Category Archives: Tanya – Jawab

1148. Adakah Nama Lain Bagi Surat-Surat Yang Terdapat Dalam Al-Qur’an ?

1148. BBG Al Ilmu – 49

Tanya:
Nama-nama surat dalam Alquran semuanya ada 114. Apakah semua punya nama lainnya ? Misalkan Al-Lahab nama lainnya Al Masad ?

Jawab:
Ust. M. Wasitho, حفظه الله تعالى
Bismillah. Sebagian surat-surat Al-Qur’an mempunyai nama lain, seperti surat Al-Fatihah, nama lainnya; Ummul Qur’an, Ummul Kitab, As-Sab’ul Matsani, Fatihatul Kitab, Asy-Syafiyah, dll. Dan sebagian besar surat Al-Qur’an hanya mempunyai satu nama saja, seperti surat Huud, Ibrahim, Yusuf, Nuh, Qoof, Shood, dll.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1147. Membayar Zakat Fitri Dengan Uang

1147. BBG Al Ilmu – 133

Tanya:
Zakat fitrah di sekolah pada umumnya ditarik sumbangan berupa uang daripada makanan pokok. Bagaimana ini hukumnya? Dan bagaimanakah zakat fitrah yang sebaiknya ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله تعالى

Jikalau uang yang ditarik akan dibeli kan beras maka ini tidak mengapa, sekedar tehnis, akan tetapi jikalau di bagikan kepada fakir miskin dalam wujud uang, maka ini kurang tepat, menyelisihi sunnah rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Hendaknya memberikan zakat dari beras yang menjadi makan pokok warga negara kita.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1146. Sahkah Shalat Bila Wudhu Tidak Sempurna ?

1146. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apa hukum sholat apa bila wudhu kita tidak sempurna. Sebagai contoh, seharusnya membasuh tangan dari ujung tangan ke siku tapi ana terbalik dari siku ke tangan.. ana lupa.. setelah ana cek dibuku sifat sholat nabi ternyata ana salah wudhunya. Jadi gimana ya hukum sholat ana ?

Jawab:
Ust. Abdussalam Busyro, حفظه الله تعالى

Jika karena tidak tahu maka sholat tetap sah.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1145. Bolehkah Dana Riba Untuk Membangun Toilet Di Pesantren..?

1145. BBG Al Ilmu

Tanya:
Bolehkah uang bunga bank digunakan untuk membantu pembuatan WC/kamar mandi pondok pesantren ?

Jawab:

Bismillah. Hukumnya BOLEH karena untuk kepentingan kaum muslimin secara umum. Namun ketika menyalurkan dana riba, niat dan tujuannya bukan untuk mencari pahala dan ridho Allah, tetapi hanya ingin membebaskan diri dan harta kita dari kotoran harta yang haram.

والله أعلم بالصواب

Ustadz Muhammad Wasitho MA, حفظه الله تعالى

 

1144. Benarkah Syaithan Dirantai Di Bulan Ramadhan ?

1144. BBG Al Ilmu

Tanya:
Pada bulan ramadhan syaiton di belenggu, apakah memang pada bulan ramadhan tidak ada syaiton untuk menggoda kita ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, حفظه الله تعالى

Sebagaimana yang di kabarkan dalam hadist, bahwasanya dedengkot syaitan dibelenggu, walaupun demikian, masih tersisa musuh yang kuat yaitu hawa nafsu yang melekat di dalam hati manusia, sehingga jika godaan luar tidak ada, masih ada godaan dari dalam jiwa manusia.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1143. Bila Ingin Memberikan Zakat Atau Fidyah, Perlukah Memberitahu Penerima Bahwa Itu Adalah Zakat Atau Fidyah ?

1143. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apakah kalau ingin memberikan fidyah kepada fakir-miskin harus diberitahukan bahwa itu sebagai pembayaran fidyah ?

Jawab:
Ust. M. Wasitho, حفظه الله تعالى

Bismillah. Bagi siapa saja yang akan membayar Fidyah atau zakat maal, tidak diharuskan agar memberitahukan kepada orang-orang faqir dan miskin yang menerimanya bahwa apa yang ia berikan adalah Fidyah atau Zakat. Akan tetapi, Disyaratkan baginya agar menetapkan niat bayar fidyah atau zakat maal di dalam hatinya saja.

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :
(Innamal a’maalu bin-niyyaati wa innamaa likullimri-in maa nawaa)

Artinya: “Sesungguhnya amalan-amalan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan memperoleh sesuai dengan apa yang ia niatkan (dengan amalannya tersebut).” (Diriwayatkan oleh imam Al-Bukhari dan Muslim dari jalan Umar bin Khoththob radhiyallahu ‘anhu).

Sebagian ulama menjelaskan bahwa diantara hikmah tidak memberitahukan kepada penerima bahwa itu fidyah atau zakat ialah agar ia tidak merasa malu atau perasaan tidak enak di dalam hatinya.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1142. Bagaimana Mendapatkan Pahala Do’a Anak Yang Shalih Bila Tidak Mempunyai Anak ?

1142. BBG Al Ilmu – 463

Tanya:
Salah satu syarat yang bisa menyelamatkan kita di akhirat adalah doa anak yang sholeh. Pertanyaannya, jika kita tidak punya anak, terus bagaimana ?

Jawab:
Ust. M. Wasitho, حفظه الله تعالى

Bismillah. Memang benar, anak adalah anugerah Allah kepada siapa saja dari para hamba yang dikehendaki-Nya.
Jika anak itu beriman dan sholih, maka pahala seluruh amal ibadahnya akan mengalir secara otomatis kepada kedua orangtuanya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
(Wa inna aulaadakum min kasbikum)

Artinya: “Dan sesungguhnya anak-anak kalian adalah termasuk jerih payah kalian sendiri.”

