#COVID_19 : Allah Yang Mengetahui Akhir Dari Perkara Kita

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya),

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu..

Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui..”

[ Qs. Al-Baqoroh: 216 ]

=======
Ibnu Katsir rohimahullah menyatakan,

“Hal di atas “..Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu”.. itu BERLAKU UNTUK SEMUA PERKARA. Boleh jadi manusia menyukai sesuatu, padahal tidak ada kebaikan dan maslahat sama sekali di dalamnya..

Allah yang mengetahui akhir sesuatu dari perkara kita. Allah yang mengabarkan nantinya mana yang maslahat untuk dunia dan akhirat kita. Maka lakukan dan patuhlah pada perintah-Nya, niscaya kita akan mendapatkan petunjuk..”

[ Tafsir Ibnu Katsir ]

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

MUTIARA SALAF : #COVID_19 : Bersabar Menghadapi Musibah

Ibnu Katsir rohimahullah berkata,

“Barangsiapa dilanda oleh musibah lalu ia mengetahui bahwasanya itu terjadi karena ketetapan Allah dan takdir-Nya lalu ia bersabar, mengharapkan pahala dan menerima ketetapan Allah, Allah akan menunjuki hatinya dan menggantikannya dari apa yang luput darinya dari dunia dengan petunjuk di dalam hatinya dan keyakinan yang jujur.

Dan terkadang Allah menggantikan atasnya apa yang Dia ambil darinya atau kebaikan darinya..”

[ Tafsir Ibnu Katsir 7/291 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

Sombong Tidak Mengenal Batasan

Sombong itu bukan hanya pada perkara dunia…

Seseorang bisa sombong karena ilmunya,
bisa karena gelarnya,
bisa karena sanadnya,
bisa karena gurunya,
bisa karena masjidnya, majelis taklimnya, tajwidnya, sedekahnya… dll

Jangan sampai ibadahmu, yang seharusnya menjadikanmu semakin tawadu, malah menjerumuskanmu dalam kesombongan dan menilai rendah selainmu.
.
Ditulis oleh,
Ustadz DR. Firanda Andirja MA,  حفظه الله تعالى

Mencintai Orang Miskin

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam meminta kepada Allah agar dapat mencintai orang miskin. Beliau berdoa:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِيْنِ، وَأَنْ تَغْفِرَ لِيْ وَتَرْحَمَنِيْ، وَإِذََا أَرَدْتَ فِتْنَةَ قَوْمٍ فَتَوَفَّنِيْ غََيْرَ مَفْتُوْنٍ، وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُنِيْ إِلَى حُبِّكَ.

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar aku dapat melakukan perbuatan-perbuatan baik, meninggalkan perbuatan munkar, mencintai orang miskin, dan agar Engkau mengampuni dan menyayangiku. Jika Engkau hendak menimpakan suatu fitnah (malapetaka) pada suatu kaum, maka wafatkanlah aku dalam keadaan tidak terkena fitnah itu. Dan aku memohon kepada-Mu rasa cinta kepada-Mu, rasa cinta kepada orang-orang yang mencintaimu, dan rasa cinta kepada segala perbuatan yang mendekatkanku untuk mencintai-Mu”

Hadits shahîh. Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 3235), dihasankan oleh At-Tirmidzi.

Diterjemahkan oleh,
Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

 

#COVID_19 : Ampuni dan Sayangilah Kami Ya Ghofuur Ya Rohiim

Sedih tidak bisa berjabat tangan dengan sesama muslim..
Tidak bisa berjumpa dengan mereka di masjid…
Tidak bisa mencium kening orang tua..
Tidak bisa bersimpuh di masjid..

Tapi tentu lebih sedih lagi kalau virus semakin menjalar..
Para perawat semakin berguguran…
Kaum muslimin semakin berjatuhan…
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami…
Dosa lisan kami, pandangan kami tulisan dan komentar kami..
Semua ini karena dosa dosa kami…

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

#COVID_19 : Mendung Kan Berakhir

Setiap orang kan mati, bila tidak dengan virus Covid 19, maka dengan hal yang lain. Bila hari ini kau selamat dari sebab kematian, mungkin esok, atau lusa. Bila kau lepas dari kejaran maut siang ini, mungkin nanti sore, malam atau besok pagi.

