Category Archives: Mutiara Salaf

Ibadah Tanpa Henti Bagi Orang Yang Berpuasa…

Ibnu Rojab al-Hanbaly rohimahullah berkata :

الصائم في ليله ونهاره في عبادة، ويُستجابُ دعاؤه في صيامه وعند فطره. فهو في نهاره صائم صابر، وفي ليله طاعمٌ شاكر.

“Orang yang berpuasa berada dalam ibadah malam dan siangnya. Doanya dikabulkan di saat sedang puasa dan ketika berbuka. Maka dia ketika siangnya adalah orang yang sabar dengan puasanya dan pada malam harinya ia bersyukur dengan makannya.”

[Lathoif Al Ma’arif 294]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Orang Jujur dan Pendusta…

Dalam kitab syarhu Al-Aqidah al-Asfahaniyyah, Ibnu Taimiyah berkata:

“الصادقون يدوم أمرهم، والكذابون ينقطع أمرهم، هذا أمر جرت به العادة وسنة الله التي لن تجد لها تبديلا”.

شرح العقيدة الأصفهانية (٢٠٣)

“Orang -orang jujur kan senantiasa berkekalan urusan mereka, sebaliknya para pendusta kan terputus segala urusan mereka , begitulah ketentuan yang telah digariskan, sunnatullah yang tidak akan pernah berubah”.

Bila anda menjumpai orang yang tidak jujur dan amanah dalam tingkah laku, maupun perkataan mereka, maka tunggulah masa kehancurannya.

Hanya orang dungu yang mau ditipu berkali-kali, Orang berakal takkan mau ditipu dua kali.

Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA,  حفظه الله تعالى.

Ketertipuan Terbesar

Yahya bin Mu’adz rohimahullah berkata,

“Menurutku, ketertipuan yang terbesar adalah,

– terus-menerus berbuat dosa diiringi rasa harap mendapat ampunan Allah tanpa penyesalan,
– mengharapkan untuk bisa dekat dengan Allah tanpa diiringi ketaatan,
– menanti panen surga dengan benih neraka,
– ingin tinggal bersama orang-orang yang taat tapi dengan cara berbuat maksiat,
– menunggu-nunggu pahala tanpa berbuat amal, dan
– mengharapkan keridhoan Allah tapi pada saat yang sama melalaikan-Nya..”

[ Mau’izhat Al-Mu’minin: 114 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

Berusaha Dalam Meraih Keutamaan…

Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah berkata:

«المصالح والخيرات واللذات والكمالات كلها لا تُنال إلا بحظ من المشقة، ولا يُعبر إليها إلا على جسر من التعب!»

“Maslahat, kebaikan, kelezatan, dan kesempurnaan semuanya tidak bisa diraih kecuali dengan sebagian kesulitan, dan tidak bisa melalui untuk mencapainya kecuali melewati jembatan keletihan.”

[Miftah Daaris Sa’adah, jilid 2 hlm. 15]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Hakekat Kesabaran…

Maimun bin Mihran rohimahullah berkata:

«الصبر صبران، الصبر على المصيبة حسن، وأفضل من ذلك الصبر عن المعاصي»

“Kesabaran ada dua macam, sabar ketika ditimpa musibah merupakan perkara yang baik, dan yang lebih utama dari itu adalah sabar meninggalkan maksiat.”

[Ash-Shabru karya Ibnu Abid Dunya, hlm. 18]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Walaupun Ia Mencelaku…

Abdullah Al Warroq berkata, “Aku sampai di majelis imam Ahmad bin Hanbal. 
Beliau bertanya, ‘Dari mana kamu datang ?’
‘Dari majelis abu kuraib.’ Jawabku.
Beliau berkata, ‘Tulislah ilmu darinya karena ia seorang syaikh yang sholeh.’
Aku berkata, ‘Tapi ia mencelamu.’
Beliau berkata, ‘Apalah aku, ia seorang syaikh yang sholeh yang sedang diuji dengan aku.’

[Siyar A’laam Nubalaa 11/317]

Ma syaa Allah…
itulah ketaqwaan dan sikap adil..
walaupun dicela namun tetap menyuruh menuntut ilmu darinya..
karena ketaqwaan dan keshalihan serta keilmuan yang mumpuni..
Namun siapa ulama yang tak mempunyai kekurangan…

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

Balasan Sebagaimana Bentuk Amalan…

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rohimahullah berkata :

‏«فأنت يا عبد الله إن دعوت إلى خير فلك مثل أجور المهتدين على يديك ، وإن دعوت إلى شر فعليك مثل أوزارهم وآثامهم»

“Apabila Anda -wahai hamba Allah- mengajak kepada kebaikan, Anda akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang yang mendapat hidayah dengan perantaraan Anda. Apabila Anda mengajak kepada kejelekan, Anda juga akan mendapatkan (dosa) seperti dosa-dosa mereka.”

[Al-Fatawa, 6/522]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى.

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Larangan Mencela Angin…

Ketika angin sedang bertiup, orang-orang mencelanya, maka ‘Abdullah bin ‘Abbas berkata:

‏لا تسبوها فإنها تجيء بالرحمة وتجيء بالعذاب، لكن قولوا: اللهم اجعلها رحمة ولا تجعلها عذابا.

“Janganlah kalian mencelanya, karena sesungguhnya dia datang membawa rahmat dan datang membawa adzab (dengan perintah Allah), tetapi ucapkanlah:

‘Yaa Allah, jadikanlah angin ini sebagai rahmat, dan jangan menjadikannya sebagai adzab.’“

[Shohih, diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 29830]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/

Tak Butuh Terima Kasih…

Allah Ta’ala berfirman:

[ إنما نطعمكم لوجه الله لا نريد منكم جزاء ولا شكوراً ]

“Sesungguhnya kami memberimu makan karena semata-mata mengharap wajah Allah. Kami tidak menginginkan balasan dari kalian tidak juga terima kasih.”

⚉ Berinfak mengharapkan do’a fakir miskin..
⚉ Atau mengharapkan ucapan terima kasih..

Tidak sesuai dengan ayat ini..
Cukuplah pujian dari Allah dan pahala yang besar dariNya..

Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى.

 

da2708130937

 

Renungkanlah Tentang Mereka…

Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahullah berkata :

“Setiap kali hatimu lalai dan terlarut dalam kehidupan dunia, keluarlah engkau menuju kuburan. Dan renungkanlah tentang mereka-mereka ini (para penghuni kubur).

Kemarin mereka seperti dirimu berada diatas bumi, mereka makan, minum dan bersenang-senang. Dan sekarang kemana mereka pergi ?

Sekarang mereka tergadaikan dengan amalan-amalan mereka (di dalam kubur). Tidak bermanfaat bagi mereka kecuali amalan-amalan mereka.”

[Syarh Riyadhus Sholihin 3/473]

Ustadz DR. Sufyan Baswedan MA, حفظه الله تعالى

ref : https://www.facebook.com/Dr.SufyanBaswedan.MA/