Category Archives: BBG Kajian

#COVID_19 : Akibat Dosa

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

معشر المهاجرين خصال خمس إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ : لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ حَتَّى يُعْلِنُوا بِهَا إِلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا. َلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِلَّا أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَئُونَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ .وَلَمْ يَمْنَعُوا زَكَاةَ أَمْوَالِهِمْ إِلَّا مُنِعُوا الْقَطْرَ مِنْ السَّمَاءِ وَلَوْلَا الْبَهَائِمُ لَمْ يُمْطَرُوا .وَلَمْ يَنْقُضُوا عَهْدَ اللَّهِ وَعَهْدَ رَسُولِهِ إِلَّا سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ غَيْرِهِمْ فَأَخَذُوا بَعْضَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ .وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ”.

”Wahai sekalian kaum Muhajirin, ada lima hal yang jika kalian terjatuh ke dalamnya –dan aku berlindung kepada Allah supaya kalian tidak menjumpainya-

PERTAMA, Tidaklah nampak zina di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka tho’un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya,

KEDUA, Tidaklah mereka mengurangi takaran dan timbangan kecuali akan ditimpa paceklik, susahnya penghidupan dan kezaliman penguasa atas mereka.

KETIGA, Tidaklah mereka menahan zakat (tidak membayarnya) kecuali hujan dari langit akan ditahan dari mereka (hujan tidak turun), dan sekiranya bukan karena hewan-hewan, niscaya manusia tidak akan diberi hujan.

KE-EMPAT, Tidaklah mereka melanggar perjanjian mereka dengan Allah dan Rosul-Nya, kecuali Allah akan menjadikan musuh mereka (dari kalangan selain mereka; orang kafir) berkuasa atas mereka, lalu musuh tersebut mengambil sebagian apa yang mereka miliki.

KELIMA, Dan selama pemimpin-pemimpin mereka (kaum muslimin) tidak berhukum dengan Kitabullah (al-Qur’an) dan mengambil yang terbaik dari apa-apa yang diturunkan oleh Allah (syariat Islam), melainkan Allah akan menjadikan permusuhan di antara mereka.”

(HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim dengan sanad shohih)

Di alih-bahasakan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

#COVID_19 : Keutamaan Bersedekah Di Hari-Hari Ini

Simak penjelasan Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى berikut ini :

(tunggu hingga audio player muncul dibawah ini:

ref: https://www.facebook.com/rodjatvofficial/videos/495330168011127/

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

Sombong Tidak Mengenal Batasan

Sombong itu bukan hanya pada perkara dunia…

Seseorang bisa sombong karena ilmunya,
bisa karena gelarnya,
bisa karena sanadnya,
bisa karena gurunya,
bisa karena masjidnya, majelis taklimnya, tajwidnya, sedekahnya… dll

Jangan sampai ibadahmu, yang seharusnya menjadikanmu semakin tawadu, malah menjerumuskanmu dalam kesombongan dan menilai rendah selainmu.
.
Ditulis oleh,
Ustadz DR. Firanda Andirja MA,  حفظه الله تعالى

Mencintai Orang Miskin

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam meminta kepada Allah agar dapat mencintai orang miskin. Beliau berdoa:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِيْنِ، وَأَنْ تَغْفِرَ لِيْ وَتَرْحَمَنِيْ، وَإِذََا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِيْ غََيْرَ مَفْتُوْنٍ، وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِيْ إِلَى حُبِّكَ.

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar aku dapat melakukan perbuatan-perbuatan baik, meninggalkan perbuatan munkar, mencintai orang miskin, dan agar Engkau mengampuni dan menyayangiku. Jika Engkau hendak menimpakan suatu fitnah (malapetaka) pada suatu kaum, maka wafatkanlah aku dalam keadaan tidak terkena fitnah itu. Dan aku memohon kepada-Mu rasa cinta kepada-Mu, rasa cinta kepada orang-orang yang mencintaimu, dan rasa cinta kepada segala perbuatan yang mendekatkanku untuk mencintai-Mu”

Hadits shahîh. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 3235), dihasankan oleh At-Tirmidzi.

