11 Renungan Ketika Mendapati Musibah

Ust. MA Tuasikal, حفظه الله

1- Renungkanlah bahwa manusia dan hartanya semuanya milik Allah, semuanya hanya titipan di sisi kita.

2- Setiap orang akan kembali pada Allah dan akan meninggalkan dunia.

3- Allah akan memberi yang semisal dan yang lebih baik bagi yang telah hilang.

4- Ingatlah bahwa mengeluh dan menggerutu hanya menambah derita, bukan menghilangkan musibah.

5- Jika mau bersabar dan yakin semuanya kembali pada Allah, maka itu lebih besar pahalanya dibanding dengan tidak sabar.

6- Berkeluh kesah hanya membuat musuh kita senang dan membuat Allah murka.

7- Sabar dan mengharap pahala itu lebih besar ganjarannya daripada mengharap yang telah hilang itu kembali.

8- Jika kita ridho terhadap musibah, Allah pun senang dengan sikap kita. Sebaliknya jika kita benci, Allah pun akan murka.

9- Ketahuilah bahwa Allah yang menurunkan musibah Maha Hakim dengan hikmah yang ia beri, Penuh Rahmat dengan kasih sayang yang ia beri.
Allah tidaklah menimpakan cobaan untuk membinasakan hamba, bahkan untuk menguji seberapa kuat imannya.

10- Musibah itu datang untuk menhindarkan diri kita dari penyakit jelek yaitu ujub dan sombong.

11- Ingatlah bahwa mending merasakan pahit di dunia namun dapat merasakan lezatnya kehidupan akhirat.

Diringkas dari penjelasan Ibnul Qayyim dalam kitab Zaadul Ma’ad, penjelasan tentang petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat mengobati musibah.

Semoga Allah memberikan kita kesabaran ketika menghadapi setiap ujian dan cobaan.

– – – – – •(*)•- – – – –

11 Renungan Ketika Mendapati Musibah

Ust. M A Tuasikal

1- Renungkanlah bahwa manusia dan hartanya semuanya milik Allah, semuanya hanya titipan di sisi kita.

2- Setiap orang akan kembali pada Allah dan akan meninggalkan dunia.

3- Allah akan memberi yang semisal dan yang lebih baik bagi yang telah hilang.

4- Ingatlah bahwa mengeluh dan menggerutu hanya menambah derita, bukan menghilangkan musibah.

5- Jika mau bersabar dan yakin semuanya kembali pada Allah, maka itu lebih besar pahalanya dibanding dengan tidak sabar.

6- Berkeluh kesah hanya membuat musuh kita senang dan membuat Allah murka.

7- Sabar dan mengharap pahala itu lebih besar ganjarannya daripada mengharap yang telah hilang itu kembali.

8- Jika kita ridho terhadap musibah, Allah pun senang dengan sikap kita. Sebaliknya jika kita benci, Allah pun akan murka.

9- Ketahuilah bahwa Allah yang menurunkan musibah Maha Hakim dengan hikmah yang ia beri, Penuh Rahmat dengan kasih sayang yang ia beri.
Allah tidaklah menimpakan cobaan untuk membinasakan hamba, bahkan untuk menguji seberapa kuat imannya.

10- Musibah itu datang untuk menhindarkan diri kita dari penyakit jelek yaitu ujub dan sombong.

11- Ingatlah bahwa mending merasakan pahit di dunia namun dapat merasakan lezatnya kehidupan akhirat.

Diringkas dari penjelasan Ibnul Qayyim dalam kitab Zaadul Ma’ad, penjelasan tentang petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat mengobati musibah.

Semoga Allah memberikan kita kesabaran ketika menghadapi setiap ujian dan cobaan.

– – – – – •(*)•- – – – –

781. Tj Bagaimana Hukum Men-sterilkan Hewan Kucing ?

781. BBG Al Ilmu – 271

Tanya:
Bagaimana hukumnya meng-kebiri hewan kucing ?

Jawab:
Para Ulama berbeda pendapat mengenai hal ini. Imam Ahmad rahimahullah pernah mengatakan:

“Aku tidak menyukai jika ada seseorang yang mengebiri binatang. Hal itu dibenci karena terdapat larangan tentang menyakiti binatang.” (al-Adab asy-Syar’iah, 3:263).

Berkaitan dengan hewan kucing, Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah:

“Jika populasi kucing terlalu banyak dan mengganggu, sementara tindakan mengebiri tidak sampai menyakitinya, tidak masalah mengebiri kucing. Ini lebih baik dari pada membunuh setelah kucing itu hidup. Namun jika kucing itu tidak mengganggu, barangkali dibiarkan berkembang biak akan menyuburkan kebaikan. (
Fatawa Islamiyah, 4:448).

والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/hukum-mengebiri-kucing/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

780. Tj Air Musta’mal

780. BBG Al Ilmu – 271

Tanya:
Apakah ketika tangan kita mencelup ke dalam gayung, menjadikan air nya tidak suci lagi ?

Jawab:
Air musta’mal secara bahasa maknanya: Air yang sudah digunakan. Sementara menurut istilah, air musta’mal di kalangan ulama diperuntukkan untuk dua keadaan:
1. Air yang menetes dari tubuh ketika seseorang berwudhu atau mandi junub.

2. Air yang telah telah digunakan untuk bersuci (mandi atau wudhu), sementara airnya sedikit.

Karenanya, jika seseorang berwudhu atau mandi, lalu air dari kulitnya masuk lagi ke dalam bejananya maka air dalam bejana itu sudah dihukumi musta’mal. Atau seseorang berwudhu melalui kran dan di bawahnya ditadah dengan bejana, maka air dalam bejana itu adalah musta’mal. Atau seseorang berwudhu atau mandi dari bejana, dengan cara dia mencelupkan tangannya ke dalam bejana ketika dia menciduk air, maka air dalam bejana itu juga sudah musta’mal.

Pendapat yang paling benar dalam hukum air musta’mal adalah bahwa air musta’mal itu suci dan menyucikan atau bisa dipakai bersuci. Adapun dalil bahwa air musta’mal adalah suci:

Dari Al-Miswar bin Makhramah radhiallahu anhu dia berkata:
“Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berwudhu, hampir-hampir saja mereka berkelahi memperebutkan air bekas wudhu beliau.” (HR. Al-Bukhari no. 516)

Dari ‘Aisyah radhiallahu anha dia berkata:
“Aku pernah mandi bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari satu bejana, dan tangan kami saling bersentuhan.” (HR. Al-Bukhari no. 261 dan Muslim no. 484)

Dan hadits-hadits lain yang semakna dengannya. Sisi pendalilannya jelas: Seandainya air musta’mal najis, niscaya para sahabat dan Aisyah radhiallahu anhum tidak akan menggunakannya untuk bersuci.

والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

779. Tj Bacaan Do’a Memohon Segalan Ampunan

779. BBG Al Ilmu – 199

Tanya:
Mau tanya versi arab doa di hadist ini : “Ya اَللّهُ ,ampunilah kesalahan, kebodohan & keterlaluanku dalam segala urusan & ampuni pula segala dosa yang Engkau lebih mengetahui daripada aku.”(HR Muslim)

Jawab:
Do’anya seperti berikut:
للَّهُمَّ اغْفِرْ لِى خَطِيئَتِى وَجَهْلِى وَإِسْرَافِى فِى أَمْرِى وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّى اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى جِدِّى وَهَزْلِى وَخَطَئِى وَعَمْدِى وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِى“

“Allahummagh-firlii khothii-atii, wa jahlii, wa isrofii fii amrii, wa maa anta a’lamu bihi minni. Allahummagh-firlii jiddi wa hazlii, wa khotho-i wa ‘amdii, wa kullu dzalika ‘indii”

(Ya Allah, ampunilah kesalahanku, kejahilanku, sikapku yang melampaui batas dalam urusanku dan segala hal yang Engkau lebih mengetahui hal itu dari diriku. Ya Allah, ampunilah aku, kesalahan yang kuperbuat tatkala serius maupun saat bercanda dan ampunilah pula kesalahanku
saat aku tidak sengaja maupn sengaja, ampunilah segala kesalahan yang kulakukan)

Do’a ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari no 6398 dan Imam Muslim no. 2719.

Sumber:
http://rumaysho.com/belajar-islam/amalan/3289-doa-memohon-segala-ampunan.html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

778. Tj Penghitungan Harta Waris Jika Meninggalkan Istri, Anak Laki Dan Anak Perempuan

778. BBG Al Ilmu

Tanya:
Bagaimana pembagian harta warisan kita dengan istri? Sedangkan kita meninggal kan 1 anak laki, 1 anak perempuan serta istri ?

Jawab:
Jika seorang suami wafat dan meninggalkan seorang istri, 1 anak laki dan satu anak perempuan, maka pembagian harta waris adalah setelah dikurangi:
– biaya pengurusan jenazah
– pembayaran hutang
– penunaian wasiat

Dengan bagian sebagai berikut:
Istri: 1/8 dari harta waris
Anak laki + anak perempuan, mendapatkan sisa harta dengan ketentuan bahagian anak laki adalah 2x bahagian anak perempuan.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://abu-riyadl.blogspot.com/p/ahli-waris.html

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

777. Tj Pelaksanaan Puasa Daud Jika Sakit

777. BBG Al Ilmu – 87

Tanya:
Kalau seseorang puasa daud. Dan qadarallah pada 1 hari disaat semestinya berpuasa, sakit. Kemudian ke esokan harinya sudah bisa berpuasa lagi. Apa sebaliknya dimulai puasanya ke esokan harinya tersebut, atau menunggu 1 hari lagi setelahnya? (Senin tidak puasa, Selasa sudah bisa puasa, lebih baik mulai puasa lagi Dihari Selasa atau tunggu hari rabu?)

