Agar Kita Gak Gini Gini Aje…

Ibnu_Mukhtar, حفظه الله تعالى

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan Salam untuk Rosululloh. Amma ba’du!

Saudaraku seislam yang saya cintai, agar hidup kita gak gini-gini aje alias ga ada kemajuan, perubahan dan perkembangan dalam kesholehan dan manfaat maka tip-tip berikut semoga bermanfaat

Pertama, Jadikanlah keselamatan akhirat sebagai dasar pendorong semua akhtifitas kehidupan kita.

Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ bersabda : “Barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai tujuannya maka اللّـﮧ akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan dunia tidaklah datang kepadanya kecuali apa yang telah ditetapkan baginya. Dan barangsiapa menjadikan Akhirat sebagai tujuannya maka اللّـﮧ akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan tunduk/hina.” [HSR Ibnu Majah, Ash-Shohiihah no. 950]

Kedua, berbicara dan beramal berdasarkan tuntunan dalil. Jangan nekat, mengamalkan suatu amalan cuma berbekal ‘katanya’, ‘asal ngutip’ atau ikut2an sumber yg tidak benar.

Alloh Ta’aala berfirman : “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmunya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya.” [QS. Al ‘Isroo ; 17 : 36] 

Ketiga, jangan asal dlm memilih teman, sahabat apalagi pasangan hidup. [Baca dan renungilah surat Al-Furqoon ayat 27-29]

Keempat, bnyk berdoa kpd اللّـﮧ agar selalu diperbaiki dan dimudahkan semua urusannya.

Kelima, berserah diri (bertawakkal) kepada اللّـﮧ dalam segala urusan. [Perhartikan surat Ath-Tholaq ayat 3]

Demikian dapat disampaikan.
Baarakallahu Fiik…

– – – – – •(*)•- – – – –

Akhlak Buruk

Ust. Fuad Hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

Dr_Almosleh:

الأخلاق الرديئة تنتج عن واحد من ثلاثة أخلاق:

١- الكذب.

٢- البخل.

٣- الجبن.

فإذا اجتمعت في شخص فقد كمل له سوء الخلق!

“Akhlak yang buruk itu hasil dari salah satu dari tiga perangai (akhlak) :

1. Dusta.

2. Pelit.

3. Pengecut.

Apabila ketiga perangai ini berkumpul pada diri seseorang, sungguh telah sempurna baginya Akhlak yang buruk.

– – – – – •(*)•- – – – –

Menjaga Kebugaran Hati

Ust. Djazuli, حفظه الله تعالى

Sobat!

Allah menuntut kita semua selama hidup di Dunia..untuk beribadah selalu dengan hati sebelum dengan lisan & tubuh

Hingga Allah menyuruh untuk menancapkan pilar ibadah yaitu ikhlas..

Tetapi, apakah setiap hati bisa melakukan ibadah kepada Rabbnya dengan baik?

Jawabnya sangat jelas, hati yang bisa menikmati penghambaan kepada Yang Maha Sempurna hanyalah hati yang sehat..

Berikut analoginya,

Orang yang sakit akan tersiksa oleh sesuatu yang tak dirasakan oleh orang yang sehat. Misalnya, sedikit panas, dingin, dan gerak..

Demikian pula hati, jika ia terjangkit penyakit, ia akan tersiksa oleh fitnah syahwat & syubhat, sekalipun yang paling kecil. Karena, ia tidak memiliki daya tahan yang baik..

Sementara itu, hati yang sehat lagi kuat, akan mampu menghalaunya dengan lebih kuat, lewat kekuatan & kesehatannya

Kita semua harus mengerti akan hal yang dapat menjaga kebugaran hati..

1. Yang memberi daya tahan hati yaitu iman (ilmu) & amal shalih yang dirutinkan

2. Yang menjaga kebugaran hati dengan meninggalkan segala yang haram

3. Yang mengeluarkan virus & racun dari dalam hati yaitu taubat & istighfar

Ya Allah jagalah hati kami, teguhkanlah ia diatas kebenaran!

– – – – – •(*)•- – – – –

Empat Janji Allah Dalam Al-Quran

Ust. Fuad Hamzah Baraba’, Lc حفظه الله تعالى

هل تعرف ماهي الوعود الربانيه الأربعة ؟

لئن شكرتم لأزيدنكم. (إبراهيم:7)
اذكروني أذكركم. (البقرة:152)
ادعوني أستجب لكم. (غافر:60)
ماكان الله معذبهم وهم يستغفرون. (الأنفال:33)

حافظوا عليها

Apakah kamu tahu apa empat janji Allah Ta’ala?

1. Jika kalian bersyukur maka akan Aku tambahkan (nikmat-Ku) untuk kalian. (QS. Ibrahim:7).

2. Ingatlah kepadaku niscaya Aku ingat kepada kalian. (QS. Al-Baqarah:152).

3. Berdoalah kepadaku pasti aku kabulkan untuk kalian. (QS. Ghafir:60).

4. Tidaklah Allah mengazdab mereka, selama mereka memohon ampun (beristighfar kepada Allah). (QS. Al-Anfal:33).

Jagalah oleh kalian janji-janji Allah tersebut…

(Cirebon…di pagi hari…)

– – – – – •(*)•- – – – –

Suka Diingatkan

Ust. Badru Salam, Lc حفظه الله تعالى

Ibnu qudamah rahimahullah berkata..
Kaum salaf terdahulu..
Merasa senang bila ada yang mengingatkan kesalahan mereka..

Sedangkan kita di zaman ini..
Yang paling kita benci adalah orang yang mengingatkan kesalahan kita..

Ini adalah tanda lemahnya iman..
(Mukhtashar Minhajul Qashidin hal. 147)..

Itulah fenomena zaman..

Kritikan yang membangun dianggap mencari cari kesalahan..
Bahkan dianggap pemecah belah..
Seakan orang bebas melakukan apa yang ia pandang baik..
Padahal kebaikan adalah yang dipandang oleh syariat..

Seorang yang ikhlas..
Lebih mementingkan kebenaran dari harga diri..

Karena kebenaran adalah barang cariannya..
Seorang yang berjiwa taslim..
Segera rujuk dari kesalahannya..
Ia menerima kritikan dengan jiwa yang lapang..
Dadanya tidak merasa panas menerimanya..
Bahkan medo’akan orang yang mengingatkan kesalahannya..

Semoga Allah merahmati orang yang mengingatkan kesalahanku..

Namun itu berat..
Kecuali untuk yang berjiwa besar..

– – – – – •(*)•- – – – –

Mengapa Anda Melalaikannya ?

Ust. Abu Zubair, حفظه الله تعالى

Mengapa Anda tidak sholat berjamaah dan memilih sibuk bekerja ? saya ingin bahagia dengan bisa memenuhi kebutuhan biaya sekolah anak-anak saya. Saya butuh harta.

Seandainya Anda mendapat harta dan Anak Anda dapat belajar di sekolah, APAKAH ADA JAMINAN anak Anda akan menjadi anak yang cerdas ?  TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Seandainya anak Anda cerdas, APAKAH ADA JAMINAN anak Anda akan lulus dengan baik ? Tidak juga. Saya hanya berusaha.

Seandainya anak Anda lulus dengan baik, APAKAH ADA JAMINAN anak Anda bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi ? TIDAK JUGA, Saya hanya berusaha.

Seandainya bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, APAKAH ADA JAMINAN dia bisa  lulus sampai Sarjana ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Seandainya bisa jadi sarjana, APAKAH ADA JAMINAN dia pasti bisa mendapat tempat kerja yang bagus ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Seandainya dapat tempat kerja yang bagus, APAKAH ADA JAMINAN dia pasti akan mendapat gaji yang bagus ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

Sendainya dia mendapat gaji yang bagus, kaya dan sukses, APAKAH ADA JAMINAN dia akan berbakti kepada Anda sebagai orang tua dan membahagiakan anda ? TIDAK JUGA. Saya hanya berusaha.

LIHATLAH DIRI ANDA, demi sesuatu yang BELUM JELAS saja, Anda rela MATI-MATIAN untuk memperjuangkannya. Bekerja siang malam peras keringat banting tulang untuk mencari dunia. Waktu Anda, tenaga, pikiran, harga diri, asa dan cita-cita Anda  semua tertuju untuk mewujudkannya. Namun untuk menghadapi KEMATIAN dan KEHIDUPAN AKHERAT yang DIJAMIN PASTI TERJADI,  Anda hanya berusaha ala kadarnya.  LIHATLAH DIRI ANDA, Mengapa Anda Melalaikannya ?

Simak nasehat Ust Abu Zubair.
Klik
http://salamdakwah.com/videos-detail/menanti-ajal.html

– – – – – •(*)•- – – – –

1020. Apa Hukum Orang Yang Berperan Sebagai Orang Kafir Dalam Sebuah Acara ?

1020. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apa hukum orang/aktor yang berakting sebagai orang kafir yang mengolok-olok agama ?

Jawab:
Orang yang berakting sambil melontarkan ungkapan busuk tentang agama & orang-orang shalih, atau berperan sebagai orang fasik yang sedang mengumbar nafsunya tanpa kendali, sehingga harus bersama dengan wanita lain di satu kamar, berpakaian ala wanita, pemabok …& peran-peran lainnya. Atau berperan sebagai orang kafir & melontarkan ungkapan-ungkapan yang jelas-jelas kufur. Dia pun benar-benar berusaha menjiwai aktingnya. Sebagaimana yang dilakukan para pekerja film yang memerankan orang jahiliyah, atau setan. Akhirnya, keluarlah celaan terhadap Allah, RasulNya & penghinaan terhadap Islam. Ini semua terjadi di hadapan banyak orang, baik sutradara, pemain lain & kru film, juga penonton nantinya. Mereka berdalih semua ini karena tuntutan profesionalisme. Maka, tidak diragukan lagi, perbuatan ini termasuk kekufuran yang terang-terangan, sehingga bisa mengeluarkan seseorang dari Islam. Allah berfirman dalam QS at Taubah (64-66):

“Orang-orang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi di dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan Rasul-Nya)”. Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti.

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya bersenda-gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?”

“Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami mema’afkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengadzab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa”.

Ref:
http://almanhaj.or.id/content/2879/slash/0/menyoal-pelanggaran-agama-dalam-sinetron-bermuatan-religi/

– – – – – •(*)•- – – – –

1019. Apa Hukum Orang Yang Berperan Sebagai Orang Cacat Dalam Sebuah Acara ?

1019. BBG Al Ilmu

Tanya:
Apa hukumnya orang yang memainkan peran dalam sebuah sinetron/semacamnya sebagai orang cacat, padahal dia sebenarnya normal ? Apakah ini termasuk perbuatan merubah ciptaan Allah ?

Jawab:
Benar, perbuatan merubah ciptaan Allah dalam sinetron atau semacamnya, dapat dilihat ketika para aktornya memerankan sebagai orang pincang, buta, tua renta. Atau dengan menyambung rambutnya dengan rambut lain, meletakkan rambut di dagunya untuk jenggot yang belum tumbuh, menyemir rambut hitamnya, dan seterusnya. Ini semua termasuk dalam kategori merubah ciptaan Allah Ta’ala.

Allah melarang perbuatan seperti ini. Dalam al Qur`an surat an Nisaa` ayat 119 Allah menunjukkan perkataan setan:
“…dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya”. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.

Syaikh Muhammad Rasyid Ridha menyatakan, yang dimaksud merubah ciptaan Allah dan bertindak buruk denganya adalah bersifat umum, mencakup merubah secara fisik dan mencakup seluruh perbuatan yang membuat bentuk menjadi jelek (tasywih), dan meniru-niru secara maknawi. (Lihat al Manar, 5/428).

والله أعلم بالصواب
Referensi:
http://almanhaj.or.id/content/2879/slash/0/menyoal-pelanggaran-agama-dalam-sinetron-bermuatan-religi/

– – – – – •(*)•- – – – –

1018. Apa Hukum Profesi Sutradara Dan Akting ?

1018. BBG Al Ilmu

Tanya:
Bagaimana hukumnya profesi akting ?

Jawab:
Ust. Badru Salam, Lc حفظه الله تعالى
Akting adalah melakukan sesuatu yang dibuat-buat dan ini termasuk tindakan berdusta namun dusta dengan perbuatan, makanya perbuatan seperti ini lebih baik kita jauhi.

Sebahagian ulama seperti Syaikh Al Utsaimin rahimahullah membolehkan kita berakting yang sifatnya mengajarkan sunnah seperti mempraktikan cara makan, wudhu, tidur, dll yang dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, agar orang bisa melihat langsung begitulah tata cara yang sesuai sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Adapun membuat cerita-cerita yang sifatnya fiktif yang tidak ada kenyataannya maka ini adalah perbuatan yang tidak benar karena itu termasuk dusta.

Pekerjaan bercerita sendiri dilarang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana sabda beliau yang artinya dilarang bercerita/berkisah kecuali tiga orang yaitu, Sulthon/penguasa, wakilnya, dan orang yang sombong, dan yang ini celaan, makanya para sahabat dahulu melarang orang berprofesi sebagai tukang cerita, maka dari itu perkara seperti ini kita tinggalkan saja.

Insya-Allah masih banyak usaha-usaha halal, asalkan ada kemauan dan bertakwa kepada Allah, maka Allah akan berikan jalan keluar yang terbaik. Mungkin bisa buat acara atau film dokumenter yang sifatnya memberikan pengetahuan bagi kaum muslimin.

والله أعلم بالصواب

– – – – – •(*)•- – – – –

Menebar Cahaya Sunnah