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

 

#COVID_19 : Ampuni dan Sayangilah Kami Ya Ghofuur Ya Rohiim

Sedih tidak bisa berjabat tangan dengan sesama muslim..
Tidak bisa berjumpa dengan mereka di masjid…
Tidak bisa mencium kening orang tua..
Tidak bisa bersimpuh di masjid..

Tapi tentu lebih sedih lagi kalau virus semakin menjalar..
Para perawat semakin berguguran…
Kaum muslimin semakin berjatuhan…
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami…
Dosa lisan kami, pandangan kami tulisan dan komentar kami..
Semua ini karena dosa dosa kami…

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

#COVID_19 : Mendung Kan Berakhir

Setiap orang kan mati, bila tidak dengan virus Covid 19, maka dengan hal yang lain. Bila hari ini kau selamat dari sebab kematian, mungkin esok, atau lusa. Bila kau lepas dari kejaran maut siang ini, mungkin nanti sore, malam atau besok pagi.

Hidup ini takkan kekal, bumi tempatmu berpijak tak abadi, hari ini kita melanglang buana menyisiri segala macam jalan diatasnya, entah esok atau lusa, kita kan mendekam di dalamnya.

Virus Corona datang untuk mengajarimu bahwa, kematian itu bisa datang begitu cepat menjemputmu, agar kau bersiap-siap selalu untuk menyambutnya.

Semua pintu-pintu dunia telah ditutup untukmu, mulai dari pintu masjid, pintu pasar, pintu sekolah, pintu kampus dll, ada satu pintu yang masih terbuka lebar untukmu yaitu pintu taubat.

Titik permasalahan bukanlah kapan dan bagaimana kau mati, inti masalah adalah bagaimana agar kau mati dalam kedaan husnul khotimah, dalam taubat dan amal sholeh, dalam ketaatan pada Tuhanmu.

Katakan kematian yang Engkau berlari darinya,sesungguhnya ia kan datang menemuimu, kemudian Kalian akan di Kembalikan pada Zat Yang Maha mengetahui segala yang ghoib maupun yang tampak, dan akan memberitahukan kalian tentang apa yang kalian lakukan. Qs: Aljumuah: 8.

Aku tak bermaksud mengajakmu pesimis menatap badai Corona yang sedang melanda ini, bukan pula memerintahkanmu untuk meratap dan bersedih menunggu kematian.

Tetaplah berusaha maksimal mengambil sebab, berikhtiar, menjaga jarak untuk sementara hubungan sosial, menghindari keramaian, selalu mencuci tangan, banyak berdiam di rumah, mengkonsumsi vitamin E dan C selalu. Bila semua prosedur telah kau lakukan, maka bertawakkallah pada Allah, dan katakan “tidak akan menimpa kita kecuali apa yang Allah tetapkan untuk kita, dan Dialah Tuan penjaga dan pemelihara kita”

Pastikan awan covid 19 yang berarak membawa mendung kematian, kan segera berlalu, pintu-pintu masjid kan segera kembali di buka, ka’bah kan kembali dikunjungi, kajian-kajian kan kembali semarak.

Duhai Tuhan Yang Pengasih dan Penyayang, ampuni kami dengan segala dosa-dosa kami, jangan haramkan kami untuk kembali bersujud di rumah-rumahMu, menimba ilmu di masjid-masjidmu, berthowaf dan bersa’i di Mekah dan Madinah yang kau Sucikan.

Batam,4 Sya’ban 1441/ 28 Maret 2020

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى

ref: https://www.facebook.com/abufairuzcom/

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

#COVID_19 : Ladang Pahala

Diantara usaha syar’i yang bisa kita lakukan agar selamat dari Covid-19 adalah dengan banyak bersedekah.