Dan beliau juga bersabda (yang artinya): “Apabila seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalannya, kecuali 3 hal (yaitu): shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholih yang selalu mendoakan (kebaikan bagi kedua orangtuanya).”

Adapun orang yang belum atau tidak dikaruniai anak oleh Allah, maka ia bisa mendapatkan kiriman pahala yang semisalnya dengan cara menanggung biaya pendidikan anak yang tidak mampu di sekolah atau pesantren yang mengajarkan agama Islam dengan baik dan benar, jika ia tidak mampu secara finansial, namun punya ilmu agama, maka sepantasnya ia mengajarkan ilmunya yang bermanfaat kepada anak-anak atau orang dewasa, atau jika tidak punya ilmu, maka berupaya menunjukkan anak-anak kaum muslimin kepada kebaikan.

Nabi bersabda:
(Ad-Daalu ‘Alal Khoiri Kafaa’ilihi)
“Orang yang menunjukkan (orang lain) kepada kebaikan, maka (pahalanya) seperti orang yang mengamalkannya.”

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1141. Seputar Hadits Penggugur Dosa, Perokok Yang Sholat Tanpa Bersiwak Dan Da’i Yang berceramah Di Gereja

1141. BBG Al Ilmu – 349

Tanya:
1. Ada hadits sakit sebagai penggugur dosa dan Allah menurunkan 4 malaikat kepada orang yang sakit apakah hadits ini shahih?

2. Bagaimana hukum seorang perokok yang tidak bersiwak dan melaksanakan shalat, apakah shalatnya sah atau tidak ?

3. Bagaimana hukumnya seorang dai yang berceramah di gereja atas nama kerukunan beragama dengan mengucapkan salam di luar islam. Adakah hadist yang menjelaskan tentang masalah tersebut ?

Jawab:
Ust. M. Wasitho, حفظه الله تعالى

1. Derajat Hadits tersebut Tidak Shohih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahkan Tidak Jelas Asal-usulnya.

2. Hukum sholat seorang perokok yang tidak bersiwak atau gosok gigi setelah merokok dan sebelum datang ke masjid untuk sholat adalah SAH, tetapi ia telah melanggar larangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang memerintahkan kepada siapa saja yang makan bawang merah, atau bawang putih atau daun bawang agar tidak mendatangi masjid kecuali setelah bersiwak atau gosok gigi agar bau tidak sedapnya hilang. Dan bau rokok lebih buruk daripada bau bawang merah dan bawang putih, apalagi hukum rokok adalah Haram.

3. Hukum berceramah di Gereja atau tempat-tempat ibadah orang kafir dan musyrik adalah TIDAK BOLEH, bahkan itu termasuk bentuk loyalitas kepada orang kafir yang diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam.

Keluar masuk Gereja untuk ceramah atau selainnya adalah bentuk keridhoan dan kecintaan terhadap kekafiran dan kemusyrikan mereka kepada Allah Ta’ala.

Agama Islam adalah agama yang paling toleransi antara sesama manusia, akan tetapi toleransi n kerukunan antara umat beragama itu ada batas-batasnya, tidak secara bebas dan mutlak.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1140. Anak-Anak Lalu Lalang Dihadapan Orang Shalat, Sahkah Shalatnya ?

1140. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apabila kita sholat di masjid dan disaat sholat selalu anak-anak kecil lalu lalang menginjak sajadah kita, apakah sholatnya sah atau tidak ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Jikalau kita sholat di masjid berjamaah bersama imam, maka yang menjadi sutrah/pembatas sholat adalah sutrah nya imam, adapun makmum tidak memiliki sutrah, sehingga kalau ada anak kecil lalu lalang maka tidak membatalkan sholat.
Yang membatalkan jikalau lewat sutrah imam nya. Ini kaitannya dengan sholat wajib.

Adapun sholat sunnah, maka di anjurkan mendekat dengan sutrah agar anak kecil tidak lewat.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊

1139. Terus Menimba Ilmu

1139. BBG Al Ilmu

Tanya:
Saya baru belajar mengenal sunnah.. Perubahan yang saya lakukan adalah mengganti cara berpakaian saya yang dulu memakai celana panjang dan jilbab kecil sekarang memakai gamis dan kerudung besar, tapi atasan saya mengatakan bahwa memakai jilbab panjang seperti itu harus diimbangi dengan ilmu yang tinggi sedangkan saya belum memiliki pengetahuan yang luas tentang agama. Kadang kalau ada acara keagamaan saya sering ditunjuk untuk ceramah ke depan, padahal saya belum tau banyak bagaimana ya saya harus bersikap ?

Jawab:
Ust. Rochmad Supriyadi, Lc حفظه الله تعالى

Tentu kita bercita-cita hari ini lebih baik dari pada kemarin, dan hari esok tentunya lebih sempurna dari pada hari ini. Ini lah yang di namakan iman, semakin hari semakin bertambah banyak. Allah Ta`ala berfirman dalam surat (Al-`Aşr):2 – 3, “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”

Maka jika kita memahami ayat diatas maka agar bisa selamat dari kerugian adalah memberikan nasihat kepada kebenaran. Tentu ini menuntut kita agar belajar dan mencari ilmu sebanyak mungkin untuk menjadi bekal. Bisa lewat mendengarkan kajian-kajian lewat berbagai media yang sekarang sudah di berikan kemudahan. Maka hendaknya bersemangat mencari ilmu, mengamalkan, mendakwahkan. Bulan ramadhan merupakan momen yang tepat untuk mendulang ilmu agama.

والله أعلم بالصواب

⌣̊┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈⌣̊