Hidup ini takkan kekal, bumi tempatmu berpijak tak abadi, hari ini kita melanglang buana menyisiri segala macam jalan diatasnya, entah esok atau lusa, kita kan mendekam di dalamnya.

Virus Corona datang untuk mengajarimu bahwa, kematian itu bisa datang begitu cepat menjemputmu, agar kau bersiap-siap selalu untuk menyambutnya.

Semua pintu-pintu dunia telah ditutup untukmu, mulai dari pintu masjid, pintu pasar, pintu sekolah, pintu kampus dll, ada satu pintu yang masih terbuka lebar untukmu yaitu pintu taubat.

Titik permasalahan bukanlah kapan dan bagaimana kau mati, inti masalah adalah bagaimana agar kau mati dalam kedaan husnul khotimah, dalam taubat dan amal sholeh, dalam ketaatan pada Tuhanmu.

Katakan kematian yang Engkau berlari darinya,sesungguhnya ia kan datang menemuimu, kemudian Kalian akan di Kembalikan pada Zat Yang Maha mengetahui segala yang ghoib maupun yang tampak, dan akan memberitahukan kalian tentang apa yang kalian lakukan. Qs: Aljumuah: 8.

Aku tak bermaksud mengajakmu pesimis menatap badai Corona yang sedang melanda ini, bukan pula memerintahkanmu untuk meratap dan bersedih menunggu kematian.

Tetaplah berusaha maksimal mengambil sebab, berikhtiar, menjaga jarak untuk sementara hubungan sosial, menghindari keramaian, selalu mencuci tangan, banyak berdiam di rumah, mengkonsumsi vitamin E dan C selalu. Bila semua prosedur telah kau lakukan, maka bertawakkallah pada Allah, dan katakan “tidak akan menimpa kita kecuali apa yang Allah tetapkan untuk kita, dan Dialah Tuan penjaga dan pemelihara kita”

Pastikan awan covid 19 yang berarak membawa mendung kematian, kan segera berlalu, pintu-pintu masjid kan segera kembali di buka, ka’bah kan kembali dikunjungi, kajian-kajian kan kembali semarak.

Duhai Tuhan Yang Pengasih dan Penyayang, ampuni kami dengan segala dosa-dosa kami, jangan haramkan kami untuk kembali bersujud di rumah-rumahMu, menimba ilmu di masjid-masjidmu, berthowaf dan bersa’i di Mekah dan Madinah yang kau Sucikan.

Batam,4 Sya’ban 1441/ 28 Maret 2020

Ditulis oleh,
Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan MA, حفظه الله تعالى

ref: https://www.facebook.com/abufairuzcom/

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

#COVID_19 : Ladang Pahala

Diantara usaha syar’i yang bisa kita lakukan agar selamat dari Covid-19 adalah dengan banyak bersedekah.

Dan diantara lahan sedekah yang sangat besar pahalanya saat ini adalah..
➡️ sedekah masker, APD untuk tenaga kesehatan, dan
➡️ sedekah kepada mereka yang kekurangan

Mari berbagi, dan jadikan musibah ini sebagai ladang pahala !

Ditulis oleh,
Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA,  حفظه الله تعالى 

ref : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2863081427140089&id=100003147806078?sfnsn=wiwspwa&extid=nWAdiGPLLxL0zhr4

JANGAN LEWATKAN YANG BERIKUT INI:
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

MUTIARA SALAF : #COVID_19 : Tawakal Yang Hakiki

Ibnu Rojab rohimahullah berkata,

“Tawakal yang hakiki adalah penyandaran hati yang sebenarnya kepada Allah ‘Azza wa Jalla dalam..
➡️ meraih berbagai kemaslahatan (kebaikan),
➡️ menghindari semua bahaya,
➡️ semua urusan dunia maupun akhirat,
➡️ menyerahkan semua urusan kepada-Nya, dan
➡️ benar-benar meyakini bahwa tidak ada yang dapat memberi, menghalangi, mendatangkan bahaya serta memberikan manfaat kecuali Allah (semata).. “

[ Jaami’ul ‘Uluum wal Hikam 2/497 ]

ARTIKEL TERKAIT
Mutiara Salaf – KOMPILASI ARTIKEL
Kumpulan Artikel Terkait Covid-19

Menebar Cahaya Sunnah