Dan diantara lahan sedekah yang sangat besar pahalanya saat ini adalah..
➡️ sedekah masker, APD untuk tenaga kesehatan, dan
➡️ sedekah kepada mereka yang kekurangan

Mari berbagi, dan jadikan musibah ini sebagai ladang pahala !

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى 

ref : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2863081427140089&id=100003147806078?sfnsn=wiwspwa&extid=nWAdiGPLLxL0zhr4

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

#COVID_19 : Untukmu Yang Harus Keluar Rumah Untuk Mencari Nafkah

Jangan sampai lupa:

1. Membaca dzikir keluar rumah berikut ini:

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِالله

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “barangsiapa membaca dzikir ini saat keluar rumah, maka dia akan di berikan petunjuk, dicukupi kebutuhannya, dan akan dilindungi (dari bahaya apapun).” [HR. Abu Dawud: 5095, shahih].

2. Membaca doa singgah di suatu tempat ini:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقْ

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda: “barangsiapa yang singgah di suatu tempat, dan dia baca dzikir ini, maka tidak ada sesuatupun yang bisa membahayakannya, sampai dia meninggalkan tempat itu.” [HR. Muslim: 2708]

3. Membaca setiap pagi dan sore, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas sebanyak 3 kali.

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda: “Bacalah Al-Ikhlas dan Al-Mu’awwidzatain, saat pagi dan sore, sebanyak 3 kali, itu akan melindungimu dari segala sesuatu.” [HR. Abu Dawud: 5082, Hasan].

4. Membaca dzikir saat melihat orang yang terkena bala’ ini:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكُمْ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda, “barangsiapa melihat orang yang terkena bala’, dan membaca dzikir ini, maka dia akan diselamatkan dari bala’ itu.” [HR. Attirmidzi: 3431, Hasan].

5. Bersedekah semampunya .. meski hanya sedikit.

Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda, “bahwa sedekah bisa menolak kematian yang buruk.” [HR. Attirmidzi: 664, Hasan].

6. Melakukan usaha lahir (sebab kauni) yang bisa menjaga dan menyelamatkan diri dari bala’ dan musibah .. sebagaimana arahan ahli kesehatan, seperti: memakai masker, makan yang bergizi, istirahat yang cukup, dst.

7. Bertawakkal kepada Allah setelah melakukan semua usaha di atas .. serahkan semuanya kepada Allah, Dialah sebaik-baik penjaga dan penyelamat kita .. dan Dialah yang paling menyayangi para hamba-Nya yang patuh dan taat kepada-Nya.

Allah ta’ala berfirman yang artinya: “Bertawakkallah kalian hanya kepada Allah, jika kalian benar beriman” [QS. Al-Ma’idah: 23]

Semoga Allah menjaga dan menyelamatkan kita semua, dari bala’ dan musibah yang ada, amin.

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

Waspadalah !

Jika seseorang mendatangimu lalu menggibahi dan menjatuhkan saudaramu di hadapanmu maka waspadalah. bisa jadi engkau adalah korban berikutnya..

Sebaliknya, jika engkau mendapati seseorang memujimu dengan pujian yang berlebihan yang tidak pantas dengan hakekat dirimu maka waspadalah.. suatu hari jika ia membencimu maka ia akan merendahkanmu juga dengan perendahan yang berlebihan pula.

Maka janganlah terpedaya dengan pujiannya..!

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Semua Pernah Berdosa

Wahai saudaraku..

kita semua pernah berdosa, baik dosa yang dilihat orang banyak, baik dosa yang diketahui orang lain, atau dosa yang hanya kita sendiri yang tahu, hanya Allah yang melihat kita, hanya malaikat yang mencatat dosa-dosa kita..

Maka janganlah ragu, saya dan anda jangan ragu untuk kembali kepada Allah Subhanahu wata’ala, untuk bertaubat untuk meneteskan air mata mengakui dosa-dosa kita. Sesungguhnya Robb kita Allah Subhanahu wata’ala sangat sayang dan gembira jika kita kembali kepadaNya..

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى