Bagi Wanita Muslimah Yang Berhalangan Di 10 Awal Dzulhijjah

bagi wanita muslimah yang sedang berhalangan namun semangat beribadah di hari-hari istimewa di bulan harom Dzulhijjah, berikut adalah beberapa amalan yang anda bisa lakukan :
.
1. bertakbir (mutlak) dari tanggal 1 s/d 13 Dzulhijjah. simak videonya : https://bbg-alilmu.com/archives/71349

2. memperbanyak Do’a berikut di hari Arofah – 9 Dzulhijjah – dan juga do’a do’a lainnya : https://bbg-alilmu.com/archives/54250

3. menyiapkan buka puasa bagi yang berpuasa di hari hari awal dzulhijjah, terutama buka puasa arofah

4. membaca al qur’an tanpa menyentuh lembaran mushaf, seperti mengulang-ulang hafalan al qur’an, dan membaca 100 ayat di setiap malamnya ( baca : https://bbg-alilmu.com/archives/21334 )

5. boleh menyentuh ponsel yang ada konten al qur’an. oleh karena benda semacam ini tidak dihukumi sebagai al qur’an, maka wanita muslimah yang sedang haidh dan ingin menjaga rutinitas membaca al qur’an, sementara ia tidak memiliki hafalan, bisa menggunakan alat bantu seperti ponsel, komputer atau semacamnya.

6. berdzikir dan berdo’a, baik yang terkait waktu tertentu, contoh :
– do’a hari Arofah
– dzikir pagi dan dzikir sore
– dzikir sebelum tidur/bangun tidur,
– do’a hendak masuk wc,
– dzikir setelah makan/berpakaian,
– dzikir keluar rumah dan naik kendaraan,
– dan dzikir-dzikir lainnya.

7. membaca dzikir mutlak sebanyak mungkin, seperti memperbanyak tasbih (subhaanallah), tahmid (alhamdulillah), takbir (allahu akbar), tahlil (laa ilaaha illallah), dan dzikir lainnya.

8. memperbanyak bacaan sholawat kepada rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam, terutama di malam dan hari jum’at.

9. belajar ilmu agama, seperti membaca buku-buku islam. meskipun di dalamnya ada kutipan ayat al qur’an, para ulama sepakat bahwa itu tidak dihukumi sebagaimana al qur’an sehingga boleh disentuh.

10. mendengarkan ceramah, bacaan al qur’an dan semacamnya.

11. bersedekah, infaq.

Wallaahu ta’ala a’lam

ayo semangat..!

referensi :
https://konsultasisyariah.com/

Tentang Puasa Di 9 Hari Awal Dzulhijjah

➡️ Apakah boleh puasa terus dari tanggal 1 s/d 9..?

Boleh..

➡️ Apakah boleh berpuasa hanya di sebagian harinya saja..?

Boleh asalkan jangan tinggalkan puasa Arofah di tanggal 9 nya (maksudnya 9 Dzulhijjah)..

➡️ Mengapa demikian..?

Karena ada 2 hadits terkait puasa dan tidaknya Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam di 9 hari pertama Dzulhijjah..

Terkait hal tsb, Imam Ahmad bin Hambal rohimahullah menjelaskan bahwa,

“..maksud riwayat ‘Aisyah adalah Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam tidak berpuasa penuh selama sepuluh hari Dzulhijah.. Sedangkan maksud riwayat Hafshoh adalah Nabi shollallahu ‘alayhi wasallam berpuasa di mayoritas hari yang ada..

Jadi, hendaklah berpuasa di sebagian hari dan berbuka di sebagian hari lainnya..”

[ Latho-if Al Ma’arif, hal. 459-460 ]

ref : https://muslim.or.id/1625-amalan-sholih-di-awal-dzulhijah-dan-puasa-arofah.html

Membayar Hutang Puasa Ramadhan Di 10 Hari Awal Dzulhijjah

Imam Ibnu Rojab rohimahullah berkata,

قال ابن رجب رحمه الله في لطائف المعارف: وقد اختلف عمر وعلي رضي الله عنهما في قضاء رمضان في عشر ذي الحجة فكان عمر يحتسبه أفضل أيامه فيكون قضاء رمضان فيه أفضل من غيره، وهذا يدل على مضاعفة الفرض فيه على النفل. .

“Umar bin Khottob dan Ali bin Abi Tholib telah berselisih pendapat tentang mengqodho’ puasa Ramadhan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah..

Umar Bin Khottob berpendapat bahwasanya sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah sebagai hari-hari yang paling utama dan menjadikan puasa qodho’ di bulan tersebut lebih utama dibandingkan dengan bulan lainnya..

Hal ini menunjukkan bahwasanya dua kali lipat pahala puasa qodho’ di bulan tersebut dari puasa sunnah biasa..”

(Lathooif Al Ma’arif)

Jangan Dengki

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لا يؤمن أحدكم حتى يحب لأخيه ما يحبه لنفسه من الخير

“Tidak beriman seseorang dari kamu sampai ia menyukai untuk saudaranya apa yang ia sukai dari kebaikan..”

Orang yang dengki..
Hatinya selalu panas saat melihat kenikmatan orang lain..
Ia tidak rela dengan ketentuan Allah kepadanya..
Hatinya sempit dan tidak lapang..

Berbeda dengan orang yang beriman..
Ia merasa gembira saat melihat saudaranya diberi kenikmatan..
Dan merasa sedih saat saudaranya ditimpa kesusahan..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Melihat Dengan Jeli

Ibnu Hazm rohimahullah berkata,

فمن حقق النظر..كان اغتباطه بذمِّ الناس إياه أشدَّ من اغتباطه بمدحهم إياه لأن مدحهم إياه إن كان بحقٍّ, وبلغه مدحُهُم له, أسرى ذلك فيه العُجب, فأفسد بذلك فضائله وإن كان بباطلٍ فبلغه فسُرَّ فقد صار مسروراً بالكذب, وهذا نقص شديد. وأما ذمُّ الناس إياه, فإن كان بحق فبلغه, فربما كان ذلك سبباً إلى تجنُّبه ما يُعاب عليه, وهذا حظ عظيم, لا يزهدُ فيه إلا ناقص, وإن كان بباطلٍ فصبر, اكتسب فضلاً زائداً بالحلم والصبر, وكان مع ذلك غانماً لأنه يأخذ حسنات من ذمَّه بالباطل

“Barangsiapa yang melihat dengan jeli, maka ia lebih senang dengan celaan manusia kepadanya melebihi rasa senang dengan pujian mereka..

Karena pujian mereka, jika benar, sering menyeret kepada rasa ujub sehingga dapat merusak keutamaannya..

Dan jika tidak benar, lalu ia bergembira dengannya maka ia bergembira dengan kedustaan..
Tentu ini kekurangan yang berat..

Adapun celaan manusia..
Jika benar maka barangkali itu membuatnya memperbaiki diri..
Tentu ini adalah keuntungan yang besar dimana orang yang tidak menginginkan ini biasanya kurang akalnya..

Jika celaan itu tidak benar lalu ia bersabar, maka ia mendapatkan keutamaan yang lebih dengan menahan emosi dan sabar..
Ditambah lagi ia mendapat keuntungan dengan mengambil pahala orang yang mencelanya secara tidak benar..”

(Mudawatun-Nufus – Ibnu Hazm)

Subhanallah..
Tapi seringnya kita lebih suka pujian..
Dan marah saat dicela manusia..
Lalu ingin membalas dendam dengan yang lebih parah..
Sehingga hilanglah banyak pahala dan kebaikan..

Penulis,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Tidak Akan Salah Alamat

Rejeki itu tak akan salah alamat kawan, andalah yang sering kali salah alamat ketika mencari rejeki.

Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻟﻮ ﺃﻥ ﺍﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﻫﺮﺏ ﻣﻦ ﺭﺯﻗﻪ ﻛﻤﺎ ﻳﻬﺮﺏ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﻷﺩﺭﻛﻪ ﺭﺯﻗﻪ ﻛﻤﺎ ﻳﺪﺭﻛﻪ ﺍﻟﻤﻮﺕ

“Jika seandainya anak adam lari dari rizqinya sebagaimana dia lari dari kematian, pasti dia akan menjumpai rizqinya tersebut sebagaimana kematian akan menjemputnya..”

( HR. Abu Nu’aim dll )

Ditulis oleh,
Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri MA, حفظه الله تعالى

Rahmat Allah Mengalahkan Kemurkaan-Nya

Rosulullah shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لما خلق الله الخلق كتب في كتابه، فهو عنده فوق العرش: إن رحمتي تغلب غضبي

“Ketika Allah telah selesai menciptakan semua makhluk, Dia menulis dalam kitab-Nya yang berada di atas ‘Arasy di sisi-Nya bahwa ‘rahmat-Ku mengalahkan kemurkaan-Ku..”

(HR Bukhari dan Muslim)

Allah terus memberi nikmat kepada kita..
Padahal kita banyak berbuat dosa..
Dan sangat kurang bersyukur..

Allah pun memberi nikmat kepada orang orang yang tidak beriman kepada-Nya…
Terkadang memberi mereka hidayah kepada islam dengan karunia-Nya..

Kalaulah murka Allah mendahului rahmat-Nya..
Akan habislah semua orang yang memaksiati-Nya..

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

SELESAI : Bukber Puasa Senin – Kamis : Juni 2023

KAMIS SIANG  –  26 DZULQO’DAH / 15 JUNI

Jadwal bukber berikutnya insyaa Allah.

AROFAH – 09 DZULHIJJAH 1444
ASYURO – 10 AL MUHARROM 1445

Untuk informasi lengkapnya dan berpartisipasi, silahkan klik link berikut ini : https://bbg-alilmu.com/archives/63172

================
BACKGROUND :
Seiring dengan mulainya musim liburan pada ahad 18 juni 2023, maka kami sudahi program rutin buka puasa senin-kamis bersama ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an dan penuntut ilmu, dan akan dimulai kembali insyaa Allah di pekan ke 2 bulan Al Muharrom 1445.
=============

SATU porsinya senilai Rp. 20.000. Namun silahkan berapapun partisipasinya, semoga menjadi bekal amal kebaikan yang melimpah, aamiin.. Dalam program ini, kami bekerjasama dengan Assunnah Peduli, Lombok Timur.

Kamis 04 Mei 2023 : 186 santri
Senin 08 Mei 2023 : 218 santri
Kamis 11 Mei 2023 : 263 santri
Senin 15 Mei 2023 : 267 santri
Kamis 18 Mei 2023 : 279 santri
Senin 22 Mei 2023 : 194 santri
Kamis 25 Mei 2023 : 227 santri
Senin 29 Mei 2023 : 136 santri
Kamis 01 Jun 2023 : 200 santri
Senin 05 Jun 2023 : 76 santri
Kamis 08 Jun 2023 : 153 santri
Senin 12 Jun 2023 : 78 santri

================

Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikitpun juga..” [HR. Ahmad 5/192 – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]

Dalam hadits lainnya, Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda (yang artinya), “Setiap orang akan berada di bawah NAUNGAN SEDEKAH-nya hingga diputuskan hukum antara manusia..” Yazid berkata, “Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah dengan sesuatu walaupun hanya dengan sebuah kue ka’kah atau lainnya..” [HR. Ahmad – dishohihkan oleh Syaikh al Albani]
.
FAQ :
Menghadiahkan Pahala Sedekah Untuk Teman Karib Yang Sudah Meninggal
Siapa Saja Dari Ummat Islam Yang Bisa Dihadiahkan Pahala Sedekah..?
================
.
jazaakumullahu khoyron kepada para muhsinin/donatur yang telah dengan tulus karena Allah menyisihkan sebagian hartanya untuk menghidangkan ifthor bagi ratusan santri/santriwati penghafal Alqur’an yang melaksanakan ibadah puasa sunnah secara rutin insyaa Allah di setiap senin-kamis, semoga Allah menerimanya…
.
silahkan share ke kerabat, teman, dll karena terdapat juga pahala bagi orang yang menunjukkan jalan kebaikan.
.
Rosulullah shollallahu ’alayhi wa sallam bersabda:

.من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه.

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” [ HR. Muslim no. 1893 ]
.
.
Semoga Allah ‘azza wa Jalla senantiasa mudahkan urusan kita bersama… Aaamiiin

Menebar Cahaya Sunnah