedekahmu..” (artinya Rosullullah shollallahu ‘alayhi wa sallam melarangnya) [HR. Bukhari dan Muslim]

➡️ Namun kalau sedekah itu milik orang lain, boleh di beli.

⚉ Sebagaimana dalam hadist Abu Sa’id rodhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi ‎shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda tidak halal sedekah untuk orang kaya kecuali dalam keadaan 5 keadaan. Salah satunya yaitu, seseorang membeli sedekah tersebut dengan hartanya maka itu boleh.. atau ada orang miskin yang diberikan sedekah, lalu sedekah itu ia hadiahkan kepada orang kaya. Maka orang kaya itu boleh menerimanya.

⚉ Berdasarkan hadist Anas bin Malik rodhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam diberikan hadiah daging oleh Bariroh dimana Bariroh mendapatkan itu dari sedekah. Maka Nabi shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Buat dia sedekah tapi buat kita hadiah..” [HR. Bukhari]
.
Wallahu a’lam 🌻
.
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى 
.
.
Dari Kitab Fiqih Mausu’ah Muyassaroh, yang ditulis oleh Syaikh Hussain Al Uwaisyah, حفظه الله تعالى
.
.
ARTIKEL TERKAIT
Pembahasan Fiqih Mausu’ah Muyassaroh…
.
.
WAG Al Fawaid Al Ilmiyyah

Menebar Cahaya Sunnah