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله

Ia sudah dapat pahala puasa lantaran niyat, walau ia berhalangan karena sakit. Maka jika ia puasa maka setelah sehari berikut nya, walau di hari sebelumnya ia tidak puasa.
والله أعلم بالصواب

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

776. Tj Istri Yang Menolak Ajakan Suami

776. BBG Al Ilmu – 201

Tanya:
Bagaimana derajat hadis berikut ?

“Apabila seorang Istri yang menolak ajakan suaminya ke tempat tidur, (Tanpa uzur) maka dia akan di Laknat oleh ALLAH, Malaikat dan di laknat oleh semua Makhluq yang terkena sinar matahari”.
(HR.TIRMIDZI, AHMAD)

Jawab:
Hadits berikut shahih:

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dia berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Apabila seorang wanita menghindari tempat tidur suaminya pada malam hari, maka para malaikat melaknatnya hingga pagi hari”. Dalam suatu riwayat yang lain disebutkan : “Sehingga dia kembali”

Hadits ini Isnadnya hasan shahih, ditakhrij Al-Bukhary, 7/39, Muslim, 8/10, Ahmad, 2/386, Ad-Darimy, 2./150, Al-Baihaqy, 7/292 dalam As-Sunan, Lafazh yang disebutkan di sini bagi Muslim.

والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://almanhaj.or.id/content/2069/slash/0/janganlah-menghindari-tempat-tidur-suami/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

775. Tj Bolehkah Menikah Dalam Keadaan Haidh ?

775. BBG Al Ilmu – 5

Tanya:
Apakah ketika akad nikah wanita harus dalam keadaan Suci atau Bersih ?

Jawab:
Kondisi wanita yang sedang “datang bulan” tidaklah mempengaruhi keabsahan akad nikah. Artinya, seseorang yang melakukan akad nikah, sementara mempelai wanita sedang haid, akad nikahnya sah. Hanya saja, setelah akad, kedua pengantin tidak diperkenankan melakukan hubungan badan sampai sang istri suci dari haid dan telah mandi.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
http://www.konsultasisyariah.com/wanita-menikah-dalam-keadaaan-haid/

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

774. Tj Fadhilah Membaca Surat At Takaatsur

774. BBG Al Ilmu – 2

Tanya:
Apakah hadits dan Fadhilat Surah At-Takaatsur berikut shohih ?

Antara fadhilat dan kelebihan surah ini, adalah:

1. Sesiapa yang mengamalkan membaca surah At Takaatsur sebanyak 1,000 kali, maka Allah SWT akan memenuhi hajatnya termasuk rezeki dan kenaikan pangkat.

2. Sesiapa yang membaca At Takaatsur 100 kali, selepas solat Isyak hingga dia tertidur, InsyaAllah dia bakal dapat melihat Rasulullah SAW dalam tidurnya.

Ibnu Umar ra. meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak mampukah seseorang dari kamu sanggup membaca seribu ayat setiap hari?” Sahabat bertanya kembali: “Siapa yang boleh melakukan itu wahai Rasulullah?” Sabda Nabi SAW: “Tidakkah seseorang diantara kamu boleh membaca ‘Alhaakumuttakatsur’?”  (HR. Hakim dan Baihaqi)

3. Surah ini dibaca sebanyak 7 kali ketika hujan turun, Allah akan limpahkan kepada si pembacanya dengan pahala yang amat besar.

Sebagai ubat sakit kepala, bacalah surah ini selepas solat asar (sebelum maghrib). Pada waktu ini perbanyakkanlah membacanya. InsyaAllah segera sembuh.

4. Sesiapa melazimi membacanya, InsyaAllah dijadikan seorang yang kaya.

5. Jika dibaca pada air hujan, kemudian dicampurkan dengan air minuman, InsyaAllah boleh menjadi penawar yang mujarab. Sebaik-baiknya dibacakan sebanyak 100 kali atau lebih.

Jawab:
Ust. M Wasitho, حفظه الله

Hadits tersebut (tentang Keutamaan Surat At-Takatsur) derajatnya DHO‘IF (Lemah). Sehingga dengan demikian hadits ini tidak dapat dijadikan landasan hukum dalam beramal.
والله أعلم بالصواب
Sumber:
HADITS DHO’IF TENTANG KEUTAMAAN MEMBACA SURAT AT-TAKAATSUR

»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶

Menebar Cahaya Sunnah